Anda di halaman 1dari 13

Faktor risiko dan Dampak

Perlakuan Salah & Penelantaran anak


(child abuse and neglect)
Perlakuan Salah (Child abuse)

Semua bentuk perlakuan menyakitkan secara

fisik ataupun emosional, penyalahgunaan seksual,


pelalaian, eksploitasi komersial atau eksploitasi lain,

Mengakibatkan cedera / kerugian nyata ataupun

potensial terhadap kesehatan anak, kelangsungan


hidup anak, tumbuh kembang anak, atau martabat
anak,

Dilakukan dalam konteks hubungan tanggung

jawab, kepercayaan atau kekuasaan


Faktor Risiko

Faktor risiko adalah faktor-faktor yang dapat

berkontribusi untuk terjadinya suatu masalah atau


kejadian.

Variabel dalam faktor risiko secara bermakna

mempunyai asosiasi dengan hasil akhir yang buruk.

Faktor risiko

Orang tua

Masyarakat / sosial

Anak

Faktor Masyarakat / Sosial

Tingkat kriminalitas yang tinggi

Layanan sosial yang rendah

Kemiskinan yang tinggi

Tingkat pengangguran yang tinggi

Adat istiadat mengenai pola asuh anak

Pengaruh pergeseran budaya

Stres para pengasuh

Budaya memberikan hukuman badan kepada anak

Pengaruh media massa

Faktor orang tua atau situasi keluarga

Riwayat orang tua dengan kekerasan fisik atau

seksual pada masa kecil

Orang tua remaja

Imaturitas emosi

Kepercayaan diri rendah

Dukungan sosial rendah

Keterasingan dari masyarakat

Kemiskinan

Kepadatan hunian (rumah tinggal)

Faktor orang tua atau situasi keluarga

Mempunyai banyak anak balita

Riwayat penggunaan zat obat-obatan terlarang

(NAPZA) atau alkohol

Kurangnya dukungan sosial bagi keluarga

Diketahui adanya riwayat child abuse dalam

keluarga

Kurangnya persiapan menghadapi stress saat

kelahiran anak

Kehamilannya disangkal

Orang tua tunggal

Faktor orang tua atau situasi keluarga

Masalah interaksi dengan masyarakat

Kekerasan dalam rumah tangga

Riwayat depresi dan masalah kesehatan mental

lainnya (ansietas, skizoprenia, dll)

Riwayat bunuh diri pada orang tua/ keluarga

Pola dan mendidik anak

Nilai-Nilai hidup yang dianut orangtua

Kurangnya pengertian mengenai perkembangan

anak

Faktor anak
Prematuritas

Berat badan lahir rendah

Cacat

Anak dengan gangguan tingkah laku / masalah

emosi

Klasifikasi

Menurut Jenis Perlakuan salah

Perlakuan salah fisik

Perlakuan salah seksual

Perlakuan salah emosional

Penelantaran anak

Menurut Tempat terjadinya Perlakuan Salah

Dalam institusi / lembaga

Di tempat kerja

Di jalan

Di medan perang

Data pelaku

Ayah kandung

Ibu kandung

Ibu tiri

Ayah tiri

Paman

Tetangga

Orang tidak dikenal

Guru ?? / pendidik lain ??

PROFIL PELAKU

Tetanga

: 37,5 %

Tak dikenal

: 13,5 %

Kenalan

: 9,5 %

Saudara

: 7%

Ayah kandung

Majikan / atasan : 2,5 %

Ayah tiri

: 5%
: 1%

PERISTIWA

Usia < 11 th,

Kejadian umumnya pada jam 6.00 -12.00

Terutama di rumah korban / rumah pelaku

Dengan ancaman (77), bujuk rayu (25),

kekerasan fisik (8), obat-obatan (7)


PASAL 108 KUHAP

Lapor kepada penyidik apabila mengetahui

adanya kejahatan (tindak pidana)

Pegawai negeri wajib

Setiap orang : berhak

Masalah :

Hanya lihat hasil tindak pidana

Perlindungan hukum bila ternyata tidak terbukti ?


PASAL 78
UU PERLINDUNGAN ANAK

Mengetahui dan sengaja membiarkan anak

dalam situasi darurat sbgmn ps 60 (pengungsi,


kerusuhan, bencana alam, konflik senjata), anak yg
berhadapan dg hukum, kelompok minoritas dan
terisolasi, tereksploitasi ekonomi / seksual,
diperdagangkan, korban NAPZA, korban penculikan,
perdagangan, kekerasan, padahal anak tsb
memerlukan pertolongan dipidana 5 th penjara
dan/atau denda maks Rp 100 juta
Deteksi dini, kecurigaan.

Perubahan tingkah laku pada anak

Menurunnya daya konsentrasi di sekolah

Menurunnya prestasi belajar

Angka absensi sekolah yang tinggi

Luka berulang

Terlalu penurut, pasif

Ketakutan berlebihan

Usaha bunuh diri

Gangguan tidur

Luka pada tempat yang tidak biasa terjadi

Tanya jawab kepada Orangtua / pengantar

Orangtua kurang / tidak peduli dengan keadaan

anak

Hubungan antara orangtua / pengasuh dengan

anak yang tidak harmonis

Keterlambatan mencari pertolongan medis

Orangtua / pengasuh tidak mengetahui riwayat

terjadinya kecelakaan

Jawaban orangtua dan anak yang berbeda

Cerita orangtua yang tidak masuk akal

Dampak kekerasan pada anak

Langsung (akut)

Memar

Luka robek, luka lecet

Patah tulang

Kematian

dll

Tidak langsung (kronik)

Gangguan belajar

Gangguan emosi

Masalah perilaku

Menjadi abuser
Kemungkinan adanya kekerasan fisik

Luka lecet dan luka robek di mulut, bibir, mata,

kuping, lengan dan tangan

Di genetalia (kemaluan)

Luka akibat gigitan oleh manusia

Terdapat baik luka yang baru atau yang berulang

Memar

dan bilur ringan berat pada wajah,

bibir/mulut, bagian tubuh lainnya seperti di punggung,


bokong, paha dan betis

Terdapat baik memar/bilur yang baru maupun

yang sudah mulai menyembuh

Corak-corak

memar/bilur

yang

menunjukkan

benda tertentu yang dipakai untuk kekerasan seperti


bekas gigitan, bekas kabel / tali, dipukul dengan alat
(ikat pinggang, rotan,dll)
Kemungkinan adanya kekerasan fisik

Patah tulang pada anak di bawah usia 3 tahun

Patah tulang baru dan lama yang ditemukan

bersamaan

Patah tulang ganda

Patah tulang pada kepala, rahang dan hidung

serta patahnya gigi

Luka bakar akibat bekas sundutan rokok

Luka bakar pada tangan, kaki atau bokong akibat

kontak dengan benda panas

Bentuk luka yang khas seperti kena setrika

Dampak pada anak

Dampak langsung :

patah tulang,

Luka memar

Luka lecet

luka bakar,

cacat tetap,

gangguan fungsi organ

kematian

Dampak pada keluarga

Peran & tanggung jawab dalam keluarga

berkurang

Orangtua mengalami trauma

Konflik antara anak dan anggota keluarga

Rasa bersalah

Kemungkinan terjadinya kekerasan seksual

Keputihan berulang pada anak

Nyeri, perdarahan atau adanya sekret dari vagina

Gangguan dalam kontrol BAK & BAB

Cedera pada buah dada, bokong, perut bagian

bawah, paha atau sekitar alat kelamin dan dubur

Pakaian dalam robek atau ada bercak

Nyeri saat berkemih

Usaha pencegahan

Memberi kesadaran atau pengetahuan pada

anak

untuk

tidak

mendapat

kekerasan,

dan

melaporkan pada guru atau orangtua

Pendidikan pada orangtua dan guru tentang

pengasuhan anak

Melaporkan setiap kecurigaan tindak kekerasan

pada petugas terkait / petugas kesehatan

Sosialisasi

masalah

kekerasan

anak

pada

masyarakat
Kesimpulan

Kasus perlakuan salah pada anak merupakan

fenomena gunung es

Faktor risiko, perubahan tingkah laku anak &

penampakan fisik curiga

Dampak akut & dampak jangka panjang pada

anak, keluarga & lingkungan

Pencegahan lebih baik