Anda di halaman 1dari 7

MAKALAH

TELAAH KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH


DESAIN KURIKULUM

Oleh :
Kelompok 10
1. Vina Muthmainna Rianto (F04212008)
2. Sazha Wilyan (F04212015)
3. Inderi (F04212024)

JURUSAN PMIPA PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TANJUNGPURA

KATA PENGANTAR
Assalamuaalaikum wr.wb
Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan nikmat serta hidayah-Nya
terutama nikmat kesempatan dan kesehatan sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah
mata kuliah Telaah Kurikulum Sekolah Menengah yang berjudul Pengembangan Materi
Kurikulum. Kemudian shalawat beserta salam kita sampaikan kepada Nabi besar kita
Muhammad SAW yang telah memberikan pedoman hidup yakni Al-Quran dan sunnah untuk
keselamatan umat di dunia.
Makalah ini merupakan salah satu tugas mata kuliah Telaah Kurikulum Sekolah
Menengah di program studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
pada Universitas Tanjungpura. Selanjutnya penulis mengucapkan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada Bapak Drs. Ade Mirza, M.Pd selaku dosen pembimbing mata kuliah Telaah
Kurikulum Sekolah Menengah dan kepada segenap pihak yang telah memberikan bimbingan
serta arahan selama penulisan makalah ini.
Akhirnya penulis menyadari bahwa banyak terdapat kekurangan-kekurangan dalam
penulisan makalah ini, maka dari itu penulis mengharapkan kritik dan saran dari para
pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
Wassalamualaikum wr.wb

Pontianak, 15 April 2013

Penulis

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Materi kurikulum memiliki makna yang sama dengan materi pembelajaran Apabila
muatan kurikulum telah ditetapkan, maka langkah berikutnya adalah upaya memilih materi
yang berkualitas dan dapat digunakan membangun pengalaman belajar yang bermakna, dan
begitu juga sebaliknya. Tugas para pendidik adalah mengidentifikasi dan memilih materi
yang dapat menolong peserta didik mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan
sebelumnya.
B. Maksud dan tujuan
1. Mengetahui apa yang dimaksud dengan materi kurikulum
2. Mengetahui apa-apa saja pemilihan materi kurikulum
3. Mengetahui apa-apa saja kebutuhan materi kurikulum
4. Mengetahui apa-apa saja proses pengembangan materi kurikulum

BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Materi Kurikulum
Materi kurikulum atau materi pembelajaran didefiniskan sebagai resources that,
if used properly, can assist an instructor in bringing about an intended desirable behavior
change in individual students. (Finch & Crunkilton, 1999: 208). Materi pembelajaran adalah
semua sumber yang apabila digunakan secara tepat, dapat membantu instruktur merubah
perilaku peserta didik sesuai sasaran yang diharapkan. Materi pembelajaran dapat berupa
buku teks, buku referensi, modul, majalah, surat kabar, atau materi yang diunduh dari
internet.
Dalam kenyataan, guru tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengembangkan
materi pembelajaran mereka sendiri. Padahal dengan membiasakan meramu materi
pembelajaran dari berbagai sumber dan diselaraskan dengan konsep Pendidikan dan Pelatihan
Berbasis Kompetensi (PPBK), banyak inovasi yang dapat dikembangkan dan bersamaan
dengan kegiatan itu mutu profesi guru yang bersangkutan akan meningkatkan.
B. Pemilihan Materi Kurikulum
Faktor-faktor yang perlu diperhatikan pada saat memilih materi kurikulum yaitu :
a. Informasi umum, adalah untuk memperoleh pemahaman atas materi yang
dibahas dalam buku yang bersangkutan.
b. Bidang penilaian, rangkuman penilaian yang akan digunakan untuk menentukan
kelayakan buku yang bersangkutan untuk digunakan sebagai sumber penyusunan
materi pembelajaran.
c. Kekuatan dan keterbatasan, setiap buku yang hendak dipakai dalam proses
pembelajaran memiliki kekuatan dan keterbatasan yang mungkin disebabkan
tidak semua materi kurikulum terdapat dalam naskah yang bersangkutan
sehingga diperlukan sumber lain untuk melengkapinya.
d. Rangkuman penilaian, berdasarkan rangkuman tersebut, para penilai diharapkan
dapat memberikan rekomendasi pemanfaatan sumer-sumber belajar yang
bersangkutan.
C. Perencanaan Ketersediaan Materi Kurikulum
a. Perencanaan jangka pendek. Ketentuannya yaitu: rencana penyediaan materi
kurikulum untuk 2 tahun, berdasarkan informasi dari para guru tentang bukubuku yang digunakan dalam tahun ajar yang berjalan, dan tidak boleh
menghabiskan dana yang tersedia
b. Perencanaan jangka menengah. Ketentuannya yaitu : materi yang ditunda
pengadaannya menjadi prioritas utama periode ini+kebutuhan yang telah

direncanakan dalam kurun 3 tahun berikutnya, dan dana yang tidak cukup, maka
materi kurikulum dimasukkan dalam pengajuan anggaran 5 tahun kemudian,
c. Perencanaan jangka panjang. Ketentuannya yaitu : Materi yang ditunda pada
periode2 menjadi prioritas pada periode ini, namun kebutuhan tersebut terlebih
dahulu perlu dikaji apakah masih relevan atau tidak.
D. Menentukan Kebutuhan Materi Kurikulum
Terdapat beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pengembangan materi
kurikulum yaitu :
a. Waktu yang tersedia. Untuk menghasilkan materi kurikulum yang berkualitas
membutuhkan waktu yang lama, bukan hanya waktu untuk pengembangan
materi semata, tetapi juga waktu yang diperlukan untuk uji coba, revisi,
pencetakan dan deskiminasi.
b. Kepakaran. Kepakaran. Guru-guru tidak hanya berpengalaman dan memiliki
ilmu pengetahuan yang luas, namun juga memerlukan bantuan pakar dalam
E.

bidang-bidang tertentu. Contohnya informasi teknologi.


Proses Pengembangan Materi Kurikulum
a. Menyiapkan rencana pengembangan
1) Menentukan muatan kurikulum untuk dikaji
2) Menentukan standar kompetensi dan kompetensi dasar
3) Memeriksa literature yang tersedia
4) Identifikasi literature yang tidak tersedia
5) Menentukan prioritas literature yang diperlukan
6) Membuat jadwal pengembangan materi kurikulum
b. Kegiatan pengembangan materi kurikulum
1) Pengumpulan dan pengadaan literature
2) Menelaah literature secara intensif
3) Membuat konsep awal
4) Menyunting naskah awal lengkap
5) Uji coba tahap pertama
6) Revisi naskah
7) Uji coba tahap kedua
8) Menyunting tahap akhir

BAB III
PENUTUP
A.

Kesimpulan
Materi kurikulum memiliki makna yang sama dengan materi pembelajaran. Materi
kurikulum untuk satu mata pelajaran lazimnya tersedia dalam bentuk teks. Apabila
buku teks tidak tersedia, maka pengembangan materi kurikulum tersebut dapat

B.

disusun sendiri oleh guru atau kelompok guru yang bersangkutan.


Saran
Bagi semua pelaku pembuat kurikulum. Kami harapkan mampu bersikap
kooperatif dalam menyikapi perbedaan pandangan serta hubungan timbal balik
antara kurikulum dan pembelajaran

DAFTAR PUSTAKA

Sukmadinata, N. S, Pengembangan Kurikulum: Teori dan Praktek. (Bandung, 1997)


M. Ahmad, dkk, Pengembangan Kurikulum, Bandung, CV Pustaka Setia, 1997 hlm 50
Maria Febriyanti, Makalah Model Pengembangan Kurikulum