Anda di halaman 1dari 2

a.

Pasir besi (Fe2O3) atau copper slag (FeSiO3, Ca2Fe, CuO)


Pasir besi dengan Fe2O3 sebagai komposisi tertinggi (70-80%) terdapat di
sepanjang pantai laut selatan Pulau Jawa. Pasir besi selalu tercampur dengan
SiO2 ataupun Titan yang membahayakan produk semen. Pasir besi berfungsi
juga sebagai penghantar panas dalam pembentukan luluhan terak semen.
Pasir besi disebut juga ironore yang depositnya terdapat disepanjang pantai
dan berkadar Fe2O3 15% dan berwarna hitam. Sejak tahun 1998 sebagai
pengganti pasir besi digunakan copper slag. Kandungan Fe2O3-nya sekitar
52-64%. Bentuk fisiknya berupa granular dan berwarna merah kehitaman.
Spesifikasi Pasir besi
Sifat fisis:
Fase
: padat
Warna
: hitam

Bulk density
: 1,8 ton/m3

Specific gravity : 2,36 gram/ cm3

Ukuran material : < 50mm

Kandungan Fe2O3: 78-90%


Sifat kimia:
Dapat bereaksi dengan Al2O3 dan CaO membentuk garam kalsium
aluminat ferrit. Reaksinya adalah sebagai berikut:
4CaO + Al2O3 + Fe2O3 (CaO)4.Al2O3.Fe2O3
Pasir besi warnanya merah berasal dari pelapukan bahan gunung
berapi, seringkali menggandung tanah liat. Kadar oksida besi yang baik
bila kandungan Fe2O3 80%.
Spesifikasi Copper Slag
Sifat fisis:
Fase
: padat
Warna
: merah kehitaman
Ukuran material
: < 0,5 mm
Kandungan Fe2O3
: 52 - 64%
Kandungan CuO
: 0,5 1,0%
Kandungan SiO2
: 27 36%
Kandungan Al2O3
: 2 8%
Sifat kimia:
Adanya CuO maka copper slag dapat mengikat SO3.
CuO + SO3 CuSO4
b. Pasar Silika (SiO2)
Pasir silica disebut juga silica sand mempunyai kandungan SiO2 yang tinggi
(90-95%). Depositnya berbentuk gunung- gunung pasir silica dan berkadar

SiO2 sekitar 90%. Semakin murni pasir silica maka akan semakin putih
warnanya dan biasa disebut Pasir Kwarsa yang berkadar SiO2 100%, ini
dipakai sebagai bahan tambahan pada pembuatan semen bila kadar SiO 2
masih rendah.
Sifat kimia:
Dapat bereaksi dengan CaO membentuk garam kalsium silica
2 CaO + SiO2 2 CaO.SiO2
Pasir silica banyak terdapat didaerah pantai. Derajat kemurnian pasir silica
dapat mencapai 95 99,8%. Warna dari pasir silica abu-abu karena adanya
kotoran logam dan bahan organic.
c. High Grade Limestone (CaCO3)
Jika dalam proses pembuatan semen diindikasikan kadar CaO High Grade
Limestone (kadar CaO> 93%) sebagai bahan korektif.