Anda di halaman 1dari 14

12/21/2014

FARMAKOTERAPI II
OBAT-OBAT SISTIM PERNAPASAN
A S M A
O L E H

SUGIRMAN

ASMA

by Sugirman

12/21/2014

1. Asma penyakit menular


2. Asma penyakit keturunan
3. Berenang menyembuhkan
asma
4. Asma tidak dapat disembuhkan
5. Obat inhalasi menyebabkan
ketergantungan

Definisi
Penyakit radang kronik pada paru yang
dikarakterisasi oleh adanya :
1. Penyumbatan saluran nafas yang
bersifat reversible
2. Peradangan pada jalan nafas
3. Peningkatan respon jalan nafas
terhadap berbagai rangsangan
(National Asthma Education and Prevention Program, 1997)

12/21/2014

Patogenesis
Rangsangan degranulasi sel mast
mengeluarkan mediator inflamasi*
inflamasi kronis penebalan membran
dasar dan deposisi kolagen pada
dinding bronkial sumbatan saluran
nafas secara kronis
*mediator inflamasi bronkokonstriksi,
edema,
produksi
dahak
kental,
gangguan mukosiliar

Faktor Pemicu Asma :


- Alergen
- Virus
- Polutan/lingkungan
- Emosi
- Penggunaan obat tertentu
- Kerja fisik yang terlalu berat

12/21/2014

Manifestasi Klinik
Gejala klinik asma dapat bervariasi pada
setiap penderita, meliputi :
- Dada sesak
- Batuk terutama malam hari
- Bunyi saat bernafas
- Nafas pendek

Diagnosis
Suara mengi saat menghirup nafas
Riwayat batuk yang memburuk malam hari,
nafas tersengal-sengal, dada sesak berulang
Hambatan
pernafasan
yang
bersifat
reversible secara bervariasi selama siang hari
Adanya peningkatan gejala pada saat
berolahraga, infeksi virus, eksposur terhadap
alergen, dan perubahan musim.
Terbangun malam hari karena gejala-gejala
tsb

12/21/2014

Tatalaksan Terapi
Tujuan :
1. Mempertahankan aktivitas normal
2. Mengatasi hipoksia
3. Mengatasi kerusakan sel secara cepat
dan mempertahankan fungsi paru
normal
4. Mencegah munculnya serangan
berulang
5. Memberikan terapi optimum dengan
meminimalkan efek samping

Terapi Nonfarmakologi
Edukasi pasien patogenesis asma,
pemicu asma, tanda-tanda keparahan,
cara penggunaan obat yang tepat
Kontrol faktor pemicu
Fisioterapi nafas

12/21/2014

Terapi Farmakologi
Asma akut terapi saat serangan
Asma kronik terapi saat serangan dan
maintenance
untuk
mencegah
serangan berikutnya.

Agonis -Adrenergik
Bersifat bronkodilator melonggarkan
saluran nafas
Aksi cepat dan durasi pendek
salbutamol/albuterol, terbutalin, fenoterol
Aksi lambat dan durasi panjang salmeterol
Bentuk sediaan
- Tablet
- Inhaler
- Nebulizer
- Intra vena

12/21/2014

Antikolinergik
Bronkodilator alternatif bagi pasien
yang tidak bisa mentoleransi Agonis Adrenergik
Dikombinasikan dengan Agonis Adrenergik pada kasus asma akut
yang berat
Ipratropium bromida

Metil ksantin
Merelaksasikan otot polos dan
mencegah pelepasan mediatorr inflamasi
Perannya berkurang dengan adanya
bronkodilator yang lebih poten obat lini
ketiga
Teofilin, teobromin, kafein
Teofilin memiliki indeks terapi sempit dan
banyak berinteraksi dengan obat lain
Kontraindikasi untuk geriatri dan wanita
hamil

12/21/2014

Kortikosteroid inhalasi
Diindikasikan untuk pencegahan
gejala jangka panjang dan pengotrolan
gejala
Tidak efektif untuk serangan akut
Penggunaan untuk anak-anak
sebaiknya menggunakan spacer
Obat-obatnya : Budesonide,
Beklometason dipropionat, Flutikason

12/21/2014

Dosis Kortikosteroid Inhalasi


Obat

Sediaan lazim

Dosis
Dewasa

Beklometason
dipropionat

Budesonid

Flutikason

Anak

200 mcg tiap 12


50-100 mcg 2-4 x
jam atau 100 mcg sehari atau 1003-9 x sehari
200 mcg 2x sehari
(kasus berat dosis
awal 600-800
mcg)
200 mcg, 160
mcg, 80 mg

200 mcg 2xsehari

200 mg sehari
dalam dosis
terbagi

100-250 mcg 2 x
4-16 th : 50-100
sehari dapat
mcg 2 x sehari
dinaikan sampai 1
mg 2 x sehari

Penstabil sel mast


Kromolin dan Nedokromil
Terapi lini pertama pada anak-anak
tidak menyebabkan gangguan
pertumbuhan
Hanya efektif dalam bentuk inhalasi
Digunakan untuk terapi jangka
panjang, efektivitas tercapai dalam
waktu 1-2 minggu

12/21/2014

Modifier Leukotrien
Reseptor leukotrien : montelukast, zafirluast
Inhibitor lipoksigenase : zileuton
Alternatif obat untuk menurunkan kebutuhan
dosis kortikosteroid inhalasi
Secara klinis terbukti mengurangi gejala,
meningkatkan fungsi paru, mencegah
serangan akut dan bersifat antiinflamasi
Perlu penyesuaian dosis pada penderita
gangguan hati
Hati-hati penggunaan pada wanita hamil

Manajemen Serangan Asma Akut


Inhalasi agonis adrenergik aksi cepat, (2-4 puff)
3x dengan interval 20 menit

Respon bagus lanjutkan tiap 3-4 jam selama 2448 jam

Respon buruk: ditambahkan oral kortikosteroid


Monitor setiap 2 jam

Jika pasien tidak menunjukan respon yang baik


dirujuk ke RS

10

12/21/2014

Terapi Akut di Rumah Sakit


Prednison
40-60 mg/hari
terbagi dalam
3 dosis

Methyl
prednisolon

120-180 mg iv
tiap 6 jam

Penurunan
dosis sebesar
50% setiap 35 hari,
Obat
dihentikan
setelah 10-12
hari

Terapi Jangka Panjang


Nama Obat

Sediaan lazim

Dosis dewasa

Methylprednisolon

4,8,16,32 mg

7.5-60 mg single dose pagi hari

Prednison

5 mg tab, 5 mg/5ml, 15
mg/5 ml

Glukokortikoid :

Agonis adrenergik aksi


panjang :
Salmeterol

MDI 21 g/puff, DPI 50


g/blister

2 puff atau 1 blister tiap 12 jam

Farmoterol

DPI 12 g/kapsul

1 kapsul tiap 12 jam

DPI 100, 250, 500 g

1 inhalasi tiap 12 jam

Kromolin

MDI 1 mg/puff, Neb 2


mg/ampul

2-4 puff atau 1 ampul tiap 6-8 jam

Nedokromil

MDI 1.75 mf/puff

2-4 puff tiap 6-8 jam

Zileuton

300, 600 mg

2400 mg/hari QID

Metilksantin : teofilin

Cair, SR tab, kapsul

Dosis awal 10mg/kg/hari max 300 mg


Kadar obat dalam darah 5-15g/ml

Kombinasi :
Salmeterol/Fluticason
Kromolin dan Nedokromil :

Leukotrien modifier

11

12/21/2014

Terapi Pada populasi khusus


Pediatri
obat yang direkomendasikan sodium
kromoglikat atau nedokromil.
Jika penstabil sel mast tidak efektif
kortikosteroid inhalasi

Geriatri
Penggunaan agonis adrenergik tunggal
sebaiknya dihindari tremor dan takikardi
Kombinasi dengan antikolinergik lebih
disarankan
Penggunaan teofilin perlu pengawasan
khusus klirens teofilin turun
Kortikosteroid
oral
berpotensi
mengganggu metabolisme tulang risiko
osteoporosis

12

12/21/2014

Wanita Hamil
- Obat yang cukup aman untuk kehamilan :
inhalasi beklometason dipropionat, sodium
kromoglikat
- Pada saat serangan asma penggunaan
agonis adrenergik aksi cepat (salbutamol,
terbutalin)
dinyatakan
cukup
aman
(Australian Medicines in Pregnancy)
- Prednisolon 20-50 mg sehari selama 4-7
hari bisa digunakan. Menjelang kelahiran
100 mg hidrokortison iv/im setiap 8 jam
selama 24 jam

13

12/21/2014

Sumber Acuan
Ikawati, Zullies. 2006, Farmakoterapi Sistem
Pernafasan. Bagian Farmakologi dan Farmasi
Klinik Farmasi UGM, Yogyakarta
Kasper, Brounwald, Fauci, Hauser, Longo,
Jameson. 2005,
Horrisons Manual of
th
Medicine 16 edition, Mc Graw Hill, New York
Kelly, HW, CA Sorkness, 2005, Asthma, in
Dipiro,et
al,
PharmacotherapyvA
Pathopysiological Approach, McGraw Hill,
New York

14