Anda di halaman 1dari 6

SUMBER DAYA

A. Pengertian Sumber Daya


Jadi sumber daya yaitu suatu nilai potensi yang dimiliki oleh suatu materi
atau unsur tertentu dalam kehidupan. Sumber daya tidak selalu bersifat fisik,
tetapi juga non-fisik (intangible). Sumber daya ini ada yang dapat berubah, baik
menjadi semakin besar ataupun jadi hilang, dan ada pula sumber daya yang
kekal. Selain itu, dikenal pula istilah sumber daya yang dapat diperbaharui dan
sumberdaya yang tidak dapat diperbaharui. contohnya sumberdaya yang dapat
di perbaharui yaitu tumbuhan dan hewan, dan sumberdaya yang tidak dapat
diperbaharui yaitu seperti minyak bumi dan gas, batudara, dan jenis tambang lain
yang masuk ke dalam sejenis sumberdaya alam. Dan sumber daya ini terbagi
atas dua jenis yaitu sumber daya alam dan sumber daya manusia
Pengertian Sumber daya alam secara umunya adalah segala sesuatu yang
muncul secara alami yang dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan
manusia pada umumnya, pada jaman modern seperti ini, kemajuan teknologi
manusia

mengarah

kepada

eksploitasi

sumber

daya

alam

sehingga

persediaannya terus berkurang secara meningkat.. Akan tetapi, kekayaan


sumber daya alam ini seringkali tidak sejalan dengan kebutuhan manusia. Selain
sumberdaya alam ada juga sumberdaya yang lain yaitu sumbedaya manusia
sebagai pemakai dan sekaligus pengelola dari sumberdaya tersebut.

Gambar 1
Sumber Daya Batubara

Jadi Menurut Soerianegara (1977) bahwa hutan, tanah, air, tanaman


pertanian, padang rumput, dan populasi ikan merupakan beberapa contoh
sumber daya alam yang bisa dipulihkan. Hutan disebut sebagai sumber daya
alam yang bisa dipulihkan, karena proses regenerasi tegakan hutan, baik secara

alamiah maupun secara buatan dapat terjadi dalam periode waktu yang tidak
sangat lama sehingga manusia yang melakukan proses pemulihan hutan
memungkinkan dapat melihat kembali wujud hutan yang asli dan alami.

B. Sumber Daya Batubara


Sumber daya batubara merupakan bagian dari endapan batubara yang
diharapkan dapat dikelola dan dimanfaatkan. Sumber daya batu bara ini dibagi
dalam kelas-kelas sumber daya berdasarkan tingkat keyakinan geologi yang
ditentukan secara kualitatif oleh kondisi geologi/tingkat komplek dan secara
kuantitatif oleh jarak titik informasi. Sumberdaya ini dapat meningkat menjadi
cadangan apabila setelah dilakukan pengujian kelayakan dinyatakan sudah
layak.
Cadangan batubara adalah bagian dari sumber daya batubara yang telah
diketahui dimensi, sebaran kuantitas, dan kualitasnya, yang pada saat
pengkajian kelayakan dinyatakan layak untuk ditambang. Klasifikasi sumber
daya dan cadangan batubara didasarkan pada tingkat keyakinan geologi dan
kajian kelayakan. Maka dari cadangan batubara ini dapat dikelompokan
berdasarkan kelas sumber daya,yaitu :
Sumber Daya Batubara Terukur
Sumber daya batu bara terukur adalah jumlah batu bara di daerah
peyelidikan atau bagian dari daerah penyelidikan, yang dihitung berdasarkan
data yang memenuhi syaratsyarat yang ditetapkan untuk tahap eksplorasi rinci.
Densitas dan kualitas titik pengamatan cukup untuk diandalkan untuk melakukan
penafsiran ketebalan batubara, kualitas, kedalaman, dan jumlah batubara insitu.
Daerah sumber daya ini ditentukan dari proyeksi ketebalan dan tanah penutup,
rank, dan kualitas data dari titik pengukuran dan sampling berdasarkan bukti
geologi dalam radius 0,4 km. Termasuk antrasit dan bituminus dengan ketebalan
35 cm atau lebih, sub bituminus dengan ketebalan 75 cm atau lebih, lignit
dengan ketebalan 150 cm.

Sumber Daya Batubara Tereka (inferred Coal Resource)


Sumber daya batu bara tereka adalah jumlah batu bara di daerah

penyelidikan atau bagian dari daerah penyelidikan, yang dihitung berdasarkan


data yang memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan untuk tahap penyelidikan
prospeksi. Titik pengamatan mempunyai jarak yang cukup jauh sehingga

penilaian dari sumber daya tidak dapat diandalkan. Daerah sumber daya ini
ditentukan dari proyeksi ketebalan dan tanah penutup, rank, dan kualitas data
dari titik pengukuran dan sampling berdasarkan bukti geologi dalam daerah
antara 1,2 km 4,8 km. termasuk antrasit dan bituminus dengan ketebalan 35
cm atau lebih, sub bituminus dengan ketebalan 75 cm atau lebih, lignit dengan
ketebalan 150 cm atau lebih.
Sumber Daya Batubara Hipotetik (Hypothetical Coal Resource)
Sumber daya batu bara hipotetik yaitu batu bara di daerah penyelidikan atau
bagian dari daerah penyelidikan, yang dihitung berdasarkan data yang
memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan untuk tahap penyelidikan survei tinjau.
Sejumlah kelas sumber daya yang belum ditemukan yang sama dengan
cadangan batubara yg diharapkan mungkin ada di daerah atau wilayah batubara
yang
Sumber Daya Batubara Tertunjuk (Indicated Coal Resource)
Sumber daya batu bara tertunjuk adalah jumlah batu bara di daerah
penyelidikan atau bagian dari daerah penyelidikan, yang dihitung berdasarkan
data yang memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan untuk tahap eksplorasi
pendahuluan. Densitas dan kualitas titik pengamatan cukup untuk melakukan
penafsiran secara relistik dari ketebalan, kualitas, kedalaman, dan jumlah insitu
batubara dan dengan alasan sumber daya yang ditafsir tidak akan mempunyai
variasi yang cukup besar jika eksplorasi yang lebih detail dilakukan. Daerah
sumber daya ini ditentukan dari proyeksi ketebalan dan tanah penutup, rank, dan
kualitas data dari titik pengukuran dan sampling berdasarkan bukti gteologi
dalam daerah antara 0,4 km 1,2 km. termasuk antrasit dan bituminus dengan
ketebalan 35 cm atau lebih, sib bituminus dengan ketebalan 75 cm atau lebih,
lignit dengan ketebalan 150 cm.

C. Metode Perhitungan Cadangan


Jadi dalam perhitungan suatu cadangan sumber daya ini juga mempunyai
beberapa metode yang dapat dipakai yaitu :
Metode Cross Section
Metode ini bisanya sering dilakukan pada tahap-tahap paling awal dari suaut
perhitungan, hasil perhitungan secara manual dapat dipakai sebagai alat

pembandingan untuk mengcek hasil usatu perhitungan yang lebih canggih

dengan menggunakan software


Metode Isoline
Metode isoline ini dipakai untuk digunakan pada endapan bijih, dimana

ketebalan dan kadar mengecil dari tengah ke tepi suatu endapan


Metode model blok
Jadi asoek yang paling penting dalam perhitungan cadangan adalah metode
penaksiran, pada metode penaksiran ini terdapat bermacam-macam metode
penaksiran yang bisa dilakukan, yaitu suatu metode klasik yang terdiri dari

NNP (Neighborhood Nearest Point) dan IDW (Inverse Distance Weighting)


Metode Poligon
Metode poligon ini merupkan suatu metode perhitngan sederhana atau
konvensional, metode ini umunya dapat diterapkan pada endapan yang relatif
sama dan mempunyai sifat geometri sederhana, kadar pada suatu lapisan di
dalam poligon ini ditaksir dengan ninali conto yang berada di tengah-tengah
suatu poligon, sehingga metode ini sering juga disebut dengan metode
poligon daerah pengaruh.

KESIMPULAN

Sumber daya adalah suatu nilai potensi yang dimiliki oleh suatu materi atau
unsur tertentu dalam kehidupan. Sumber daya tidak selalu bersifat fisik, tetapi
juga non-fisik (intangible). Dalm sumber daya ada bebarapa macam diantarnya
adalah sumber daya manusia, sumber daya alam dan lain sebagainya, didalam

sumber daya alam yang sangat diperhatikan dan paling banyak adalah batubara.
Sumber daya batubara adalah bagian dari endapan batubara yang diharapkan
dapat dimanfaatkan. Sumber daya batu bara ini dibagi dalam kelas-kelas sumber
daya berdasarkan tingkat keyakinan geologi yang ditentukan secara kualitatif
oleh kondisi geologi/tingkat kompleksitas.
Jadi dalam perhitungan cadangan ini ada beberapa metode, yaitu

Metode Cross Section


Metode Isoline
Metode model blok
Metode Poligon

DAFTAR PUSTAKA
Ayu,

Dian,

2011,

Sumber

Daya

Pertambangan,

http://dianayu.intani.com/2011/08/05/sumber.daya.pertambangan.

Diakses

tanggal 8 Mei 2014 (word, online)


2009,

Sumber

Daya,

http://dibian.blogspot.com/2009/06minning.blogspot.

Diakses tanggal 8 Mei 2014 (word, online)

Indra,

2011,

Sumber

Daya,

http://gelogiindra.blogspot.com/2011/02/pengolahan.sumber.daya.tambang.ht
ml.Diakses tanggal 8 Mei 2014