Anda di halaman 1dari 8

oleh : Machfud, SH.

Disampaikan pada LAKMUD PAC. IPNU-IPPNU Gedangan


Prigen, 3-4 April 2010

Diskusi
adalah
sebuah
interaksi
komunikasi
antara
dua
orang
atau
lebih/kelompok.
Biasanya
komunikasi
antara mereka/kelompok tersebut berupa
salah satu ilmu atau pengetahuan, yang
bertujuan untuk mencari pemahaman yang
baik dan benar.
Diskusi bisa berupa apa saja yang awalnya disebut topik. Dari topik
inilah diskusi berkembang dan diperbincangkan yang pada
akhirnya akan menghasilkan suatu pemahaman dari topik tersebut.

Suatu cara mempelajari materi / topik


dengan memperdebatkan masalah yang
timbul dan saling mengadu argumentasi
secara rasional dan objektif.

Cara ini menimbulkan perhatian peserta diskusi. Metode diskusi juga di


maksudkan untuk dapat meransang peserta diskusi dalam belajar dan
berfikir secara kritis dan mengeluarkan pendapatnya secara rasional dan
objektif dalam pemecahan suatu masalah.

Pelibatan peserta diskusi secara aktif dalam


diskusi
Lalu-lintas dalam mengemukakan pendapat yang
tertib dan teratur dalam megemungkakan
pendapat
Masalah yang didiskusikan harus sesuai dengan
tingkat pengetahuan peserta diskusi
Pembiasaan menghargai pendapat orang lain
dalam menyetujui atau menentang pendapat

DITINJAU DARI TUJUANNYA dibedakan menjadi


:

The Social Problem Meeting,

The Open ended Meeting,

The Educational Diagnosis Meeting,

merupakan
metode pembelajaran dengan tujuan berbincang-bincang
menyelesaikan masalah sosial di lingkungan;
berbincang bincang
mengenai masalah apa saja yang berhubungan dengan
kehidupan sehari-hari dimana kita berada;
berbincang-bincang mengenai tugas/pelajaran untuk saling
mengoreksi pemahaman agar lebih baik.

DITINJAU DARI BENTUKNYA dibedakan menjadi :


1. Whole Group, merupakan bentuk diskusi kelompok besar (pleno, klasikal,paripurna dsb.)
2. Buz Group, merupakan diskusi kelompok kecil yang terdiri dari (4-5) orang.
3. Panel, merupakan diskusi kelompok kecil (3-6) orang yang mendiskusikan objek
tertentu dengan cara duduk melingkar yang dipimpin oleh seorang moderator.
4. Syndicate Group, merupakan bentuk diskusi dengan cara membagi kelas menjadi
beberapa kelompok kecil yang terdiri dari (3-6) orang yang masing-masing melakukan
tugas-tugas yang berbeda.
5. Brainstorming, merupakan diskusi iuran pendapat, yakni kelompok menyumbangkan ide
baru tanpa dinilai, dikritik, dianalisis yang dilaksanakan dengan cepat (waktu pendek).
6. Simposium, merupakan bentuk diskusi yang dilaksanakan dengan membahas berbagai
aspek dengan subjek tertentu
8. Informal Debate, merupakan diskusi dengan cara membagi kelas menjadi 2 kelompok
yang pro dan kontra
9. Fish Bowl, merupakan diskusi dengan beberapa orang peserta dipimpin oleh seorang
ketua mengadakan diskusi untuk mengambil keputusan. Diskusi model ini biasanya diatur
dengan tempat duduk melingkar dengan 2 atau 3 kursi kosong menghadap peserta
diskusi. Kelompok pendengar duduk mengelilingi kelompok diskusi sehingga seolah-olah
peserta melihat ikan dalam mangkok.
10. Seminar, merupakan kegiatan diskusi yang banyak dilakukan dalam pembelajaran.
11. Lokakarya/widya karya, merupakan pengkajian masalah tertentu melalui pertemuan
dengan penyajian prasaran dan tanggapan serta diskusi secara teknis mendalam. Dalam
diskusi ini bila perlu diikuti dengan demonstrasi/peragaan masalah tersebut.

Pemilihan topik yang akan di diskusikan


Di bentuk kelompok-kelompok diskusi.
Dan para Peserta melakukan diskusi dalam
kelompok masing-masing.

Bertindak sebagai pimpinan dalam diskusi


Mengusahakan jalanya diskusi agar tidak
terjadi dialog atau hanya sekedar tanya
jawab antara Pimpinan dan Peserta diskusi
atau antara dua orang siswa saja.
Sebagai moderator yang dapat
megamankan, menolak atau
menyampaikan pendapat dan usul-usul
kepada peserta diskusi.