Anda di halaman 1dari 2

Perpindahan massa adalah gerakan bersih massa dari satu lokasi ke lokasi

lain.Perpindahan massa digunakan oleh disiplin ilmu yang berbeda untuk proses dan mekanisme
yang berbeda. Ungkapan ini umum digunakan dalam rekayasa untuk proses fisik yang
melibatkan molekul dan konvektif transportasi atom dan molekuldalam sistem fisik .
Beberapa contoh umum dari proses perpindahan massa adalah penguapan dari air dari
kolam ke atmosfer ; yang difusi dari kimia kotoran di danau, sungai , dan lautandari alam atau
buatan sumber titik ; pemisahan komponen kimia dalam destilasikolom. Dalam Menara
pendingin , air panas mengalir ke bawah bahan pengisi seperti udara mengalir ke atas dan kontak
antara air dan udara menguap sebagian air. Penguapan membutuhkan panas; panas akan dihapus
dari air yang tersisa menurunkan suhu.
Mengapa transfer massa perlu dipelajari?
Peristiwa perpindahan massa atau transfer massa atau difusi banyak dijumpai di dalam
kehidupan sehari-hari, di dalam ilmu pengetahuan dan di industri. Contoh peristiwa transfer
massa adalah:
1. larutnya kristal gula dalam air, artinya komponen gula mendifusi ke fase air.
2. larutnya kopi ke dalam air,
3. terjerapnya zat beracun ke dalam arang,
4.

larutnya oksigen ke dalam darah,

5.

Pada proses fermentasi, nutrisi dan oksigen yang terlarut dalam

6. larutan mendifusi ke mikroorganisme,


7.

Pengambilan uranium dari batuan, dengan cara ekstraksi menggunakan pelarut organik,
misal heksan.

8. Penghilangan logam berbahaya dari limbah cair menggunakan adsorben, dll.


9. Di Industri, pemisahan komponen-komponen dari campurannya menggunakan alat
transfer massa seperti absorbsi, distilasi terjadi karena adanya transfer massa
adanya transfer massa.
A. Perpindahan Massa Secara Molekuler
Perpindahan massa secara difusi dimana prosesnya sering juga dilakukan dalam
industri-industri Difusi adalah peristiwa mengalirnya atau berpindahnya suatu zat dalam
pelarut dari bagian berkonsentrasi tinggi ke bagian yang berkonsentrasi rendah.

Perpindahan massa dapat terjadi dalam fasa gas maupun cair. Contoh yang
sederhana dari perpindahan massa secara difusi adalah uap air dari cerek yang berdifusi dalam
udara. Contoh lain adalah pemberian gula pada cairan teh tawar. Lambat laun cairan menjadi
manis. Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kecepatan difusi, yaitu :
1. Ukuran partikel
Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak,
sehingga kecepatan difusi semakin tinggi.
2. Ketebalan membrane
Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi.
3. Luas suatu area
Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya.
4. Jarak
Semakin besar jarak antara dua konsentrasi, semakin lambat kecepatan difusinya.
5. Suhu
Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat
.Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya
Pada fluida yang mengandung banyak komponen yang akan berdifusi dalam keadaan diam
berlaku hukum Frick untuk campuran antara hukum A dan B,yaitu :
dengan :

J*AZ = flux molar komponen A pada arah sumbu z untuk arah molekular (kgmolA/s.m
DAB = difusi molekular molekul A melalui B (m
z = jarak difusi (m)
c = konsentrasi A dan B (kgmol/m
xA= fraksi mol dari A dari campuran A dan B

http://www.princeton.edu/~achaney/tmve/wiki100k/docs/Mass_transfer.html
http://distantina.staff.uns.ac.id/files/2009/09/2-prinsip-perpindahan-massa.pdf