Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN PIPING AND INSTRUMENT DIAGRAM

GAS LIFT COMPRESSOR PACKAGE


KG PLATFORM

KELOMPOK 4
1.
2.
3.
4.

Didiek Ainul Yaqin


Hamamul Fauzi
M.Ilham Marwing
Rico Dhanika Aryandaru

( 41642 )
( 42414 )
( 41630 )
( 41620 )

FISIKA TEKNIK
JURUSAN TEKNIK FISIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS GADJAH MADA

I.

PENDAHULUAN

Pada dasarnya pembuatan Piping and Instrument Diagram ( P&ID ) dari suatu
perusahaan yang mengelola fluida, misalnya perusahaan yang mengelola minyak bumi
adalah sangat penting karena melalui gambar P&ID kita dapat melihat sistem yang ada di
dalam perusahaan tersebut secara keseluruhan, sehingga sangat perlu bagi kita untuk
mempelajari, membaca, dan memahami gambar P&ID tersebut.
Dalam laporan ini, gambar P&ID yang Kami bahas adalah gambar P&ID Gas Lift
Compressor Package KG Platform yaitu suatu kilang minyak di kepulauan natuna yang
secara garis besar adalah merupakan proses pengolahan suatu fluida khususnya gas yang
bertekanan yang ada dalam suatu sistem tertentu.
Pembahasan yang lebih lengkap akan kami uraikan pada bagian berikutnya dari
laporan ini.
II. SIMBOL DAN FUNGSI

1.

Discrete Instrument ( Field or Local Mounted )


Merupakan suatu instrument yang terpasang di lokasi atau lapangan di suatu bagian
tertentu dari suatu sistem.

2.

Discrete Instrument ( Local Control Panel )


Merupakan suatu instrument yang lokasi auxilliary-nya dapat diakses oleh operator.

3.

Computer Function ( Field or Local Mounted )


Merupakan suatu instrument yang berfungsi untuk melakukan perhitungan komputasi
suatu besran tertentu dari fluida yang melewati bagian sistem yang terpasang instrument
ini.
4.

Instrument Supply or Connection to Process


Merupakan simbol dari pipa yang akan membawa fluida menuju ke dalam proses
selanjutnya atau menuju koneksi tertentu.
5.

Pneumatic Signal
Merupakan simbol dari pipa yang berisi gas yang bertekanan, yang melalui pipa ini
gas akan dibawa menuju proses selanjutnya atau menuju koneksi tertentu dalam sistem.
6.

Gate Valve

Merupakan valve yang berfungsi untuk membuka atau menutup aliran fluida secara
penuh dalam kondisi tertentu agar tidak terjadi kegagalan sistem.
7.

Three Way Valve


Merupakan valve yang berfungsi untuk memudahkan kita dalam mengarahkan outlet
ke arah pipa yang dikehendaki, tiga port yang ada adalah 1 inlet dan 2 outlet.

8.

Pneumatic Operated
Merupakan valve yang terpasang pada pipa berisi aliran gas bertekanan. Berfungsi
untuk membuka atau menutup aliran fluida secara penuh dan bisa dioperasikan secara
manual.

9.

Centrifugal Pump
Merupakan pompa yang berfungsi untuk mengumpulkan aliran fluida dari berbagai
koneksi kemudian mendorongnya keluar sehingga kecepatan fluida meningkat yang
kemudian oleh casing pump ( volute atau diffuser ) akan diubah menjadi tekanan atau
head.

10.

Gear pump atau Rotary pump


Merupakan pompa positive displacement yang berfungsi untuk mengalirkan fluida
melalui celah - celah roda gigi dengan dinding rumahnya secara melingkar agar aliran
fluida terbagi menjadi dua cabang.
11.

Check Valve
Merupakan valve yang berfungsi untuk membuat fluida hanya mengalir ke satu arah
saja atau agar tidak terjadi aliran balik ( reserved flow / back flow ). Biasanya dapat
dijumpai pada outlet atau discharge dari sentrifugal pump.
12.

Y - Type Strainer
Berfungsi untuk menyaring kotoran 'dirt, scale' yang terdapat pada aliran fluida.
Biasanya terdiri dari machined body seat dengan connection type flange atau butt weld,
dan mempunyai screen yang terbuat dari stainless steel.
13.

Three Way Valve dengan Hand Switch


Merupakan valve yang berfungsi memudahkan kita dalam mengarahkan outlet ke
arah aliran pipa yang dikehendaki. Terdiri 1 inlet dan 2 outlet dengan hand switch yang
berarti bisa dioperasikan secara manual.

14.

Container
Merupakan bagian yang berfungsi untuk menampung fluida yang telah melewati
berbagai jalur pemrosesan.
III. SINGKATAN, ISTILAH DAN ARTI
TW = Thermowell
Untuk menstabilkan suhu fluida yang mengalir.
TI = Temperature Indicator
Untuk mengindikasi suhu pada fluida apakah tinggi, rendah, atau standar.
DPI = Differential Pressure Indicator
Untuk mengindikasi jika terjadi perbedaan tekanan pada aliran fluida yang ada.
TSH = Temperature Switch High
Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan Temperature Shutdown High.
FI = Flow Indicator
Untuk mengindikasi aliran fluida yang melewati bagian yang terpasang instrument ini
agar tidak terjadi overload.
FSL = Flow Switch Low
Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fungsi dari Flow Shutdown Low.
TSDH = Temperature Shutdown High
Untuk menghentikan kenaikan suhu pada fluida yang mengalir.
FSDL = Flow Shutdown Low
Untuk menghentikan penambahan kecepatan aliran fluida.
LG / LSL = Level Gauge / Level Switch Low
Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan level aliran fluida serta menstabilkan level
aliran agar tidak terjadi overload.
LSDL = Level Shutdown Low
Untuk menghentikan penurunan level aliran fluida yang ada.
PI = Pressure Indicator
Untuk mengindikasi tekanan dari fluida yang mengalir agar tidak terjadi overload.
PS = Pressure Safety
Untuk menjaga kestabilan tekanan aliran fluida sesuai dengan batas - batas yang telah
ditentukan agar tidak terjadi kegagalan sistem.
PSDL = Pressure Shutdown Low
Untuk menghentikan penurunan tekanan dari fluida yang melewati bagian yang
terpasang instrument ini.
PSL = Pressure Switch Low
Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fungsi dari Pressure Shutdown Low.
Tubing = Salah satu jenis pipa yang dipakai dalam sistem perpipaan.
CS = Carbon Steel, yaitu bahan dasar pembuatan pipa.

SCH. = Schedule, yaitu standar diameter pipa, misalnya SCH. 80 ; SCH. 50 ; SCH.
160
II. PEMBAHASAN

Proses 1 :
Aliran gas yang berasal dari sistem 'Lubricator with compressor' akan menuju
Discrete instrument yaitu Level Gauge atau Level Switch Low 0401 yang berfungsi
untuk mengatur level aliran gas agar tidak overload ( mengaktifkan dan menonaktifkan
Level shutdown low ), setelah melewati Level Gauge atau Leve switch low ini, aliran gas
terbagi menjadi dua, yaitu udara yang bertekanan ( pneumatic line ) akan menuju pada
Computer function D3, hasil dari perhitungan inilah yang nantinya akan menentukan
tindakan apa yang akan dilakukan oleh Level shutdown low 0401, yang mana jika level
aliran terlalu rendah maka akan dimatikan. Sedangkan aliran udara yang lain akan
menuju ke Flow Indicator 0403 yang berfungsi untuk mengindikasi aliran gas yang ada.
Pipa yang digunakan pada bagian ini adalah jenis Tubing yang terbuat dari Carbon steel
dengan diameter 1 inch. Aliran gas ini akan terbagi menjadi dua lagi yaitu ada yang
menuju Customer connection nomor 15 yaitu Engine / Compressor oil make up, dan yang
lainnya akan menuju ke Flow indicator 0303 untuk diindikasi alirannya lagi, kemudian
aliran gas akan kembali terpisah menjadi dua jalur setelah melewati Level gauge atau
level switch low 0301, yaitu aliran udara yang bertekanan akan menuju ke computer
function D1 dan akan menuju ke bagian yang di situ terpasang discrete instrument level
shutdown low 0301. Aliran gas yang lainnya akan bergabung dengan aliran yang
terkoneksi dengan customer connection nomor 17 yaitu Oil Fill / Drain. Aliran dari Oil

Fill Drain akan bergabung juga dengan aliran dari engine oil cooler yang alirannya
melewati pipa yang lebih kecil diameternya jika dibandingkan dengan aliran yang berasal
dari Oil Fill Drain. Gabungan aliran gas dari Oil Fill Drain dan engine oil cooler ini akan
melewati pipa dengan diameter 1,5 inch schedule 80 dan gate valve 0305 yang berfungsi
untuk membuka dan menutup aliran secara penuh ( Gate valve 0305 berfungsi secara
otomatis ). Aliran gas ini akan terkoneksi dengan Container 4100.Aliran gas yang
bertekanan juga akan melewati bagian yang terpasang Pressure switch low with engine
( dikontrol oleh mesin ) yang kemudian akan dilakukan perhitungan oleh computer
function B2 dan akan menuju bagian yang terpasang Temperature shutdown high 0301,
yang mana ketika aliran gas terindikasi bersuhu tinggi maka akan dimatikan.

Proses 2 :
Aliran gas dari Turbo Air Motor Supply akan memasuki Centrifugal Pump 0308 yang
berfungsi untuk memindahkan aliran gas dengan cara mengumpulkannya terlebih dahulu
dan outputnya akan dialirkan menuju Turbo Postlube Motor Air Exhaust yang akan

disambungkan ke dalam customer connection nomor 29. Di dalam sistem 0308 ini juga
terdapat gear pump yang berfungsi untuk mengalirkan gas melalui celah celah roda gigi
dengan dinding rumahnya. Aliran gas dari container 4100 akan terbagi menjadi dua yaitu
aliran yang satu akan melewati gate valve 0309 dan juga y type strainer 0311 yang
mana fungsi dari y type strainer adalah untuk menyaring kotoran dari aliran fluida yang
melewatimya. Kemudian gas akan melewati gear pump dan melewati bagian yang di situ
terpasan Flow indicator 0313 untuk mengindikasi aliran gasnya. Gas akan melewati
check valve 0312 yang berfungsi untuk mencegah aliran kembali lagi ( back flow )
ketika mesin berjalan sedangkan sistem prelube mati. Selanjutnya akan melewati gate
valve 0310 dan menuju Turbo. Aliran gas lainnya yang berasal dari container 4100 akan
terbagi menjadi dua jalur lagi. Jalur yang satu akan melewati bagian yang terpasang gate
valve 0305 dan y type strainer 0314 yaitu dengan pipa derdiameter 1,5 inch schedule 80
yang kemudian alirannya akan menuju ke sambungan pipa ( flange connection ) menuju
gear pump 0302 yang dalam sisem 0302 ini juga terpasang sentrifugal pump yang akan
mengumpulkan gas dari prelube air motor supply yang outputnya akan menuju engine
prelube motor air exhaust yang akan disambungkan ke dalam customer connection nomor
29 dengan pipa 0,75 inch. Aliran dari gear pump akan kembali melewati sambungan pipa
atau flange connection yang kemudian akan melewati check valve 0307 dan gate valve
0306 dan kemudian aliran gas ini akan bergabung dengan aliran gas dari engine oil pump.
Aliran ini juga terkoneksi dengan aliran gas yang melewati bagian yang di situ terpasang
temperature switch high atau thermowell 3283 yang berfungsi untuk menstabilkan suhu
aliran gas dan fungsi lainnya adalah untuk mengaktifkan dan menonaktifkan Temperature
shutdown high 3203. Gas yang melewati bagian yang terpasang TSH atau TW yang
berupa gas yang bertekanan akan melewati proses perhitungan oleh computer function
A17 dan kemudian aliran gas tersebut akan dilewatkan pada bagian yang terpasang
temperature shutdown high 3203. Sementara aliran gas dari gear pump dan engine oil
pump akan menuju three way valve dengan suhu yang diatur sebesar 165 F pada pipa
berdiameter 2 inch. Fungsi dari three way valve ini adalah untuk memudahkan kita dalam
mengarahkan outlet ke dalam aliran pipa yang dikehendaki ( 1 inlet, 2 outlet ). Aliran gas
lain yang berasal dari oil cooler with engine akan dialirkan menuju engine oil drain pada
pipa 0,75 inch dengan melewati gate valve 0315. Sementara gas yang ada di oil cooler
with engine juga terkoneksi dengan sistem yang lain dari KH-H-07-0-8030-5. Aliran
udara yang berasal dari three way valve yang diatur denagn suhu 165 F tadi juga
terkoneksi dengan oil cooler with engine ini setelah sebelumnya melewati bagian yang
terkoneksi dengan temperature indicator 3218-7 yang berfungsi untuk mengindikasi besar
suhu aliran gas yang juga di situ terpasang thermowell 3216 untuk menstabilkan suhu
yang ada.. Aliran lain dari three way valve akan bergabung dengan aliran yang berasal
dari oil cooler with engine yang aliran ini sebelumnya juga melewati bagian yang
terkoneksi dengan thermowell 3216 dan temperature inidicator 3218-8. Gabunagn kedua
aliran ini akan melewati pipa berdiameter 2,5 inch melewati sambungan pipa tipe 150 FF
dan akan kembali melewati sambungan pipa dengan tipe 150 RF. Kemudian aliran gas
akan menuju discrete instrument dari aliran ( flow ) yang terkoneksi dengan dua sluran
aliran gas yang lain yang melewati gate valve 3228 dan bergabung pada bagian yang di
situ terpasan diferrential pressure indicator 3236 yang berfungsi untuk mengindikasi
adanya perbedaan tekanan di antara dua sluran gas tersebut. Discrete instrument untuk
aliran ( flow ) ini juga terkoneksi dengan aliran yang melewati gate valve 0306 dan

tersambung ke customer connection nomor 16 dengan pipa 1 inch yaitu engine oil filter
drain.. Sementara aliran gas yang berasal dari discrete instrument untuk aliran 9 flow ) ini
akan kembali melewati sambungan pipa dengan diameter 2,5 inch standard WT, yang
kemudian akan menuju ke dalam container 4100 setelah sebelumnya melewati y type
strainer with engine dengan diameter 2,5 inch tipe 150 FF.

Proses 3 :
Aliran gas lain yang terkoneksi dengan container 4100 akan melewati gate valve
3224 yang kemudian aliran gas yang bertekanan ( pneumatic line ) akan terbagi menjadi

dua cabang yaitu cabang yang satu akan melewati bagian yang terpasang computer
function G5 dan akan dilakukan perhitungan. Kemudian sebagian gas akan menuju
bagian yang di situ terpasang pressure indicator 4107 berfungsi untuk mengindikasi
tekanan yang ada pada aliran fluida yang melewatinya. Sebagian gas yang lain lagi akan
menuju bagian yang di situ terpasang pressure switch low 4107 yang berfungsi untuk
mencegah terjadinya everload tekanan sekaligus berfungsi untuk mengaktifkan dan
menonaktifkan pressure shutdown low 4107. Sementara itu, aliran gas lain yang berasal
dari gate valve 3224 akan menuju ke three way valve dengan hand switch, yaitu bisa
dioperasikan secara manual. Sebagian gas yang bertekanan dari three way valve ini akan
dialirkan menuju pneumatic operated yang berfungsi untuk mengoperasikan gas yang
bertekanan karena disitu juga terpasan pressure control valve 3233 yang akan mengontrol
tekanan di dalam valve tersebut yang kemudian aliran gas bertekanan itu akan terkoneksi
dengan iar supply from header. Di sistem ini juga terpasan coupling guard with
compressor. Dan kemudian aliran gas bertekanan yang lain yang melewati three way
valve 3232-1 akan melewati juga three way valve 3232-2 dengan hand switch yaitu bisa
dioperasikan secara manual. Dari three way valve 3232-2 ini, gas akan terbagi menjadi
dua cabang yaitu cabang yang satu akan menuju bagian yang terpasang computer
function Pressure Safety yaitu untuk dilakukan perhitungan terhadap tekanannya agar
terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan sepertinya terjadinya overload tekanan, dan
kemudian gas akan terkoneksi dengan prelube permissive to panel. Aliran gas yang lain
yang berasal dari three way valve 3232-2 akan bergabung dengan aliran gas yang
bertekanan yang lain yang aliran ini melewati bagian yang terpasang computer function
G6 dan kemudian terbagi menjadi dua cabang yaitu yang menuju ke bagian yang
terpasang pressure indicator 4106 dan cabang yang lain menuju ke bagian yang terpasang
presssure safety 4106 dan pressure shutdown low 4106. Gabungan dari aliran gas yang
bertekana dari three way valve 3232-2 dan computer function G6 ini akan melewati gate
valve 0408 dan akan terkoneksi dengan sistem lubricator with compressor. Sementara itu
aliran fluida yang terkoneksi dengan customer connection nomor 19 yaitu distance piece
vent dengan diameter pipanya 1 inch jenis tubing, juga terkoneksi dengan sistem
lubricator with compressor yang didalamnya akan diproses di empat tempat dengan pipa
yang diameternya diperkecil dari 1 inch menjadi ,75 inch. Aliran fluida yang terkoneksi
dengan customer connection nomor 20 yaitu packing gland vent yang juga terkoneksi
dengan customer connection nomor 21 yaitu packing gland drain dengan diameter pipa
masing-masing adalah 1 inch dengan jenis pipa tubingakan menuju keempat tempat yang
berbeda pada sistem lubricator with compressor dengan pipa yang diperkecil ukurannya
dari 1 inch menjadi 0,5 inch dan dari 0,5 inch menjadi 0,25 inch. Aliran gas bertekanan
yang lain yang terkoneksi dengan customer connection nomor 22 yaitu distance piece
drain dengan diameter pipa 1 inch jenis tubing juga kan menuju sistem lubricator with
compressor pada emepat tempat yang berbeda dengan pipa yang ukurannya juga
diperkecil yaitu dari 1 inch menjadi 0,75 inch.di sitem ini juga terpasang presure switch
low 3201 yang dilewati oleh gas yang bertekanan yang akan menuju bagian yang
terpasang computer function B1 dan dilanjutkan ke bagian yang terpasang temperature
shutdown high 3201.

Proses 4 :
Aliran fluida yang terkoneksi dengan customer connection nomor 29 yaitu
compressor prelube motor air exhaust dengan diameter pipa 0,75 inch akan bergabung
dengan aliran fluiada yang berasal dari flame rod turbo prelube pump dan flame rod eng.
Lube oil prelube pump untuk kemudian menuju ke sentrifugal pump 0402 yang di
dalamnya akan bercampur pula dengan aliran fluida yang berasal prelube iar motor
supply. Di sistem 0402 ini juga terpasang gear pump yang hasil outputnya akan terbagi
menjadi dua cabang. Cabang yang pertama akan melewati sambungan pipa dan menuju
ke y-type strainer 0409 dan menuju ke gate valve 0404 dengan pipanya berdiameter 1,5
inch schedule 80. Aliran fluida ini akan terkoneksi dengan aliran fluida yang berasal dari
customer connection nomor 24 yaitu compressor oil drain yang kemudian gabungan
aliran fluida ini akan terkoneksi dengan sistem lubricator with compressor dengan
mengalami reduksi atau pengurangan ukuran pipa dari 1,5 inch menjadi 1 inch. Alairan
fluida yang lain yang berasal dari gear pump 0402 akan menuju check valve 0406 melalui
pipa berdiameter 1 inch schedule X-HVY kemudian juga akan melewati gate valve 0405
dana kan terkoneksi denagan saluran fluida yang berasal dari oil cooler with compressor.
Dari oil cooler with compressor ini aliran fluida dikoneksikan melaui dua koneksi untuk
terkoneksi pada sistem lubricator with compressor, yaitu bagian atas pada gambar yang
mana pipa mengalami reduksi diameter dari 2 inch menjadi 1,5 inch schedule 80 dan
langsung terkoneksi pada sistem lubricator with compressor, sedangkan yang bagian

bawah pada gambar, setelah aliran fluida melewati pipa yang diameternya tereduksi dari
2 inch menjadi 1,5 inch schedule 80 , aliran fluida ini akan menuju ke dalam discrete
instrument untuk aliran ( flow ) yang dalam perjalanan menuju discrete instrument ini,
aliran gas juga melewati tempat yang terpasang thermowell 3216 dan temperature
indicator 3218-10, dan sebelum mencapai discrete instrument, pipa akan kembali
tereduksi diameternya dari 1,5 inch menjadi 1,25 inch. Di dalam discrete instrument
untuk aliran ( flow ) with compressor bermuara pula aliran gas dari customer connection
nomor 24 yaitu compressor oil drain yang melewati pipa yang diameternya tereduksi dari
1,5 inch schedule 80 menjadi 0,5 inch jenis tubing yang sebelum mencapai discrete
instrument untuk aliran ( flow ) akan melewati dulu gate valve 0408. Di discrete
instrument juga terkoneksi dengan dua koneksi lain yang alirannya bergabung pada
bagian yang terpasan differential pressure indicator 3235, yang masing-masing koneksi
sebelum terkonek dengan discrete instrument untuk aliran ( flow ) melewati dulu gate
valve 3228 dan kemudian dari discrete instrument untuk aliran ( flow ) inilah aliran fluida
akan terkoneksi pada sistem lubricator with compressor.