Anda di halaman 1dari 10

Laporan Praktikum Ke-1

MK. Patofosiologi Gizi

Hari/Tanggal : Senin, 16 Februari 2015


RK
: Teaching LAB TPB 2.3

ANEMIA
Oleh :
Kelompok
Dyah Hafida Laksmi

I14130121

Dosen Praktikum :
dr. Naufal Muharam Nurdin, S.Ked
dr. Karina R. Ekawidyani, M.Gizi

Koordinator Mata Kuliah:


Dr. Rimbawan

DEPARTEMEN GIZI MASYARAKAT


FAKULTAS EKOLOGI MANUSIA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2014

GAMBARAN KASUS : GGK

KASUS 1: GAGAL GINJAL KRONIK


Ny. Rn berusia 56 tahun, datang ke rumah sakit dalam keadaan lemah dan
mual-mual. Os mengalami anemia, Os buang air kecil 1 kali sehari dengan jumlah
yang sedikit, nafsu makan menurun, pucat, dan sesak nafas. Hasil pemeriksaan
fisik didapatkan BB 60, TB 165, edema pada kedua kaki, efusi pleura (+), bau
nafas khas, nafas cepat dan dalam. Hasil biokimia: kalium 7.5, Hb 7.0, ureum 200,
kreatinin 8. Hasil analisa gas darah, disimpulkan asidosis metabolic. Hasil
diagnosis: Gagal Ginjal Kronis stage 5, dengan hiperkalemia dan asidosis
metabolic.

Assesment
1.1

Identitas Pasien

Nama
Umur
Jenis Kelamin
Pekerjaan
1.2

: Nn. A
: 20
: Perempuan
: Mahasiswa

Antropometri

Berat Badan
Tinggi Badan
IMT
Kesimpulan

: 40 kg
: 165 cm
: 14.69 kg/m2
: Kurus
Biokimiawi

Pemeriksaan
Hct (hematocrit)
Serum iron
MCV
Sel darah merah
MCHC
TIBC
Hb

Tabel 1 Hasil pemeriksaan laboratorium


Hasil
Nilai Normal
30%

Keterangan
Rendah
Rendah

3.5 juta/mm3
7.0 mg/dL

12-14 mg/dL

Rendah
Tinggi
Rendah

Kesimpulan :
Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, kadar serum iron Os rendah,
kadar Hb rendah, MCV rendah, mengalami anemia. Kadar kalium lebih tinggi
dari batas normal disebut hiperkalemia. Kadar ureum lebih tinggi dari batas
normal disebut uremia. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa Os
mengalami Gagal Ginjal Kronis dengan anemia.
Klinis
Tabel 2 Hasil Pemeriksaan Klinis dan Fisik
Pemeriksaan
Hasil
Normal
Tekanan darah
90/60 mmHg
<130/80 mm/Hg
Denyut nadi
>60-80x/menit
60-80 x/menit
Laju pernapasan
12-18 x/menit
Pemeriksaan Fisik
Keadaan Umum
Lemah
Cepat lelah
Cepat mengantuk
Sulit berkonsentrasi

Keterangan
Tinggi

Respiratory
Cardiovascular
Kaki
Gastrointestinal

Menstruasi lebih banyak


Sklera pucat
Sulit bernafas
Jantung berdebar
Keram
Gusi bengkak, pucat, edema
Lidah bengkak
Tidak nafsu makan

Kesimpulan :
Hasil pemeriksaan klinis Os menunjukan bahwa Os mengalami takikardia.
Pemeriksaan fisik Os menunjukkan bahwa Os menderita anemia defisiensi besi
karena gejala fisik menujukkan
Diet
Os merupakan vegetarian sehingga Os memiliki kebiasaan tidak memakan
makanan daging hewani.
Riwayat Kesehatan Os
Riwayat kesehatan Os menunjukkan bahwa Os tidak penah mengalami
demam, minum obat-obatan, atau nyeri perut.
Riwayat Kesehatan Keluarga
Riwayat kesehatan keluarga Os menujukkan bahwa tidak ada riwayat
anemia.
Problem List
Tabel 3 Problem list
No
1.

Problem List
Penyakit utama :
Anemia defisiensi besi

Why
Anemia adalah Anemia is the term given to the
reduction in
the number of erythrocytes, in the concentration
of hemoglobin and/or in the hematocrit as long

(ISI
YANG LENGKAP LALU
CANTUMKAN PUSTAKANYA
MISALNYA (Soedaryo 2011) DI AKHIR
BERIKAN PENYEBAB PENYAKIT
YANG TERJADI PADA KASUS DI
SOAL
as the total blood volume is normal.

Tanda dan gejala :


a. Lemah dan cepat lelah

Kondisi tubuh mudah lelah dan lemah


karena penurunan kadar oksigen dalam
darah (Hurst).
b. Sulit berkonsentrasi dan Otak kekurangan oksigen (Hurst)
mudah mengantuk

2.

3.

c. Lidah bengkak
d. Takikardia
Penyakit lain :
Efusi Pleura

Tanda dan Gejala:


Sesak napas
Penyakit lain :
Asidosis Metabolik

Atropi pada papilla di lidah (Hurst)

4.

Tanda dan Gejala:


Pernapasan kussmaul ( cepat
dan dalam)
Nafas bau khas
Penyakit lain :
Anemia

Tanda dan Gejala:


Hb 7 mg/dL

Pucat dan Lemah

Diagram Alir Penyakit Os

Gambar 1 Diagram alir patofisiologi anemia defisiensi besi

JAWAB PERTANYAAN
1. Jelaskan penyebab anemia!
Jawab:
2. Jelaskan bagaimana mencegah dan mengatasi anemia defesiensi Fe?
Jawab:
3. Jelaskan komplikasi anemia!
Jawab:
4. Jelaskan nilai abnormal laboratorium, gejala, dan tanda klinis dari
a. Anemia defisiensi besi
b. Anemia pernicious
c. Anemia hemolitik
d. Anemia Hemorrhagic
e. Anemia akibat penyakit kronis
Jawab :
5. Jelaskan penyebab mengapa terjadi peningkatan resiko anemia pada kelompok
berikut; anak balita, ibu hamil, dan
Jawab:
6. Jelaskan apa yang dimaksud dengan asidosis metabolik?
Jawab:
7. Jelaskan peran diet rendah protein untuk gagal ginjal kronis dan jenis protein
yang disarankan?
Jawab:
8. Apa yang dimaksud dengan hemodialisa? Dan manfaat hemodialisa?
Jawab:

DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR PUSTAKA GUNAKAN FORMAT KARYA TULIS ILMIAH IPB