Anda di halaman 1dari 84

Pertanyaan Kuisioner

TeSCA 2014

1.

Berapakah besarnya total bandwidth yang perguruan tinggi anda


miliki pada saat ini ?

Di bawah 1 MB

Antara 1-5 MB

Antara 6-15 MB

Antara 16-40 MB

Antara 40-100 MB

Antara 100-250 MB

Di atas 250 MB
Referensi:

2.

Kira-kira ada berapa jumlah komputer yang dimiliki oleh perguruan


tinggi anda yang secara terbuka dapat diakses oleh mahasiswa
maupun dosen di dalam lingkungan kampus ?

Di bawah 50 buah

Antara 51-100 buah

Antara 101-250 buah

Antara 251-500 buah

Antara 501-1000 buah

Antara 1000-2500 buah

Di atas 2500 buah

Referensi:

3.

Berapa persen software sistem operasi legal yang saat ini


dipergunakan oleh mahasiswa, dosen, maupun karyawan di
lingkungan kampus tempat anda berada ?

Di bawah 25% yang legal, sisanya bersifat bajakan

Antara 25%-50% yang legal, sisanya bersifat bajakan

Antara 51%-80% yang legal, sisanya bersifat bajakan

Antara 81%-100% buah yang legal, sisanya bersifat bajakan

100% yang legal, dimana tidak ada satupun yang bajakan

100% yang legal, dimana tidak ada satupun yang bajakan dan
secara periodik diupdate versinya (3-5 tahun sekali)

100% yang legal, dimana tidak ada satupun yang bajakan dan
secara periodik diupdate versinya (1-3 tahun sekali)
Referensi:

4.

Apakah perguruan tinggi anda memiliki gudang data (data


warehouse) untuk menyimpan semua aset dan arsip berkas digital
yang dimiliki ?

Tidak ada, seluruh data disimpan oleh dosen atau karyawan di


komputernya masing-masing.

Tidak ada, kebanyakan data disimpan dalam server yang


tersedia di unit kerja masing-masing dan sebagian ada pada
hard disk komputer yang bersangkutan.

Ada, dimana seluruh data di perguruan tinggi disimpan secara


sentralistik dalam sebuah gudang data pusat.

Ada, dimana data di perguruan tinggi disimpan dalam sebuah


gudang data pusat, dan secara redundan masing-masing unit
kerja memilikinya juga.

Ada, dimana data di perguruan tinggi tersimpan dalam sebuah


gudang data pusat, dan secara redundan terdistribusi di
masing-masing unit kerja, dimana secara berkala dilakukan
backup ke dalam media penyimpan sekunder.

Memenuhi E dan memiliki partial backup di data center eksternal


di dalam negeri

Memenuhi E dan memiliki full backup di data center eksternal di


dalam negeri
Referensi:

5.
Apakah terdapat ruang khusus yang diperuntukkan bagi komputer
pusat kendali dan gudang data (Server Room dan Data Center) ?
A

Tidak ada, semua server tersebar secara sporadis di berbagai


tempat.

Ada, dimana sebagian besar server utama berada di sebuah


ruangan yang dipergunakan bersama oleh Divisi Teknologi
Informasi perguruan tinggi.

Ada, dimana sebuah ruangan khusus tertutup diperuntukkan


secara khusus untuk meletakkan komputer server utama dan
gudang data.

Ada, dimana dibangun sebuah ruang khusus yang dirancang


dan dibangun dengan standar internasional tempat meletakkan
komputer server utama serta gudang data, dan sekaligus
menjadi pusat kendali dan pengawasan kinerja seluruh komputer
yang ada di perguruan tinggi.

Ada, dimana dibangun sebuah fasilitas ruangan khusus yang


dirancang dan dibangun dengan standar internasional, yang
berfungsi selain sebagai tempat meletakkan server utama dan
gudang data, dipakai pula untuk mengendalikan dan mengawasi

seluruh komputer yang ada di perguruan tinggi, termasuk di


dalamnya menjaga aspek keamanan informasi dan jaringan agar
terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
F

Memenuhi E dan manajemen pengelolaan fasilitas tersebut telah


mengikuti standar good practices

Memenuhi E dan manajemen pengelolaan fasilitas tersebut telah


mengikuti standar yang ditandai dengan diperolehnya sertifikat
sistem manajemen mutu dari lembaga akreditasi independen.
Referensi:

6.
Apakah perguruan tinggi anda memiliki sistem backup yang siap
bekerja apabila terjadi sesuatu pada sistem Utama?
A

Tidak ada, namun sudah direncanakan untuk segera dibangun

Ada, namun bersifat manual dan tidak real-time (cold site)

Ada, bersifat online dan real-time (hot site)

Ada, bersifat online dan real-time (hot site), dan secara periodik
dilakukan simulasi atau latihan keadaan darurat, yaitu ketika
sistem utama seolah-olah tidak bekerja

Ada, bersifat online dan real-time (hot site), secara periodik


dilakukan simulasi atau latihan keadaan darurat, dan dijadikan
evaluasi kinerja perguruan tinggi dalam mengelola teknologi
informasi dan komunikasi

Memenuhi E dan manajemen pengelolaan fasilitas tersebut telah


mengikuti standar good practices

Memenuhi E dan manajemen pengelolaan fasilitas tersebut telah


mengikuti standar yang ditandai dengan diperolehnya sertifikat
sistem manajemen mutu dari lembaga akreditasi independen.
Referensi:

7.

Berapa persen kira-kira - dari seluruh mahasiswa aktif - yang telah


memiliki notebook/laptop sendiri ?

Di bawah 20%

Antara 21%-40%

Antara 41%-60%

Antara 61%-80%

Antara 81%-100%

Rata-rata mahasiswa memiliki 1-2 notebook dan/atau piranti


keras lain (gadget digital/elektronik) untuk keperluan belajar
mengajar

Rata-rata mahasiswa memiliki 2-5 notebook dan/atau piranti


keras lain (gadget digital/elektronik) untuk keperluan belajar
mengajar
Referensi:

8.

Berapa persen kira-kira - dari seluruh pengajar aktif, baik dosen tetap
maupun dosen luar biasa - yang telah memiliki notebook/laptop
sendiri ?

Di bawah 20%

Antara 21%-40%

Antara 41%-60%

Antara 61%-80%

Antara 81%-100%

Rata-rata pengajar aktif memiliki 1-2 notebook dan/atau piranti

keras lain (gadget digital/elektronik) untuk keperluan belajar


mengajar
G

Rata-rata pengajar aktif memiliki 2-5 notebook dan/atau piranti


keras lain (gadget digital/elektronik) untuk keperluan belajar
mengajar
Referensi:

9.

Kira-kira berapa rasio antara jumlah karyawan dan staf perguruan


tinggi dengan jumlah komputer yang diperuntukkan untuk manajemen
operasional dan administrasi perguruan tinggi ?

Di bawah 1:10

Antara 1:9 dan 1:6

Antara 1:5 dan 1:3

Antara 1:2 dan 1:1

X:1 (dimana X>1) lebih dari 1 komputer dialokasikan per orang

X:1 (dimana X>1) lebih dari 2 komputer/gadget untuk


keperluan operasional perguruan tinggi dialokasikan per orang

X:1 (dimana X>1) lebih dari 3 komputer/gadget untuk


keperluan operasional perguruan tinggi dialokasikan per orang
Referensi:

10.

Berapa persen aset komputer milik perguruan tinggi yang telah


dihubungkan ke dalam jaringan internal (LAN) maupun eksternal
(WAN, internet) ?
Di bawah 20%

Antara 21%-40%

Antara 41%-60%

Antara 61%-80%

Antara 81%-100%

Memenuhi E dengan desain koneksi internal maupun eksternal


redundan (dua jalur)

Memenuhi E dengan desain koneksi internal maupun eksternal


redundan lebih dari dua jalur
Referensi:

11.

Berapa persen ruang cakupan (coverage) infrastruktur berbasis


nirkabel (hotspot, wireless) dalam lingkungan kampus ?

Mencakup di bawah 20% dari teritori kampus

Mencakup antara 21%-40% dari teritori kampus

Mencakup antara 41%-60% dari teritori kampus

Mencakup antara 61%-80% dari teritori kampus

Mencakup antara 81%-100% dari teritori kampus

Memenuhi E dengan desain koneksi internal maupun eksternal


redundan (dua jalur)

Memenuhi E dengan desain koneksi internal maupun eksternal


redundan lebih dari dua jalur
Referensi:

12.

Apakah Perguruan Tinggi Anda sudah terkoneksi dengan jaringan


INHERENT ?

Belum terkoneksi, namun sudah direncanakan untuk segera


terkoneksi

Sudah terkoneksi, namun jarang dipergunakan

Sudah terkoneksi, dan telah dipergunakan oleh perguruan tinggi

Sudah terkoneksi, dan dipergunakan oleh perguruan tinggi untuk


keperluan komunikasi dan pendukung sistem pembelajaran jarak
jauh

Sudah terkoneksi, dan dipergunakan untuk melakukan cukup


banyak variasi kegiatan, seperti untuk kebutuhan komunikasi,
e-learning, berbagai sumber daya, tele conference, kerjasama
luar negeri, dan lain sebagainya

Sudah terkoneksi jaringan antar kampus di dalam negeri, dan


telah dipergunakan oleh perguruan tinggi untuk melakukan
cukup banyak variasi kegiatan dan juga terkoneksi dengan
jaringan antar kampus di negara-negara ASEAN

Sudah terkoneksi jaringan antar kampus dalam negeri dan telah


dipergunakan untuk melakukan cukup banyak variasi kegiatan,
dan juga terkoneksi dengan jaringan antar kampus di
negara-negara ASEAN yang telah digunakan untuk berbagai
variasi kegiatan antar kampus di negara-negara ASEAN

Referensi:

13.

Bagaimana cara mahasiswa dan/atau dosen mengakses data yang


dimiliki perguruan tinggi ?

Harus login dan online di dalam wilayah kampus

Dapat diakses secara online karena berbasis web

Dapat diakses secara online dengan menggunakan komputer


(aplikasi web) maupun telepon genggam atau handphone
(aplikasi WAP)

Dapat diakses secara online dengan menggunakan komputer,


telepon genggam, maupun piranti digital khusus terutama
Blackberry dan iPad

Dapat diakses secara online dengan menggunakan beragam


piranti digital seperti komputer, telepon genggam, tablet, web-tv,
Blackberry, maupun iPad karena telah mengadopsi berbagai
aplikasi berbasis web yang disesuaikan dengan karakteristik
piranti digital dimaksud

Memenuhi E dan berjalan di atas sebuah standar platform

Memenuhi E dan berjalan di berbagai standar platform


Referensi:

14.

Bagaimana cara perguruan tinggi menyusun kebutuhan


(requirements) teknologi informasi dan komunikasi yang diinginkan?

Berkaca pada perguruan tinggi lain, dan mencoba mengikutinya

Menyusun kebutuhan TIK berdasarkan keinginan orang yang

menangani TIK
C

Menyusun kebutuhan TIK berdasarkan jumlah unit-unit yang


membutuhkan TIK

Menyusun kebutuhan TIK berdasarkan analisis kebutuhan


masing-masing unit

Menyusun kebutuhan TIK berdasarkan analisis kebutuhan


masing-masing unit dan senantiasa diperbaharui dan
dimutakhirkan sesuai perkembangan organisasi

Memenuhi E dan dengan melihat peluang kemajuan yang dapat


diperoleh kampus melalui pemanfaatan teknologi informasi

Memenuhi E dan dengan berkaca pada good practices yang


dilakukan oleh kampus-kampus sejenis lainnya
Referensi:

15.
Apakah perguruan tinggi telah memiliki dan menyusun Rencana
Strategis Pengembangan TIK (IT Master Plan) untuk kebutuhan
kampus ?
A

Tidak memiliki

Memiliki, namun sudah lama tidak dimutakhirkan (update)

Memiliki, dan setiap tahun diperbaharui

Memiliki, dan secara konsisten seluruh program/proyek


pengembangan TIK kampus didasari pada dokumen ini

Memiliki, dan secara konsisten seluruh program/proyek


pengembangan TIK kampus didasari pada dokumen ini, dan
dilakukan audit terhadap efektivitas kepatuhannya

Memenuhi E dan terdapat sejumlah temuan mayor yang harus


diperbaiki sebagai hasil audit terhadap efektivitas IT Master Plan

Memenuhi E dan terdapat sejumlah temuan minor yang harus


diperbaiki sebagai hasil audit terhadap efektivitas IT Master Plan
Referensi:

16.

Apakah Rencana Strategis Pengembangan TIK (IT Master Plan) yang


dimiliki dipergunakan sebagai panduan/acuan dalam
menyelenggarakan berbagai proyek/kegiatan teknologi informasi dan
komunikasi perguruan tinggi?

Tidak, karena memang belum memiliki Rencana Strategis


Pengembangan TIK (IT Master Plan)

Ya, namun baru sebagian kecil saja proyek/kegiatan yang


mengacu pada dokumen ini

Ya, rata-rata proyek/kegiatan mengacu pada dokumen ini

Ya, sebagian besar proyek/kegiatan mengacu pada dokumen ini

Ya, semua proyek mengacu pada dokumen ini, jika ada proyek
yang tidak termasuk maka menjadi bahan masukan untuk
merevisi dokumen yang ada

Memenuhi E dan hasil pelaksanaannya dipergunakan sebagai


basis pengukuran kinerja divisi teknologi informasi

Memenuhi E dan hasil pelaksanaannya dipergunakan sebagai


basis pengukuran kinerja manajemen kampus
Referensi:

17.

Apakah perguruan tinggi memiliki dokumen arsitektur yang

dipergunakan sebagai panduan/acuan teknis pembangunan teknologi


informasi dan komunikasi di perguruan tinggi?
A

Tidak memiliki

Ya, namun baru sebagian kecil inisiatif pembangunan teknologi


informasi dan komunikasi yang mengacu pada rancangan
arsitektur ini

Ya, rata-rata inisiatif pembangunan teknologi informasi dan


komunikasi mengacu pada rancangan arsitektur ini

Ya, sebagian besar inisiatif pembangunan teknologi informasi


dan komunikasi mengacu pada rancangan arsitektur ini

Ya, semua inisiatif pembangunan teknologi informasi dan


komunikasi mengacu pada rancangan arsitektur ini, jika ada
yang menyimpang, dijadikan bahan masukan untuk merevisi dan
memperbaiki rancangan arsitektur yang ada

Memenuhi E dan hasil pelaksanaannya dipergunakan sebagai


basis pengukuran kinerja divisi teknologi informasi

Memenuhi E dan hasil pelaksanaannya dipergunakan sebagai


basis pengukuran kinerja manajemen kampus
Referensi:

18

Apakah perguruan tinggi memiliki dokumen yang jelas dan detil


(Misal: Standar Operating Procedure /SOP) dari proses pengelolaan
teknologi informasi dan komunikasi di perguruan tinggi?

Tidak ada, semua berjalan seperti kebiasaan saja

Ada, dipergunakan sebagai panduan kerja, namun tidak pernah


dikaji maupun dimutakhirkan

Ada, dipergunakan sebagai panduan


dimutakhirkan sesuai dengan perbaikan

kerja,

senantiasa

Ada, dipergunakan sebagai panduan kerja, senantiasa


dimutakhirkan sesuai dengan perbaikan, dan dipakai sebagai
basis evaluasi kinerja

Ada, dipergunakan sebagai panduan kerja, senantiasa


dimutakhirkan sesuai dengan perbaikan, dipakai sebagai basis
evaluasi kinerja dan penentuan remunerasi berdasarkan beban
kerja dan tanggung jawab

Memenuhi E dan diaudit secara berkala oleh tim internal

Memenuhi E dan diaudit secara berkala oleh tim internal dan tim
eksternal independen
Referensi:

19.

Apakah memiliki standar baku dalam manajemen pengelolaan proyek


(Project Management) teknologi informasi dan komunikasi di
perguruan tinggi?

Tidak ada, namun sudah dipikirkan untuk menyusunnya

Ada, namun belum secara konsisten diadopsi sepenuhnya

Ada, dan dijadikan sebagai acuan


manajemen proyek teknologi informasi

Ada, dipergunakan sebagai acuan baku pelaksanaan


manajemen proyek teknologi informasi, dan dijadikan basis
evaluasi kinerja perangkat organisasi perguruan tinggi.

baku

pelaksanaan

Ada, dipergunakan sebagai acuan baku pelaksanaan


manajemen proyek teknologi informasi, dijadikan basis evaluasi
kinerja perguruan tinggi, dan senantiasa dikembangkan/direvisi
mekanisme baku dimaksud

Memenuhi E dan kampus telah memperoleh sertifikasi dari


lembaga independen yang terakreditasi/terlisensi

Memenuhi E dan kampus telah memperoleh sertifikasi dari


lembaga independen yang terakreditasi/terlisensi serta memiliki
reputasi internasional
Referensi:

20.

Apakah perguruan tinggi anda memiliki standar terkait teknologi


informasi dan komunikasi di perguruan tinggi yang akan diadopsi
(Misal: standar dalam tipe aplikasi, fitur/spesifikasi piranti keras,
pengkodean data/informasi dll)?

Tidak ada sama sekali

Ada, kadang-kadang dipergunakan, kadang-kadang tidak

Ada, dipergunakan secara konsisten sebagai basis pengelolaan

Ada, dipergunakan secara konsisten sebagai basis pengelolaan,


dan dikembangkan secara kontinyu dan berkesinambungan

Ada, dipergunakan secara konsisten sebagai basis pengelolaan,


dikembangakan secara kontinyu dan berkesinambungan, dan
dievaluasi/diaudit kepatuhan adopsinya (surveillance)

Memenuhi E dan kampus telah memperoleh sertifikasi dari


lembaga independen yang terkakreditasi/terlisensi

Memenuhi E dan kampus telah memperoleh sertifikasi dari


lembaga independen yang terkakreditasi/terlisensi serta memiliki
reputasi internasional
Referensi:

21.

Apakah perguruan tinggi anda memiliki prosedur penanganan


keadaan darurat (contingency plan) bila terjadi gangguan pada sistem
teknologi informasi dan komunikasi?

Tidak ada, semua berjalan secara naluri dan kebiasaan saja

Ada, dipergunakan sebagai panduan kerja, namun tidak pernah


dikaji maupun dimutakhirkan

Ada, dipergunakan sebagai panduan


dimutakhirkan sesuai dengan perbaikan

Ada, dipergunakan sebagai panduan kerja, senantiasa


dimutakhirkan sesuai dengan perbaikan, dan dipakai sebagai
basis evaluasi kinerja

Ada, dipergunakan sebagai panduan kerja, senantiasa


dimutakhirkan sesuai dengan perbaikan, dipakai sebagai basis
evaluasi kinerja dan penentuan remunerasi berdasarkan beban
kerja dan tanggung jawab

Memenuhi E dan kampus telah memperoleh sertifikasi dari


lembaga independen yang terkakreditasi/terlisensi

Memenuhi E dan kampus telah memperoleh sertifikasi dari


lembaga independen yang terkakreditasi/terlisensi serta memiliki
reputasi internasional
Referensi:

kerja,

senantiasa

22.

Apakah memiliki mekanisme penghitungan cost benefit dari setiap


program, proyek, atau inisiatif investasi pengembangan teknologi
informasi dan komunikasi di perguruan tinggi?

Tidak ada, namun sudah dipikirkan untuk menyusunnya

Ada, namun belum secara konsiste diadopsi sepenuhnya

Ada, dan dijadikan sebagai acuan


manajemen proyek teknologi informasi

Ada, dipergunakan sebagai acuan baku pelaksanaan


manajemen proyek teknologi informasi, dan dijadikan basis
evaluasi kinerja perangkat organisasi perguruan tinggi.

Ada, dipergunakan sebagai acuan baku pelaksanaan


manajemen proyek teknologi informasi, dijadikan basis evaluasi
kinerja perguruan tinggi, dan senantiasa dikembangkan/direvisi
mekanisme baku dimaksud

Memenuhi E, dan prosesnya telah mengikuti good practices


tertentu

Memenuhi E, dan prosesnya telah sesuai dengan standar baku


yang dikenal luas

baku

pelaksanaan

Referensi:

23.
Berapa persen kira-kira dana pengembangan TIK yang dialokasikan
oleh kampus dari total pengeluaran yang ada ?
A

Di bawah 5%

Kira-kira antara 5%-10%

Kira-kira antara 11%-20%

Kira-kira antara 21%-30%

Kira-kira antara 31%-50%

Kira-kira antara 51%-75%

Kira-kira antara 76%-100%


Referensi:

24.

Apakah perguruan tinggi memiliki kebijakan dan peraturan yang


mengharuskan segenap civitas akademika memanfaatkan secara
intensif teknologi informasi dan komunikasi dalam lingkungan kampus
sebagai penunjang kegiatan belajar-mengajar ?

Tidak memiliki.

Tidak memiliki secara tertulis, namun sering disampaikan dan


diwacanakan oleh segenap pimpinan.

Terdapat kebijakan tertulis melalui surat keputusan pimpinan


perguruan tinggi mengenai keharusan menggunakan teknologi
informasi dan komunikasi dalam lingkungan kampus.

Terdapat sejumlah kebijakan terkait dengan pemanfaatan


teknologi informasi dan komunikasi sesuai tata aturan yang ada,
dan dijadikan sebagai salah satu pengukur kinerja unit maupun
individu terkait.

Terdapat berbagai kebijakan dan peraturan keharusan


pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam
lingkungan kampus, dipergunakan sebagai komponen pengukur
kinerja, dan terdapat model insentif yang diterapkan manajemen
kampus terhadap mereka yang dipandang berhasil membangun
keperdulian maupun menerapkan teknologi dimaksud.

Memenuhi E, dan prosesnya telah mengikuti good practices


tertentu

Memenuhi E, dan prosesnya telah sesuai dengan standar baku


yang dikenal luas
Referensi:

25.

Apakah perguruan tinggi memiliki unit atau divisi khusus yang


bertanggung jawab terhadap perencanaan, pembangunan,
penerapan, pengendalian, dan pengembangan teknologi informasi
dan komunikasi dalam lingkungan kampus ?

Tidak ada

Ada, namun tidak beroperasi secara optimal karena masih


mengerjakan hal-hal yang bersifat ad-hoc atau berbasis

program/proyek
C

Ada, dan merupakan suatu unit organisasi tersendiri dengan


tanggung jawab yang jelas

Ada, merupakan suatu unit organisasi tersendiri, yang berjalan


berdasarkan tanggung jawab yang jelas sesuai dengan SOP
yang telah disusun dan dikembangkan

Ada, merupakan sebuah unit organisasi independen, dimana


didukung oleh berbagai pihak ketiga yang sesuai dengan bidang
keahliannya, di bawah tata kelola manajemen yang rapi dan
transparan

Memenuhi butir E dan telah terjadi pemisahan yang sangat jelas


antara fungsi governance dan management

Memenuhi butir E dan telah terjadi pemisahan yang sangat jelas


antara fungsi governance dan management yang ditandai
dengan hasil audit yang positif
Referensi:

26.
Jika perguruan tinggi memiliki unit khusus yang dibentuk oleh pihak
kampus untuk mengelola teknologi informasi dan komunikasi yang
dimiliki, di bawah komando siapa unit khusus ini berada ?
A

Tidak di bawah siapa-siapa, karena tidak terdapat unit yang


dimaksud

Berada di bawah komandao salah satu unit kegiatan yang ada di


perguruan tinggi

Berada di bawah komando salah satu divisi yang ada di


perguruan tinggi

Berada di bawah komando (salah satu) wakil pimpinan tertinggi


institusi

Langsung di bawah komando pimpinan tertinggi institusi

Memenuhi butir E dan memiliki fungsi anggaran tersendiri yang


dipisahkan dari operasional perguruan tinggi

Memenuhi butir E dan memiliki fungsi anggaran tersendiri yang


dipisahkan dari kebutuhan investasi dan operasional perguruan
tinggi.
Referensi:

27.

Dari mana saja sumber dana terbesar yang diperuntukkan untuk


melakukan investasi dalam membangun teknologi informasi dan
komunikasi di perguruan tinggi ?

Tidak dari mana-mana, karena memang belum memiliki


teknologi informasi dan komunikasi

Diambil melalui dana yang berasal dari uang bayaran


mahasiswa, baik yang berupa sumbangan maupun uang kuliah

Dialokasikan khusus oleh pemilik perguruan tinggi dalam bentuk


belanja modal

Sebagian dari dana bantuan pemerintah Indonesia (hibah


dan/atau bantuan) dan sisa hasil usaha penyelenggaraan belajar
mengajar

Investasi pihak ketiga (eksternal) yang memiliki komitmen penuh


jangka panjang dalam membangun perguruan tinggi yang ada

Sisa hasil usaha sejumlah unit berorientasi profit yang ada


dalam lingkungan kampus (subsidi silang).

Sisa hasil usaha atau keuntungan dari penjualan atau pemberian


layanan berbasis teknologi informasi kepada sejumlah
pelanggan internal maupun eksternal.
Referensi:

28.

Berapa kira-kira nilai investasi teknologi informasi dan komunikasi


dalam tiga tahun terakhir?

Nilai investasi teknologi informasi dan komunikasi kurang dari


100 juta

Nilai investasi teknologi informasi dan komunikasi antara Rp 100


Rp 500 juta

Nilai investasi teknologi informasi dan komunikasi antara Rp 500


juta Rp 1 Milyar

Nilai investasi teknologi informasi dan komunikasi antara Rp 1- 3


Milyar

Nilai investasi teknologi informasi dan komunikasi antara Rp 3


-10 Milyar

Nilai investasi teknologi informasi dan komunikasi antara Rp 10


-25 Milyar

Nilai investasi teknologi informasi dan komunikasi di atas Rp 25


Milyar
Referensi:

29.
Apakah dilakukan proses audit terhadap efektivitas penerapan
teknologi informasi dan komunikasi di lingkungan kampus ?
A

Tidak sama sekali

Pada dasarnya dilakukan evaluasi secara umum, namun tidak


berdasarkan prosedur baku audit

Ya, dilakukan audit oleh pihak internal yang berkepentingan dan


memiliki kapabilitas

Ya, dilakukan audit oleh pihak eksternal yang berkepentingan


dan memiliki kapabilitas

Ya, dilakukan audit oleh pihak internal maupun eksternal secara


independen dan bertanggung jawab

Memenuhi butir E dan hasilnya dijadikan dasar dalam


menentukan indikator kinerja divisi teknologi informasi

Memenuhi butir E dan hasilnya dijadikan dasar dalam


menentukan indikator kinerja divisi teknologi informasi sebagai
dasar pemberian reward maupun punishment
Referensi:

30.

Apakah tersedia pelayanan help desk untuk membantu para


pengguna teknologi informasi dan komunikasi yang memiliki
masalah ?

Tidak tersedia

Tersedia, namun kinerjanya tidak seperti yang diharapkan

Tersedia, dan beroperasi dengan baik pada jam kerja

Tersedia, dan beroperasi dengan baik selama 24 jam sehari,


kecuali hari libur atau Sabtu/Minggu

Tersedia, dan beroperasi dengan baik selama 24 jam sehari, dan


tujuh hari seminggu

Memenuhi butir E dan tersedia di beberapa lokasi secara


redundan (2 hingga 3 situs)

Memenuhi butir E dan tersedia di beberapa lokasi secara


redundan (multiple site, lebih dari 3 situs)
Referensi:

31.
Apakah ada sistem insentif yang dikembangkan oleh perguruan tinggi
untuk mendorong agar segenap civitas akademika di kampus
memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi seoptimal mungkin
?
A

Tidak ada

Ada, namun tidak jelas dan konsisten penerapannya

Ada, dimana implementasinya diatur dalam peraturan perguruan


tinggi

Ada, dimana implementasinya telah terintegrasi dengan sistem


pengelolaan sumber daya manusia yang dimiliki oleh perguruan
tinggi

Ada, dimana model dan implementasinya selain telah


terintegrasi secara baik dengan sistem sumber daya manusia,
tingkat efektivitasnya pun diukur dan dinilai dari hari ke hari

Memenuhi butir E dan secara berkala serta pasti perguruan


tinggi telah mengalokasikan sumber daya keuangannya untuk
keperluan pemberian insentif ini

Memenuhi butir E dan secara berkala serta pasti perguruan


tinggi telah mengalokasikan sumber daya keuangannya untuk
keperluan pemberian insentif ini, sehingga banyak inovasi yang
lahir dari adanya invervensi terkait
Referensi:

32.

Apakah segenap pimpinan perguruan tinggi secara intensif


menggunakan beragam aplikasi teknologi informasi dan komunikasi
dalam aktivitas sehari-harinya ?
Tidak sama sekali

Ya, menggunakan, namun tidak optimal dan tidak intensif

Ya, menggunakan secara efektif dan cukup intensif

Ya, menggunakan secara sangat intensif, efektf, dan optimal

Ya, menggunakan secara sangat intensif, efektif, optimal, dan


telah berhasil menularkan kebiasaan ini kepada segenap
pimpinan manajerial di bawahnya

Memenuhi butir E serta aktif mengajak pimpinan


kampus-kampus lain untuk melakukan hal yang sama

Memenuhi butir E serta aktif mengajak pimpinan


kampus-kampus lain untuk melakukan hal yang sama dalam
pertemuan terjadwal/berkala, yang dibiayai secara resmi oleh
kampus yang bersangkutan
Referensi:

33.
Apakah suasana atau budaya memanfaatkan teknologi informasi dan
komunikasi terasa di dalam lingkungan kampus ?
A

Tidak sama sekali

Cukup terasa, namun dalam keadaan atau waktu-waktu tertentu


saja

Cukup terasa dalam situasi sehari-hari

Ya, sangat terasa karena hampir di seluruh lokasi strategis


nampak segenap civitas akademika memanfaatkan teknologi

Ya, sangat terasa, karena secara masif terlihat dari aktivitas


segenap civitas akademika yang berinteraksi dengan teknologi
di setiap sudut-sudut kampus

Memenuhi butir E, dan menyebar ke tempat-tempat

keramaian/publik lain di sekitar kampus


G

Memenuhi butir E, menyebar ke tempat-tempat keramaian/publik


lain di sekitar kampus, dan telah mempengaruhi kehidupan
masyarakat di sekitarnya untuk turut serta memanfaatkan
teknologi informasi dan komunikasi
Referensi:

34.

Berapa jumlah karyawan/staf yang memiliki latar belakang pendidikan


perguruan tinggi akademik/vokasi dibidang komputer/informatika per
100 karyawan/staf di perguruan tinggi saat ini?

Kurang dari 1 % dari 100 pegawai perguruan tinggi yang


berlatar belakang computer dan atau informatika

Antara 2-5% dari 100 pegawai perguruan tinggi yang berlatar


belakang computer dan atau informatika

Antara 6-15% dari 100 pegawai perguruan tinggi yang berlatar


belakang computer dan atau informatika

Antara 16-35% dari 100 pegawai perguruan tinggi yang berlatar


belakang computer dan atau informatika

Antara 36-50% dari 100 pegawai perguruan tinggi yang berlatar


belakang computer dan atau informatika

Antara 51-75% dari 100 pegawai perguruan tinggi yang berlatar


belakang computer dan atau informatika

Lebih dari 75% dari 100 pegawai perguruan tinggi yang berlatar
belakang computer dan atau informatika
Referensi:

35.

Apakah perguruan tinggi memiliki program sosialisasi dan edukasi


mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dan
komunikasi kampus?

Ada, namun bersifat sporadis dan tidak terencana

Ada, dengan ruang lingkup dan target sasaran audience sesuai


dengan anggaran

Ada,terencana dengan baik dan dilakasanakan


konsisten, kontinyu, dan berkesinambungan

Ada, terencana dengan baik dan dilaksanakan secara konsisten,


kontinyu, dan berkesinambungan, dan mendapatkan banyak
bantuan serta didukung dari stakeholder lain diluar perangkat
organisasi perguruan tinggi

Ada, terencana dengan baik dan dilkasanakan secara


konsisten,kontinyu, dan berkesinambungan, mendapatkan
banyak bantuan serta dukungan dari stakeholder lain diluar
perangkat organisasi perguruan tinggi, dan dipantau serta
dievaluasi tingkat efektivitasnya

Memenuhi butir E dan diterima dengan baik oleh seluruh


pemangku kepentingan.

Memenuhi butir E, diterima dengan baik oleh seluruh pemangku


kepentingan, dan inisiatifnya menyebar ke aktivitas di luar
perguruan tinggi (masyarakat).
Referensi:

36.
Apakah perguruan tinggi menggunakan media tertentu dalam
melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya
pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi kampus?

secara

Tidak

Ya, di beberapa media, namun dalam ukuran kecil

Ya, di sejumlah media, dan cukup efektif

Ya, di sejumlah media, dan sangat signifikasn dampaknya

Ya, cukup banyak jalur media yang memberikan kontribusi positif


dan signifikan terhadap perkembangan teknologi informasi dan
komunikasi perguruan tinggi

Memenuhi butir E dimana biaya pelaksanaannya sebagian


ditanggung oleh pihak lain (mitra)

Memenuhi butir E dimana biaya pelaksanaannya sebagian besar


(mayoritas) ditanggung oleh pihak lain (mitra)
Referensi:

37.
Bagaimana karyawan dan staf perguruan tinggi belajar mengenai cara
memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (Misal:
menggunakan computer dan internet)?
A

Kebanyakan belajar sendiri (mandiri) atau otodidak

Kebanyak belajar dari orang lain dan sumber referensi (buku)

Kebanyakan belajar dari orang lain, sumber referensi, dan


mengikuti pendidikan non formal (pelatihan dan kursus)

Kebanyakan belajar dari orang lain, sumber referensi, dan


mengikuti pendidikan formal (akademik maupun vokasi)

Kebanyakan belajar dari orang lain, sumber referensi, mengikuti


pendidikan formal (akademik maupun vokasi) maupun informal

Melalui lembaga pendidikan formal yang ditandai dengan


kepemilikan diploma/ijasah sebagai tanda kelulusan.

Melalui lembaga pendidikan formal maupun non formal yang


ditandai dengan kepemilikan sertifikat kompetensi.
Referensi:

38.

Apakah perguruan tinggi memiliki unit atau divisi yang bertanggung


jawab terhadap pelatihan teknologi informasi dan komunikasi dalam
lingkungan kampus ?

Tidak ada

Ada, namun tidak beroperasi secara optimal karena masih


mengerjakan hal-hal yang bersifat ad-hoc atau berbasis
program/proyek

Ada, dan merupakan suatu unit organisasi tersendiri dengan


tanggung jawab yang jelas

Ada, merupakan suatu unit organisasi tersendiri, yang berjalan


berdasarkan tanggung jawab yang jelas sesuai dengan SOP
yang telah disusun dan dikembangkan

Ada, merupakan sebuah unit organisasi independen, dimana


didukung oleh berbagai pihak ketiga yang sesuai dengan bidang
keahliannya, di bawah tata kelola manajemen yang rapi dan

transparan
F

Memenuhi butir E dan mengeluarkan sertifikat kompetensi.

Memenuhi butir E dan mengeluarkan sertifikat kompetensi yang


diakui secara nasional (melalui Lembaga Sertifikasi Profesi atau
Lembaga Sertifikasi Kompetensi).
Referensi:

39.
Apakah perguruan tinggi memiliki Indicator Kinerja Utama (Key
Performance Indicator) dalam implementasi teknologi informasi dan
komunikasi kampus ?
A

Tidak ada, semuanya berjalan secara naluri dan kebiasaan

Ada, dipergunakan sebagai panduan kerja, namun tidak pernah


dikaji maupun dimutakhirkan

Ada, dipergunakan sebagai panduan


dimutakhirkan sesuai dengan perbaikan

Ada, dipergunakan sebagai panduan kerja, senantiasa


dimutakhirkan sesuai dengan perbaikan, dan dipakai sebagai
basis evaluasi kinerja

Ada, dipergunakan sebagai panduan kerja, senantiasa


dimutakhirkan sesuai dengan perbaikan, dipakai sebagai basis
evaluasi kinerja dan penentuan remunerasi berdasarkan beban
kerja dan tanggung jawab

Memenuhi butir E dan terintegrasi dengan KPI manajemen


kampus secara keseluruhan.

Memenuhi butir E, terintegrasi dengan KPI manajemen kampus


secara keseluruhan, dan telah diturunkan ke tingkat individu

kerja,

senantiasa

untuk mengukur kinerja personal.


Referensi:

40.

Berapa persen kira-kira materi perkuliahan yang telah berbentuk file


elektronik atau digital ?

Di bawah 10%

Kira-kira antara 11%-25%

Kira-kira antara 26-50%

Kira-kira antara 51-75%

Kira-kira di atas 76-85%

Kira-kira antara 86-95%

Lebih dari 95%


Referensi:

41.

Berapa persen kira-kira materi perkuliahan yang dibawakan oleh


dosen telah memanfaatkan dan melibatkan teknologi informasi dan
komunikasi untuk mempermudah pemahaman mahasiswa sebagai
peserta ajar ?
Di bawah 10%

Kira-kira antara 11%-25%

Kira-kira antara 26-50%

Kira-kira antara 51-75%

Kira-kira di atas 76-85%

Kira-kira antara 86-95%

Lebih dari 95%


Referensi:

42.

Berapa persen kira-kira jumlah mata kuliah yang telah dilakukan


dengan menggunakan metode e-learning ?

Tidak ada sama sekali

Kira-kira di bawah 10%

Kira-kira antara 11%-25%

Kira-kira antara 26%-50%

Kira-kira di atas 51-70%

Kira-kira antara 71-90%

Lebih dari 90%


Referensi:

43.

Berapa persen kira-kira jumlah mata kuliah dimana sang dosen

memberikan pekerjaan rumah yang memaksa mahasiswanya untuk


menggunakan teknologi informasi dan komunikasi secara intensif ?
A

Tidak ada sama sekali

Kira-kira di bawah 10%

Kira-kira antara 11%-25%

Kira-kira antara 26%-50%

Kira-kira di atas 51-70%

Kira-kira antara 71-90%

Lebih dari 90%


Referensi:

44.

Bagaimana tingkat literasi dosen dalam memanfaatkan berbagai


aplikasi teknologi informasi dan komunikasi ?

Rata-rata sangat rendah, karena kebanyakan masih gagap


teknologi

Rata-rata cukup mahir menggunakan komputer, hanya saja


kebanyakan diperuntukkan untuk mendukung kegiatan
administratif (mengetik, mengirim email, membuat tabulasi, dan
lain-lain)

Rata-rata cukup mahir dan menguasai berbagai aplikasi standar


yang diperlukan oleh seorang pengajar untuk mendukung
aktivitasnya sehari-hari

Kebanyakan dosen telah sangat mahir dalam menggunakan


beragam aplikasi standar maupun aplikasi termutakhir yang
dikenal masyarakat umum

Mayoritas dosen telah sangat mahir dalam menggunakan


beragam aplikasi standar maupun aplikasi termutakhir yang
dikenal masyarakat umum, bahkan cenderung lebih tinggi tingkat
literasinya dibandingkan dengan mahasiswa kebanyakan

Semua dosen telah sangat mahir dalam menggunakan beragam


aplikasi standar maupun aplikasi termutakhir yang dikenal
masyarakat umum, bahkan cenderung lebih tinggi tingkat
literasinya dibandingkan dengan mahasiswa kebanyakan

Memenuhi butir F, dan sebagian besar dosen telah pula mahir


menggunakan beragam aplikasi khusus untuk kegiatan belajar
mengajar di kampus
Referensi:

45.

Apakah terjadi komunikasi yang intens antara dosen dan mahasiswa


melalui kanal dan aplikasi teknologi informasi dan komunikasi seperti
email, mailing list, newgroup, social networking, dan lain-lain ?

Tidak sama sekali

Terjadi komunikasi secara virtual, namun tidak terlampau intensif

Terjadi komunikasi secara virtual yang cukup intensif

Hampir setiap hari rata-rata mahasiswa dan dosen melakukan


interaksi secara virtual

Setiap hari mayoritas mahasiswa dan dosen melakukan interaksi


secara virtual

Setiap hari seluruh mahasiswa dan dosen melakukan interaksi


secara virtual

Setiap hari seluruh mahasiswa dan seluruh dosen melakukan


interaksi secara virtual
Referensi:

46.

Berapa jumlah kelas yang pada saat diselenggarakan sang


dosenmembentuk sebuah mailing list khusus untuk para mahasiswa
yang mengambil mata kuliah yang bersangkutan ?

Di bawah 5% dari total kelas yang diikuti mahasiswa selama


masa kuliah

Kira-kira antara 6%-15% dari total kelas yang diikuti mahasiswa


selama masa kuliah

Kira-kira antara 16%-30% dari total kelas yang diikuti mahasiswa


selama masa kuliah

Kira-kira antara 31%-60% dari total kelas yang diikuti mahasiswa


selama masa kuliah

Kira-kira antara 61%-75% dari total kelas yang diikuti mahasiswa


selama masa kuliah

Kira-kira antara 76%-90% dari total kelas yang diikuti mahasiswa


selama masa kuliah

Di atas 90% dari total kelas yang diikuti mahasiswa selama


masa kuliah
Referensi:

47.

Berapa persen dari dosen yang memiliki alamat email yang aktif
dipergunakan ?

Di bawah 10%

Kira-kira antara 11%-20%

Kira-kira antara 21%-50%

Kira-kira antara 51%-75%

Kira-kira antara 76%-85%

Kira-kira antara 86%-95%

Di atas 95%
Referensi:

48.
Berapa persen dari mahasiswa yang memiliki alamat email yang aktif
dipergunakan ?
A

Di bawah 10%

Kira-kira antara 11%-20%

Kira-kira antara 21%-50%

Kira-kira antara 51%-75%

Kira-kira antara 76%-85%

Kira-kira antara 86%-95%

Di atas 95%
Referensi:

49.

Berapa persen dari karyawan yang memiliki alamat email yang aktif
dipergunakan ?
Di bawah 10%

Kira-kira antara 11%-20%

Kira-kira antara 21%-50%

Kira-kira antara 51%-75%

Kira-kira antara 76%-85%

Kira-kira antara 86%-95%

Di atas 95%
Referensi:

50.

Berapa persen dari dosen yang memiliki website/homepage atau blog


pribadi ?

Di bawah 10%

Kira-kira antara 11%-20%

Kira-kira antara 21%-50%

Kira-kira antara 51%-75%

Kira-kira antara 76%-85%

Kira-kira antara 86%-95%

Di atas 95%
Referensi:

51.

Bagaimana tingkat literasi karyawan dalam memanfaatkan berbagai

aplikasi teknologi informasi dan komunikasi untuk membantu kegiatan


administratif dan operasional kampus ?
A

Rata-rata sangat rendah, karena kebanyakan masih gagap


teknologi

Rata-rata cukup mahir menggunakan satu atau dua aplikasi


computer

Rata-rata cukup mahir dan menguasai sejumlah aplikasi


komputer untuk kegiatan operasional organisasi

Kebanyakan karyawan terlihat mahir menguasai dan


menggunakan berbagai aplikasi komputer perkantoran maupun
penunjang lainnya

Mayoritas karyawan sangat mahir dalam memanfaatkan dan


menggunakan beraneka ragam aplikasi teknologi informasi dan
komunikasi

Memenuhi E, dan terdapat beberapa karyawan yang telah


melakukan pengembangan terhadap aplikasi yang sehari-hari
dipergunakan

Memenuhi E, dan rata-rata karyawan telah berhasil melakukan


pengembangan terhadap aplikasi yang sehari-hari dipergunakan
untuk memperbaiki proses kerja
Referensi:

52.

Rata-rata berapa jam dalam sehari seorang dosen berinteraksi


dengan internet ?

Hanya di bawah 1 jam per hari

Kurang lebih antara 1-2 jam per hari

Kurang lebih antara 2-4 jam per hari

Kurang lebih antara 4-6 jam per hari

Kurang lebih antara 6-8 jam per hari

urang lebih antara 8-10 jam per hari

Di atas 10 jam per hari


Referensi:

53.

Rata-rata berapa jam dalam sehari seorang mahasiswa berinteraksi


dengan internet ?

Hanya di bawah 1 jam per hari

Kurang lebih antara 1-2 jam per hari

Kurang lebih antara 2-4 jam per hari

Kurang lebih antara 4-6 jam per hari

Kurang lebih antara 6-8 jam per hari

Kurang lebih antara 8-10 jam per hari

Di atas 10 jam per hari


Referensi:

54.

Apakah dosen memperbolehkan dan/atau mengharuskan


mahasiswanya untuk menggunakan berbagai sumber yang didapat
dari internet sebagai referensi dalam perkuliahan ?

Tidak diperbolehkan sama sekali

Diperbolehkan, sejauh tidak bertentangan dengan referensi


utama yang dipergunakan

Diperbolehkan, dan dijadikan bahan pelengkap referensi utama


yang dipergunakan

Diperbolehkan, bahkan dianjurkan sebagai bahan sandingan


dari referensi utama yang dipergunakan

Diharuskan sebagai bagian dari bahan pendukung, pelengkap,


sandingan, dan komparasi dari referensi utama yang
dipergunakan

Merupakan bagian dari SOP yang harus dilaksanakan

Merupakan bagiand dari SOP yang harus dilaksanakan, dan


menjadi bagian dari penilaian kinerja dosen maupun mahasiswa
Referensi:

55.

Berapa banyak kira-kira file elektronik yang diunduh (download)


seorang mahasiswa dari internet sehari-harinya ?

Paling tidak 1-3 file dalam seminggu

Paling tidak 1-3 file dalam tiga hari

Paling tidak 1-3 file per harinya

Kira-kira antara 4-10 file per harinya

Kira-kira antara 10-25 file per harinya

Kira-kira antara 25-50 file per harinya

Di atas 50 file per harinya

Referensi:

56.

Berapa banyak kira-kira file elektronik yang diunduh (download)


seorang dosen dari internet sehari-harinya ?

Paling tidak 1-3 file dalam seminggu

Paling tidak 1-3 file dalam tiga hari

Paling tidak 1-3 file per harinya

Kira-kira antara 4-10 file per harinya

Kira-kira antara 10-25 file per harinya

Kira-kira antara 25-50 file per harinya

Di atas 50 file per harinya


Referensi:

57.

Apakah kampus memberikan restriksi atau melarang atau memblokir


terhadap akses situs-situs berbasis multimedia seperti YouTube
dan/atau Facebook ?

Ya, karena sangat boros bandwidth

Ya, namun hanya berlaku pada kluster atau waktu tertentu saja

Tidak dilarang atau diblokir sama sekali

Tidak dilarang atau diblokir sama sekali, bahkan dianjurkan


untuk pendukung belajar mengajar

Tidak dilarang atau diblokir sama sekali, bahkan dianjurkan para

dosen dan/atau mahasiswa untuk meng-upload atau


mengunggah file multimedia ke dalamnya
F

Memenuhi E dan dipergunakan secara terintegrasi dengan


kegiatan belajar mengajar

Memenuhi E dan dipergunakan secara terintegrasi dengan


kegiatan belajar mengajar, sampil menerapkan sejumlah prinsip
etika dalam mengakses dan menggunakannya (netiket)
Referensi:

58.

Berapa jumlah kelas yang telah dilengkapi dengan fasilitas multimedia


projector (seperti InFocus) yang diinstalasi secara permanen ?

Di bawah 10% dari total kelas keseluruhan

Kira-kira antara 11%-25% dari total kelas keseluruhan

Kira-kira antara 26%-50% dari total kelas keseluruhan

Kira-kira antara 51%-75%

Kira-kira antara 76%-100%

Memenuhi E, dan projektor tersebut senantiasa dipelihara


sehingga selalu memiliki kinerja prima (kualitas pencahayaan,
kompatibilitas penggunaan, dan lain sebagainya)

Memenuhi E, terpelihara dengan baik, dan dihubungkan dengan


berbagai peralatan multimedia lainnya (audio/sound system,
control panel, dan lain sebagainya)
Referensi:

59.

Berapa rasio perbandingan antara jumlah kelas yang di dalamnya


dilengkapi dengan seperangkat teknologi mutakhir (multimedia
controller, broadband internet access, surveillance camera, dan lain
sebagainya) ?

Tidak memiliki sama sekali kelas yang dimaksud

Jumlah kelas semacam itu dapat dihitung dengan jari

Kira-kira 1 dari 5-10 kelas memiliki fasilitas dimaksud

Kira-kira 1 dari 2-4 kelas memiliki fasilitas dimaksud

(Hampir) semua kelas memiliki fasilitas dimaksud

Seluruh kelas tanpa terkecuali memiliki fasilitas dimaksud

Seluruh kelas dan hampir kebanyakan ruang diskusi/pertemuan


memiliki fasilitas dimaksud
Referensi:

60.

Apakah perguruan tinggi memiliki aplikasi khusus baik yang


dikembangkan sendiri maupun yang dibeli dari pihak ketiga untuk
dipergunakan oleh mahasiswa dan dosen dalam menunjang kegiatan
belajar mengajar secara interaktif ?

Tidak memiliki

Memiliki, namun tidak diwajibkan mempergunakannya

Memiliki, dan wajib dipergunakan oleh seluruh dosen dan


mahasiswa

Memiliki, wajib dipergunakan oleh seluruh dosen dan


mahasiswa, dan dipantau efektivitas pemanfaatannya

Memiliki, wajib dipergunakan oleh seluruh dosen dan


mahasiswa, dipantau efektivitas pemanfaatannya, dan catatan
utilisasinya (log file) dijadikan basis ukuran kinerja dosen
dan/atau mahasiswa

Memenuhi E, dan secara berkala dosen maupun mahasiswa


melakukan pengembangan (inovasi) terhadapnya dalam bentuk
modul-modul baru

Memenuhi E, dan secara berkala dosen maupun mahasiswa


melakukan pengembangannya (inovasi), dan selalu melihat tren
aplikasi baru yang berkembang di industri pendidikan tinggi
Referensi:

61.

Apakah perguruan tinggi memiliki aplikasi CMS (Course/Content


Management System) yang dipergunakan secara khusus untuk
mengelola mata kuliah agar keseluruhan penyelenggaraannya
berbasis teknologi informasi dan komunikasi ?

Tidak memiliki

Memiliki, namun tidak diwajibkan mempergunakannya

Memiliki, dan wajib dipergunakan oleh seluruh dosen dan


mahasiswa

Memiliki, wajib dipergunakan oleh seluruh dosen dan


mahasiswa, dan dipantau efektivitas pemanfaatannya

Memiliki, wajib dipergunakan oleh seluruh dosen dan


mahasiswa, dipantau efektivitas pemanfaatannya, dan catatan
utilisasinya (log file) dijadikan basis ukuran kinerja dosen

dan/atau mahasiswa
F

Memenuhi E, dan secara berkala kampus melakukan


pengembangan (inovasi) terhadapnya dalam bentuk
modul-modul baru

Memenuhi E, dan secara berkala kampus melakukan


pengembangannya (inovasi), dan selalu melihat tren aplikasi
baru yang berkembang di industri pendidikan tinggi
Referensi:

62.

Apakah perguruan tinggi memiliki aplikasi Sistem Informasi Akademik


Terpadu yang mengatur keseluruhan kegiatan operasional dan
administratif kampus secara elektronik ?

Tidak memiliki

Memiliki, namun terdiri dari berbagai aplikasi yang sporadis,


tidak terintegrasi satu dengan lainnya

Memiliki, terdiri dari sejumlah modul yang saling terhubung satu


dengan lainnya (seamless integration)

Memiliki, terdiri dari sejumlah modul terintegrasi yang


menghubungkan sejumlah unit organisasi dalam rangka
menyelenggarakan serangkaian proses akademik kampus

Memiliki, terdiri dari sejumlah modul terintegrasi dan terpadu,


yang dapat diakses dari dalam maupun luar kampus, dengan
menggunakan berbagai piranti teknologi yang tersedia di pasar
(telepon genggam, komputer tablet, web-TV, dan lain
sebagainya)

Memenuhi E, dan secara berkala kampus melakukan


pengembangan (inovasi) terhadapnya dalam bentuk
modul-modul baru

Memenuhi E, dan secara berkala kampus melakukan


pengembangannya (inovasi), dan selalu melihat tren aplikasi
baru yang berkembang di industri pendidikan tinggi

Referensi:

63.

Apakah perguruan tinggi memiliki standar pengkodean data induk


(seperti nomor ID individu, kode fakultas, dan lain-lain) yang harus
digunakan oleh seluruh dosen, karyawan, dan mahasiswa/i yang
menggunakan aplikasi teknologi informasi dan komunikasi?

Tidak ada

Ya memiliki, namun tidak seluruh aplikasi mengacu secara


konsisten terhadap pengkodean data tersebut

Ya, memiliki, dan rata-rata aplikasi telah secara konsisten


mempergunakannya

Ya, memiliki, dan sebagian besar aplikasi telah secara konsisten


mepergunakannya

Ya, memiliki, dan semua aplikasi yang ada di perguruan tinggi


telah menggunakannnya secara konsisten dan masif

Memenuhi E, dimana sistem taksonominya mengikuti tata cara


pengklasifikasian secara standar

Memenuhi E, dimana sistem taksonominya mengikuti tata cara


pengklasifikasian secara standar, dan merupakan bagian dari
arsitektur informasi yang diterapkan/diberlakukan
Referensi:

64.

Apakah perguruan tinggi memiliki aplikasi Sistem Informasi


Manajemen (seperti reporting system, dashboard management,
decision support system, executive information system, dan lain-lain)

yang diperuntukkan bagi segenap pimpinan perguruan tinggi untuk


memonitor pengelolaan kampus dan mengambil keputusan ?
A

Tidak memiliki

Memiliki, namun fitur dan fungsinya masih sederhana

Memiliki, dengan fitur dan fungsi yang relatif lengkap untuk


membantu pimpinan dalam mengambil keputusan

Memiliki, dengan fitur dan fungsi yang sangat beragam, dan


dapat membantu pimpinan dalam melakukan berbagai aktivitas
pengambilan keputusan seperti menjalankan simulasi,
optimalisasi, analisa sensitivitas, dan lain-lain

Memiliki, dengan fitur yang sangat lengkap berbasis


pengetahuan yang dapat memberikan rekomendasi pakar
(karena terdapat modul expert system) secara otomatis kepada
pimpinan perguruan tinggi

Memenuhi E, dan secara berkala kampus melakukan


pengembangan (inovasi) terhadapnya dalam bentuk
modul-modul baru

Memenuhi E, dan secara berkala kampus melakukan


pengembangannya (inovasi), dan selalu melihat tren aplikasi
baru yang berkembang di industri pendidikan tinggi
Referensi:

65.

Apakah perguruan tinggi memiliki sistem intranet untuk kebutuhan


komunikasi, kolaborasi, dan kooperasi internal antara seluruh
pemangku kepentingan yang ada di lingkungan kampus ?

Tidak memiliki

Memiliki, namun fitur dan fungsinya masih sederhana

Memiliki, dengan fitur dan fungsi yang relatif lengkap untuk


kebutuhan berkomunikasi dan berkolaborasi

Memiliki, dengan fitur dan fungsi yang sangat beragam, dan


dapat secara efektif dipergunakan komunitas kampus untuk
berkomunikasi, berkolaborasi, berinteraksi, dan berkoordinasi
secara efektif

Memiliki, dengan fitur yang sangat lengkap berbasis multi media


untuk kebutuhan komunikasi, kolaborasi, koordinasi, dan
interaksi dimana secara efektif dapat dipergunakan dari mana
saja, kapan saja, dan menggunakan piranti apa saja

Memenuhi E, dan secara berkala kampus melakukan


pengembangan (inovasi) terhadapnya dalam bentuk
modul-modul baru

Memenuhi E, dan secara berkala kampus melakukan


pengembangannya (inovasi), dan selalu melihat tren aplikasi
baru yang berkembang di industri pendidikan tinggi
Referensi:

66.

Apakah perguruan tinggi memiliki perpustakaan digital ?

Tidak memiliki

Memiliki, namun jumlah koleksinya sangat terbatas

Memiliki, dengan jumlah koleksi digital yang memadai untuk


kegiatan belajar mengajar secara standar

Memiliki, dimana koleksi digital yang ada berasal dari internal


kampus, dan pihak-pihak lain yang bekerjasama dengan
perguruan tinggi

Memiliki, dimana koleksi digital yang ada berasal dari berbagai


sumber internal maupun eksternal, dan terhubung pula dengan
berbagai jaringan e-library yang ada di dunia

Memenuhi E, dan secara berkala kampus melakukan


pengembangan (inovasi) terhadapnya dalam bentuk
modul-modul baru

Memenuhi E, dan secara berkala kampus melakukan


pengembangannya (inovasi), dan selalu melihat tren aplikasi
baru yang berkembang di industri pendidikan tinggi
Referensi:

67.

Berapa persen kira-kira - dari seluruh pengajar aktif, baik dosen tetap
maupun dosen luar biasa yang sudah memanfaatkan perpustakaan
digital?

Tidak ada karena tidak memiliki perpustakaan digital

Dibawah 25%

Antara 26%-50%

Antara 51%-75%

Antara 76%-100%

Memenuhi E, dan sejumlah dosen telah mengembangkan


pustaka digital pribadinya masing-masing untuk dapat diakses
oleh mahasiswa, masyarakat kampus, dan publik

Memenuhi E, dan rata-rata dosen telah mengembangkan


pustaka digital pribadinya masing-masing untuk dapat diakses
oleh mahasiswa, masyarakat kampus, dan publik
Referensi:

68.

Berapa persen kira-kira - dari seluruh mahasiswa aktif - yang sudah


memanfaatkan perpustakaan digital?

Tidak ada karena tidak memiliki perpustakaan digital

Dibawah 25%

Antara 26%-50%

Antara 51%-75%

Antara 76%-100%

Memenuhi E, dan sejumlah mahasiswa telah mengembangkan


pustaka digital pribadinya masing-masing untuk dapat diakses
oleh masyarakat kampus maupun publik

Memenuhi E, dan rata-rata mahasiswa telah mengembangkan


pustaka digital pribadinya masing-masing untuk dapat diakses
oleh masyarakat kampus maupun publik
Referensi:

69.

Apakah perguruan tinggi berlangganan e-journal ?

Tidak sama sekali

Berlangganan, namun dari berbagai sumber yang tidak menarik


biaya (gratis)

Berlangganan, baik dari sumber-sumber gratis maupun yang


berbayar

Berlangganan, baik dari sumber-sumber gratis, berbayar,


maupun hasil kerjasama antar lembaga/institusi terkait

Berlangganan, baik dari sumber-sumber gratis, berbayar, hasil


kerjasama, maupun sharing dengan institusi terkait lainnya
seperti pemerintah, industri, maupun pusat riset dan
pengembangan lainnya

Memenuhi E, dan perguruan tinggi mengalokasikan kurang lebih


1%-5% pengeluarannya untuk berlangganan e-journal

Memenuhi E, dan perguruan tinggi mengalokasikan lebih dari


5% total pengeluarannya untuk berlangganan e-journal
Referensi:

70.

Apakah kebijakan perguruan tinggi memperbolehkan


penyelenggaraan mata kuliah berbasis e-learning ?

Tidak diperbolehkan sama sekali

Diperbolehkan, namun tetap harus dicampur dengan model


pembelajaran klasik (tatap muka)

Diperbolehkan sesuai dengan peraturan Kemendiknas/Dikti yang


ada

Diperbolehkan, bahkan dianjurkan untuk dilaksanakan oleh


segenap dosen pengajar

Diperbolehkan, bahkan diharuskan untuk sejumlah dosen


melakukannya sesuai dengan pengembangan yang
direncanakan

Memenuhi E, dan hukumnya wajib bagi setiap dosen untuk


mengampu minimal satu mata kuliah atau berbasis e-learning
murni

Memenuhi E, dan hukumnya wajib bagi setiap dosen untuk


mengampu sebagian mata kuliahnya berbasis e-learning murni
(sekitar 25% dari total mata kuliah yang diampunya)
Referensi:

71.

Apakah pimpinan memberikan himbauan akan pentingnya antara


dosen pengajar saling berbagi pakai (sharing) materi perkuliahan dan
pengetahuan yang dimilikinya ?

Tidak diberikan himbauan

Diberikan himbauan secara informal

Secara resmi pimpinan senantiasa memberikan himbauan


tersebut dalam berbagai kesempatan formal

Terdapat Surat Keputusan dari pihak pimpinan yang


mengharuskan para dosen untuk saling berbagi pengetahuan
dan materi ajar yang dimilikinya

Terdapat Surat Keputusan dari pihak pimpinan yang


mengharuskan para dosen untuk saling berbagi pengetahuan
dan materi ajar yang dimilikinya, dan dijadikan alat ukur kinerja
dosen

Memenuhi E, dan telah dikembangkan SOP yang harus diikuti


oleh segenap dosen dan pengajar di kampus

Memenuhi E, dan telah dikembangkan SOP yang harus diikuti


oleh segenap dosen dan pengajar di kampus, serta dilakukan
audit terhadap efektivitas pelaksanaannya
Referensi:

72.

Apakah perguruan tinggi anda menyediakan fasilitas teknologi untuk


menunjang proses berbagi materi ajar antar dosen?

Ya, namun jarang sekali dipergunakan oleh dosen

Ya, namun hanya beberapa dosen saja yang aktif berbagi materi

ajar
C

Ya, dan rata-rata dosen saling berbagi materi ajar antar


sesamanya

Ya, dan kira-kira lebih dari 50% telah secara aktif saling berbagi
materi ajar

Ya, hampir semua dosen saling aktif berbagi materi ajar di


antara sesamanya

Ya, semua dosen saling aktif berbagi materi ajar di antara


sesamanya

Ya, semua dosen saling aktif berbagi materi ajar di antara


sesamanya,
dan
mereka
mensosialisasikannya
ke
kampus-kampus lain untuk melakukan hal yang sama
Referensi:

73.

Apakah pimpinan menganjurkan agar para dosen mengunggah


berbagai hasil karyanya ke internet ?

Tidak menganjurkan sama sekali

Menganjurkan hanya untuk artikel tertentu saja

Menganjurkan untuk semua karya yang dimiliki dengan tetap


memperhatikan unsur HAKI yang dimiliki

Mengharuskan para dosen untuk sebanyak mungkin


meng-upload hasil karyanya ke internet

Mengharuskan para dosen untuk sebanyak mungkin


meng-upload hasil karyanya ke internet, dan dijadikan sebagai
bagian dari penilaian kinerja dosen

Memenuhi E, dan karyanya diakui sebagai aset kekayaan


intelektual kolektif miliki kampus dan dosen yang bersangkutan

Memenuhi E, dan karyanya diakui sebagai aset kekayaan


intelektual kolektif miliki kampus dan dosen yang bersangkutan,
dimana tersedia paket insentif yang sesuai dengannya
Referensi:

74.
Apakah pimpinan dan segenap dosen perguruan tinggi mengetahui
akan adanya model HAKI bernama creative common ?
A

Tidak mengetahui sama sekali

Pernah mendengar, namun tidak tahu persis artinya

Tahu mengenai keberadaannya dan mengerti maksudnya

Tahu mengenai keberadaannya, mengerti maksudnya, dan telah


dipergunakan sejumlah dosen perguruan tinggi

Tahu mengenai keberadaannya, mengerti maksudnya, dan


secara masif telah dipergunakan oleh sejumlah dosen perguruan
tinggi

Tahu mengenai keberadaannya, mengerti maksudnya, dan


secara masif telah dipergunakan oleh sebagian besar dosen
perguruan tinggi

Tahu mengenai keberadaannya, mengerti maksudnya, dan


secara masif telah dipergunakan oleh seluruh dosen perguruan
tinggi
Referensi:

75.

Berapa banyak materi perkuliahan dosen yang diberikan secara


terbuka dan gratis kepada publik ?

Tidak ada sama sekali

Di bawah 10% dari total mata kuliah

Kira-kira antara 11% hingga 25% dari total mata kuliah

Kira-kira antara 26% hingga 50% dari total mata kuliah

Kira-kira antara 51% hingga 75% dari total mata kuliah

Kira-kira antara 76% hingga 90% dari total mata kuliah

Kira-kira antara 91% hingga 100% dari total mata kuliah


Referensi:

76.

Apakah perguruan tinggi menjadi salah satu penggiat atau peserta


forum/asosiasi OpenCourseWare (OCW) ?

Tidak ada sama sekali

Berencana untuk menjadi anggotanya dalam waktu dekat

Menjadi penggiat dan anggota aktif dari perkumpulan


OpenCourseWare

Menjadi penggiat, anggota aktif, dan sekaligus pengurus


OpenCourseWare di sejumlah tempat

Menjadi inisiator sekaligus pemimpin gerakan OpenCourseWare


di sejumlah wilayah

Menjadi inisiator sekaligus pemimpin gerakan OpenCourseWare


di fora nasional

Menjadi inisiator sekaligus pemimpin gerakan OpenCourseWare

di fora regional dan/atau internasional


Referensi:

77.

Apakah perguruan tinggi memiliki jejaring ke institusi pendidikan atau


penelitian lain di luar negeri?

Tidak ada

Sedang menjajaki kerjasama dengnan pihak luar negeri

Memiliki jejaring ke sejumlah lembaga/institusi lain di luar negeri

Memiliki jejaring ke sejumlah institusi lain di luar negeri yang


memungkinkan dosen untuk saling mengakses sumber-sumber
pembelajaran dari pihak mitra

Memiliki jejaring ke sejumlah institusi lain di luar negeri yang


memungkinkan dosen dan mahasiswa untuk saling mengakses
sumber-sumber pembelajaran dari pihak mitra

Memenuhi E, dan secara intensif melakukan pertukaran aset


pengetahuan digital untuk saling memperkaya khazanah koleksi
pustaka ilmu pengetahuan

Memenuhi E, dan secara intensif, masif, dan berkala melakukan


pertukaran aset pengetahuan digital untuk saling memperkaya
khazanah koleksi pustaka ilmu pengetahuan
Referensi:

78.

Apakah perguruan tinggi anda mendapatkan dukungan dan bantuan


sumber daya maupun asistensi dari pihak ketiga (lembaga
internasional) yang berasal dari luar negeri?
Tidak ada

Ada, namun sangat jarang sekali (satu dalam 3-5 tahun)

Ada, namun berupa bantuan kecil paling tidak setahun sekali

Ada, jumlah bantuannya cukup besar, dan diterima secara


berkesinambungan

Ada, jumlah bantuannya besar, dan diterima secara kontinyu


serta berkesinambungan

Memenihi E, dengan pertumbuhan jumlah bantuan yang cukup


tinggi dari tahun ke tahun (5-20% per tahun)

Memenihi E, dengan pertumbuhan jumlah bantuan yang sangat


tinggi dari tahun ke tahun (di atas 20% per tahun)
Referensi:

79.

Bagaimana model pengelolaan sistem informasi internal terkait


dengan kewajiban melaporkan status kampus melalui EPSBED
(Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri) atau PDPT
(Pangkalan Data Perguruan Tinggi)

Perguruan tinggi tidak memiliki sistem informasi internal

Keduanya merupakan sistem yang berdiri sendiri, tidak


berhubungan

Sistem informasi dirancang sedemikian rupa sehingga


menghasilkan output sebagaimana format file EPSBED

DIKTI dapat secara langsung mengambil file (mengunduh) hasil


keluaran sistem informasi internal yang formatnya sesuai
dengan EPSBED melalui website perguruan tinggi

Kedua sistem sudah terintegrasi

Seluruh sistem internal dan eksternal sudah terintegrasi

Seluruh sistem internal dan eksternal sudah terintegrasi secara


realtime dan online
Referensi:

80.

Apakah sistem informasi akademik perguruan tinggi dapat diakses


melalui website oleh pihak luar?

Tidak dapat sama sekali

Dapat diakses hanya untuk dosen/mahasiswa aktif/alumni


perguruan tinggi

Dapat diakses oleh berbagai pihak sesuai dengan hak


otoritasnya masing-masing

Dapat diakses oleh berbagai pihak yang membutuhkan


data/informasi mengenai dosen, mahasiswa, mata kuliah, materi
ajar, pustaka internal, dan lain-lain dimana sistem mencatat
keseluruhan model interaksi di website (log file)

Dapat diakses oleh berbagai pihak luar untuk mendapatkan


informasi/data yang dibutuhkan; disamping itu dapat dilakukan
berbagai query atau searching terhadap kumpulan basis data
yang dimiliki perguruan tinggi

Memenuhi E, dan masyarakat dapat melihat berbagai laporan


kinerja akademik maupun penelitian dari tahun ke tahun secara
terbuka

Memenuhi E, dan masyarakat luas dapat melihat berbagai


data/informasi terkait dengan profil serta kinerja akademik

kampus dari masa ke masa dalam bentuk dokumen digital yang


dapat diunduh sewaktu-waktu
Referensi:

81.

Berapa banyak yang mengunjungi website perguruan tinggi


sehari-hari (per identitas unik) ?

Tidak tahu, mungkin kira-kira di bawah 100 hits per hari

Kira-kira antara 101-1000 hits per hari

Kira-kira antara 1001-10.000 hits per hari

Kira-kira antara 10.001-100.000 hits per hari

Kira-kira antara 100.001-250.000 hits per hari

Kira-kira antara 250.001-500.000 hits per hari

Di atas 500.000 hits per hari


Referensi:

82.

Berdasarkan rekam jejak, fitur website perguruan tinggi apa yang


paling banyak dimanfaatkan oleh pengunjung?

Tidak jelas, karena tidak ada catatannya

Fitur navigasi umum untuk mencari informasi

Fitur navigasi umum untuk mencari informasi dan berinteraksi


dengan pihak perguruan tinggi

Fitur searching untuk mencari dan mengunduh

dokumen/artikel-artikel penting yang dimiliki perguruan tinggi


E

Fitur aplikasi yang memungkinkan pengunjung untuk turut


berpartisipasi dalam berbagai program perguruan tinggi berbasis
virtual (e-learning, webcast, knowledge simulation, smart
campus, dll)

Seluruh fitur secara imbang ramai diakses pengunjung dengan


kenaikan peningkatan kunjungan yang cukup tinggi

Seluruh fitur secara imbang ramai diakses pengunjung dengan


kenaikan peningkatan kunjungan yang sangat tinggi
Referensi:

83.

Apakah anda merasa keberadaan teknologi informasi dan komunikasi


akan memberikan manfaat dan kontribusi signifikan bagi
perkembangan Perguruan Tinggi anda?

Ya, keberadaannya akan memberikan kontribusi positif,namun


tidak signifikan

Ya, keberadaannya akan memberikan kontribusi positif,namun


signifikan tidaknya tergantung dari sudut pandang yang
dipergunakannya

Ya, keberadaannya akan memberikan kontribusi positif dan


signifikan bagi Perguruan Tinggi

Ya, keberadaannya akan memberikan kontribusi positif dan


signifikan bagi perguruan tinggi, bahkan dapat meningkatkan
daya saing jika direncanakan dan diterapkan dengan benar

Ya, keberadaannya akan memberikan kontribusi positif dan


signifikan bagi perguruan tinggi dan sanggup mentranformasikan

situasi dan kondisi perguruan tinggi ke arah moderenisasi


kampus
F

Memenuhi E, dan segenap pengembangan kampus diarahkan


menuju pada proses digitalisasi pada seluruh aspek
penyelenggaraan kegiatan pendidikan tinggi

Memenuhi E, dan segenap pengembangan kampus diarahkan


menuju
pada proses digitalisasi
di seluruh aspek
penyelenggaraan kegiatan pendidikan tinggi dan berusaha
memenuhi indikator/ratio kampus-kampus kelas dunia yang lebih
moderen
Referensi:

84.

Apakah ada kontribusi nyata terkait dengan teknologi informasi dan


komunikasi dalam hal peningkatan kualitas pengambilan keputusan
para pembuat kebijakan di perguruan tinggi anda dalam 5 tahun
terakhir?

Tidak ada kontribusi yang signifikan

Ada sejumlah kontribusi positif, namun tidak signifikan

Ada kontribusi positif dan cukup signifikan

Jelas terlihat adanya kontribusi yang positif dan signifikan, serta


dapat diukur besaran peningkatannya

Jelas terlihat adanya kontribusi yang positif dan signifikan, dapat


diukur besaran peningkatannya, dan memberikan manfaat
langsung bagi mahasiswa/i

Seluruh keputusan pimpinan kampus harus didasarkan pada


data/informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi terkait

Seluruh keputusan pimpinan kampus harus didasarkan pada


data/informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi yang
secara detail menampilkan indikator kinerja kampus dengan
menggunakan standar baku sepert balanced scorecard,
dashboard management, dan lain sebagainya
Referensi:

85.

Apakah ada kontribusi nyata terkait dengan teknologi informasi dan


komunikasi dalam hal peningkatan kualitas pelayanan di kalangan
mahasiswa/i di perguruan tinggi anda dalam 5 tahun terakhir?

Tidak ada kontribusi yang signifikan

Ada sejumlah kontribusi positif, namun tidak signifikan

Ada kontribusi positif dan cukup signifikan

Jelas terlihat adanya kontribusi yang positif dan signifikan, serta


dapat diukur besaran peningkatannya

Jelas terlihat adanya kontribusi yang positif dan signifikan, dapat


diukur besaran peningkatannya, dan memberikan manfaat
langsung bagi mahasiswa/i

Dosen dan mahasiswa dapat memperoleh pelayanan kampus


dari mana saja, kapan saja, dan melalui apa saja (anywhere,
anytime, anyhow)

Dosen dan mahasiswa dapat memperoleh pelayanan kampus


dari mana saja, kapan saja, dan melalui apa saja (anywhere,

anytime, anyhow) tanpa dikenakan biaya selama 24 jam sehari


dan 7 hari seminggu
Referensi:

86.
Apakah ada kontribusi teknologi informasi dan komunikasi dalam hal
peningkatan peran perguruan tinggi dalam konteks nasional dalam 5
tahun terakhir?
A

Tidak ada kontribusi yang signifikan

Ada kontribusi positif, namun tidak signifikan

Ada kontribusi positif dan cukup signifikan

Jelas terlihat adanya kontribusi yang positif dan signifikan, serta


dapat diukur besaran peningkatannya

Jelas terlihat adanya kontribusi yang positif dan signifikan, dapat


diukur besaran peningkatannya, dan memberikan manfaat
langsung bagi pemerintah

Kampus banyak menolong, membina, dan memberdayakan


perguruan tinggi lain melalui implementasi sistem dan teknologi
informasi

Kampus banyak menolong, membina, dan memberdayakan


perguruan tinggi, institusi pendidikan, maupun organisasi
kemsyarakatan lain melalui implementasi sistem dan teknologi
informasi
Referensi:

87.

Apakah pernah mendapatkan penghargaan dari lembaga-lembaga


lain, dari luar maupun dalam negri, terkait dengan perkembangan
teknologi informasi dan komunikasi di perguruan tinggi anda?

Pernah, memperoleh 1 penghargaan dalam 10 tahun terakhir

Pernah, memperoleh 2-3 penghargaan dalam 10 tahun terakhir

Pernah, mendapatkan 4-5 penghargaan dalam 10 tahun terakhir

Pernah, mendapatkan 6-10 penghargaan dalam 10 tahun


terakhir

Pernah, mendapatkan 11-25 penghargaan dalam 10 tahun


terakhir

Pernah, mendapatkan 26-50 penghargaan dalam 10 tahun


terakhir

Pernah, mendapatkan lebih dari 50 penghargaan dalam 10


tahun terakhir
Referensi:

88.
Apakah ada kontribusi nyata terkait dengan peranan teknologi
infromasi dan komunikasi dalam hal peningkatan, efisiensi
operasional penyelenggaraan perguruan tinggi anda dalam 5 tahun
terakhir?
A

Tidak ada kontribusi yang signifikan

Ada sejumlah kontobusi positif namun tidak signifikan

Ada kontribusi positif dan cukup signifikan

Jelas terlihat adanya kontribusi yang positif dan signifikan, serta


dapat diukur besaran peningkatannya

Jelas terlihat adanya kontribusi yang positif dan signifikan, dapat


diukur besaran peningkatannya, dan memberikan manfaat
langsung bagi perguruan tinggi

Diperkirakan pemanfaatan teknologi informasi telah berhasil


menghemat pengeluaran anggaran sebesar 1%-25% per
tahunnya

Diperkirakan pemanfaatan teknologi informasi telah berhasil


menghemat pengeluaran anggaran lebih dari 25% per tahunnya
Referensi:

89.

Apakah ada kontribusi nyata terkait dengan teknologi informasi dan


komunikasi dalam hal peningkatan pendapatan perguruan tinggi
dalam 5 tahun terakhir?

Tidak ada kontribusi yang signifikan

Ada sejumlah kontribusi positif, namun tidak signifikan

Ada kontribusi positif dan cukup signifikan

Jelas terlihat adanya kontribusi yang positif dan signifikan, serta


dapat diukur besaran peningkatannya

Jelas terlihat adanya kontribusi yang positif dan signifikan, dapat

diukur besaran peningkatannya, dan memberikan manfaat


langsung bagi perguruan tinggi
F

Terdapat sekitar 1%-20% pendapatan tambahan (masukan bagi


perguruan tinggi) yang diperoleh dari implementasi sistem dan
teknologi informasi

Terdapat lebih dari 20% pendapatan tambahan (masukan bagi


perguruan tinggi) yang diperoleh dari implementasi sistem dan
teknologi informasi
Referensi:

90.

Apakah ada kontribusi nyata terkait dengan teknologi informasi dan


komunikasi dalam hal perbaikan kualitas penyelenggaraan organisasi
perguruan tinggi yang bersih, akuntabel, dan transparan dalam 5
tahun terakhir?

Tidak ada kontribusi yang signifikan

Ada sejumlah kontribusi positif, namun tidak signifikan

Ada kontribusi positif dan cukup signifikan

Jelas terlihat adanya kontribusi yang positif dan signifikan, serta


dapat diukur besaran peningkatannya

Jelas terlihat adanya kontribusi yang positif dan signifikan, dapat


diukur besaran peningkatannya, dan memberikan manfaat
langsung bagi manajemen

Sistem

informasi

berhasil

mendeteksi

berbagai

potensi

penyalahgunaan wewenang dalam lingkungan kampus


G

Sistem informasi berhasil mendeteksi, sekaligus


mengendalikan
dan
mencegah
berbagai
penyalahgunaan wewenang dalam lingkungan kampus

mampu
potensi

Referensi:

91.

Apakah ada kontribusi nyata terkait dengan teknologi infromasi dan


komunikasi dalam hal peningkatan kualitas pengetahuan dan
kompetensi mahasiswa/i di berbagai jurusan dalam 5 tahun terakhir?

Tidak ada kontribusi yang signifikan

Ada sejumlah kontribusi positif, namun tidak signifikan

Ada kontribusi positif dan cukup signifikan

Jelas terlihat adanya kontribusi yang positif dan signifikan, serta


dapat diukur besaran peningkatannya

Jelas terlihat adanya kontribusi yang positif dan signifikan, dapat


diukur besaran peningkatannya, dan memberikan manfaat
langsung bagi mahasiswa/i

Keterlibatan sistem dan teknologi informasi berhasil


meningkatkan rata-rata IPK mahasiswa dari tahun ke tahun
secara gradual

Keterlibatan sistem dan teknologi informasi berhasil


meningkatkan rata-rata IPK mahasiswa dari tahun ke tahun
secara gradual, dan mampu melahirkan berbagai karya-karya

inovasi di berbagai bidang ilmu pengetahuan


Referensi:

93.

Apakah ada kontribusi nyata terkait teknologi informasi dan


komunikasi dalam hal peningkatan kualitas pengetahuan dan
kompetensi mahasiswa/i dari berbagai jurusan di perguruan tinggi
anda dalam 5 tahun terakhir?

Tidak ada kontribusi yang signifikan

Ada kontribusi positif, namun tidak signifikan

Ada kontribusi positif dan cukup signifikan

Jelas terlihat adanya kontribusi yang positif dan signifikan, serta


dapat diukur besaran peningkatannya

Jelas terlihat adanya kontribusi yang positif dan signifikan, dapat


diukur besaran peningkatannya, dan memberikan manfaat
langsung bagi mahasiswa/i

Dikembangkannya model kurikulum berbasis kompetensi yang


sangat sarat melibatkan pemanfaatan sistem dan teknologi
informasi pada setiap kegiatan belajar mengajar di program studi
atau jurusan yang bersangkutan

Dikembangkannya model kurikulum berbasis kompetensi yang


sangat sarat melibatkan pemanfaatan sistem dan teknologi
informasi pada setiap kegiatan belajar mengajar di program studi
atau jurusan yang bersangkutan, serta dikembangkannya
berbagai pusat studi/penelitian ilmu pengetahuan yang
melibatkan implementasi aplikasi semacam e-learning, shared
resources, e-library, dan lain sebagainya antar kampus dengan
konsentrasi bidang ilmu sejenis
Referensi:

94.

Menurut pendapat anda, apa peranan dan target utama penerapan


teknologi informasi dan komunikasi di perguruan tinggi anda?

Memfasilitasi proses komunikasi dan diseminasi informasi agar


lebih cepat

Memfasilitasi proses komunikasi dan diseminasi informasi agar


lebih cepat serta meningkatkan kerja operasional pelayanan

Memfasilitasi proses komunikasi dan diseminasi informasi agar


lebih cepat, meningkatkan kinerja operasional pelayanan, serta
membantu proses pengambilan keputusan yang efektif

Memfasilitasi proses komunikasi dan diseminasi informasi agar


lebih cepat, meningkatkan kinerja operasional pelayanan,
membantu proses pengambilan keputusan yang efektif, dan
memastikan terjadinya proses yang transparan dan akuntabel

Memfasilitasi proses komunikasi dan diseminasi informasi agar


lebih cepat, meningkatkan kinerja operasional pelayanan,
membantu proses pengambilan keputusan yang efektif,
memastikan terjadinya proses yang transparan dan akuntabel,
dan menciptakan berbagai inovasi dan jasa yang dibutuhkan
perguruan tinggi

Memenuhi E dan menjadi pemungkin (enabler) dalam


memberikan akses pendidikan berkualitas kepada segenap
masayarakat yang membutuhkannya

Memenuhi E, menjadi pemungkin (enabler) dalam memberikan


akses pendidikan berkualitas kepada segenap masayarakat
yang membutuhkannya, serta menjadi kunci transformasi
menuju perguruan tinggi kelas dunia
Referensi:

95.

Apakah perguruan tinggi pernah mendapatkan perhargaan dari


pemerintah / swasta terkait dengan teknologi dan informasi yang
dimiliki?

Tidak pernah sama sekali

Pernah mendapatkan penghargaan 1-5 kali dalam 5 tahun


terakhir

Pernah mendapatkan penghargaan 1-5 kali dalam 3 tahun


terakhir

Pernah mendapatkan penghargaan 6-10 kali dalam 3 tahun


terakhir

Pernah mendapatkan penghargaan 11-25 kali dalam 3 tahun


terakhir

Pernah mendapatkan penghargaan 26-50 kali dalam 3 tahun


terakhir

Pernah mendapatkan penghargaan lebih dari 50 kali dalam 3


tahun terakhir
Referensi:

96.

Apakah pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi perguruan


tinggi dipergunakan untuk berkolaborasi dengan perguruan tinggi
lain?

Tidak ada kolaborasi

Ya, ada namun sedikit sekali fungsi akademis/operasional


kampus yang telah telah dikolaborasikan antar perguruan tinggi

Ya, beberapa fungsi akademis/operasional kampus yang telah

telah dikolaborasikan antar perguruan tinggi


D

Ya, cukup banyak fungsi akademis/operasional kampus yang


telah telah dikolaborasikan secara rutin dan memberikan
manfaat antar perguruan tinggi serta dapat diukur besaran
peningkatannya

Ya, banyak fungsi akademis/operasional kampus yang telah


telah dikolaborasikan secara rutin, memberikan manfaat secara
langsung bagi dosen maupun mahasiswa/I antar perguruan
tinggi

Memenuhi E dan perguruan tinggi menjadi pionir atau pimpinan


pada fora kerjasama dimaksud pada tingkat daerah dan/atau
nasional

Memenuhi E dan perguruan tinggi menjadi pionir atau pimpinan


pada fora kerjasama dimaksud pada tingkat regional dan/atau
internasional
Referensi:

97.

Berada diperingkat berapa perguruan tinggi berdasarkan aspek


Webomatrics (ranking dunia)?

Tidak tahu

Di atas peringkat 5.000

Diantara peringkat 2.001-5.000

Diantara peringkat 501-2000

Diantara peringkat 251-500

Diantara peringkat 101-250

Di peringkat 100 terbaik


Referensi:

98.

Ada berapa MoU (Memorandum of Understanding) antara perguruan


dengan pihak swasta yang bergerak di bidang teknologi informasi dan
komunikasi dalam 3 tahun terakhir?

Tidak ada

Ada, 1-3

Ada, 4-10

Ada, 11-20

Ada, 21-50

Ada, 51-100

Di atas 100
Referensi:

99.

Apakah perguruan tinggi anda mendapatkan dukungan dan bantuan


sumber daya maupun asistensi dari pihak ketiga yang berasal dari
luar perguruan tinggi?

Tidak ada

Ada sejumlah bantuan kecil dari pihak luar

Ada
cukup
banyak
bantuan
berkesinambungan dari pihak luar

yang

kontinyu

dan

Ada banyak sekali dukungan dan bantuan dari luar yang telah
dipadukan dengan mekanisme internal perguruan tinggi
Ada banyak sekali dukungan dan bantuan dari luar yang telah
dipadukan dengan mekanisme internal perguruan tinggi dan
berhasil meningkatkan kinerja teknologi informasi dan
komunikasi perguruan tinggi

Ada, dengan tingkat kenaikan jumlah bantuan sebesar 1-20%


per tahun-nya

Ada, dengan tingkat kenaikan jumlah bantuan di atas 20% per


tahun-nya
Referensi:

100.

Ada berapa program pengabdian masyarakat (kerja sama) yang


terkait dengan teknologi dan informasi dalam 3 tahun terakhir?
Tidak ada

A
Ada, 1-5
B
Ada, 6-10
C
Ada, 10-15
D
Ada, 15-20
E
Ada, 20-25
F
Ada, di atas 25
G
Referensi:

101.

Bagaimana model akses terhadap fasilitas fisik teknologi informasi

dan komunikasi dalam lingkungan kampus?


Tertutup, hanya untuk komunitas kampus saja
A
Sebagian besar tertutup untuk komunitas kampus saja
B
C
D
E
F
G

Terdapat sejumlah fasilitas yang dapat diakses oleh komunitas


luar kampus pada jam aktif perkuliahan
Sebagian besar fasilitas dapat diakses oleh komunitas luar
kampus
Hampir semua fasilitas dapat diakses oleh komunitas dari dalam
maupun luar kampus sesuai dengan aturan yang berlaku
Semua fasilitas dapat diakses oleh komunitas dari dalam
maupun luar kampus sesuai dengan aturan yang berlaku
Semua fasilitas fisik teknologi informasi dan komunikasi dapat
diakses dengan pendekatan teknologi cloud.
Referensi:

102.

Apakah ada fitur teknologi informasi dan komunikasi yang ditawarkan


sebagai produk/jasa kepada publik?
Tidak ada

A
Ada satu fitur yang dapat diakses oleh publik.
B
Ada 2 fitur yang dapat diakses oleh publik.
C
Ada 3 fitur yang dapat diakses oleh publik.
D
Ada 4 fitur yang dapat diakses oleh publik.
E
Ada 5 fitur yang dapat diakses oleh publik.
F
Ada di atas 5 fitur yang dapat diakses oleh publik.
G
Referensi:

103.

A
B

Bagaimana komputer atau teknologi informasi dipergunakan dalam


aktivitas penelitian dan pengembangan di kampus?
Belum menggunakan komputer atau teknologi informasi dalam
penelitian.
Komputer atau teknologi informasi dipergunakan untuk
kebutuhan administrasi (pencatatan, pengumpulan data,
pembuatan laporan, dan lain-lain)
Komputer atau teknologi informasi dimanfaatkan sebagai alat
bantu peneliti dalam melakukan aktivitasnya dan media
administrasi bagi lembaga (kampus)
Komputer atau teknologi informasi dilibatkan sebagai alat bantu
bagi peneliti, media administrasi bagi lembaga, dan terintegrasi
dengan laboratorium
Komputer atau teknologi informasi dipakai sebagai alat bantu
peneliti, otomatisasi administrasi kampus, digitalisasi
laboratorium, dan terhubung dengan satu lembaga riset
eksternal di luar kampus untuk komunikasi, kolaborasi, dan
kooperasi
Komputer atau teknologi informasi dipakai sebagai alat bantu
peneliti, otomatisasi administrasi kampus, digitalisasi
laboratorium, dan terhubung dengan dua lembaga riset eksternal
di luar kampus untuk komunikasi, kolaborasi, dan kooperasi
Komputer atau teknologi informasi dipakai sebagai alat bantu
peneliti, otomatisasi administrasi kampus, digitalisasi
laboratorium, dan terhubung dengan lebih dari dua lembaga riset
eksternal di luar kampus untuk komunikasi, kolaborasi, dan
kooperasi
Referensi:

104.

Bagaimana komputer atau teknologi informasi dipergunakan untuk


mendiseminasi, mendistribusikan, atau menginformasikan
perkembangan atau hasil riset para peneliti di kampus ?
Komputer atau teknologi informasi belum dipergunakan untuk
menyimpan, mendiseminasikan, dan menginformasikan
perkembangan hasil riset para peneliti di kampus.

Komputer atau teknologi informasi dipergunakan secara terbatas


untuk menyimpan, mendiseminasikan, dan menginformasikan
perkembangan hasil riset para peneliti di kampus.
Komputer atau teknologi informasi sebagian besar sudah
dipergunakan untuk menyimpan, mendiseminasikan, dan
menginformasikan perkembangan hasil riset para peneliti di
kampus.
Komputer atau teknologi informasi sudah seluruhnya
dipergunakan untuk menyimpan, mendiseminasikan, dan
menginformasikan perkembangan hasil riset para peneliti di
kampus.
Komputer atau teknologi informasi sudah seluruhnya
dipergunakan untuk menyimpan, mendiseminasikan, dan
menginformasikan perkembangan hasil riset para peneliti di
kampus dan sudah menggunakan juga media komunikasi
elektronik (email, mailing list, youtube, social networking, dan
lain-lain), publikasi digital (e-article, e-journal, e-book, dan
lain-lain).
Komputer atau teknologi informasi sudah seluruhnya
dipergunakan untuk menyimpan, mendiseminasikan, dan
menginformasikan perkembangan hasil riset para peneliti di
kampus dan sudah menggunakan juga media komunikasi
elektronik (email, mailing list, youtube, social networking, dan
lain-lain), publikasi digital (e-article, e-journal, e-book, dan
lain-lain), dan mengkomunikasikannya dengan peneliti lain dari
dalam negeri via piranti multimedia (webcast, tele conference,
video streaming, dan lain sebagainya).
Komputer atau teknologi informasi sudah seluruhnya
dipergunakan untuk menyimpan, mendiseminasikan, dan
menginformasikan perkembangan hasil riset para peneliti di
kampus dan sudah menggunakan juga media komunikasi
elektronik (email, mailing list, youtube, social networking, dan
lain-lain), publikasi digital (e-article, e-journal, e-book, dan
lain-lain), dan mengkomunikasikannya dengan peneliti lain dari
dalam dan luar negeri via piranti multimedia (webcast, tele
conference, video streaming, dan lain sebagainya).
Referensi:

105.

Bagaimana komputer atau teknologi informasi dipergunakan dalam


kerjasama penelitian dan pengembangan dengan institusi lain?

A
B
C
D
E
F
G

106.
A
B
C
D
E

Komputer atau teknologi informasi belum dipergunakan dalam


kerjasama penelitian dan pengembangan dengan institusi lain.
Komputer atau teknologi informasi dipergunakan secara terbatas
dalam kerjasama penelitian dan pengembangan dengan institusi lain
(misalnya, pembuatan laporan).
Komputer atau teknologi informasi sudah cukup memadai
dipergunakan dalam kerjasama penelitian dan pengembangan dengan
institusi lain.
Komputer atau teknologi informasi sebagian besar sudah
dipergunakan dalam kerjasama penelitian dan pengembangan dengan
institusi lain.
Komputer atau teknologi informasi sebagian besar sudah
dipergunakan dalam kerjasama penelitian dan pengembangan dengan
institusi lain dari dalam negeri.
Komputer atau teknologi informasi sebagian besar sudah
dipergunakan dalam kerjasama penelitian dan pengembangan dengan
institusi lain dari dalam negeri dan luar negeri.
Komputer atau teknologi informasi dipergunakan seluruhnya dalam
kerjasama penelitian dan pengembangan dengan institusi lain dari
dalam dan luar negeri.
Referensi:

Apakah terdapat server atau kluster jaringan (misalnya Grid Computing,


atau Cloud Computing) di perguruan tinggi yang secara khusus
didedikasikan untuk kegiatan riset/penelitian ?
Tidak ada server atau kluster jaringan computer yang didedikasikan
perguruan tinggi secara khusus untuk kegiatan penelitian.
Ada server atau kluster jaringan computer yang sangat terbatas yang
didedikasikan perguruan tinggi secara khusus untuk kegiatan
penelitian.
Ada server atau kluster jaringan computer yang memadai yang
didedikasikan perguruan tinggi secara khusus untuk kegiatan
penelitian.
Ada server atau kluster jaringan computer yang sangat memadai yang
didedikasikan perguruan tinggi secara khusus untuk kegiatan
penelitian.
Ada server atau kluster jaringan computer yang sangat memadai yang
didedikasikan perguruan tinggi secara khusus untuk kegiatan
penelitian.- dan telah terhubung dengan pusat penelitian lain di dalam
negeri.
Ada server atau kluster jaringan computer yang sangat memadai yang
didedikasikan perguruan tinggi secara khusus untuk kegiatan
penelitian.- dan telah terhubung dengan pusat penelitian lain di dalam
dan luar kampus (eksternal)
Ada server atau kluster jaringan computer yang canggih yang
didedikasikan perguruan tinggi secara khusus untuk kegiatan
penelitian.- dan telah terhubung dengan pusat penelitian lain di dalam
dan luar kampus (eksternal)
Referensi:

107.
A
B
C
D
E

108.
A
B
C
D
E
F
G

109.

Apakah hasil riset dari para peneliti di kampus diterbitkan dalam jurnal
elektronik/digital ?
Hasil riset belum diterbitkan dalam jurnal elektronik.
Hasil riset sudah diterbitkan secara terbatas dalam jurnal elektronik
(dikelola oleh peneliti sendiri).
Hasil riset secara memadai telah diterbitkan dalam jurnal elektronik
(dikelola kampus secara terpusat).
Hasil riset telah dengan baik yang diterbitkan dalam jurnal elektronik
(dikelola oleh masing-2 prodi).
Sebagian besar hasil riset telah diterbitkan dalam jurnal elektronik
(dikelola oleh masing-2 prodi dan terpadu) dan merupakan kewajiban
para peneliti, telah pula disusun standar dan prosedur operasional
(SOP) untuk melaksanakannya.
Seluruh hasil riset telah diterbitkan dalam jurnal elektronik (dikelola
secara terpadu oleh masing-2 prodi) dan merupakan kewajiban para
peneliti, telah pula disusun standar dan prosedur operasional (SOP)
untuk melaksanakannya, serta sudah ada jurnal elektroniknya yang
terindeks di Google Scholars.
Seluruh hasil riset telah diterbitkan dalam jurnal elektronik (dikelola
secara terpadu oleh masing-2 prodi) dan merupakan kewajiban para
peneliti, telah pula disusun standar dan prosedur operasional (SOP)
untuk melaksanakannya, serta sudah ada jurnal elektroniknya yang
sekurang-kurangnya terindeks, di Google Scholars dan Scopus.
Referensi:
Apakah pernah ada sosialisasi atau edukasi mengenai konsep e-green atau
green campus yang bertumpu pada pemanfaatan komputer dan teknologi
informasi ramah lingkungan?
Tidak ada sama sekali
Hanya himbauan lisan satu atau beberapa kali oleh pihak kampus
secara informal
Pernah diselenggarakan sebuah seminar/lokakarya mengenai hal
tersebut di kampus
Telah dilakukan beberapa kali seminar, lokakarya, diskusi, maupun
workshop mengenai hal terkait di kampus
Telah menjadi bahan pembicaraan sehari-hari di kampus, baik yang
bersifat formal (rapat resmi) maupun informal
Telah menjadi bahan pembicaraan sehari-hari di kampus, baik yang
bersifat formal (rapat resmi) maupun informal, tapi belum sepenuhnya
menjadi budaya green campus.
Green campus telah menjadi budaya sehari-hari di kampus, baik yang
bersifat formal maupun informal
Referensi:

Apakah terdapat kebijakan atau aturan atau panduan mengenai keharusan

A
B
C
D
E
F
G

110.

A
B
C
D
E
F
G

111.
A
B
C
D
E
F
G

112.
A

atau himbauan mengenai cara menggunakan komputer dan teknologi


informasi yang ramah lingkungan ?
Tidak ada sama sekali
Hanya himbauan lisan satu oleh pihak kampus
Ada aturan formalnya, namun hanya bersifat umum (generik), dan
tidak sepenuhnya di enforce.
Ada aturan formalnya dan bersifat detail serta telah mulai dienforce.
Ada aturan formalnya secara detail, dan telah dienforce.
Ada aturan formalnya secara detail, dan telah dienforce dengan
mekanisme yang jelas.
Ada aturan formalnya secara detail, dan telah dienforce dengan
mekanisme yang jelas dan dijadikan bagian dari kinerja masing-2 unit.
Referensi:

Terlepas dari ada tidaknya edukasi, sosialisasi, dan aturan di lingkungan


kampus, apakah divisi/unit yang bertanggung jawab terhadap aset teknologi
informasi di kampus telah perduli dan menerapkan konsep ramah
lingkungan dalam mengelola teknologi informasi dan komuikasi yang ada ?
Belum menerapkan konsep ramah lingkungan.
Sudah mulai peduli tetapi belum sepenuhnya diterapkan
Perduli, dan telah diterapkan pada sejumlah hal dan aktivitas
Perduli, dan telah diterapkan pada sebagian besar hal dan aktivitas
manajemen pengelolaan
Perduli, dan telah mewajibkan seluruh jajaran pengelola teknologi
informasi untuk menerapkannya.
Perduli, dan telah mewajibkan seluruh jajaran pengelola teknologi
informasi untuk menerapkannya dengan panduan.
Perduli, dan telah mewajibkan seluruh jajaran pengelola teknologi
informasi untuk menerapkannya dengan SOP yang jelas dan lengkap.
Referensi:

Menurut anda apakah konsep penerapan e-green dapat dilakukan dengan


mudah di kampus ?
Tidak tahu
Sulit untuk diterapkan
Agak sulit untuk diterapkan
Agak mudah untuk diterapkan
Mudah untuk diterapkan
Mudah untuk diterapkan asal mau
Sangat mudah untuk diterapkan asalkan ada komitmen manajemen
Referensi:
Dari pihak kampus mana untuk pertama kalinya anda mengenal istilah
e-green ?
Tidak tahu/tidak pernah mendengar ada pihak kampus yang

B
C
D
E
F
G

113.
A
B
C
D
E
F
G

114.
A
B
C
D
E

mengatakannya
Dari berita-2 media massa
Mahasiswa
Dosen atau Karyawan
Dekan/Wakil Dekan/Direktur
Rektor/Wakil Rektor/Ketua Perguruan Tinggi
Rektor/Wakil Rektor/Ketua Perguruan Tinggi dan berbagai sumber
lainnya.
Referensi:

Siapa saja yang berhak untuk menggunakan aset (resources) teknologi


informasi dan komunikasi di dalam kampus ?
Civitas akademika (mahasiswa dan dosen)
Civitas akademika (mahasiswa dan dosen) serta karyawan
Civitas akademika (mahasiswa dan dosen), karyawan, dan wali
amanah, pemilik/yayasan
Civitas akademika (mahasiswa dan dosen), karyawan, wali amanah,
pemilik/yayasan, mitra swasta, dan pemerintah
Civitas akademika (mahasiswa dan dosen), karyawan, wali amanah,
pemilik/yayasan, mitra swasta, pemerintah, masyarakat luas, dan
kampus-kampus lainnya dari dalam negeri.
Civitas akademika (mahasiswa dan dosen), karyawan, wali amanah,
pemilik/yayasan, mitra swasta, pemerintah, masyarakat luas, dan
kampus-kampus lainnya dari luar negeri.
Civitas akademika (mahasiswa dan dosen), karyawan, wali amanah,
pemilik/yayasan, mitra swasta, pemerintah, masyarakat luas, dan
kampus-kampus lainnya dan instansi lainnya, baik dari dalam maupun
luar negeri.
Referensi:

Prinsip apa yang dipergunakan pimpinan kampus dalam memanfaatkan


teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk kegiatan tri dharma
perguruan tinggi ?
Tidak ada prinsip yang digunakan
Ada prinsip tetapi dibuat sendiri.
Membangun TIK untuk memenuhi persyaratan yang diatur oleh
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (pemerintah)
Membangun TIK untuk memenuhi persyaratan yang diatur oleh
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (pemerintah) dan mencapai
standar yang ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)
Membangun TIK untuk memenuhi persyaratan yang diatur oleh
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (pemerintah), mencapai
standar yang ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP),

115.
A
B
C
D
E
F
G

116.
A
B
C
D
E

dan memperoleh nilai tinggi sesuai instrumen Badan Akreditasi


Nasional
Membangun TIK untuk memenuhi persyaratan yang diatur oleh
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (pemerintah), mencapai
standar yang ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP),
memperoleh nilai tinggi sesuai instrumen Badan Akreditasi Nasional,
dan menjalin kerja sama dengan stakeholders lainnya.
Membangun TIK untuk memenuhi persyaratan yang diatur oleh
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (pemerintah), mencapai
standar yang ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP),
memperoleh nilai tinggi sesuai instrumen Badan Akreditasi Nasional,
dan menjalin kerja sama dengan stakeholders lainnya, serta membuat
terobosan baru di dunia pendidikan.
Referensi:

Perguruan Tinggi mana saja yang paling banyak kampus anda jadikan
acuan penerapan/implementasi teknologi informasi dan komunikasi di dunia
pendidikan tinggi?
Tidak mengacu ke Perguruan Tinggi manapun.
Perguruan tinggi negeri terkemuka di tanah air.
Perguruan tinggi negeri dan swasta terkemuka di tanah air
Perguruan tinggi terbaik di lingkungan ASEAN atau Asia Pasifik.
Perguruan tinggi terbaik di benua Eropa
Perguruan tinggi terbaik di benua Amerika
Perguruan tinggi terbaik di seluruh dunia
Referensi:

Strategi inovasi dan kreasi apa yang diadopsi oleh pimpinan kampus dalam
menerapkan teknologi dan informasi untuk penyelenggaraan pendidikan
tinggi ?
Belum mempunyai strategi inovasi
Sudah ada strategi inovasi, tetapi belum sepenuhnya dirumuskan
dengan baik
Sudah ada strategi inovasi yang dituangkan kedalam dokumen formal
Sudah ada strategi inovasi yang dituangkan kedalam dokumen formal
dan hati-hati alias wait and see perkembangan dunia pendidikan
sebelum mengadopsinya
Sudah ada strategi inovasi yang dituangkan kedalam dokumen formal
dan menjadi follower atau pengikut kampus-kampus lain dengan baik

F
G

117.
A
B
C
D
E
F
G

118.
A
B
C
D
E
F
G

119.

Sudah ada strategi inovasi yang dituangkan kedalam dokumen formal


dan mencari pembeda dengan cara menerapkan hal-hal unik yang
tidak dilaksanakan oleh kampus lain melalui teknologi
Sudah ada strategi inovasi yang dituangkan kedalam dokumen formal
dan senantiasa menjadi kampus terdepan yang berani membuat
terobosan dalam penerapan TIK di kampus di segala hal
Referensi:

Pendekatan manajemen perubahan seperti apa yang diterapkan pimpinan


kampus dalam menerapkan teknologi informasi di lingkungannya ?
Tidak ada pendekatan yang spesifik atau terpola
Pendekatan try and error
Pendekatan process improvement perubahan proses secara
gradual dan perlahan dari masa ke masa
Pendekatan quality management system perubahan dengan
menggunakan pola implementasi sistem manajemen mutu
Pendekatan business process reengineering perubahan paradigma
pemikiran dan perilaku secara radikal dan fundamental
Pendekatan yang evolutif tetapi pasti.
Pendekatan yang evolutif dan radikal (pada saat diperlukan) dan
dilakukan secara berkelanjutan.
Referensi:

Apa visi pimpinan kampus dalam menerapkan teknologi informasi di


lingkungannya ?
Tidak ada visi yang spesifik
Visinya lebih ke hal yang prakmatis saja
Mempunyai visi TIK untuk mengintegrasikan kegiatan registrasi di
kampus.
Mempunyai visi TIK untuk mengintegrasikan kegiatan resgistrasi dan
web kampus saja.
Mempunyai visi TIK untuk mengintegrasikan sebagian besar
kegiatan-2 kampus
Mempunyai visi TIK untuk mengintegrasikan kegiatan kampus sebagai
kegiatan enterprise.
Mempunyai visi TIK untuk menjadikan TIK sebagai enabler dan
senjata untuk berkompetisi.
Referensi:

Apakah pimpinan kampus mengikuti perkembangan TIK (ICT Trend) dalam

A
B
C
D
E
F
G

menerapkan teknologi informasi di lingkungannya ?


Tidak
Sangat terbatas
Ada, tapi belum komprehensif
Sudah memahami akan perkembangan TIK secara enterprise
Sudah memahami akan perkembangan TIK secara enterprise dan
mengerti akan perkembangan Cloud Computing dan Broadband.
Sudah memahami akan perkembangan TIK secara enterprise dan
mengerti akan perkembangan Cloud Computing dan Broadband sudah
mulai disusun dalam masterplan TIK kampus.
Sudah memahami akan perkembangan TIK secara enterprise dan
mengerti akan perkembangan Cloud Computing dan Broadband dan
sudah diterapkan di kampus
Referensi:

------------------------ oooOOOooo --------------------------