Anda di halaman 1dari 29

Neraca dan Laporan Arus Kas

Oleh :
1. Mukhlas Adi Putra

NIM. 12030114410025

2. Pratomo Cahyo Kurniawan NIM.


12030114410076
3. Sulistiyanti Widyarini

MAKSI ANGKATAN

NIM. 12030114410014

Tujuan Pembelajaran :
Menjelaskan kegunaan dan keterbatasan neraca.
Mengidentifikasi klasifikasi utama neraca.
Membuat neraca berklasifikasi dengan menggunakan format laporan dan
akun.
Menentukan informasi neraca yang memerlukan pengungkapan tambahan
Menguraikan teknik pengungkapan utama untuk neraca
Menunjukkan tujuan laporan arus kas
Mengidentifikasi isi laporan arus kas
Membuat laporan arus kas
Memahami kegunaan laporan arus kas.
MAKSI ANGKATAN

NERACA
Neraca, atau yang biasa disebut dengan Laporan Posisi Keuangan:
Melaporkan aktiva, kewajiban, dan ekuitas pemegang saham pada suatu
tanggal tertentu.
Menyediakan informasi mengenai sifat dan jumlah investasi dalam sumber
daya perusahaan, kewajiban kepada kreditor, ekuitas pemilik.
Dapat membantu meramalkan jumlah, waktu, dan ketidakpastian arus kas di
masa depan.

MAKSI ANGKATAN

NERACA
Kegunaan Neraca:
Dasar untuk menghitung tingkat pengembalian.
Mengevaluasi struktur modal perusahaan.
Menilai risiko perusahaan dan arus kas masa depan.
Menganalisa likuiditas, solvensi, dan fleksibilitas keuangan
perusahaan.

MAKSI ANGKATAN

NERACA
Keterbatasan Neraca:
Sebagian besar aktiva dan kewajiban dicatat pada biaya
historis.
Menggunakan pertimbangan dan estimasi.
banyak pos yang merupakan nilai keuangan bagi perusahaan
tetapi tidak dicatat secara objektif

MAKSI ANGKATAN

NERACA
Klasifikasi Neraca:
Aktiva, yaitu manfaat ekonomi yang mungkin diperoleh di masa depan, atau dikendalikan oleh
entitas tertentu sebagai hasil dari transaksi atau kejadian di masa lalu.
Kewajiban, yaitu pengorbanan manfaat ekonomi yang mungkin terjadi di masa depan yang
berasal dari kewajiban berjalan entitas tertentu untuk mentransfer aktiva atau menyediakan jasa
kepada entitas lainnya di masa depan sebagai hasil dari transaksi atau kejadian masa lalu.
Ekuitas, yaitu kepentingan residu dalam aktiva sebuah entitas setelah dikurangi dengan
kewajiban-kewajibannya. Ekuitas merupakan kepentingan kepemilikan.

MAKSI ANGKATAN

NERACA
Sub Klasifikasi Neraca:
Aktiva

MAKSI ANGKATAN

Kewajiban dan Ekuitas


Pemilik

Aktiva lancar

Kewajiban lancar

Investasi jangka panjang

Utang jangka panjang

Properti, pabrik, dan


peralatan

Ekuitas pemilik:

Aktiva tak berwujud

Modal saham

Aktiva lainnya

Modal disetor tambahan

Sub Klasifikasi Neraca : Aktiva


Aktiva lancar (current assets) adalah kas dan aktiva lainnya yang diharapkan akan dapat dikonversi menjadi
kas, dijual, atau dikonsumsi dalam satu tahun atau dalam satu siklus operasi, tergantung mana yang paling
lama.
Aktiva lancar disajikan dalam neraca menurut urutan likuiditas, sebagai contoh yaitu:
Pos-Pos

Dasar Penilaian

Kas dan ekuivalen


kas

Nilai wajar

Investasi jangka
pendek

Nilai wajar

Piutang

Estimasi jumlah tertagih

Persediaan

Harga perolehan atau harga pasar, mana


yang lebih rendah

Beban dibayar
MAKSI ANGKATAN
dimuka

Harga perolehan

Sub Klasifikasi Neraca : Aktiva


Investasi jangka pendek, investasi dalan sekuritas utang dan ekuitas
dikelompokkan ke dalam tiga portofolio terpisah untuk tujuan penilaian dan
pelaporan.
Ketiga portofolio tersebut dikategorikan sebagai berikut:
Sekuritas yang dipegang hingga jatuh tempo (held to maturity securities)
Sekuritas perdagangan (trading securities)
Sekuritas yang tesedia untuk dijual (available for sale securities)

MAKSI ANGKATAN

Sub Klasifikasi Neraca : Aktiva


Piutang adalah semua hak atau klaim perusahaan pada pihak lain untuk menerima
kas, barang, atau jasa di masa yang akan datang, akibat kejadian di masa lalu.
(Rusdi Akbar, 2004:199)
Persediaan adalah sebagai suatu aktiva yang meliputi barang-barang milik
perusahaan dengan maksud untuk dijual dalam suatu periode tertentu atau
persediaan barang-barang yang masih dalam proses pengerjaan atau produksi,
ataupun persediaan bahan baku yang menunggu penggunaannya dalam suatu
proses produksi.
Beban dibayar dimuka adalah pengeluaran yang telah dilakukan untuk manfaat yang
akan diterima dalam satu tahun atau siklus operasi, tergantung mana yang lebih
panjang.
MAKSI ANGKATAN

Sub Klasifikasi Neraca : Aktiva


Investasi jangka panjang (long term investment), biasanya terdiri
dari satu diantara empat jenis investasi berikut ini:
Investasi dalam sekuritas, seperti obligasi, saham biasa, wesel
jangka panjang.
Investasi dalam aktiva tetap berwujud, seperti tanah.
Investasi yang disisihkan dalam dana khusus, seperti dana
pelunasan, dana pensiun.
Investasi dalam anak perusahaan atau afiliasi yang tidak
dikonsolidasi
MAKSI ANGKATAN

Sub Klasifikasi Neraca : Aktiva


Properti, pabrik, dan peralatan (property, plant, and equipment) adalah kekayaan
yang bersifat tahan lama yang digunakan dalam operasi reguler perusahaan.
Aktiva ini terdiri dari properti atau kekayaan fisik seperti tanah, bangunan, mesin,
perabotan, perkakas, dan sumber daya yang tidak dapat diperbaharui.
Aktiva tak berwujud (intangible assets) tidak memiliki substansi fisik dan bukan
merupakan instrumen keuangan. Aktiva tak berwujud meliputi paten, hak cipta,
waralaba, goodwill, merek dagang, nama dagang, dan daftar pelanggan.
Aktiva lainnya, pos-pos yang dicantumkan dalam kelompok aktiva lainnya sangat
bervariasi. Umumnya pos-pos ini meliputi beban dibayar dimuka jangka panjang,
biaya pensiun dibayar dimuka, piutang tidak lancar, dan lain sebagainya.
MAKSI ANGKATAN

KEWAJIBAN
Dilihat secara garis besar, liabilitas merupakan sesuatu yang
wajib dibayarkan oleh entitas maupun seseorang yang
kegunaannya telah dirasakan oleh entitas tersebut sebelum
jatuh tempo pembayaran. Liabilitas harus dibayarkan secara
rutin dan tidak boleh tersendat. Hal itu merupakan suatu
keharusan apabila entitas gabungan tersebut ingin
membuat image entitas tersebut baik. Namun tidak
dipungkiri bahwa terkadang ada faktor-faktor yang
membuat suatu entitas tidak lancar dalam pelaksanaan
liabilitasnya
MAKSI ANGKATAN

Faktor-faktor yang membuat suatu entitas tidak lancar


dalam pelaksanaan liabilitasnya :
a) ketersediaan dana atas pembayaran liabilitas tersebut,
b) pembuatan mindset bahwa pembayaran liabilitas dapat
membuat image suatu entitas baik di mata peminjam
utang tersebut,
c) keinginan suatu entitas untuk mendapat kepercayaan
dari peminjam utang agar di masa mendatang
peminjaman liabilitas tersebut dapat berjalan dengan
lancar.
MAKSI ANGKATAN

Liabilitas yang merupakan utang dalam arti luas bisa dibagi


menjadi dua kelompok yaitu :
1) Liabilitas Jangka Pendek yang merupakan liabilitas yang dapat
diharapkan untuk dilunasi dalam jangka pendek. Contoh dari
Liabilitas jangka pendek di antaranya , utang pembayaran yang
berisi hutang dagang, gaji, pajak dan sebagainya, terdapat pula
pendapatan ditangguhkan yaitu bagian dari utang jangka panjang
yang jatuh tempo dalam tahun berjalan, obligasi jangka pendek
yang berisi pembelian peralatan
2) Liabilitas jangka panjang yang penyelesaiannya melebihi satu
periode akuntansi dan biasanya terdiri dari utang jangka panjang,
obligasi pensiun dan lain lain.Perusahaan mengklasifikasikan
kewajiban sebagai kewajiban lancar atau kewajiban jangka panjang.
MAKSI ANGKATAN

Format Neraca

MAKSI ANGKATAN

Informasi Tambahan Neraca


Kontinjensi

Merupakan kejadian kejadian material yang memiliki akibat ketidakpastian


dimasa depan.
Kebijakan Akuntansi

Merupakan penjelasan mengenai metode penilaian yang digunakan atau


asumsi dasar yang dibuat dalam kaitannya dengan penilaian persediaan,
metode penyusutan, investasi dalam anak perusahaan, dsb.
Situasi Kontraktual

Merupakan penjelasan mengenai restriksi atau ketentuan yang menyertai


aktiva tertentu, atau lebih mungkin kewajiban.
Nilai Wajar

Merupakan pengungkapan nilai wajar, terutama untuk instrument keuangan


seperti
kas, investasi, piutang usaha dan utang
MAKSI
ANGKATAN

Dalam hal penyajian liabilitas terdapat metode saling hapus. Saling hapus
merupakan isu penyajian dan tidak menimbulkan pengakuan keuntungan atau
kerugian. Saling hapus mengacu pada penyajian aset keuangan dan liabilitas
keuangan secara bersih dalam Laporan Keuangan (Neraca). Misalnya saja, sebuah
akun piutang sebesar Rp 100.000.000 dan akun utang (liabilitas) sebesar Rp
50.000.000 disajikan secara bersih sebagai akun piutang sebesar Rp 50.000.000.
Saling hapus aset dan liabilitas keuangan berbeda dengan penghentian pengakuan.
Penghentian pengakuan melibatkan penghapusan aset keuangan atau liabilitas
keuangan dari Laporan Posisi Keuangan dan menimbulkan pengakuan keuntungan
dan kerugian. Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai
bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika dan hanya jika sebuah
entitas :
a) Saat ini memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan
saling hapus atas jumlah yang diakui tersebut dan
b) Berniat untuk menyelesaikan secara bersih atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
MAKSI ANGKATAN

Laporan Arus kas


Penilaian jumlah waktu dan ketidakpastian arus kas masa depan
disajikan sbg salah satu dari 3 tujuan dasar pelaporan keuangan.
Laporan laba rugi menyediakan informasi sumber daya.
Laporan ekuitas pemegang saham memperlihatkan jumlah kas yg
digunakan untuk membayar devide atau membeli saham treasuri.
Neraca komparatif menunjukkan aktiva apa yg telah diperoleh atau
dilepas perusahaan dan kewajiban apa yg telah terjadi atau
dilikuidasi.
Namun ketiga laporan ini yg menyajikan ikhtisar terinci mengenai
semua arus kas masuk dan arus kas keluar. Untuk memenuhi
kebutuhan ini, FASB mewajibkan entitas bisnis membuat laporan arus
kas (statement of cash flows atau cash flow statement)

MAKSI ANGKATAN

Definisi Laporan Arus Kas


Laporan keuangan yang menggambarkan
arus kas masuk dan keluar selama suatu
periode tertentu.

MAKSI ANGKATAN

20

Tujuan Laporan Arus Kas


Tujuan utama laporan arus kas adalah menyediakan informasi
yang relevan mengenai penerimaan dan pembayaran sebuah
perusahaan selama suatu periode.untuk meraih tujun ini
laporan arus kas melaporkan
1). Kas yang mempengaruhi operasi selama suatu periode
2). Transaksi investasi
3). Transaksi pembiayaan
4). Kenaikan atau penurunan bersih kas selama satu periode.

MAKSI ANGKATAN

Klasifikasi Arus Kas


Aktivitas
Operasi

pengaruh kas dari


transaksi yg
digunakan untuk
menentukan laba
bersih

MAKSI ANGKATAN

Aktivitas
Investasi

pemberian dan
penagihan pinjaman
serta perolehan san
pelepasan investasi
(baik utang maupun
ekuitas) serta
properti,pabrik dan
peralatan

22

Aktivitas
Pembiayaan

melibatkan pos-pos
kewajiban dan ekuitas
pemilik

Laporan Arus Kas


Arus kas dari aktivitas operasi

$xxx

Arus kas dari aktivitas investasi

xxx

Arus kas dari aktivitas pembiayaan


Kenaikan (penurunan) bersih kas
Kas awal tahun
Kas akhir tahun

MAKSI ANGKATAN

xxx
$xxx

xxx
xxx

Pembuatan laporan arus


kas

Sumber informasi:
1. Laporan posisi keuangan komparasi.
2. Laporan laba rugi tahun berjalan.
3. Data-data transaksi terpilih.
Pembuatan laporan arus kas:

1. Penentuan kas yg disediakan oleh aktivitas digunakan dalam


operasi
2. Penentuan kas yang disediakan dalam aktivitas investasi dan
pembiayaan
3. Penentuan perubahan kas selama periode berjalan
4. Rekonsiliasi perubahan kas dengan saldo kas awal dan saldo kas
akhir
MAKSI ANGKATAN

Kegunaan Laporan Arus


kas
Kas merupakan darah kehidupan perusahaan tanpa kas
sebuah perusahaan tidak akan bertahan. Bagi perusahaan
kecil atau berkembang arus kas berperan penting dalam
kelangsungan hidup perusahaan.

MAKSI ANGKATAN

Likuiditas Keuangan
Salah satu rasio yang sering digunakan untuk menilai
likuiditas adalah Rasio cakupan utang tunai lancar:

MAKSI ANGKATAN

Fleksibilitas Keuangan
Kemampuan perusahaan untuk membayar kembali kewajibannya
dengan kas bersih yang disediakan oleh aktivitas operasi, tanpa
harus melikuidasi aktiva yang dipakai dalam operasi.

MAKSI ANGKATAN

Arus kas bebas


Arus kas bebas (free cash flow) adalah jumlah arus kas diskresioner
perusahaan untuk membeli investasi tambahan,melunasi utang
membeli saham treasury atau hanya menambah likuiditas
NESTOR COMPANY
Analisis arus kas bebas
Kas bersih yg disediakan oleh aktivitas operasi
Dikurangi: pengeluaran modal
Deviden
Arus kas bebas

MAKSI ANGKATAN

$411.750

(252.500)
( 19.800)
$139.450

TERIMA KASIH

MAKSI ANGKATAN