Anda di halaman 1dari 31

HORMON

ADRENOKORTIKAL
Eric Mayo Dagradi
Bagian Ilmu Faal
FK UHT

Kelenjar Adrenal (suprarenal) terletak di


puncak kedua ginjal, terdiri dari :
1. Adrenal medulla
2. Adrenal cortex yang t.d.:
- Zona glomerulosa Mineralocorticoid
- Zona fasciculata Glucocorticoid + Androgen
- Zona reticularis
Hormon Seks

The Adrenal Gland


Anatomy

was first described in 1563.


Is located above (or attached to) the
upper pole of the kidney.
Is pyramidal in structure and weights
about four grams.
Consists of the adrenal cortex and
adrenal medulla
Activities are regulation of fluid volume
and stress response

The Adrenal Gland: Anatomy

Adrenal Histology

HORMON YANG DIHASILKAN:


1. Adrenal medulla: Melalui rangsangan simpatis.
Epinephrine dan Nor-epinephrine.

2. Adrenal cortex:
a. Hormon adrenocortical:
Mineralocorticoid
Glucocorticoid

b. Hormon androgenik (adrenal androgen):


- Dalam keadaan normal tak penting.
- Bila masculinizing effect.
c. Progesteron & estrogen: sedikit.

ADR. CORTEX
Angiotensin II

Hipotal

CRH

HA

ACTH

Mineralocorticoid
(ALDOSTERON)

Glucocorticoid
(CORTISOL)

Hormon SEKS

ADR. MEDULLA
STRESS

Epinephrine
Nor-epinephrine

MINERALOCORTICOID (ALDOSTERON)
MINERALOCORTICOID (ALDOSTERON)
Perlu Keseimbangan elektrolit
Life saving.
EFEK ALDOSTERON PADA GINJAL
Prinsip: Terjadi ION EXCHANGE
Na+
K+ & H+

Aldosteron

Reabs. Na+

Reabs.air

Hipernatremia
ringan

Reabsorpsi
Anion Cl-

Polydipsia

Vol.ECF

Vol.darah
Tensi
Aldosteron 'Escape'
Diuresis

Sekresi H+

Sekresi K+

Alkalosis

Hipokalemia

Paralisis

Regulation of Aldosterone Secretion

Bila Aldosteron lama (kronis)


Kerusakan ginjal fungsi ekskresi terganggu

Severe hypertension.
Aldosteron

Reabsorbsi Na
* Reabs. kuat pada: * Loop of Henle pars
ascendens bagian tebal.
* TC-II
* Ductus colligens.
* Reabs. lemah pada TC-I.

Aldosteron

Aldosteron

Hipokalemia

Hiperkalemia

Bl. Kons. K x normal


Cegah transmisi action
potential

Otot lemah

Paralisis

Bl. Kons. K 2 x normal


Cardiac toxicity:
* Kontraksi lemah
* Arrhytmia
Bila kons. K amat
Fatal

Efek aldosteron pada kelenjar keringat, ludah dan intestinal: Efek sama dengan
renal tubule.
Bila Aldosteron Absorbsi Na (+ air) di saluran cerna diarrhea.

Sekresi Aldosteron pada keadaan


1.Ion

K di ECF (Terutama).
2.Ion Na
3.Renin-Angiotensin System.

Angiotensin II Aldosteron
Pada hal tertentu (mis: dehydrasi):
Angiotensin Aldosteron

'permissive effect'. Bila ACTH


Aldosteron
4.ACTH

GLUCOCORTICOID

Glucocorticoid, a.l.: Cortisol, corticosterone,


desoxycorticosterone tahan terhadap
stress.

MEMPUNYAI EFEK

1. METABOLISME KARBOHIDRAT
1.

2.
3.

Mobilisasi asam amino dari jaringan


ekstrahepatik (terutama otot).
a.a. diplasma
Transport asam amino ke dalam sel hati
. Gluconeogenesis oleh hati .
Penggunaan glukosa oleh sel
Glukosa darah ADRENAL
DIABETES

2. METABOLISME PROTEIN
1.
2.
3.

Sintesa protein
Katabolisme protein a.a. darah
Transport a.a. ke sel hati
Pengurangan penyimpanan protein pada
semua sel tubuh,KECUALI PADA HATI.
(Mobilisasi protein/a.a. dari jaringan).

3. METABOLISME LEMAK
1.
2.

Mobilisasi lemak fatty acid di


plasma enersi.
Tanpa GH & ACTH, efek mobilisasi
lemak (mekanisme tak jelas).

4. LAIN-LAIN
STRESS apapun (fisik & neurogenik)

ACTH

Cortisol

Mobilisasi protein & lemak

Enersi

ANTI - INFLAMASI

Membran lysosome sel distabilkan sulit robek.


Lysosome mengandung enzim yang dapat cerna protein intra
seluler.
Pembentukan bradykinin
Kallikrein
Alpha globulin
Bradykinin (vasodilating substance)
Proteolytic enzym dari lysosome
Permeabilitas membran Cegah kebocoran protein.
Cortisol potensiasi dengan Epinephrine & Nor-epinephrine
konstriksi pembuluh darah perifer.
Dipakai pada pengobatan Rheumatoid arthritis, rheumatic fever
dan acute glomerulonephritis.

EFEK PADA IMUNITAS DAN SEL DARAH


Pemberian Cortisol sebabkan:
Eosinophil
Lymphocyte
Jaringan lymphoid mundur/atrofi
antibody Sebagai anti alergi
Erythrocyte polycythemia.

CIRCADIAN RHYTHM
Sekresi ACTH-RH,
ACTH dan cortisol:
Tinggi pada pagi hari
Rendah pada
sore/malam hari

Cortisol Effects: Body Responses


to Stress

Adrenal Medulla:
A Modified Sympathetic Ganglion

Mechanism: Norepinephrine
Release and Recycling

Review of Efferent Pathways:


Motor & Autonomic

HYPOADRENALISM (ADDISON'S DISEASE)


Kegagalan

adrenal cortex.
Aldosteron Reabs. Na ECF
Blood vol Shock.
Cortisol gluconeogenesis Enersi
Stress bisa mati.
Melanin pigmentation
Cortisol ACTH . ACTH punya efek
MSH (Melanocyte Stimul.H.)

HYPERADRENALISM (CUSHING DISEASE)

Hipersekresi adrenal cortex.


Cortisol
Androgen masculinizing effect & acne.
Mobilisasi lemak 'Buffalo torso'.
Steroid muka oedema 'Moon face'
Katabolisme protein Tissue prot lemah
Osteoporosis.
Glukosa darah Adrenal diabetes
Diabetes mellitus yang sesungguhnya.

Features of Cushings

Cushingnoid

Obesity
Moon face
Buffalo hump
Reduced muscle mass
in limbs
Stria
Increased hair growth

Features of Addisons disaese

Risk of infection
Poor stress response
Wgt loss
Anorexia
Hypotension
Hyperpigmentation