Anda di halaman 1dari 2

ANALISA DATA

Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan dapat dianalisa bahwa :


Percobaan kali ini bertujuan untuk mempelajari prinsip kerja fotometer nyala dan
menentukan konsentrasi larutan sampel dengan menggunakan fotometer nyala yang
mengandung kalium. Pada percobaan kali ini menggunakan sampel larutan pocari sweat, air
rawa, air sumur, air sungai, limbah 1, dan limbah 2. Metode ini digunakan untuk menentukan
kadar suatu logam dalam suatu sampel yang didasarkan pada emisi (pancaran) sinar
monokromatis pada panjang gelombang tertentu dalam keadaaan berpijar atau nyala. Larutan
standar yang digunakan pada percobaan ini adalah larutan kalium.
Mula-mula kami melakukan pengenceran larutan kalium dari 1000 ppm menjadi 100
ppm dan selanjutnya di encerkan lagi menjadi 10 ppm. Larutan Kalium ini digunakan sebagai
pembacaan standar. Selanjutnya melakukan pembacaan pada sampel-sampel tersebut untuk
menentukan kosentrasinya. Dapat diamati bahwa pada saat pembacaan sampel yang diukur
nyalanya bewarna ungu yang mengindikasikan terdapat kalium didalamnya.
Pada fotometer nyala ini dapat diketahui bahwa sebagian besar unsur akan tereksitasi
dalam suatu nyala pada suhu tertentu serta memancarkan emisi radiasi untuk panjang
gelombang tertentu. Eksitasi terjadi bila elektron dari atom netral keluar dari orbitalnya ke
orbitas yang lebih tinggi. Dan bila terjadi eksitasi atom, in molekul akan kembali ke orbital
semula dan akan memancarka cahaya pada panjang gelombang tertentu. Dari hasil percobaan
dapat diketahui bahwa semakin besar kosentrasi unsur kalium maka semakin besar emisi
sinar yang dihasilkan.
Kesalahan tersebut terjadi karena pada pengukuran fotometri nyala initerdapat
gangguan-gangguan yang mempengaruhi hasil yang didapatkan sepertigangguan spektral
karena adanya unsur lain yang terdapat bersama dengan unsur yang dianalisa, gangguan yang
berasal dari sifat fisik unsur yang dianalisa yang berupa sifat viskositas, gangguan ionisasi,
gangguan karena adanya penyerapansendiri dan gangguan karena adanya anion-anion yang di
dalam larutan unsur logam tersebut
VIII. KESIMPULAN
Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa :
1. Fotometeri nyala adalah suatu metoda analisa untuk menentukan kadar suatu logam dalam
suatu

sampel

yang

didasarkan

kepada

emisi

(pancaran)sinar monokromatis pada panjang gelombang tertentu dalam keadaan berpijar atau
nyala.
2.

Prinsip dari fotometri nyala ini adalah pancaran cahaya elektron yangtereksitasi

yang

kemudian kembali ke keadaan dasar.


3.

Besaran

intensitas

emisi

sinar

sebanding

dengan

tingkat

konsentrasi

unsur yang dianalisa dalam larutan. Semakin besar konsentrasi unsur yangdianalisa
larutan,

maka semakin

besar emisi

sinar

yang dihasilkan,sebaliknya

semakin

dalam
kecil

konsentrasi unsur yang dianalisa dalam larutan,maka semakin kecil pula emisi sinar yang
dihasilkan
4. Kosentrasi sampel yang dihasilkan :
- Pocari Sweat = 3,1 ppm
- Air Sumur

= 1,7 ppm

- Air Rawa

= 2,3 ppm

- Air Sungai

= 0,8 ppm

- Limbah 1

= 5,8 ppm

- Limbah 2

= 3 ppm

5. % Kesalahan pada pocari sweat = 38 %