Anda di halaman 1dari 7

Contoh

PROPOSAL

PERMOHONAN KREDIT
Pembangunan

Kontrakan &
Koskosan
di
JAKARTA
...

STUDI KELAYAKAN BISNIS


2008

.., 200..
Kepada Yth,
Bank ..
..
Di

Dengan Hormat,
Perihal:

Laporan Studi Kelyakan Bisnis Kontrakan dan Koskosan

Bersama surat ini kami kirimkan proposal studi kelayakan bisnis dalam bidang usaha
Kontrakan dan Koskosani. Usaha ini merupakan usaha sampingan saya. Lokasi usaha ini
sangat strategis karena dekat pusat bisnis di Jakarta atau berjarak + 200 m dari Jalan raya
pusat kota Jakarta.
Besarnya investasi pembangunan usaha ini adalah Rp 720.250.000 (tujuh ratus dua puluh juta
dua ratus lima puluh ribu rupiah). Sedangkan modal kami saat ini sebesar Rp 432.500.000,
maka kekurangan dana investasi sebesar Rp 288.100.000 (dua ratus delapan puluh
delapan juta seratus ribu rupiah) kami mengharapkan dapat bantuan kredit investasi dari
Bank.
Modal sendiri
- Investasi Tetap

Rp

432.500.000 (60%)

Kredit Bank
- Investasi Tetap

Rp

288.100.000 (40%)

Grand Total

Rp 720.250.000

Selanjutnya sebagai bahan pertimbangan dan analisa, kami lengkapi proposal ini dengan hasil
analisa tentang rencana perluasan usaha.
Demikianlah surat permohonan ini besar harapan kami mendapat dukungan dana dari bank
yang bapak pimpin.
Terimakasih atas perhatiannya.
Hormat Kami,

Yoga Tapiana

Bagian dari Buku Menangkap Peluang Usaha, Penulis: Ir. Harmaizar Z.

STUDI KELAYAKAN BISNIS

KONTRAKAN & KOSKOSAN


Berkembangnya bisnis di suatu kota atau meningkatnya pertumbuhan industri di suatu daerah,
tentu berakibat pada bertambahnya jumlah karyawan di daerah tersebut. Khusus Ibukota
Jakarta, pertumbuhan bisnisnya sangat pesat. Sebagian besar karyawan yang bekerja di Jakarta
berdomisili di pinggiran atau diluar kota Jakarta.
Bagi karyawan yang cukup jauh domisilinya atau karyawan yang belum mampu membeli
rumah, maka solusinya adalah mengontrak/menyewa rumah atau kos untuk tempat tinggal
sementaranya. Besarnya kota Jakarta dan terbatasnya penyediaan rumah kontrakan atau rumah
kos menyebabkan banyak para karyawan yang menyewa rumah jauh dari lokasi mereka kerja,
bahkan mereka terpaksa menyewa rumah di pinggiran kota Jakarta. Sehingga, permintaan
rumah kontrakan atau rumah kos di pusat kota Jakarta sangat tinggi.
Dengan latar belakang diatas dan mengingat saya mempunyai sebidang tanah ditengah kota
Jakarta yang berlokasi + 200 m dari jalan raya, saya merencanakan membangun rumah
kontrakan dan rumah koskosan.

I.

KEPEMILIKAN DAN PENGURUS USAHA

Pemrakarsa
Berdasarkan latar belakang diatas saya bernama Yoga Tapiana berencna akan membangun
kontrakan dan koskosan di lahan yang saya miliki.
Kepemilikan Usaha
Usaha kontrakan dan koskosan ini merupakan usaha perorangan, dimana pengurus usaha
adalah:
Pemilik / Pimpinan Usaha
Pengurus Harian

: Yoga Tapiana (Suami)


: Elly Syamsir (Istri)

Karyawan; 2 orang
Riwayat hidup pemilik. Saat ini saya masih bekerja disebuah perusahaan swasta di kota ini,
sedangkan yang mengurus ini nanti adalah istri saya. Untuk lebih jelas tentang Curriculum
Vitae (CV) saya, maka saya lampirkan dalam proposal ini.
Modal Usaha
Modal dasar usaha dan telah disetorkan sebesar Rp 432.500.000 (Empat ratus tiga puluh dua
juta lima ratus ribu rupiah) berupa:
1.
2.

Tanah seluas 300 m2 (tempat lokasi usaha)


Dana Kas & bank
Total

Rp 225.000.000
Rp 207.500.000
Rp 732.500.000

Surat-Surat Izin
Surat-surat izin dan referensi yang telah dimiliki dan Photo Copinya yang dilampirkan dalam
proposal ini adalah:
-

Surat izin Domisili


Sertifikat tanah, Hak milik
IMB (Izin Mendirikan Bangunan)
Surat Kawin
Kartu keluarga

Bagian dari Buku Menangkap Peluang Usaha, Penulis: Ir. Harmaizar Z.

Kartu tanda penduduk (KTP)

II.

PEMASARAN

Produk dan Segmentasi


Produk usaha ini adalah menyewakan atau mengontrakan tempat tinggal dengan luas
bangunan 24 m2 dan 15,75 m2.
Sedangkan segmentasinya adalah karyawan yang bekerja dikota ini (Jakarta).
Permintaan
Permintaan rumah kontrakan dan rumah kos tidak terbatas. Ini terbukti dari sejumlah rumah
kontrakan atau rumah kos di lokasi tersebut selalu penuh.
Diperkirakan tingkat hunian setelah 2 bulan kedua mencapai 100% atau tahun pertama 90%,
tahun kedua 100% dan seterysnya.
Peluang
Mengingat tingginya permintaan kontrakan dan koskosan disana, maka pesaing yang cukup
banyak tidak akan menurunkan tingkat hunian rumah kontrakan dan koskosan. Dan dapat
dikatakan permintaan tempat kontrakan dan koskosan disana terus berkembang.
Rate Perkamar
Harga kontrakan dan kosksan:
Kontrakan (4 x 6 m2)
Koskosan (3,5 x 4,5 m2)

5 unit = Rp 800.000/bulan
10 unit = Rp 600.000/bulan

III. LOKASI DAN TEKNIS


Lokasi Usaha
Lokasi usaha ini sangat strategis, karena berjarak kurang lebih + 200 dari jalan raya dipusat
bisnis kota Jakarta.
Luas Bangunan
Luas tanah Hotel Melati ini + 300 m2 dan bangunan terdiri dari 2 lantai dan luas bangunan
adalah:
-

Ruang Tamu

=4mx4

Lorong

Kontrakan

= 4 m x 6 m x 5 unit

Koskosan

= 3,5 m x 4,5 m x 10 init = 157.5 m2 (lt. 2)


-

Total

= 16

m2

= 20

m2

= 120

m2 (lt.1)

= 313.5 m2

Biaya Pembangunan
Kalkulasi biaya pembangunan hotel ini adalah:
Tanah

= 300 m2 x Rp 750.000 / m2

Bangunan

= 313.5 m2 x Rp 1.500.000 /m2 = Rp 470.250.000

Tempat tidur, lemari, kursi

= @ Rp 1.000.000 x 15 unit

Lain-lain (perizininan, konsultan)


Total

Bagian dari Buku Menangkap Peluang Usaha, Penulis: Ir. Harmaizar Z.

= RP 225.000.000
= Rp

15.000.000

= Rp

10.000.000

= Rp 720.250.000

IV.

PROYEKSI KEUANGAN

Total biaya pembangunan Kontrakan dan Koskosan tersebut sebesar Rp 720.250.000, dengan
rincian sebagai berikut:
Investasi tetap:
1.
2.
3.
4.

Pembelian tanah
Biaya bangunan
Perlengkapan
Lain-lain

Rp 225.000.000
Rp 470.250.000
Rp 15.000.000
Rp 10.000.000
Rp 720.250.000

Total

SUMBER DANA INVESTASI


Kebutuhan dana dalam pembangunan usaha ini berasal dari dana sendiri dan dana pinjaman
dari bank. Yaitu:
Modal sendiri
- Investasi Tetap

Rp

432.500.000 (60%)

Kredit Bank
- Investasi Tetap

Rp

288.100.000 (40%)

Rp

720.250.000

Grand Total

Asumsi Proyeksi Keuangan:


Asumsi-asumsi proyeksi keuangan dapat dilihat pada Formulir lampiran keuangan, seperti:
Harga Jual, Harga Pokok, Biaya Operasional, Tenaga Kerja, Suku Bunga Bank, Rasio
Persediaan, Piutang, Hutang Dagang, Kenaikan Harga dan Biaya (escalation), Umur
Ekonomis / Penyusutan, dan sebagainya.
Pembayaran Kredit
Sedangkan pembayaran kredit akan dimulai dicicil pada tahun kedua, dan berakhir pada tahun
ke-6. Lebih detail dapat dilihat pada tabel dibawah ini atau pada lampiran-02 Proyeksi Aliran
Dana)
Tabel Jadwal Pembayaran Pokok dan Bunga Kredit
Pokok Kredit

Bunga Kredit

Total

(Rp 000)

(Rp 000)

(Rp 000)

Tahun-1

30,000

46,096

76,096

Tahun-2

30,000

41,296

71,296

Tahun-3

50,000

36,496

86,496

Tahun-4

60,000

28,496

88,496

Tahun-5

60,000

18,896

78,896

Tahun-6

58,100

9,296

67,396

Tahun

Proyeksi Laba Rugi


Pada tahun operasi pertama diperkirakan sudah mendapatkan keuntungan sebesar
Rp 29.134.000 dan tahun kedua memperoleh laba sebesar Rp 37.789.000. Akumulasi
keuntungan dalam sembilan tahun adalah Rp 1.024.840.000. Lebih ditail tentanng Proyeksi
laba rugi dapat dilihat pada Lampiran-03

Bagian dari Buku Menangkap Peluang Usaha, Penulis: Ir. Harmaizar Z.

Analisa Investasi
Dalam analisa investasi kami menggunakan 2 metode, yaitu:
1. Payback Period adalah suatu periode yang diperlukan untuk menutup kembali investasi
dengan menggunakan keuntungan ditambah penyusutan.
Payback Period usaha ini adalah 6 tahun.
2. Internal Rate of Return (IRR) adalah tingkat bunga yang akan menjadi nilai sekarang dari
proceeds yang diharapkan yang akan diteriama, sama dengan nilai sekarang dari
pengeluaran modal. IRR yang baik jika lebih besar dari tingkat suku bunga bank.
IRR sebesar 14,53%.
Rasio Keuangan
Metode yang digunakan adalah:
Likuiditas adalah ukuran kemampuan usaha dalam memenuhi kewajiban lancarnya, minimal
1 atau 100%.
Tahun

Likuidita

Tahun -1
10.71%
Tahun -2
28.03%
Tahun -3
50.05%
Tahun -4
98.29%
Tahun -5
269.05%
Tahun -6
0%
Selanjunya lihat lampiran-0 atau 05
Profitabilitas
Kemampuan usaha dalam menghasilkan laba dengan jumlah harta yang telah ditanamkan,
dapat diukur dengan ROI (Rate of return O Investment) dan ROE (Rate of return On
Equity). ROI dan ROE yang baik lebih besar dari suku bunga bank.
Tahun

ROI

ROE

Tahun -1
Tahun -2
Tahun -3
Tahun -4
Tahun -5
Tahun -6

9.65%
10.81%
12.51%
14.83%
17.76%
21.49%

6.74%
8.74%
10.80%
13.52%
16.60%
19.74%

Terlihat ROI dan ROE makin menigkat yang menyatakan proyek ini layak dibangun.
Selanjunya lihat lampiran-0 atau 05

V.

JAMINAN KREDIT.

Jaminan kredit usaha untuk pinjaman tersebut, kami bersedia menjaminkan tempat bangunan
usaha beserta peralatan.
Penutup
Demikianlah proposal permohonan kredit kami ini.
Besar harapan kami untuk mendapatkan pinjaman kredit dari Bank yang Bapak pimpin.
Terimakasih atas kerja samanya.

Bagian dari Buku Menangkap Peluang Usaha, Penulis: Ir. Harmaizar Z.

Hormat Kami,

(Yoga Tapiana)
Pemilik Usaha

Bagian dari Buku Menangkap Peluang Usaha, Penulis: Ir. Harmaizar Z.