Anda di halaman 1dari 14

KEPERAWATAN KOMUNITAS

SATUAN ACARA PENYULUHAN


NUTRISI PADA IBU HAMIL

Tugas Ini Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah


Keperawatan Komunitas

DISUSUN OLEH :
NUNUNG PRASETYOWATI
(P 27220012 034)

DIII KEPERAWATAN REGULER


POLITEKNIK KEMENTRIAN KESEHATAN SURAKARTA
2014

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan

: Nutrisi

Sub Pokok Bahasan

: Nutrisi pada ibu hamil

Sasaran

: ibu hamil di desa Kendal-Pacitan

Hari /Tanggal

: Senin, 20 Oktober 2014

Waktu

: 60 menit

Tempat
Penyuluh

: Posyandu Melati Desa Kendal-Pacitan


: Nunung Prasetyowati

A. RENCANA PEMBELAJARAN
1. TUJUAN
a. Tujuan Umum
Setelah diberikan penyuluhan dan tanya jawab selama 60 menit
diharapkan Ibu-ibu hamil dapat mengetahui nutrisi yang baik bagi diri
ibu dan janin selama masa kehamilan dan mampu menerapkannya.
b. Tujuan Khusus
Selama diberikan Pendidikan Kesehatan (Penkes) selama 1x30 menit,
Ibu-ibu dapat mengetahui :
1) Mengetahui pentingnya gizi pada Ibu hamil dan janin
2) Mengetahui sumber-sumber kebutuhan energi ibu hamil.
3) Mengetahui bahan makanan yang baik dan tidak baik diberikan
untuk ibu hamil.
4) Mengetahui jumlah kalori, rotein, lemak, dan hidrat arang yang
dibutuhkan ibu hamil.
5) Mengetahui akibat dan tanda kekurangan nutrisi pada ibu hamil.

2. KEGIATAN PENYULUHAN
No

Tahap

Waktu

Kegiatan

Respon

.
1.

pembukaan

5 menit -mengucapkan salam


-memperkenalkan diri
-menjelaskan tujuan

-menjawab
salam
mendengarka

2.

pelaksanaan

-menjelaskan

n
pengertian mendengarka

nutrisi

pentingnya n

dan

bagi ibu hamil


-menjelaskan

macam-

macam nutrisi untuk ibu


hamil
-menjelaskan

kebutuhan

nutrisi untuk ibu hamil


-menjelaskan tanda dan
akibat kekurangan nutrisi
3.

penutupan

pada ibu hamil


-Memberi
kesempatan -bertanya
-menjawab
bertanya
-mengevaluasi sasaran
pertanyaan
-memberi
kesimpulan, -menjawab
ucapan terimakasih dan salam
penutupan

3. METODE
a. Ceramah
b. Tanya jawab
4. MEDIA
a. Leaflet
b. Lembar balik
5. EVALUASI

a. Evaluasi Struktur
1) Menyiapkan SAP
2) Menyiapkan materi dan media
3) Kontrak waktu dengan sasaran
4) Menyiapkan tempat
5) Menyiapkan pertanyaan
b. Evaluasi Proses
1) Sasaran memperhatikan dan mendengarkan selama penkes
2)
3)
4)
5)

berlangsung
Sasaran aktif bertanya bila ada hal yang belum dimengerti
Sasaran memberi jawaban atas pertanyaan pemberi materi
Sasaran tidak meninggalkan tempat saat penkes berlangsung
Tanya jawab berjalan dengan baik

c. Evaluasi lisan
1) Apa yang dimaksud dengan nutrisi seimbang bagi ibu hamil?
Jawaban :
Nutrisi seimbang bagi ibu hamil adalah keseimbangan antara nutrisi
atau gizi yang dibutuhkan untuk perkembangan dan pertumbuhan
janin.
2) Apa saja macam nutrisi yang diperlukan oleh ibu hamil?
Jawaban :
Karbohidrat, lemak,asam folat, protein, kalsium, vitamin, zat seng,
zat besi, dan yodium.
3) Apa saja tanda ibu hamil yang kekurangan nutrisi?
Jawaban :
Anemia, gusi berdarah, lemah, lesu, berat badan tidak bertambah,
tidak nafsu makan, pucat, rambut mudah rontok, kulit kusam dan
kering.
4) Apa saja akibat dari kekurangan gizi selama hamil?
Jawaban :
Ngidam dan mual berlebihan selama hamil,tumbuh kembang janin
terganggu, abortus, bayi prematur, bayi lahir mati, cacat bawaan,
perdarahan dan infeksi.
d. Evaluasi Hasil
1) Penkes dikatakan berhasil apabila sasaran mampu menjawab
pertanyaan 80 % lebih dengan benar

2) Penkes dikatakan cukup berhasil / cukup baik apabila sasaran


mampu menjawab pertanyaan antara 50 80 % dengan benar
3) Penkes dikatakan kurang berhasil / tidak baik apabila sasaran hanya
mampu menjawab kurang dari 50 % dengan benar

MATERI PENYULUHAN
NUTRISI PADA IBU HAMIL
A. Pengertian
Nutrusi ibu hamil adalah makanan bergizi seimbang yang diperlukan oleh
ibu hamil untuk menjaga kesehatan dan kelangsungan pertumbuhan normal
bayi dalam kandungan sehingga bayi sehat.
B. Manfaat gizi bagi ibu hamil
1. Untuk memenuhi zat-zat gizi janin dalam kandungan dan kebutuhan gizi
2.
3.
4.
5.

sang ibu sendiri


Meningkatkan berat badan janin dalam kandungan
Mengurangi resiko dan komplikasi pada ibu.
Menghinadari terjadinya komplikasi anemi dan praklamsi
Meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan otak menjadi sempurna
(Hamilton, Persisi Mery. 1995)

C. Kebutuhan Nutrisi Ibu Hamil


1. Kebutuhan Kalori
Kebutuhan pada waktu hamil adalah 300-500 K kalori lebih
banyak dari pada ibu tidak hamil. Begitu juga kebutuhan energi pada
masa kehamilan itu juga berbeda.
Trimester I ( 1-3 bulan ), kebutuhan energi sangat sedikit, tapi
meningkat menjelang akhir semester. Pada trisemester pertama ini tubuh
akan perlu asam folat lebih banyak yaitu sekitar 600 mcg perhari
(kenutuhan rata-rata ibu tidak hamil sekitar 400 mcg) guna menangkal
infeksi dan pembelahan sel serta pembentukan janin awal. Pada fase ini
sering terjadi morning sicknees, untuk mengurangi efeknya dengan
langkah sebagai berikut :
a. Banyak istirahat
b. Dipagi hari lakukan bangun tidur secara perlahan
c. Meskipun mual, tetaplah makan dengan porsi kecil tetapi
d.
e.
f.
g.
h.
i.

sering
Hindarkan makanan yang berbumbu tajam dan berminyak
Banyak mengkonsumsi cairan
Banyak minum diantara makan
Banyak mengakonsumsi buah-buahan
Makanlah walaupun sedikit sebelum tidur
Hindari tempat-tempat yang berbau tajam

Trimester II (4-6 bulan) ini membutuhkan energi yang cukup besar


guna pertumbuhan janin yang hingga sebesar 10 gram perhari dan
penambahan darah, pertumbuhan uterus, pertumbuhan jaringan mamae
dan peningkatan lemak.
Trimester III (7-9 bulan) membutuhkan energi yang cikup besar
untuk pertumbuhan janin dan plasenta yang sebaiknya menggunakan
hidrat arang yang diperoleh dari :
a. Golongan padi-padian
b. Golongan umbi-umbian
c. Lain-lain
2. Karbohidrat
Karbohidrat adalah kebutuhan

: beras, jagung, dan gandum


: kentang dan ketela
: sagu
utama.

Ibu

hamil

membutuhkan

karbohidrat 45-65% dari total energi karbohidrat. Bila sebelum hamil


kebutuhan karbohidrat ibu sebesar 225 gram/hari, maka saat hamil
kebutuhan meningkat menjadi 265 gram/hari. Sumber karbohidart
kompleks antara lain tepung, beras, gandum,jagung, nasi, roti, kentang,
sagu, ubi dll.
3. Protein
Fungsi utama protein yaitu untuk pertumbuhan, sumber protein
dapat diperoleh dari :
a. Protein hewani : daging, ikan, unggas,telur, kerang, dll.
b. Protein nabati : kacang-kacangan seperti kedelai,kacang tanah,
kacang tolo, dll.
Kebutuhan protein meningkat selama hamil guna memenuhi asam
amino

untuk

perkembangan

janin,

penambahan

volume

darah,

pertumbuhan mamae dan jaringan uterus. Kebutuhan protein pada ibu


hamil 30 mg lebih banyak dari pada yang tidak hamil. Perlu diingat
bahwa konsumsi protein yang adekuat tanpa pemenuhan kebutuhan kalori
yang adekuat menyebabkan protein dalam tubuh akan lebih banyak
dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga.
4. Lemak
Lemak adalah sebagai sumber kalori untuk melarutkan vitaminvitamin yang larut dalam lemak yaitu vitamin A,D E, K.

Lemak digolongkan menjadi asam lemak jenuh dan asam lemak


tak jenuh. Asam lemak jenuh memiliki efek yang kurang baik bagi
kesehatan.
Asam lemak tak jenuh merupakan sumber nutrisi yang baik untuk
kesehatan, yangbanyak terdapat pada sumber nabati seperti minyak
zaitun, kacang-kacangan dan alpukat.
5. Vitamin
Kebutuhan vitamin pada umumnya meningkat pada saat hamil.
Vitamin diperlukan untuk membantu metabolisme karbohidrat dan
protein. Salah satu vitamin yang diperlukan saat hamil dalah folit acid
(folasin). Macam-macam vitamin dan sumbernya adalah sebagai berikut :
a. Vitamin A
Vitamin A adalah penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi serta
meningkatkan daya tahan terhadap infeksi juga diperlukan untuk
pemeliharaan jaringan mata. Sumber vitamin A :
1) Hewani
: minyak ikan , kuning telur
2) Nabati
: wortel, sayuran hijau, buah-buahan seperti papaya
dan tomat.
b. Vitamin B
1) Vitamin B1 (aneurin)
Penting untuk pembakaran hidrat arang guna menghasilkan
tenaga urat saraf. Sumber makanannya dari telur, ginjal, otak
ikan, beras tumbuk, kacang-kacangan, beras merah, daun
singkong, dan daun kacang panjang.
2) Vitamin B 2 ( ribloflavin)
Penting intuk pernafasan antar sel, pemeliharaan jaringan saraf,
jaringan pelepas,kulit dan kornea mata. Kekurangan vitamin B2
menyebabkan kornea akan tampak pembuluh-pembuluh halus,
luka pada bibir dan sudut mulut (seilosis). Sumber vitamin B2
buah-buahan dan sayur-sayuran.
3) Asam nikotin (niasin)
Penting untuk proses pembakaran untuk mendapatkan tenaga.
Kekurangan niasin yang hebat akan menyebabkan penyakit
pellagra.sumber niasin sayur-sayuran, daging dan kacangkacangan.

4) Vitamin B6 (peridoksin)
5) Vitamin B12 (syianocobalamine)
Penting untuk pematangan eritrosit,kekurangan vitamin ini jarang
terjadi karena terdapat pada sel hewan. Kekurangan vitamin B12
biasanya dihubungkan dengan pencernaan dan penyerapan yang
kurang baik. Makanan yang berasal dari hewani,khususnya hati
adalah sumber vitamin yang paling baik.
6) Asam folik
Adalah vitamin yang berfungsi sebagai coenzyme dalam sintesa
DNA. Folic acid memelihara pertumbuhan janin dan mencegah
terjadinya anemia. Kebutuhan folic acid selama hamil 400-800
gram\hari. Sumbernya dari sayur yang warna hijau tua,telur,
jeruk, pisang, kacang dan roti. Folic acid tidak tahan terhadap
panas tinggi. Kekurangan asam folic selalu merupakan masalah
penting dalam kehamilan, karena kebutuhan fisiologis yang
b.

makin meningkat pada masa itu.


Vitamin C
Vitamin C bermanfaat memudahkan penyerapan zat besi
olehtubuh, pembentukan dan integritas jaringan serta untuk menjaga
kesehatan gigi dan gusi. Vitamin C yang dibutuhkan oleh ibu hamil
adlah sebanyak 500-1000 mg/hari. Vitamin C banyak terdapat pada
sayuran dan buah-buahan misalnya jeruk, jambu biji, kiwi,
kelengkeng, pepaya, brokoli, kubis strowberry, kembang kol, tomat,

c.

cabe dan apel.


Vitamin D
Vitamin D berguna untuk pertumbuhan dan pembentukan
tulang bayi Anda. Sumbernya terdapat pada minyak hati ikan, kuning

telur dan susu.


d. Vitamin E
Vitamin E berguna bagi pembentukan sel darah merah yang
sehat. Makanlah lembaga biji-bijian terutama gandum, kacange.

kacangan, minyak sayur dan sayuran hijau.


Asam folat
Asamfolat berguna untuk perkembangan sistem saraf dan
sel darah, banyak terdapat pada sayuran berwarna hijau gelap seperti

bayam, kembang kol dan brokoli. Pada buah-buahan, asam folat


terdapat dalam jeruk, pisang, wortel dan tomat. Kebutuhan asam folat
selama hamil adalah 800 mcg per hari, terutama pada 12 minggu
pertama kehamilan. Kekurangan asam folat dapat mengganggu
pembentukan otak, sampai cacat bawaan pada susunan saraf pusat
maupun otak janin.

f.

Zat Besi
Zat besi banyak dibutuhkan untuk pembentukan darah. ibu
hamil harus mengkonsumsi zat besi agar terhindar dari anemia,
banyak terdapat pada sayuran hijau (seperti bayam, kangkung, daun

g.

singkong, daun pepaya), daging dan hati.


Zat seng
Zat seng dapat mencegah dari kelainan perkembangan otak,
mencegah lambannya pertumbuhan janin. Kebutuhan zat seng bagi
ibu hamil adalah sekitar 9-13 mg. Contoh makanan yang mengandung
zat seng adalah daging, telur, hati ayam, seafood, kacang almond,

h.

kacang mete, dan keju.


Kalsium
kalsium diperlukan untuk pertumbuhan tulang dan gigi
janin, serta melindungi ibu hamil dari osteoporosis Jika kebutuhan
kalsium ibu hamil tidak tercukupi, maka kekurangan kalsium akan
diambil dari tulang ibu. Sumber kalsium yang lain adalah sayuran
hijau dan kacang-kacangan. Saat ini kalsium paling baik diperoleh

i.

dari susu serta produk olahannya.


Iodium
Iodium berfungsi untuk susunan syarafpusat, kaitannya
dengan daya pikir dan juga pendengaran. Kekurangan iodium dapat
mengakibatkan cacat fisik, mental kemampuan pendengaran yang
rendah sampai tuli. Banyak terdapat pada rumput laut, garam yodium,
lobster, udang, tuna. Ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi
yodium sekitar 220 mg.

D. TABEL KEBUTUHAN NUTRISI IBU HAMIL PER HARI


Sumber Nutrisi
1. Karbohidrat
2. Protein
3. Vitamin
Vitamin A
Thiamin
Ribo flafin
Niasin
Vitamin B6

Jumlah yang dibutuhkan


2.500 kkal
76 gr
5.000 (UI)
1,4 mg
1,5 mg
15 mg
2,6 mg
4 mg
800 mg

Vitamin 12
Asam folic
4. Mineral
Calsium

1200 mg
1200 mg
450 mg
18 mg
20 mg
175 mg

Phosparus
Magnesium
Zat besi
Zn
Iodium

E. CONTOH MENU WANITA HAMIL


Per Hari
Jenis
makanan
Nasi
Ikan
Tempe
Sayuran
Buah
Gula
Susu

WanitaDewasa
(2000kall)
3 piring
1,5 potong
3 potong
1,5 mangkok
2 potong
5 sdm
---

Trimester I

Ibu Hamil
Trimester II

Trimester III

3 piring
2 potong
3 potong
2 mangkok
2 potong
5 sdm
1 gelas

4 piring
2 potong
4 potong
3 mangkok
2 potong
5 sdm
1 gelas

3 piring
3 potong
5 potong
3 mangkok
2 potong
5 sdm
1 gelas

Air
4 gelas
6 gelas
6 gelas
Gunakan minyak atau santan pada waktu memasak

6 gelas

F. MAKANAN DAN KEBIASAAN YANG HARUS DIHINDARI


1. Kopi
Kafein pada kopi dapat meningkatkan resiko keguguran dan bayi berat
badan rendah.
2. Alkohol dan rokok
Alkohol dan rokok berbahaya bagi janin, dapat mengakibatkan keguguran
atau cacat bawaan.
3. Makanan mentah atau setengah matang
Makanan mentah dan setengah matang dapat membawa bibit penyakit
penyebab listeriosis dan toksoplasmosis yang berbahaya bagi janin.
G. TANDA DAN GEJALA KURANG NUTRISI
Jika ibu hamil kekurangan nutrisi maka bisa mengalami anemia, gusi
berdarah, lemah dan lesu, mudah lelah, tidak nafsu makan, pucat, rambut
mudah rontok, gigi rusak, kulit kusam dan kering. (winarni, 2010).
H. AKIBAT KURANG NUTRISI
Dampak kekurangan mutrisi bagi kesehatan ibu dan janin adalah
sebagai berikut :
1. Anemia gizi besi
Anemia gizi besi terjadi karena kekurangan zat besidalam tubuh. Unutuk
itu ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi tambahan zat besi atau
makanan yang mengandung zat besi.
2. Kenaikan BB selama hamil
Bila ibu hamil kurang gizi kenaikan hanya b7-8 kg, dan dapat
mengakibatkan berat badan lahir rendah.
3. Ngidam dan mual muntah
Mual dan muntah berlebihan sampai menyebabkan ibu pingsan dan lemah
memerlukan penanganan khusus. Namun biasanya emesis hanya terjadi
pada awal-awal kehamilan.
4. Tumbuh kembang janin terganggu
Kurang nutrisi dapat mengakibatkan abortus, bayi prematur, bayi lahir
mati, cacat bawaan, anemia pada bayi, asfiksia intrapartum
5. Pada saat persalinan

Bisa mengakibatkan persalinan lama, perdarahan, infeksi dan kesulitan


yang memerlukan pembedahan.

DAFTAR PUSTAKA

Hamilton, Persisi Mery. 1995. Dasar-Dasar Keperawatan Maternitas. Jakarta:


EGC
Winarni, Rini. 2010. Nutrisi Ibu Hamil http://riniwinarni.blogdetik.com/nutrisiibu-hamil/. Diakses pada tanggal 13 Oktober 2014.