Anda di halaman 1dari 14

LAPORAN PRAKTIKUM ELEKTRONIKA INDUSTRI

DIFU DAN DIFD


JOB 4
Dosen Pengampu : Muslikhin, M.Pd

DISUSUN OLEH :
NAMA
NIM

: DEWI WULANDARI
: 12502244004

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA PROGRAM STUDI


PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2014

FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
LAPORAN PRAKTIKUM ELEKTRONIKA INDUSTRI
Semester
4
No. LST/EKA/EKA165/04

DIFU dan DIFD

200 menit

Revisi : 00

Hal 1 dari

Tgl : 11 Maret 2014

A. TUJUAN
Setelah melakukan praktik mahasiswa diharapkan dapat:
1. Dapat merancang rangkaian lampu berjalan menggunakan bahasa Ladder.
2. Memahami fungsi DIFU, DIFD untuk pembuatan lampu berjalan dengan
PLC.
B. TEORI DASAR
Pada PLC dikenal DIFU (differentiate up) dan DIFD (differentiate down).
DIFU digunakan untuk mendeteksi perubahan logika dari low (0) ke high (1),
sedangkan untuk DIFD untuk mendeteksi perubahan logika high(1) ke low (0).
DIFU dan DIFD digunakan untuk mengubah kondisi bit operand menjadi ON
selama 1 siklus saja. Ketika dieksekusi, DIFU akan membandingkan kondisi
eksekusi sekarang dengan kondisi eksekusi sebelumnya. Jika kondisi eksekusi
sebelumnya adalah OFF dan kondisi eksekusi sekarang adalah ON, maka
DIFU akan mengaktifkan bit operand menjadi ON selama 1 siklus saja.

C. ALAT DAN BAHAN


1.

Unit PLC OMRON Sysmac CPM2A

2.

Module console

3.

PC/ Laptop (CX Programmer)

4.

Jumper

D. GAMBAR RANGKAIAN

Gambar 1. Wiring PLC dengan PC


E. LANGKAH KERJA DAN PENGAMATAN
1. Rangkailah alat dan bahan seperti gambar di atas
2. Lakukan perhitungan dengan membuat tabel kebenaran dari setiap fungsi
logika yang akan Anda programkan ke PLC
3. Buatlah Ladder seperti berikut

4. Konversikan data tersebut dalam bentuk instruction list


5. Hidupkan console yang telah dihubungkan dengan PLC dengan memutar
saklar pada posisi Program
6. Apabila PLC meminta password tekan menekan tombol CLR > MONTR
> CLR
7. Kemudian bersihkan memori PLC CPM2A dengan tekan CLR> SET >
NOT > RESET>MONTR
8. Selanjutnya masukkan instruction list yang telah anda buat sesuai langkah
4. memprogram PLC dengan memasukan instruction list berikut

9. Untuk mengakhiri program tekan END(01) atau FUN(01) lalu tekan


WRITE. Kemudian putar saklar ke posisi RUN
10. Coba hubungkan jumper (COM) ke input dan hasilnya dapat dilihat pada
LED indikator output.
11. Cobalah download program menggunakan PC (tidak menggunakan
console).
F. HASIL DAN ANALISIS
1. Catat dan amati kerja dari fungsi DIFU dan DIFD.
Jawab :
Cara kerja DIFU adalah akan menghasilkan bit 1 jika terjadi transisi dari
bit 0 ke bit 1, sedangkan untuk DIFD adalah akan menghasilkan bit 1 jika
terjadi transisi dari bit 1 ke bit 0.

Dari gambar di atas, saat saklar 0.00 ditekan maka DIFU 200.00 akan
mendeteksi bit input yaitu dari bit 0 ke bit 1 sehingga output DIFU
menjadi bit 1, dan akan menghidupkan output 10.00 sampai timer habis,
setelah itu output 1 akan mati karena saklar TIM000 OFF.

Dari gambar di atas, saat saklar 0.00 ditekan maka DIFD 200.00 akan
mendeteksi bit input yaitu dari bit 1 ke bit 0 sehingga output DIFD
menjadi bit 1, dan akan menghidupkan output 10.00 sampai timer habis,
setelah itu output 1 akan mati karena saklar TIM000 OFF.
2. Jelaskan setiap baris instruction list yang anda tuliskan.
Jawab :
Instruction Operand

Keterangan

LD

0.00

Menghubungkan contact 0.00 ke contact selanjutnya

OR

TIM006

Mengoperasikan fungsi OR pada contact 0.00 dengan TIM006

DIFU (13) 200.00

Mendeteksi transisi sinyal input. Outputnya di alamat 200.00

LD

200.00

Menghubungkan contact 200.00 ke contact selanjutnya

OR

10.00

Mengoperasikan fungsi OR pada contact 200.00 dengan 10.00

ANDNOT

TIM000

Mengoperasikan fungsi AND dimana TIM000 NOT dengan


contact sebelumnya

OUT

10.00

Menampilkan hasil output di alamat 10.00

LD

10.00

Menghubungkan contact 10.00 ke contact selanjutnya

TIM

000

Mengoperasikan Timer 000 dengan

#0050

Waktu 50 milidetik atau 5 detik

TIM000

Menghubungkan contact TIM000 dengan contact selanjutnya


200.01

LD

DIFU (13) 200.01

Mendeteksi transisi sinyal input. Outputnya di alamat 200.01

LD

200.01

Menghubungkan contact 200.01 ke contact selanjutnya

OR

10.01

Mengoperasikan fungsi OR pada contact 200.01 dengan 10.01

ANDNOT

TIM001

Mengoperasikan fungsi AND dimana TIM001 NOT dengan


contact sebelumnya

OUT

10.01

Menampilkan hasil output di alamat 10.01

LD

10.01

Menghubungkan contact 10.01 ke contact selanjutnya

TIM

001

Mengoperasikan Timer 001 dengan

#0050

Waktu 50 milidetik atau 5 detik

Untuk penjelasan selanjutnya hampir sama dengan penjelasan di atas. Dan


setelah program bekerja sampai akhir, maka akan program tersebut akan
diulang lagi dari depan.
3. Buatlah program untuk pengisian barang ke dalam kardus dari konveyor,
jika ada benda maka aktuator (pendorong) akan bergerak menggeser benda
ke dalam kardus.
Jawab :

Diagram Ladder

Instruction list

G. KESIMPULAN
1. Fungsi DIFU digunakan untuk mendeteksi perubahan logika dari low (0)
ke high (1), sedangkan untuk DIFD untuk mendeteksi perubahan logika
high(1) ke low (0) selama satu siklus.
2. Untuk mempermudah membuat lampu berjalan dapat menggunakan
fungsi dari DIFU dan DIFD.
H. REFERENSI
Muslikhin.(2014). Elektronika Industri PLC. Labsheet Praktikum. Tidak
diterbitkan.
Omron.(1999). CPM2A Programmable Controllers Operation Manual.
www.proenergo.ru/doc_pdf/plc-doc/w353e1-2.pdf
Februari 2014.

diakses

pada

24