Anda di halaman 1dari 64

KOMPETENSI LULUSAN

Berkomunikasi tertulis
Berfikir Analitis

Bekerja dalam Tim

Ilmu
Pengetahuan

Teknologi

Bekerja Mandiri

Berfikir Logis

Berkomunikasi Lisan

Kebutuhan dunia usaha/industri dalam merekrut pekerja:


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Lulus dari lembaga yang memiliki reputasi baik


Kepribadian matang, dinamis, fleksibel, kreatif, inovatif,
agresif, cerdas, jujur
Memiliki motivasi, antusias
Memiliki target, berambisi
Memiliki inisiatif dengan sikap dan integritas pada
pekerjaan
Memiliki kemampuan menangani stress, pekerja keras
Bersedia kerja di luar jam kerja, mau ditempatkan
dimana saja termasuk di remote area
Dapat bekerja mandiri atau dalam tim kerja dengan baik
Memiliki pengalaman kerja (minimal 2 tahun)
Dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris, terkadang
dalam bahasa Mandarin

Compiled from Job advertiseme

Lanjutan
11. Terampil dalam berkomunikasi
12. Terampil dalam bernegosiasi
13. Terampil mengoperasikan komputer/internet
14. Memahami dengan baik: hal teknis pada
bidangnya, pengetahuan produk, pajak,
peraturan perburuahn, peraturan tenaga kerja
15. Bertanggungjawab, punya komitmen
16. Memiliki kualitas yang baik dalam
kepemimpinan
17. Bagus dalam interpersonal skills
18. Memiliki Great sense of services
19. Berpenampilan menarik

Compiled from Job advertiseme

Karakter yg dinilai PENTING oleh Dunia Kerja


adalah :

1. Mau bekerja keras


(optimal, more is better than less)

2. Kepercayaan diri tinggi


3. Mempunyai Visi kedepan
4. Bisa bekerja dalam Tim
5. Memiliki kepercayaan matang
6. Mampu berpikir analitis
7. Mudah beradaptasi
8. Mampu bekerja dalam tekanan
9. Cakap berbahasa Inggris
10. Mampu mengorganisasi pekerjaan

Softskill

Engineering Competencies
(Texas University)
(a) an ability to apply knowledge of mathematics, science, and
engineering
(b) an ability to design and conduct experiments, as well as to
analyze and interpret data
(c) an ability to design a system, component, or process to meet
desired needs
(d) an ability to function on multi-disciplinary teams
(e) an ability to identify, formulate, and solve engineering
problems
(f) an understanding of professional and ethical responsibility
(g) an ability to communicate effectively
(h) the broad education necessary to understand the impact of
engineering solutions in a global and societal context
(i) a recognition of the need for, and an ability to engage in lifelong learning
(j) a knowledge of contemporary issues
(k) an ability to use the techniques, skills, and modern engineering
tools necessary for engineering practice.

Competencies Model
dalam industri
Thinking Ability:
Conceptual Thinking
Analytical Thinking
Verbal Reasoning
Numerical Reasoning
Problem Solving
Strategic thinking

Energy:
Achievement Motivation
Tolerance to Stress
Willingness to Learn
Striving exellence
Inisiative
Personal Effectiveness:
Self-confidence
Adaptability
Sensitivity

CORE COMPETENCIES
CRITICAL REQUIREMENTS
INNER ASPECT
HARDER TO DEVELOP

Jobrelated
Behavior
PP
EE
Communic
RR
ation
FF
Planning &
O
O
Organizing
RR
M
Leadership
M
AA
Teamwork
N
N
DecisionCC
making
EE
Visioning
Customer
fokus
Build
relation Tayangan Tammy Kris 2007

Soft

skills per definition:

Personal and interpersonal


behaviors that develop and
maximize human performance (e.g.
coaching, team building, decision
making, initiative). Soft skills do not
include technical skills, such as
financial, computer or assembly
skills
(Berthal)

PENULARAN
PENGEMBANGAN
MASYARAKAT
YANG UNGGUL
SOFT SKILLS TIDAK DAPAT DIAJARKAN TETAPI DAPAT DITULARKAN
JADI GURU HARUS TERTULAR DULUAN

le
p
m

Dimensi
Pemain
Sa
Sepak Bola
Hard Skills
o Berlari
o Menendang
o Bertahan
o Menyerang

Soft Skills
Kerja Tim
Gigih dan berani
Sportif
Mengambil
Inisiatif
Berani
Mengambil
Keputusan

10 Common Traits of the Best


Business Leaders
1. PASSION
2. INTELLIGENCE AND CLARITY OF THINKING
3. GREAT COMMUNICATION SKILLS
4. HIGH ENERGY LEVEL
5. EGOS IN CHECK (HUMBLE)
6. INNER PEACE
7. CAPITALIZING OF FORMATIVE EARLY LIFE
EXPERIENCES
8. STRONG FAMILY LIFES
9. POSITIVE ATTITUDE
10.FOCUS ON DOING THE RIGHT THINGS RIGHT

Lessons from the TOP


Jack Welch (General Electric)

Bob Eaton (DaimlerChrysler)

Bill Gates (Microsoft)

Michael Eisner (Walt Disney)

Andy Grove (Intel)

Ray Gilmartin (Merck)

Lou Gerstner (IBM)

Hank Greenberg (AIG)

Michael Dell (Dell Computer)

Sandy Weill (Citigroup)

Mike Armstrong (AT&T)

Alex Trotman (Ford Motor


Company)

John Chambers (Cisco


System)

Bill Steere (Pfizer)

Fred Smith (Federal Express)

Howard Schultz (Starbucks)

Steve Case (America Online)

Ralph Larsen (johnson&Johnson)

Elizabeth Cole (American Red


Cross)

Walter Shipley (Chase Manhattan)


and many others

Plus : Six
live

core principles

with integrity,
develop a winning strategy,
build a great management team,
inspire employees,
create a flexible organization,
implement relevant systems

COMPONENT OF SUCCESS
20%

80%
Technical

Mindset

OUR EDUCATION SYSTEM


10

Softskills
(ATTITUDE,
MINDSET)

90

Hardskills

(TECHNICAL)

20

40

60

80

100

Intrapersonal

Skills
Transforming Character
Transforming Beliefs
Change management
Stress management
Time management
Creative thinking processes
Goal setting & life purpose
Interpersonal
Accelerated learning
techniques
Skills
Communication skills
Relationship building
Motivation skills
Leadership skills
Self-marketing skills
Negotiation skills

HOW to TEACH
SOFTSKILLS ?

LEADERSHIP SOFT SKILLS


ADALAH : TENTANG MEMPENGARUHI
ORANG LAIN MELALUI CONTOH.

FOLLOW THE LEADER


ARTINYA: LEADER BERADA DI DEPAN

Pengembangan Soft Skills di


SEKOLAH
merupakan tanggungjawab
SEMUA..
Pimpinan

Semua GURU Mata Ajaran (bukan tanggungjawab GURU


agama, kewarganegaraan, etika, kewirausahaan SAJA)
Tenaga Administrasi

Bagaimana menularkan Soft skills?


ROLE MODEL
Pesan Moral,
melalui kata2
bijak, ceritera

Disiplin, inisiatif, melakukan edifikasi,


Kepemimpinan, bertutur dan santun

MESSAGES OF THE WEEK

Menyelipkan atribut
soft skills dalam
pembelajaran, menyatukan
dalam MATA AJARAN

HIDDEN CURRICULUM

LEADERSHIP SOFT SKILLS


* ING NGARSO SUNG TULODO.
ING MADYO MANGUN KARSO.
WURI HANDHAYANI.
(KI HAJAR DEWANTORO)

*
* TUT

GURU SEBAGAI ROLE MODEL


Disiplin : tepat waktu hadir di
kelas, tepat waktu mengakhiri
kuliah tepat waktu memberikan
umpan balik, dst.
Edifikasi: menghargai dan
mempromosikan teman sejawat
di depan mahasiswa
Selalu memberi salam duluan
kepada mahasiswa dan pegawai
administrasi

Bagaimana menularkan Soft skills?


Berbagai strategi pembelajaran

SCL

PENGHARGAAN

ATURAN SEKOLAH

DAN HUKUMAN

KAKAK DAN ADIK ASUH

ADA SISTEM YANG


DITERAPKAN

DOKUMEN
( CURRICULUM PLAN
)
SERANGKAIAN
MATA PELAJARAN
SILABUS
( Materi ajar )
PROGRAM
KEGIATAN
PEMBELAJARAN

KEGIATAN NYATA

( ACTUAL CURRICULUM )

PROSES
PEMBELAJARAN
PROSES EVALUASI
( ASSESSMENT )
PENCIPTAAN
SUASANA
PEMBELAJARAN

KURIKULUM
BARU

YANG SELALU
BERUBAH

JUMLAH MATA AJARAN

YANG SULIT
BERUBAH

BENTUK PEMBELAJARAN

JAM PELAJARAN

( BENTUK DAN MACAM TUGAS )

ISI MATERI AJAR

( CARA MENILAI / ASSESSMENT )

SUSUNAN MATA AJARAN


NAMA DAN KODE MATA
AJARAN
RUMUSAN TUJUAN
PENDIDIKAN
SARANA PEMBELAJARAN

PARADIGMA PENDIDIKAN
( MENGAJAR / MENDIDIK )
( TEACHING / LEARNING )
( UMUM / KEKHUSUSAN )
( KEMAPANAN / PERUBAHAN )

STRATEGI PEMBELAJARANNYA
SEHARUSNYA DIPILIH OLEH GURUNYA
SENDIRI DAN SEHARUSNYALAH
BERDASARKAN
SUATU MODEL / TEORI
BELAJAR

ORIENTASI

LATIHAN

UMPAN BALIK

LANJUTAN
Ad Rooijjakkers,1990

PEMBELAJARAN
BERPUSAT PADA GURU

PEMBELAJARAN
BERPUSAT PADA
SISWA

PENGETAHUAN DIPANDANG
SEBAGAI SESUATU YANG
SUDAH JADI , YANG TINGGAL
DIPINDAHKAN ( DITRANSFER )
DARI DOSEN KE MAHASISWA.

BELAJAR ADALAH
MENERIMA
PENGETAHUAN
( PASIF RESEPTIF )

PENGETAHUAN ADALAH
HASIL KONSTRUKSI
( BENTUKAN ) ATAU
HASIL
TRANSFORMASI
SESEORANG YANG BELAJAR.

BELAJAR ADALAH MENCARI


DAN MENGKONSTRUKSI
(MEMBENTUK)
PENGETAHUAN AKTIF DAN
SPESIFIK CARANYA

Menyampaikan
pengetahuan
(bisa Klasikal)

Berpartisipasi dengan
mahasiswa dalam
membentuk
pengetahuan

Menjalankan sebuah
instruksi yang telah
dirancang

Menjalankan berbagai
strategi yang
membantu mahasiswa
untuk dapat belajar.

Belajar =
menerima
pengetahuan ?
SISWA PASIF
RESEPTIF
SERING
DINAMAKAN
PENGAJARAN
Teacher Centered Learning

BLACK BOX

BELAJAR ADALAH BERUBAH


(DARI GEMUK KE
KURUS)
DAN
ADA NILAI TAMBAH

MENJADI GREY BOX

Mencari dan
mengkonstruksi
pengetahuan
lewat berbagai
strategi

AKTIF
SPESIFIK
SERING
DINAMAKAN
PEMBELAJARAN

PELAKSANAAN

Bahan
ajar

GURU
PROSES

RENC
ANA

BELAJAR Sarana
SIS
WA

PENGEMBANGA
N

dan
Media

METODE DAN MODEL


PEMBELAJARAN

EVALUASI PROGRAM
PEMBELAJARAN

HASIL
BELAJAR

REKONSTRUKSI
MATA AJARAN

KURIKULUM

PERENCANAAN

(PLAN)

(DO)

PENGEMBANGA
N
(ACT)

GURU
RENC.
PEMB
.

PROSES
DAN HASIL
BELAJAR
sumber
SIS
belajar
WA

Action
Research

METODE DAN MODEL


PEMBELAJARAN SCL
EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN
(CHECK)

PENGEMBANGAN
PEMBELAJARAN

PELAKSANAAN

KURIKULUM

PERENCANAAN

PENDIDIK

INTERAKSI

SUMBER
BELAJAR

PESERTA
DIDIK

GURU

SEBAGAI FASILITATOR
DAN MOTIVATOR

INTERAKSI
MENITIK BERATKAN
PADA
METHOD OF
INQUIRY DAN
DISCOVERY

SUMBER
BELAJAR
MULTI DEMENSI

SISWA

MENUNJUKKAN KINERJA
KREATIF
KOGNITIF
UTUH
PSIKOMOTOR AFEKTIF

PENILAIAN
BELAJAR
BAGAIMANA CARA PENILAIANNYA :
PENILAIAN
KEMAMPUAN KOGNITIF

Ujian tulis

PENILAIAN KEMAMPUAN
PSIKOMOTOR

Praktikum

PENILAIAN
KEMAMPUAN AFEKTIF

Pengamatan

PERFORMANCE
ASSESSMENT ( ASESMEN
KINERJA )

TUGAS
( TASK )

KINERJA
SISWA

KRITERIA
PENILAIAN
( RUBRIC )

BUKAN LAGI BAGAIMANA GURU


MENGAJAR DENGAN BAIK
(TEACHER CENTER), TAPI.

BAGAIMANA SISWA BISA BELAJAR


DENGAN BAIK DAN
BERKELANJUTAN
( STUDENT CENTERED
LEARNING )

TRANSFER
OF
KNOWLEDGE

METHOD OF
INQUIRY AND
DISCOVERY

Reading

20%

Hearing words

30%

Looking at picture

PASSIVE

10%

Watching video

50%

Verbal
reciving
Visual
reciving

Looking at an exhibition
Watching a demonstration
Seeing it done on location

Participating in a discussion
Giving a talk
Doing a Dramatic Presentation
Simullating the Real Experience

90%
TINGKAT
MEMORISASI

Doing the Real Thing


MODEL PEMBELAJARAN

ACTIVE

70%

Participating
Doing
TINGKAT
KETERLIBATAN

TUJUAN ASSESSMENT
Sebagai umpan balik siswa dalam
meningkatkan usaha belajarnya
Sebagai umpan balik bagi guru akan
pembelajaran yang dilakukannya
Untuk menjamin akuntabilitas proses
pembelajaran
Untuk memotivasi siswa
Untuk mendiagnosis kekuatan dan
kekurangan siswa

PEMBELAJARAN PENDEKATAN SCL :


1. MENGUTAMAKAN TERCAPAINYA kemamapuan siswa(kemampuan
kognitif, psikomotor, dan afektif secara utuh).
2. MEMBERI PENGALAMAN BELAJAR SISWA.
( bukan hanya memberi soal ujian/ tes,sedangkan proses belajarnya
tidak bisa diketahui)
3. JADI SISWA HARUS DAPAT MENUNJUKAN HASIL BELAJARNYA/
KINERJANYA.
( mendengarkan kuliah dan mencatat, walaupun penting, tapi bukan
kinerja mahasiswa yang utama)
4. PEMBERIAN TUGAS MENJADI POKOK DALAM PEMBELAJARAN.
5. SISWA MEMPRESENTASIKAN PENYELESAIAN TUGASNYA,
DIBAHAS BERSAMA,DIKOREKSI, DAN DIPERBAIKI, MERUPAKAN
PROSES YANG PENTING DALAM PEMBELAJARAN SCL.
6. PENILAIAN PROSES SAMA PENTINGNYA DENGAN PENILAIAN
HASIL (ujian tulis lebih banyak mengarah pada penilaian hasil belajar).

KEMAMPUAN MENULIS ESSAY


GRADE
Sangat kurang
Kurang
Cukup
Baik
Sangat Baik

SKOR
<20

INDIKATOR KINERJA
Tidak ada ide yang jelas untuk
menyelesaikan masalah

2140

Ada ide yang dikemukakan, namun


kurang sesuai dengan permasalahan

41 60

Ide yang dikemukakan jelas dan sesuai,


namun kurang inovatif

61- 80

Ide yang dikemukakan jelas, mampu


menyelesaikan masalah, inovatif, cakupan
tidak terlalu luas

>81

Ide, jelas, inovatif, dan mampu


menyelesaikan masalah dengan cakupan
luas

New Ways of Learning


TRADITIONAL TEACHING
(Teacher Center Learnning)

1 Transfer pengetahuan dari


guru ke siswa.

Siswa aktif mengembangkan


pengetahuan & ketrampilan
yang dipelajari.

2 Siswa menerima
pengetahuan secara pasif.

Siswa secara aktif terlibat dlm


mengelola pengetahuan.

3 Lebih menekankan pada


penguasaan materi.

Tidak terfokus hanya pada


penguasaan materi, tetapi
juga mengembangkan sikap
belajar (life-long learning).

4 Single media

Multimedia

5 Fungsi guru pemberi

informasi utama & evaluator.

NEW LEARNING
(Student Center Learning)

Fungsi guru sbg motivator,


fasilitator & evaluator.

New Ways of Learning


TRADITIONAL TEACHING
(Teacher Center
Learnning)
6 Proses pembelajaran &
penilaian dilakukan terpisah.

NEW LEARNING
(Student Center Learning)

Proses pembelajaran & penilaian


dilakukan berkesinambungan &
terintegrasi.

7 Menekankan pada jawaban


yang benar saja.

Penekanan pada proses


pengembangan pengetahuan.
Kesalahan dapat digunakan
sebagai sumber belajar.

8 Sesuai dengan pengembangan


ilmu dalam satu disiplin saja.

Sesuai dengan pengembangan ilmu


dengan pendekatan interdisipliner.

9 Iklim belajar individual dan


kompetitif.

Iklim yang dikembangkan bersifat


kolaboratif, suportif & kooperatif.

1 Hanya siswa yang dianggap


0 melakukan proses
pembelajaran.

Siswa&guru bersama dalam


mengembangkan pengetahuan &
ketrampilan.

New Ways of Learning


TRADITIONAL TEACHING
(Teacher Center Learnning)

NEW LEARNING
(Student Center
Learning)

11 Pembelajaran merupakan
bagian terbesar dalam proses
pembelajaran.

Siswa melakukan pembelajaran


dengan berbagai model
pembelajaran SCL.

12 Penekanan pada tuntasnya


materi pembelajaran.

Penekanan pada pencapaian


kompetensi siswa

13 Penekanan pada bagaimana


cara guru melakukan
pengajaran.

Penekanan pada bagaimana cara


siswa melakukan pembelajaran.

14 Cenderung penekanan pada


penguasaan hard-skill siswa

Penekanan pada penguasaan


hard-skill & soft skill siswa

Empat Lilin

Ada 4 lilin yang menyala,


Sedikit demi sedikit habis
meleleh.

Suasana begitu sunyi sehingga


terdengarlah percakapan mereka.

Yang pertama berkata:

Aku adalah Perubahan


Namun manusia tak mampu berubah:
maka lebih baik aku mematikan diriku
saja!
Demikianlah sedikit demi sedikit sang
lilin padam.

Yang kedua berkata:

Aku adalah Iman


Sayang aku tak berguna lagi.
Manusia tak mau mengenalku,
Untuk itulah tak ada gunanya aku tetap
menyala.
Begitu selesai bicara, tiupan angin
memadamkannya.

Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara:

Aku adalah Cinta


Tak mampu lagi aku untuk tetap
menyala.
Manusia tidak lagi memandang dan
mengganggapku berguna.
Mereka saling membenci, bahkan
membenci mereka yang mencintainya,
membenci keluarganya.
Tanpa menunggu waktu lama, maka
matilah Lilin ketiga.

Tanpa terduga...
Seorang anak saat itu masuk ke
dalam kamar, dan melihat ketiga
Lilin telah padam.
Karena takut akan kegelapan itu,
ia berkata:
Ekh apa yang terjadi?! Kalian
harus tetap menyala, Aku takut
akan kegelapan!
Lalu ia menangis tersedu-sedu.

Lalu dengan terharu Lilin keempat


berkata:
Jangan takut,
Janganlah menangis,
selama aku masih ada dan menyala,
kita tetap dapat selalu menyalakan
ketiga Lilin lainnya:
Akulah

HARAPAN

Dengan mata bersinar, sang anak


mengambil Lilin Harapan, lalu
menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya.

Apa yang tidak pernah


mati hanyalah
HARAPAN yang ada
dalam hati kita....

...dan masing-masing kita


semoga dapat menjadi alat,
seperti sang anak tersebut,
yang dalam situasi apapun
mampu menghidupkan
kembali Iman, Cinta, dan
Perubahan dengan
HARAPAN-nya!!!

GURU ADALAH HARAPAN


DI TANGAN KITA ADA
HARAPAN
DI PIKIRAN KITA ADA
IMPIAN
DIHATI KITA ADA MASA
DEPAN
GURU ADALAH ASET
NEGARA YANG TAK
TERNILAI
KARENA
HATI KITA SELALU
MENYALA & TERANG

MARI KITA JADI


PEMENANG
DI TEMPAT KERJA KITA,
KARENA KITA MENCINTAI
PEKERJAAN KITA
KITA BUKAN TERPAKSA
KITA TIDAK DIPAKSA
KITA BEKERJA
DENGAN KEPALA
TANGAN
DAN HATI KITA
DALAM MEMBANGUN
ANAK BANGSA