Anda di halaman 1dari 2

PENGERTIAN KUALITAS

Dalam kehidupan sehari-hari seringkali kita mendengar orang membicarakan masalah kualitas, misalnya mengenai
kualitas sebagaian besar produk buatan luar negeri yang lebih baik dari pada produk buatan dalam negeri. Apa
sesungguhnya kualitas itu ? pertanyaan ini sangat banyak jawabannya, karena maknanya akan berlainan bagi setiap
orang dan tergantung pada konteksnya. Kualitas sendiri memiliki banyak kriteria yang berubah secara terus
menerus. Orang yang berbeda akan menilai dengan kriteria yang berlainan pula.
Orang akan sulit mendefiniskan kualitas dengan cepat. Meskipun demikian kualitas dapat dirinci. Sebagai contoh,
Chandra baru saja menyaksikan sebuah film dibioskop Empire 21. Ia akan mudah menyebutkan aspek-aspek apa
saja yang ia nilai dalam menentukan kualitas jasa bioskop yang baru saja dikunjunginya.
Misalnya aspek-aspek tersebut terdiri dari :
1.
Ketepatan waktu penayangan
2.

Lingkup atau tata ruang

3.

Kursi yang nyaman/empuk

4.

Harga

5.

Pilihan film yang ditayangkan

6.

Sound system

Contoh diatas menggambarkan salah satu aspek dari kualitas, yaitu aspek hasil. Pertanyaan mengenai apakah
produk atau jasa tersebut memenuhi atau bahkan melebilihi harapan pelanggan ? merupakan aspek yang penting
dalam kualitas. Konsep kualitas itu sendiri sering dianggap sebagai ukuran relatif kebaikan suatu produk atau jasa
yang terdiri atas kualitas desain dan kualitas kesesuaian. Kualitas desain merupakan fungsi spesifikasi produk,
sedangkan kualitas kesesuaian adalah suatu ukuran seberapa jauh suatu produk memenuhi persyaratan atau
spesifikasi kualitas yang telah ditetapkan.
Konsep kualitas secara luas tidak hanya menekankan pada aspek hasil tetapi juga kualitas manusia dan
kualitas prosesnya. Bahkan Stephen Uselac menegaskan bahwa kualitas bukan hanya mencakup produk dan jasa,
tetapi juga meliputi proses, linkungan dan manusia.
Meskipun tidak ada defenisi mengenai kualitas yang diterima secara universal, dari defenisi-defenisi yang ada
terdapat beberapa kesamaan, yaitu dalam elemen-elemen sebagai berikut :
1.

Kualitas meliputi usaha mamenuhi atau melebihi harapan pelanggan

2.

Kualitas mencakup produk, jasa, manusia, proses dan lingkungan.

3.

Kualitas merupakan kondisi yang selalu berubah ( misalnya apa yang dianggap merupakan kualitas saat
ini mungkin dianggap kurang berkualitas pada mendatang).

Kualitas meruapak suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, jasa, manusia, prose dan linkungan
yang memenuhi atau melebihi harapan
(Goetsch & Davis-1994)
Kualitas menurut beberapa pakar :
1.
2.
3.

Crosby, mendefinisikan bahwa kualitas sama dengan persyaratannya.


Deming, menyatakan bahwa kualitas merupakan suatu tingkat yang dapat diprediksi dari keseragaman
dan ketergantungan pada biaya yang rendah dan sesuai dengan pasar.
J.M. Juran, mengartikan sebagai cocok untuk digunakan