Anda di halaman 1dari 5

Makalah Pencemaran Sungai

MAKALAH
PENCEMARAN SUNGAI
DI DESA PANDAHAN

Untuk Memenuhi Tugas Mata Diklat IPA


Yang dibibimbing Oleh,
Ibu Nita Sriyani, S.Pd
Tahun Ajaran 2011/2012
Disusun Oleh : Ahmad Ariadi
Ahmad Nasir
Bahriansyah
Muhammad Hasan
Muhammad Rizki Gustian
Muhammad Tarmiji
Rahmat Khairani
Reynandi
DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN TAPIN
SMK NEGERI 1 RANTAU
Jalan Gerilya Telepon ( 0517 ) 31850 Rantau 71112

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam kehidupan sehari hari kita membutuhkan air yang bersih untuk minum, memasak,
mandi, mencuci dan kepentingan lainnya. Air yang kita gunakan harus berstandart 3B yaitu tidak
berwarna, tidak berbau dan tidak beracun. Tetapi banyak kita lihat air yang berwarna keruh dan
berbau sering kali bercampur dengan benda benda sampah seperti plastik, sampah organik,
kotoran manusia, kaleng dan sebagainya. Pemandangan seperti ini kami lihat disungai Pandahan
saat kami mengamati sungai itu, zat- zat yang berbahaya yang dapat menyebabkan dampak
buruk dan merugikan bila di konsumsi terlihat disungai itu.
Bagi masyarakat Pandahan, sungai adalah sumber air sehari hari untuk kelangsungan hidup,
tapi mereka kurang begitu peduli kandungan yang terdapat pada air tersebut. Oleh karna itulah
kami membuat makalah ini untuk menyadarkan masyarakat disana akan bahaya sungai yang
sudah tercemar.

1.2 Rumusan Masalah


Apa yang menyebabkan terjadinya pencemaran air di sungai Pandahan?
Bahaya apa saja yang ditimbulkan oleh air yang tercemar disana?
Apa yang harus kita lakukan untuk mencegah dan mengatasi pencemaran air di sungai
Pandahan tersebut?
1.3 Teknik Yang Diambil
Teknik yang kami ambil pada penelitian ini adalah Teknik Observasi yaitu pengamatan secara
langsung pada tempat sampel yang diteliti ( Sungai didesa Pandahan ).
1.4 Tujuan
Agar masyarakat Pandahan lebih dapat memahami bahaya polusi air
Agar dapat membedakan air yang bersih dan air yang sudah tercemar
Dapat lebih berhati- hati dalam menggunakan air yang bersih dan yang terpolusi
Dapat mengetahui kandungan air yang terpolusi

BAB II
DASAR TEORI
2.1 Pengertian Polusi Air
Suatu benda dapat dikatakan polutan bila kadarnya melebihi batas normal, berada pada tempat
dan waktu yang tidak tepat. Polutan dapat berupa suara, panas, radiasi, debu, bahan kimia, zatzat yang dihasilkan makhluk hidup dan sebagainya. Adanya polutan dalam jumlah yang
berlebihan dapat menyebabkan lingkungan tidak dapat mengadakan pembersihan sendiri
( regenerasi). Oleh karena itu, polusi terhadap lingkungan perlu dideteksi secara dini dan
ditangani segera.
Polusi air adalah peristiwa masuknya zat, energi, unsur atau komponen lainnya ke dalam air,
sehingga kualitas air terganggu yang ditandai dengan perubahan warna, bau dan rasa. Beberapa
contoh polutan antara lain: Fosfat yang berasal dari penggunaan pupuk buatan dan detergen,
Poliklorin Bifenil (PCB) senyawa ini berasal dari pemanfaatan bahan- bahan peluma dan plastic,
Minyak dan Hidrokarbon dapat berasal dari kebocoran pada roda dan kapal pengangkut minyak,
logam- logam berat berasal dari industri bahan kimia dan bensin, Limbah Pertanian berasal dari
kotoran hewana dan tempat penyimpanan makanan ternak, Kotoran Manusia berasal dari saluran
pembuangan tinja manusia dan kotoran binatang.
2.2 Macam- Macam Sumber Polusi Air
Sumber polusi air antara lain sampah masyarakat, limbah industri, limbah pertanian dan limah
rumah tangga. Ada beberapa tipe polutan yang dapat merusak perairan yaitu; bahan- bahan yang
mengandung bibit penyakit, bahan- bahan yang banyak membutuhakan oksigen untuk
penguraiannya, bahan- bhan kimia organic dari industri atau limbah pupuk pertanian, bahanbahan yang tidak sediment, bahan- bahan yang mengandung radioaktif dan panas.
Pembuangan sampah dapat mengakibatkan kadar O2 terlarut dalam air semakin berkurang
karena sebagian besar dipergunakan oleh bakteri pembusuk. Pembuangan sampah organik
maupun anorganik yang dibuang ke sungai terus- menerus, selain mencemari air, terutama di
musim hujan akan mengakibatkan banjir.
Air adalah unsur alam yang penting bagi mahluk hidup dengan sifat mengalir dan meresap.
Apabila jalur aliran- alirannya tersumbat akan mengakibatkan banjir. Pencemaran air terjadi
karena kurangnya rasa disiplian masyarakat, misalnya dalam kebersihan lingkungan, membuang
sampah sembarangan, dan pembuatan Jamban diatas air/sungai.

BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Bahaya dari Pencemaran Air sungai
Bibit- bibit penyakit berbagai zat yang bersifat racun dan bahan radioaktif dapat merugikan
manusia. Berbagai polutan memerlukan O2 untuk penguraiannya. Jika O2 kurang,
penguraiannya tidak sempurna dan menyebabkan air berubah warnanya dan berbau busuk.
Bahan atau logam yang berbahaya seperti arsenat, uradium, krom, timah, air raksa, benzon,
tetraklorida, karbon dan lain- lain dapat merusak organ tubuh manusia atau dapatmenyebabkan

kanker dan diare.


Banyak akibat yang ditimbulkan oleh polusi air, diantaranya:
1. Terganggunya kehidupan organisme air karena berkurangnya kandungan oksigen
2. Terjadinya ledakan ganggang dan tumbuhan air
3. Pendangkalan dasar perairan
4. Tersumbatnya penyaring reservoir, dan menyebabkan perubahan ekologi
5. Dalam jangka panjang mengakibatkan kanker dan kelahiran cacat
6. Akibat penggunaan pestisida yang berlebihan selain membunuh hama dan penyakit, juga
membunuh serangga dan makhluk yang berguna terutama predator
7. Kematian biota kuno, seperti plankton, ikan bahkan burung
8. Dapat mengakibatkan mutasi sel kanker dan leukemia

3.2 Usaha- Usaha untuk Mencegah dan Mengatasi Pencemaran Air khususnya
disungai Pandahan.
Sungai didesa Pandahan sering mengakibatkan banjir akibat sungai itu dipenuhi sampah yang
menutupi aliran sungai.
Adapun menurut kami beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadi banjir
lagi yaitu:
1. Dalam perencanaan jalan- jalan lingkungan baik program pemerintah maupun swadaya
masyarakat sebaiknya memilih material bahan yang menyerap air misalnya penggunaan bahan
dari pavling blok ( blok- blok adukan beton yang disusun denagn rongga- rongga resapan air
disela- selanya. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah penataan saluran lingkungan,
pembuatannyapun harus bersamaan dengan pembuatan jalan tersebut.
2. Apabila di halaman pekarangan- pekarangan rumah kita masih terdapat ruang- ruang
terbuka, buatlah sumur- sumur resapan air hujan sebanyak- banyaknya. Fungsi sumur resapan air
ini untuk mempercepat air meresapke dalam tanah. Dengan membuat sumur resapan air tersebut,
sebenarnya kita dapat memperoleh manfaat seperti berikut:
o Persediaan air bersih dalam tanah disekitar rumah kita cukup baik dan banyak
o Tanah bekas galian sumur dapat dipergunakan untuk menimbun lahan- lahan yang rendah
atau meninggikan lantai rumah
o Apabila air hujan tidak tertampung oleh selokan- selokan rumah, dapat dialirkan ke sumursumur resapan. Jangan membuang sampah atau mengeluarkan air limbah rumah tangga (air
bekas mandi, cucian dan sebagainya) ke dalam sumur resapan karena bias mencemari kandungan
air tanah
o Apabila air banjir masuk ke rumah menapai ketinggian 20- 50 cm, satu- satunya jalan adalah
meninggikan lantai rumah di atas ambang permukaan air banjir.
o Cara lain adalah membuat tanggul di depan pintu masuk rumah kita. Cara ini sudah umum
dilakukan orang, hanya saja teknisnya sering kurang terencana secara mendetail.
3. Segala sesuatu yang menutupi permukaan air seperti Rumah diatas sungai, Kandang ternak,
Jamban dipindahkan ketempat lain karna sangat menggaanggu aliran sungai.

BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan tersebut dapat kami simpulkan bahwa:
Polusi air adalah pristiwa masuknya zat, energi, unsur atau komponen- komponen lain ke
dalam air sehingga kualitas air terggangu
Sumber polusi air antara lain limbah rumah tangga, sampah masyarakat, limbah pertanian,
limbah industri dan sebagianya
Akibat yang ditimbulkan dari polusi air adalah banjir, merusak system organ
manusia,menimbulkan berbagai bibit penyakit, kanker, kelahiran bayi cacat dan lain- lain

Gambar Jembatan milik warga yang membentang diatas sungai


4.2 Saran
Saran yang kami sampaikan pada masyarakat Pandahan adalah sebagai berikut:
Sebaiknya kita harus berhati- hati dalam menggunakan air disungai itu karena sudah
tercamar.
Jagalah air di lingkungan rumah dan sekitar agar tetap bersih dan terhindar dari pencemaran
air
Jangan membuang sampah ke sungai, buanglah sampah pada tempatnya agar tidak terjadi
pencemaran sungai.
Jangan membuat Jamban dan Kandang Ternak diatas sungai tersebut, buatlah ditempat lain.
Misalnya, di belakang rumah.

Anda mungkin juga menyukai