Anda di halaman 1dari 1

Pemisahan Gas dengan Membran Permeasi

Dr. I Gede Wenten, Bambang Irawan, dan Misbaqul Munir

Program Studi Teknik Kimia


Kelompok Keahlian Perancangan dan Pengembangan Proses Teknik Kimia
Fakultas Teknologi Industri
Institut Teknologi Bandung

Latar Belakang

Tujuan
membuat membran asimetrik matriks campuran dan memperoleh
nilai komposisi silika pada membran asimetrik matriks campuran
polisulfon/silika yang dapat digunakan untuk pemisahan gas dan
memiliki nilai selektivitas CO2 serta permeabilitas CO2 yang baik

Eksperimen

Psf
Coag0
Coag0,1
Coag0,5

Hasil
2000
Psf
PEG0
PEG0,1
PEG0,5

1500
1000

Permeabilitas (GPU)

Permeabilitas (GPU*)

2500

0.5

1
P (bar)

1.5

Gambar 2. Permeabilitas gas CO2


terhadap tekanan pada membran
dengan aditif PEG 400

0.5

1
P (bar)

1.5

Psf
Coag0
Coag0,1
Coag0,5

2000
1500
1000
500
0.5

Gambar 4. Permeabilitas Gas CO2


terhadap Tekanan pada Membran
dengan Koagulan 25% DMAc

1
P (bar)

1.5

Gambar 5. Permeabilitas Gas N2


terhadap Tekanan pada Membran
dengan Koagulan 25% DMAc

2.5

2.5
2
Psf
PEG0
PEG0,1
PEG0,5

1.5
1

Selektifitaas

2
Psf
Coag0
Coag0,1
Coag0,5

1.5
1

0.5

0.5

0
0

0.5

1
P (bar)

1.5

Gambar 6. Selektifitas gas CO2/N2


pada membran dengan aditig PEG
dan silika

0.5

1
P (bar)

1.5

Gambar 7. Selektifitas CO2/N2 pada


Membran dengan Koagulan DMAc
25% dan silika

Kesimpulan
1. Membran yang terbentuk dari percobaan ini adalah
membran berpori.
2. Permeabilitas gas yang dihasilkan jauh lebih besar
dibandingkan dengan data literatur.
3. Penggunaan silika pada penelitian ini memberikan
permeabilitas yang paling baik pada jumlah silika sebesar
0,1%.
4. Membran yang divariasikan memiliki selektifitas yang lebih
rendah dibanding polisulfon murni.

Saran
1. Variasi percobaan diperbanyak dengan mempersempit satu
variabel variasi.
2. Waktu penyimpanan membran disamakan untuk tiap variasi.
3. Penggunaan alat casting yang bisa diatur sehingga
ketebalan membran lebih seragam.
4. Penggunaan bubble soap flow meter yang lebih kecil
sehingga mampu mengukur laju alir yang rendah
5. Penggunaan gas campuran sebagai gas uji

2000
1500

Psf
PEG0
PEG0,1
PEG0,5

1000
500
0

2500

Referensi

500
0

3000

2500

3000

3500

Gambar 1. Pembuatan Membran

Polisulfon dicampur dengan DMAc, THF, etanol, PEG 400 dan


silika sambil diaduk dengan kecepatan 100 rpm dan dipanaskan
pada temperatur 60oC. Variasi percobaan yang digunakan
berupa pemberian 5% PEG 400, 25% solvent DMAc pada bak
koagulasi, dan komposisi silika 0%, 0,1% dan 0,5%. Membran
dibuat dengan metode phase inversion. Kinerja membran yang
diukur berupa permeabilitas dan selektivitas gas CO2 dan N2.

Permeabilitas (GPU)

4500
4000
3500
3000
2500
2000
1500
1000
500
0

Selektifitaas

Pemisahan gas dengan memakai membran memiliki beberapa


kelebihan daripada teknologi pemisahan gas konvesional
seperti absorbsi dan kriogenik. Kelebihan membran antara lain
tidak memerlukan energi yang besar, tidak memerlukan bahan
kimia tambahan, dapat dioperasikan pada kondisi lunak.
Membran komersial yang biasa digunakan untuk memisahkan
gas adalah poliimide. Namun poliimide memiliki kekurangan
yaitu mudah mengalami plastisasi apabila digunakan untuk
memisahkan gas yang mengandung CO2 atau hidrokarbon
berat pada tekanan tertentu. plastisasi menyebabkan
permeabilitas gas meningkat namun akan menurunkan
selektifitas dari membran.
Polisulfon memiliki ketahanan yang tinggi terhadap plastisasi,
namun permeabilitas dan selektifitas masih berada di bawah
poliimide.
Kinerja membran dapat ditingkatkan dengan menambahkan
aditif kedalam membran.

Permeabilitas (GPU)

4000

0.5

1
P (bar)

1.5

Gambar 3. Permeabilitas gas N2


terhadap tekanan pada membran
dengan aditif PEG 400

[1] Ahn, J.; Chung, W. J.; Pinnau, I.; Guiver, M. D., (2008), Polysulfone/silica
nanoparticle mixedmatrix membranes for Gas separation, Journal of
Membrane Science, 314, 123-133.
[2] Bhardwaj, V., Machintosh, A., Sharpe, I. D., Gordeyev, S. A., Shilton, S. J.,
(2003), Polysulfone hollow fiber gas separation membranes filled with
submicron particles, Ann. N. Y. Acad. Sci., 984, 318-328.
[3] Bhide, B.D., Voskericyan, A., Stern, S.A., (1997), Hybrid processes for

removal of acid gases from natural gas, Journal of Membran Science, 140,
27-49.