Anda di halaman 1dari 4

1. Hadiah Fatihah kepada Kanjeng Rasulullah S.A.W.

Ila hadrotin nabiyyil mustofa sayidina wa maulana Muhammadin S.A.W................... AlFatihah 1x


2. Hadiah fatihah kepada 4 Malaikat dan para Malaikat penjaga.
Wa ila hadroti malaikatil jibriil wa mika-il wa isrofil wa 'izroil wal malaikatil muqorrobin
wal karubiyyin syai-u lillaahi lahumul................... Al-Fatihah 1x
3. Hadiah Fatihah kepada 4 sahabat.
Wa ila hadroti sadatina khulafaur rosyidin, abi bakrin, wa umar, wa utsman, wa ali, syai-u
lillahi lahumul.............. Al-Fatihah 1x
4. Hadiah Fatihah kepada para wali
Wa ila hadroti quthbur robbani syaikh 'abdul qodiril jailani, syaikh ahmad bin 'ali albuni,
syaikh ahmad addrobi as syafi'i, syaikh tilmisani maghribi, syeikh abi hasan as syadzili,
al imam ghozali, wal masya-ikhina, wal waliyyina, syai-u lillahi lahumul.........................
Al-Fatihah 1x
5. Hadiah Fatihah kepada para guru-guru pribadi masing-masing.
Wa ila hadroti ..................(sebut nama-nama gurunya yang mengajarkan ilmu-ilmu
batin) syai-u lillahi lahumul ........................... Al-Fatihah 1x.
6. Hadiah Fatihah kepada Ibu dan Bapak, Muslimin wal muslimat.
Wa ila hadroti abi wa ummi, wal muslimiina wal muslimati, syai-u lillahi
lahumul................. Al-Fatihah 1x
7. Hadiah Fatihah kepada diri kita sendiri dan kepada qorin.
Wa 'ala nafsi................(sebut namanya sendiri) wal qorini, wa sadulur papat lima pancer
syai-u lillahi lahumul................ Al-Fatihah 1x
8. Hadiah Fatihah atas hajat pribadi masing-masing.
Wa ilal hajati ................ (sebut keinginan)................. Al-Fatihah 1x
9. Hadiah Fatihah kepada pemegang "kunci ilmu hikmah".
- Bi mu'jizati sayidina khidir alaihis salam....................... Al-Fatihah 1x
- Wa bibarokati sayidina khidir alaihis salam.................. Al-Fatihah 1x
- Wa ila ruhi sayidina khidir alaihis salam........................ Al-Fatihah 1x
Dilanjutkan membaca "kunci ilmu hikmah".
- Astagfirullohal 'azhiim 3x
- A 'uzubillahimina syaithonir rojim 3x.
- Bismillahirrahmanirrahim 3x
- Kalimat Syahadat 3x
- Sholawat yang disukai 3x
- Inna lillahi wa inna ilaihi ro-jiun 3x
- La haula wala quwwata illa billahil 'aliyyil 'azhiim 3x
Dilanjutkan lagi membaca 4 Raja Qur'an.
- Al-Fatihah 1x
- Al-Ikhlas 3x

- Al-Falaq 1x
- An-Nas 1x
Dilanjutkan membaca Tahlil.
- La ilaha illallah 21x / 100x.

PENGERTIAN SEDULUR PAPAT LIMO


PANCER
Orang Jawa tradisional percaya eksistensi dari sedulur papat ( saudara empat ) yang selalu
menyertai seseorang dimana saja dan kapan saja, selama orang itu hidup didunia. Mereka
memang ditugaskan oleh kekuasaan alam untuk selalu dengan setia membantu, mereka tidak
punya badan jasmani, tetapi ada baik dan kita juga harus mempunyai hubungan yang serasi
dengan mereka yaitu :
1. Kakang kawah, saudara tua kawah, dia keluar dari gua garba ibu sebelum kamu, tempatnya
di timur warnanya putih.
2. Adi ari-ari, adik ari-ari, dia dikeluarkan dari gua garba ibu sesudah kamu, tempatnya di barat
warnanya kuning.
3. Getih, darah yang keluar dari gua garba ibu sewaktu melahirkan, tempatnya di selatan
warnanya merah
4. Puser, pusar yang dipotong sesudah kelahiranmu, tempatnya di utara warnanya hitam
Selain sedulur papat diatas, yang lain adalah Kalima Pancer, pancer kelima itulah badan jasmani
kamu. Merekalah yang disebut sedulur papat kalimo pancer, mereka ada karena kamu ada.
Sementara orang menyebut mereka keblat papat lima tengah, ( empat jurusan yang kelima ada
ditengah ). Mereka berlima itu dilahirkan melalui ibu, mereka itu adalah Mar dan Marti,
berbentuk udara. Mar adalah udara, yang dihasilkan karena perjuangan ibu saat melahirkan
bayi, sedangkan Marti adalah udara yang merupakan rasa ibu sesudah selamat melahirkan si
jabang bayi. Secara mistis Mar dan Marti ini warnanya putih dan kuning, kita bisa meminta
bantuan Mar dan Marti hanya sesudah kita melaksanakan tapa brata ( laku spiritul yang
sungguh-sungguh )
Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, paham sedulur papat limo pancer sangat kental.
Yang dimaksud dengan sedulur papat limo pancer yaitu saudara yang menemani sang jabang
bayi saat lahir. Yang secara umum banyak orang mengenal dengan istilah kakang kawah adhi
ari-ari, yang disebut ini baru dua dari 5 bersaudara.
Adapun nama nama sedulur papat , yaitu : Watman, Wahman, Rahman, Ariman. Sedang
penyebutan limo pancer sendiri yaitu si jabang bayi yang lahir.
Watman berarti Wat kondisi si Ibu yang sedang mengalami perasaan pertama untuk
melahirkan, mengejan.
Wahman berarti kawah, jalan lahir, terbukanya jalan lahir.
Rahman berarti darah yang keluar.
Ariman berarti ari-ari atau plasenta yang keluar setelah si jabang bayi.

Nama-nama diatas biasanya dipanggil apabila si jabang bayi sedang atau memerlukan bantuan
dari para sedulurnya.
Setelah Islam masuk di Jawa, konsep ini masih ada. Hanya saja mereka dianggap malaikatmalaikat penjaganya. Adapun nama-namanya berubah seperti Jibril, Mikail, Isroil, Israfil
Dalam konsep sedulur papat limo pancer, masyarakat Jawa juga menggunakan hari pasaran legi,
pahing, pon, wage dan kliwon yang dihubungkan dengan arah mata angin.
Legi dengan posisi di Timur
Pahing dengan posisi di Selatan
Pon dengan posisi di Barat
Wage dengan posisi di Utara
Kliwon dengan posisi di Tengah

Seperti pada kepercayaan lama/kuno, sisi timur merupakan sisi yang tertua. Karena itu kenapa
Legi ada di posisi timur. Kliwon menunjukkan posisi sentral, posisi yang tertinggi. Seperti si
jabang bayi yang ada diposisi pancer / pusat.
Kembali lagi ke sedulur papat limo pancer, didalam keyakinan Kejawen orang dapat menemui
sedulurnya, dapat saling berkomunikasi. Adapun rupa sedulurnya mirip dengan si jabang bayi itu
sendiri, dan mereka akan menjaga sampai titi wanci-nya.
Semoga sedikit pengetahuan ini bermanfaat bagi anda!!!

Sedulur Papat Limo Pancer


Kejawen Sedulur Papat Limo Pancer
1. Mutmainah: bersemayam di jantung berwujud air berwarna putih, dengan watak yang suci
dan sungguh-sungguh, pintunya ada di hidung. Hidung adalah alat atau panca indra yang tak
pernah bohong. Contoh: ketika hidung mencium bau ikan asin maka bisa dipastikan du dapur
ada yang memasaknya meskipun mata belum malihat. Ketika hidung mencium bau trasi yang
kagak enak, tetapi tetap juga dimakan atau dibutuhkan meski sekedar hanya sebagai bumbu.
Ketika hidung mencium bau harumnya kembang toh ketika dimakan rasanya tidak enak, pahit.
2. Amarah: bersemayam di empedu, berwarna merah dan berwatak keras, angkara murka, dan
pintunya ada di telinga. Keterangannya: manusia bisa merasakan baik dan buruk karena
mempunyai telinga, dan ketika mempunyai keinginan yang jahat atau yang baik maka itu karena
darah yang berwarna merah. Darah itulah yang menyebabkan manusia bisa berbuat sesuatu,
dan manusia tanpa darah yang berwarna merah itu maka dunia ini akan sepi dan tidak akan
seperti sekarang ini.
3. Supiyah: bersemayam di lobang tali plasenta (wudel), berwujud angin yang berwarna kuning,
berwatak mengumbar hawa nafsu (mau menangnya sendiri), pintunya ada di mata. Maka dari
itu mata bisa dikatakan lanange jagad (yang paling berkuasa). Mata dipakai untuk melihat
semua hal yang tergelar, maka manusia mempunyai keinginan karena mata melihat. Supiah
pintunya ada di mata tetapi berwujud angin kuning yang akan keluar dari hidung.
4. Aluamah: bersemayam di lambung yaitu tempat menyimpan makanan, kalau usus merupakan
tempat kotoran. Aluamah berwujud tanah yang berwarna hitam, mempunyai kesenangan untuk
merasakan makanan yang enak-enak, maunya hanya senang dan enak. Pintunya ada di mulut,
maka dari itu bisa celaka karena kata-kata yang keluar dari mulut sendiri. Mulut yang dalam

bahasa Jawa cangkem mempunyai arti cancangen supoyo mingkem (ikatlah agar tertutup), katakata yang baik maupun buruk asalnya sama saja maka akan lebih baik jika mulut digunakan
untuk berkata-kata yang baik-baik saja. Diam adalah emas.
5. Pelengkap agar menjadi lima adalah hidup, yaitu yang menghidupi empat perkara yang diatas
tadi. Atau yang disebut sedulur papat kalimo pancer, ya hidup itu adalah pancernya. Jadi
mutmainah, amarah, supiyah dan alumah semua dipunyai oleh hidup.