Anda di halaman 1dari 15

GD3104 PENGINDERAAN JAUH

PENDAHULUAN
Dosen
Ketut Wikantika
Bambang Edi Leksono
Samsul Bachri
Agung Budi Harto

ATURAN/KEPATUHAN
Mahasiswa wajib melakukan
/mengerjakan :

Absen di kelas
Tugas-tugas
Quiz
Test Lisan Komprehensif
UTS
UAS
Ekskursi kalau ada

ATURAN/KEPATUHAN
Persentase penilaian:
UTS = 20%
UAS = 30%
Praktikum = 30% (yang mengulang wajib ikut)
Tugas, Quiz, Partisipasi = 20%
Pelaku Pelanggaran Akademik: Wajib
mengulang tahun akademik berikutnya

ATURAN/KEPATUHAN

EDIR

ATURAN/KEPATUHAN
Tidak boleh bicara ketika perkuliahan, kecuali
ditanya dan bertanya. Boleh ngantuk/tidur
(tertib), tapi kalau ditanya harus bisa menjawab.
Tidak boleh diabsensikan teman
Tidak boleh pake sandal (jepit)
Quiz dan Ujian tidak boleh nyontek (berbicara
dengan kawan dianggap nyontek dan diberi nilai
0) kecuali ada ijin tertentu
Tugas tidak boleh terlambat, terlambat ditolak
90% kehadiran, dibawah ini, nilai akhir E

ATURAN/KEPATUHAN
Maksimum keterlambatan masuk
kelas: 15 menit
Membuat keributan/kegaduhan
di kelas akan diberikan sanksi

ATURAN/KEPATUHAN
KULIAH:

Hari Rabu jam 15.00 17.00


Hari Kamis jam 13.00 15.00
PRAKTIKUM:
Hari Kamis, 30 menit terakhir jam kuliah,
digunakan untuk Responsi oleh Asisten
Praktikum akan dipandu oleh Asisten (jadwal
menyusul)

Diatur kemudian oleh Asisten

LUARAN (OUTCOMES)

Kognitif: Mahasiswa mampu memahami prinsipprinsip penginderaan jauh, koreksi


radiometrik, koreksi geometrik, teknik
pemrosesan citra digital, pemetaan lidar,
penginderaan jauh gelombang mikro, dan
ekstraksi informasi.
Psikomotorik: Mahasiswa mampu
mengekstraksi informasi dari data penginderaan
jauh.
Afektif: Mahasiswa mampu berperilaku positif
(EDIR).

Satuan Acara Perkuliahan (SAP)


Mg#

Topik

Sub Topik

Konsep dan Prinsip


Penginderaan Jauh

Pengantar, radiasi
elektromagnetik, interaksi
radiasi elektromagnetik
dengan atmosfer dan
permukaan bumi, sistem /
platform penginderaan
jauh;
Perjalanan gelombang ke
dan dari permukaan objek,
model-model koreksi
radiometrik

Koreksi Radiometrik

Koreksi Geometrik

Karakteristik geometrik
citra, model-model koreksi
geometrik, rektifikasi-ortho

Klasifikasi citra

Klasifikasi citra tak-terawasi

Klasifikasi citra

Klasifikasi citra tak-terawasi

Klasifikasi citra

Klasifikasi citra terawasi

Capaian Belajar Mahasiswa


[K=Kognitif, P=Psikomotorik]

K: Mahasiswa mampu menjelaskan


radiasi elektromagnetik, interaksi
radiasi elektromagnetik dengan
atmosfer dan permukaan bumi,
sistem / platform penginderaan
jauh
K,P: Mahasiswa mampu
menjelaskan dan mengekstrasi
prinsip koreksi radiometrik
(Perjalanan gelombang ke dan dari
permukaan objek, model-model
koreksi radiometrik)
K,P: Mahasiswa mampu
menjelaskan dan mengekstrasi
prinsip koreksi geometrik
(Karakteristik geometrik citra,
model-model koreksi geometrik,
rektifikasi-ortho)
K, P: Mahasiswa mampu
menjelaskan dan mengekstrasi
klasifikasi citra tak-terawasi
K, P: Mahasiswa mampu
menjelaskan dan mengekstrasi
klasifikasi citra tak-terawasi
K, P: Mahasiswa mampu

Satuan Acara Perkuliahan (SAP)


9

Thermal and
multi/hyper-spectral
penginderan jauh

Prinsip operasional,
pemetaan temperatur,
pemrosesan data.

K,P: Mahasiswa mampu menjelaskan


dan mengekstrasi Prinsip
operasional, pemetaan temperatur,
pemrosesan data

10 Pengolahan Citra Digital

Perbaikan citra,
transformasi spasial

11 Pengolahan Citra Digital

Transformasi frekuensi
(analisis Fourier)

12 Pemetaan Lidar

Prinsip laser, spesifikasi


sistem, sumber kesalahan,
klasifikasi dan segmentasi
data LiDAR
Keuntungan, prinsip
operasional, karakteristik
data, altimetri radar.

K,P: Mahasiswa mampu menjelaskan


dan mengekstrasi pengolahan citra
digital (Perbaikan citra, transformasi
spasial)
K,P: Mahasiswa mampu menjelaskan
dan mengekstrasi pengolahan citra
digital (Transformasi frekuensi
(analisis Fourier))
K,P: Mahasiswa mampu menjelaskan
dan mengekstrasi Prinsip laser,
spesifikasi sistem, sumber kesalahan,
klasifikasi dan segmentasi data LiDAR
K,P: Mahasiswa mampu menjelaskan
dan mengekstrasi prinsip
penginderaan jauh gelombang mikro
(Keuntungan, prinsip operasional,
karakteristik data, altimetri radar)
K,P: Mahasiswa mampu menjelaskan
dan mengekstrasi Ekstraksi Informasi
untuk berbagai macam aplikasi (solid
surface sensing) yaitu Indeks
vegetasi, pemantauan dan deteksi
perubahan tutupan lahan
K,P: Mahasiswa mampu menjelaskan

13 Penginderaan jauh

gelombang mikro

14 Ekstraksi Informasi untuk

berbagai macam aplikasi


(solid surface sensing)

15 Ekstraksi Informasi untuk

Indeks vegetasi,
pemantauan dan deteksi
perubahan tutupan lahan.

pemantauan dan deteksi

REFERENSI

Floyd F. SABINS, Jr, Remote Sensing , Principles and


Interpretation.W. H.FREEMAN and Company, San
Francisco.
John R. Jensen, Introductory to Digital Image
Processing. Prentice Hall Series in Geographic
Information Science, 1996.
Lillesand, T. M. and R. W. Kiefer, 2000. Remote
Sensing and Image Interpretation. 4thed., John Wiley
and Sons, Inc.: New York.
Robert N. Colwell, Manual of Remote Sensing.
American Society of Photogrammetry & Remote
Sensing
Rafael C. Gonzalez and Richard E. Woods, Digital
Image Processing, 3rd Edition, Prentice Hall, 2002.
(atau yg Matlab version)
Schowengerd. A. Robert, Remote Sensing , Model
and Methods for Image Processing, Second Edition,

Konsep Pemetaan Penginderaan Jauh


Konsep dan definisi Pemetaan:
Penyajian informasi kartografis unsur-unsur alam maupun buatan manusia
pada suatu bidang datar dengan skala tertentu

Konsep dan definisi Inderaja


Definisi inderaja: Mendapatkan informasi tentang suatu objek
dengan tanpa menyentuhnya
Aspek Fisik Inderaja : Wahana , Sensor, robot, dan Manusia
Konstruksi Inderaja:
Inderaja Optis
Airborne
Spaceborne
Underwater borne

Inderaja Non Optis


Radar
Lidar
Sonar

Konsep Pemetaan Penginderaan Jauh


Operasionalisasi Pemetaan Inderaja :
Pra Pengolahan :
Image enhancement
Geometric Correction

Image Analysis and Photo interpretation


Visual Image/Photo interpretation and Classification
Digital Image Processing and Classification

Tematic Information Extraction


Analog Thematic Map : Land Cover / Land Use
Digital Thematic Extraction Map : Land Cover Changes

Data Pemetaan Inderaja :


Foto Udara, Citra Satelite, Citra Radar, Citra Lidar, Citra Sonar,
citra medis

Konsep Pemetaan Penginderaan Jauh

Proses pengumpulan data inderaja sbg


masukan SIG