Anda di halaman 1dari 11

BAB I

PENDAHULUAN

FAJAR ARIF BUDIMAN


L2A6 06 026

BAB I
PENDAHULUAN
1.1

LATAR BELAKANG PROYEK


Indonesia merupakan negara yang identik dengan gunung berapi. Indonesia
mempunyai sekitar 129 gunung berapi, atau sama dengan 16% dari jumlah keseluruhan
gunung berapi di dunia. Salah satu di antaranya yang paling aktif adalah Gunung
Merapi. Gunung ini sering kali meletus sehingga menimbulkan banyak korban jiwa
maupun kerugian material. Gunung Merapi terletak di 30 km sebelah utara kota
Yogyakarta dan mencakup dua provinsi yaitu Provinsi Jawa Tengah dan Daerah
Istimewa Yogyakarta. Gunung ini berada pada ketinggian 2968 m di atas permukaan
laut.
Gunung Merapi merupakan salah satu gunung teraktif di Indonesia. Letusannya
dapat menyebabkan kerugian yang sangat besar. Beberapa kali Gunung Merapi tercatat
pernah meletus. Di antaranya pada tahun 1931 terjadi letusan yang sangat dahsyat yang
menyebabkan korban jiwa dan material yang cukup besar. Pada bulan November 1994,
lava pijar diikuti oleh awan panas meluncur dari puncak gunung sejauh 7,5 km yang
menyebabkan 66 korban jiwa serta menghanguskan salah satu desa yang terletak di
lereng Gunung Merapi, yaitu desa Turgo, Kabupaten Sleman. Pada tahun 2001, sekitar
500 warga desa terpaksa dievakuasi akibat adanya aliran lahar dingin. Pada tahun 2006,
luncuran lava pijar menewaskan dua orang relawan pemantau aktivitas gunung yang
berlindung di dalam bunker (Sumber: Seputar Proyek Pengendalian Lahar Gunung
Merapi, PPK Pengendalian Lahar Gunung Merapi, 2009).
Dari letusan Gunung Merapi, akan menghasilkan material lava pijar dan dan
diikuti awan panas atau masyarakat sekitar menyebut wedhus gembel. Suhu dari
material-material ini dapat mencapai 500oC 1200oC. Lava pijar akan berubah menjadi
material padat saat mengalami penurunan suhu dan mengendap. Material padat ini akan
menjadi berbahaya jika terbawa air hujan yang menyebabkan banjir lahar dingin. Selain
itu, material ini dapat runtuh karena penyebab lain, misalnya akibat getaran yang
ditimbulkan oleh aktivitas vulkanik gunung atau penyebab lain. Namun intinya,
material ini menjadi sangat berbahaya jika sampai bergerak ke bawah, karena dengan

LAPORAN KERJA PRAKTEK


PROYEK SABO DAM KALI KRASAK KRC/KEMBANG
KABUPATEN SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA
YOGYAKARTA

I-1

BAB I
PENDAHULUAN

FAJAR ARIF BUDIMAN


L2A6 06 026

volume yang cukup besar dan kecepatan luncurnya sehingga dapat merusak apa saja
yang dilewatinya.
Sampai saat ini, Gunung Merapi masih menghasilkan material endapan dalam
jumlah yang cukup besar di area lereng dan puncaknya. Berdasarkan Badan
Meteorologi dan Geofisika, bahwa daerah sekitar Gunung Merapi merupakan daerah
yang memiliki curah hujan yang cukup tinggi. Dengan kondisi tersebut, maka endapan
yang ada di bagian lereng gunung berpotensi untuk bergerak ke bawah secara tiba-tiba
oleh karena terbawa air hujan melalui sungai-sungai sampai ke hilir. Endapan material
yang mengalami pergerakan dalam volume besar dan kecepatan yang tinggi akan
mengakibatkan kerusakan dan juga mengancam keselamatan penduduk yang tinggal di
daerah hilir.
Oleh karena itu, pada tahun 1980 dipersiapkan sebuah sistem pengendalian
banjir lahar dingin yang menggunakan bangunan yang disebut Sabo Dam. Bangunan
Sabo Dam ini mempunyai fungsi utama untuk menahan endapan material dan
mengurangi laju pergerakan endapan yang meluncur dari bagian hulu sehingga bagian
hilir tetap aman. Bangunan ini juga berfungsi untuk mempertahankan alur aliran sungai
dan mengamankan lahan penduduk yang ada di tepi sungai.
Bangunan Sabo Dam yang dibangun berupa check dam tipe terbuka, seperti tipe
silt dan tipe conduit. Untuk tipe conduit, dapat dimodifikasi pada bagian atas bangunan
dapat dipergunakan sebagai jembatan untuk jalan pedesaan yang menghubungkan
antara desa satu dengan desa lainnya. Selain Sabo Dam, juga dibangun tanggul untuk
meningkatkan kapasitas tampungan endapan dari check dam serta menjaga lahan di tepi
sungai dari ancaman overflow aliran endapan (banjir lahar dingin). Salah satu Sabo
Dam yang dibangun adalah di Sungai Krasak, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman,
Daerah Istimewa Yogyakarta.

LAPORAN KERJA PRAKTEK


PROYEK SABO DAM KALI KRASAK KRC/KEMBANG
KABUPATEN SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA
YOGYAKARTA

I-2

BAB I
PENDAHULUAN

FAJAR ARIF BUDIMAN


L2A6 06 026

Gambar 1.1 Sabo Dam tipe conduit

Gambar 1.2 Sabo Dam tipe silt

1.2
1.2.1

MAKSUD DAN TUJUAN


Pembangunan Proyek
Maksud dari pembangunan Sabo Dam Kali Krasak KR-C/Kembang ini adalah:
1. Material lahar dingin yang hanyut saat terjadi banjir dapat tertahan dan
tertampung di bangunan ini.

LAPORAN KERJA PRAKTEK


PROYEK SABO DAM KALI KRASAK KRC/KEMBANG
KABUPATEN SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA
YOGYAKARTA

I-3

BAB I
PENDAHULUAN

FAJAR ARIF BUDIMAN


L2A6 06 026

2. Daerah hilir Kali Krasak dapat terhindar dari kerusakan yang disebabkan
oleh banjir lahar dingin.
3. Alur aliran Kali Krasak tidak berubah (melebar) karena adanya gerusan
pada sisi tebing sungai oleh material lahar dingin saat terjadi banjir.
4. Taraf hidup penduduk di sekitar Kali Krasak dapat meningkat. Mereka
dapat menambang material lahar dingin yang berupa batu dan pasir yang
tertahan di bangunan ini.
Tujuan dari pembangunan Sabo Dam Kali Krasak KR-C/Kembang ini adalah:
1. Menahan dan menampung endapan material yang hanyut saat terjadi hujan
deras dengan intensitas tinggi di daerah hulu Kali Krasak.
2. Melindungi daerah hilir di area Kali Krasak dari bencana banjir lahar
dingin.
3. Mempertahankan alur aliran sungai (stream alignment) melalui Sabo Dam
sehingga overflow aliran endapan dapat tertahan dan tidak merusak tebing
di samping kanan dan kiri sungai.
4. Meningkatkan taraf hidup penduduk desa sekitar Kali Krasak yang bermata
pencaharian sebagai penambang pasir.
1.2.2

Kerja Praktek (KP)


Adapun maksud dari dilaksanakannya kerja praktek bagi mahasiswa adalah:
1. Mahasiswa diharapkan dapat memahami tentang pelaksanaan
pembangunan yang sedang dikerjakan di lapangan.
2. Mahasiswa diharapkan dapat memahami proses dan tahapan dalam
pembangunan sebuah konstruksi di lapangan.
3. Mahasiswa mendapat pengetahuan cara menerapkan teori yang didapat ke
dalam praktek di lapangan.
4. Mahasiswa diharapkan dapat mendeskripsikan suatu pelaksanaan
pembangunan di lapangan.
5. Mahasiswa mempunyai pengalaman visual bentuk kegiatan fisik
pembangunan di bidang rekayasa sipil.
Tujuan dari pelaksanaan kerja praktek bagi mahasiswa pada dasarnya adalah:
1. Mengetahui secara langsung kegiatan pelaksanaan pembangunan di
lapangan.
2. Mengetahui tahapan kegiatan fisik pembangunan.
3. Memahami praktek di lapangan sebagai hasil penerapan teori.
4. Membuat laporan kerja praktek.

LAPORAN KERJA PRAKTEK


PROYEK SABO DAM KALI KRASAK KRC/KEMBANG
KABUPATEN SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA
YOGYAKARTA

I-4

BAB I
PENDAHULUAN

FAJAR ARIF BUDIMAN


L2A6 06 026

5. Membuat dokumentasi proyek yang dapat digunakan sebagai bahan acuan


untuk belajar.
1.3

LOKASI PROYEK
Proyek pembangunan Sabo Dam ini terletak di Kali Krasak, tepatnya di Dusun
Kembang, Desa Merdikorejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta.

Lokasi
Proyek

Gambar 1.3 Peta Lokasi Proyek Sabo Dam Kali Krasak KR-C yang Terletak di Dusun Kembang, Kecamatan
Tempel, Kabupaten Sleman, Provinsi Jawa Daerah Istimewa Yogyakarta

1.4
1.4.1

GAMBARAN UMUM
Data Umum
Adapun gambaran mengenai data umum proyek pembangunan Sabo Dam Kali
Krasak KR-C/Kembang adalah sebagai berikut:
1.

Nama Proyek

: Pekerjaan Sipil Paket No. 3 Pembangunan


Sabo Dam dan Tanggul di Wilayah Gunung
Merapi Lokasi Kali Krasak (KR-C/Kembang)

LAPORAN KERJA PRAKTEK


PROYEK SABO DAM KALI KRASAK KRC/KEMBANG
KABUPATEN SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA
YOGYAKARTA

I-5

BAB I
PENDAHULUAN

2.

Pemilik Proyek

FAJAR ARIF BUDIMAN


L2A6 06 026

: Balai Besar Wilayah Sungai Serayu-Opak,


Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)

3.

Lokasi Proyek

Pengendalian Lahar Gunung Merapi


: Dusun Kembang Desa Merdikorejo,
Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman,
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
JBIC LOAN NO. IP-524
34/PKK/PPSDA.SO/2009
21 April 2009
Rp. 161.463.669.843,40
03/SPMK/PPSDASO.04/2009
22 April 2009
Yachiyo Engineering Co.,Ltd.
Yachiyo Engineering Co.,Ltd.

4.
5.
6.
7.
8.
9.
11.
12

Sumber Dana
No. Kontrak
Tanggal Kontrak
Nilai Kontrak
No. SPMK
Tanggal SPMK
Konsultan Perencana
Konsultan Pengawas

:
:
:
:
:
:
:
:

.
12

Kontraktor Pelaksana

: Shimizu Co. PT Wijaya Karya (Persero)

.
13

Waktu Pelaksanaan

Tbk. JO (Joint Operation)


: 720 hari kalender

.
14

Waktu Pemeliharaan

: 180 hari kalender

.
15

Tanggal PHO

: 25 April 2011

.
16

Tanggal FHO

: 22 Oktober 2011

.
1.4.2

Data Teknis
Data teknis Proyek Pembangunan Sabo Dam Kali Krasak KR-C/Kembang
adalah sebagai berikut:
1. Dam
a. Panjang Bendung
b. Tinggi Bendung
c. Lebar Puncak
d. Lebar Dasar
e. Elevasi Puncak
f. Elevasi Dasar
g. Kemiringan
Hulu
Hilir

: 72.52 m
: 12.50 m
: 2.00 m
: 9.23 m
: + 446.350 m
: + 433.850 m
: 1:0.65
: 1:0.20

2. Apron
LAPORAN KERJA PRAKTEK
PROYEK SABO DAM KALI KRASAK KRC/KEMBANG
KABUPATEN SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA
YOGYAKARTA

I-6

BAB I
PENDAHULUAN

a.
b.
c.
d.
e.

Panjang Apron
Lebar Apron
Tebal Apron
Elevasi Puncak
Elevasi Dasar

: 15 m
: 57.20 m
: 1.50 m
: + 441.850 m
: + 440.350 m

3. Side Wall
a. Panjang Atas
b. Panjang Bawah
c. Lebar Atas
d. Lebar Dasar
e. Elevasi Puncak
f. Elevasi Dasar
g. Kemiringan
h. Jarak antar Weep Hole

: 13.00 m
: 11.36 m
: 0.50 m
: 1.50 m
: + 446.350 m
: + 441.850 m
: 1:0.50
:1m

4. Buffer Fill
a. Lebar Atas
b. Lebar Bawah
c. Elevasi Puncak
d. Elevasi Dasar
e. Kemiringan
f. Jarak antar Weep Hole
5. Plat Beton
a. Panjang
b. Lebar
c. Tebal
1.5

FAJAR ARIF BUDIMAN


L2A6 06 026

: 0.50 m
: 1.30 m ; 1.50 m ; 1.75 m
: + 446.350 m
: + 439.850 m
: 1:0.50
:1m
: 6.00 m
: 71.60 m
: 0.50 m

LINGKUP PEKERJAAN
Proyek pembangunan Sabo Dam Kali Krasak KR-C/Kembang mempunyai
beberapa lingkup pekerjaan yaitu:
1. Umum/ Pekerjaan Persiapan (General Preparation)
a. Mobilisasi dan Demobilisasi
b. Bangunan dan jalan akses sementara
c. Sistem telekomunikasi
d. Suplai air dan sistem sanitasi
e. Power supply
f. Batching and Mixing Plant of Concrete
g. Diversion and Stream of River
h. Dewatering
i. Perkerjaan persiapan lain
j. Pekerjaan monitoring lingkungan
2. Pekerjaan Pembukaan dan Pembersihan Lahan (Land Clearing)

LAPORAN KERJA PRAKTEK


PROYEK SABO DAM KALI KRASAK KRC/KEMBANG
KABUPATEN SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA
YOGYAKARTA

I-7

BAB I
PENDAHULUAN

FAJAR ARIF BUDIMAN


L2A6 06 026

3. Pekerjaan Penghancuran/ Pembongkaran Batu dan Bangunan Eksisting


(Demolishing)
Pekerjaan Galian Tanah (Excavation)
Pekerjaan Timbunan (Embankment)
Pekerjaan Penimbunan Kembali (Backfill)
Pekerjaan Pembetonan (Concrete Work)
a. Beton tipe B (mutu K-225)
b. Beton tipe C (mutu K-175)
c. Beton tipe D (mutu K-125)
8. Pekerjaan Pasangan Batu (Masonry Work)
a. Masonry (batu kali) perbandingan 1 semen : 4 pasir
b. Plesteran 15 mm perbandingan 1 semen : 3 pasir
c. Pointing perbandingan 1 semen : 2 pasir
9. Pekerjaan Lain-lain (Others Work)
a. Besi untuk pegangan (Hand holder) 18 mm
b. Pipa PVC untuk wheep hole 50 mm
4.
5.
6.
7.

1.6

METODE PENGUMPULAN DATA


Penyusunan Laporan Kerja Praktek ini berdasarkan data yang diperoleh
penyusun selama melaksanakan Kerja Praktek di Proyek Sabo Dam Kali Krasak KRC/Kembang Kecamatan Tempel Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta. Adapun metodologi yang digunakan penyusun untuk mengumpulkan data
adalah sebagai berikut:

1.7

Pengamatan proyek secara langsung.


Wawancara dengan pihak yang menangani proyek.
Konsultasi dengan pihak yang menangani proyek.
Data dan gambar kerja mengenai proyek.
Buku referensi berbagai sumber yang bersangkutan dengan proyek.

RUANG LINGKUP PENGAMATAN PELAKSANAAN


Karena adanya keterbatasan waktu untuk Kerja Praktek, yaitu minimal selama
60 hari kerja, maka pengamatan pelaksanaan pekerjaan pada pembangunan Sabo Dam
Kali Krasak KR-C/Kembang tidak dapat dilaksanakan secara menyeluruh. Sehingga
masalah-masalah yang akan dibahas hanya pada bagian-bagian pekerjaan yang
berlangsung selama kurun waktu melaksanakan Kerja Praktek.

LAPORAN KERJA PRAKTEK


PROYEK SABO DAM KALI KRASAK KRC/KEMBANG
KABUPATEN SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA
YOGYAKARTA

I-8

BAB I
PENDAHULUAN

1.8

FAJAR ARIF BUDIMAN


L2A6 06 026

SISTEMATIKA PENULISAN
Laporan Kerja Praktek ini tersusun atas 9 (sembilan) bab, mencakup hal-hal
yang berhubungan dengan Proyek Sabo Dam Kali Krasak KR-C/Kembang. Secara garis
besar, sistematika penulisan Laporan Kerja Praktek ini adalah sebagai berikut:
Bagian Awal
HALAMAN JUDUL
Halaman ini berisi Judul dari Laporan Kerja Praktek dan nama penulis.
LEMBAR PENGESAHAN
Berisi hari, tanggal dan tanda tangan pengesahan Laporan Kerja Praktek.
KATA PENGANTAR
Sambutan dari penulis dan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah
membantu selesainya Laporan Kerja Praktek ini.
DAFTAR ISI
Daftar urutan halaman Laporan Kerja Praktek.
DAFTAR GAMBAR
Daftar urutan dan nama gambar pada Laporan Kerja Praktek.
DAFTAR TABEL
Daftar urutan dan nama tabel pada Laporan Kerja Praktek.
DAFTAR GRAFIK
Daftar urutan dan nama grafik pada Laporan Kerja Praktek.
Bagian Pokok
BAB I :

PENDAHULUAN

Bab ini berisi tentang latar belakang proyek, maksud dan tujuan proyek, lokasi
proyek, gambaran umum, lingkup pekerjaan proyek, metode pengumpulan data, ruang
lingkup pengamatan, dan sistematika penulisan laporan.

LAPORAN KERJA PRAKTEK


PROYEK SABO DAM KALI KRASAK KRC/KEMBANG
KABUPATEN SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA
YOGYAKARTA

I-9

BAB I
PENDAHULUAN

FAJAR ARIF BUDIMAN


L2A6 06 026

BAB II :

MANAJEMEN PROYEK

Bab ini berisi uraian umum, manajemen proyek, unsur-unsur pengelola proyek,
struktur organisasi unsur pengelola proyek, sistem koordinasi pelaksanaan, sistem
pembayaran, dan kesehatan dan keselamatan kerja (K3).
BAB III :

TINJAUAN PERENCANAAN PROYEK

Bab ini membahas tentang uraian umum dan seputar perencanaan bangunan sabo
dam.
BAB IV :

BAHAN DAN PERALATAN PEKERJAAN

Bab ini membahas tentang peralatan proyek dan bahan-bahan konstruksi yang
digunakan selama pelaksanaan proyek.
BAB V :

PELAKSANAAN PEKERJAAN

Bab ini membahas tentang pelaksanaan proyek yang berlangsung pada saat
penulis melakukan kegiatan kerja praktek.
BAB VI :

PENGENDALIAN PELAKSANAAN PEKERJAAN

Bab ini berisi uraian umum, pengendalian mutu, pengendalian tenaga kerja,
pengendalian waktu, pengendalian teknis, pengendalian biaya, dan pengendalian K3
serta pengawasannya.
BAB VII :

PERMASALAHAN PROYEK DAN SOLUSI

Bab ini berisi tentang permasalahan pada proyek dan pemecahan masalahnya.
BAB VIII :

PERHITUNGAN KONSTRUKSI SABO DAM

Bab ini berisi tentang perhitungan-perhitungan perancangan konstruksi sabo


dam.
BAB IX :

PENUTUP

Bab ini berisi kesimpulan dan saran.


Bagian Akhir
DAFTAR PUSTAKA
LAPORAN KERJA PRAKTEK
PROYEK SABO DAM KALI KRASAK KRC/KEMBANG
KABUPATEN SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA
YOGYAKARTA

I - 10

BAB I
PENDAHULUAN

FAJAR ARIF BUDIMAN


L2A6 06 026

Berisi daftar referensi yang digunakan dalam penyusunan laporan kerja praktek.
LAMPIRAN
Bagian ini berisi surat-surat administrasi kerja praktek, data-data lapangan, dan
gambar kerja dari proyek ini.

LAPORAN KERJA PRAKTEK


PROYEK SABO DAM KALI KRASAK KRC/KEMBANG
KABUPATEN SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA
YOGYAKARTA

I - 11