Anda di halaman 1dari 31

Anak Muda Umur 20-An

Pasti Mengalami Ini, Kalau


Kamu?

Nendra Rengganis | Jul 9, 201425298 shares

Bagikan di Twitter Bagikan di Facebook

Jangan Sampai Ketinggalan Artikel


Kami!
OK, berlangganan!

Hipwee akan dengan senang hati mengirimkannya langsung ke e-mail mu

Usia 20-an adalah masa krusial bagi kehidupan seseorang. Di umur tersebut banyak
keputusan penting datang, banyak perubahan yang terjadi dalam kehidupan. Usia 20an memberikan banyak kejutan yang selama ini kita sangka tidak akan pernah datang.
Kedewasaan memang membawa banyak perubahan. Apa saja sih yang biasanya terjadi
dan merubah hidup seseorang pada usia 20-an?

1. Jadi Pejuang Skripsi

Lembur mengerjakan skripsi via heruwibowo90.wordpress.com

Tugas akhir sebagai mahasiswa ini jadi hal yang sering membawa perubahan bagi
kehidupan seseorang. Tanpa disadari, skripsi akan mengubah cara pandangmu
terhadap hidup. Di titik inilah kamu akan diuji secara akademis, setelah 4 tahun belajar
di bangku kuliah.

Kamu akan mencari hal apa yang paling kamu senangi, mendalami pemahanmu
terhadap hal tersebut, mempertahankan pendapatmu di hadapan dosen pembimbing
dan penguji.
Dalam proses pengerjaan skripsi kamu akan tahu arti kerja keras dan keuletan. Tidak
jarang pekerjaanmu kelak juga akan berhubungan dengan tema skripsi yang kamu tulis.

2. Melihat Temanmu Lulus Lebih


Dulu Kemudian Pindah

Teman-teman sepermainanmu bisa lulus duluan via richanworld.blogspot.com

Teman yang selama ini menemani perjuangan selama kuliah lulus duluan dan pindah
dari kota tempat kampus kalian berada. Entah karena merantau untuk bekerja atau
pulang kampung, kehilangan teman seperjuangan jadi hal yang sering terjadi di usia 20an. Nggak ada lagi partner in crime dalam berbagai hal.
Walau biasanya main sama-sama, akhirnya kamu sadar bahwa kamu dan dia punya
impian masing-masing yang harus dikejar. Dengan berpisah secara fisik kamu juga akan
memahami bahwa ikatan pertemanan tidak akan selesai hanya karena tidak lagi satu
kota. Walaupun jauh, kalian akan tetap jadi tiang penopang bagi sahabat yang
membutuhkan dukungan.

3. Akhirnya..Giliranmu Lulus
Kuliah

Lulus kuliah dan membahagiakan orang tua via alvinfauzie.com

Wisuda, jadi momen yang ditunggu bagi seluruh anak usia 20-an. Di momen tersebut
kewajibanmu sebagai anak sudah tuntas. Menyelesaikan pendidikan strata sarjana jadi
tanda bahwa tanggung jawab orang tua ke kamu sudah selesai. Sekarang terserah
padamu bagaimana hendak melanjutkan hidup.
Di hari kelulusan kamu akan sadar bahwa kebahagiaan orang tua ternyata hanya
terletak pada kesuksesanmu. Kamu hanya harus berusaha sebaik mungkin dalam tiap
sisi kehidupan agar bisa membanggakan mereka. Selama kamu sukses dan berjalan
lurus, mereka tidak akan ribut menuntutmu apa-apa.
Setelah momen ini pula kamu akan menghadapi kenyataan hidup yang sesungguhnya.

4. Mulai Mencari Pekerjaan

Getol ikut job-fair via tokyogirlsupdate.com

Ikutan job-fair di berbagai kota, ikut milis career centre, sampai melototin koran untuk
cari lowongan pekerjaan jadi kegiatan wajib pasca lulus. Saat mencari pekerjaan macam
ini hidupmu seperti punya tombol reset, dimana semuanya seakan dimulai dari nol.
Pencapaianmu semasa kuliah rasanya sudah jauh tertinggal di belakang. Kamu harus
membangun kepercayaan diri baru untuk bersaing dengan pencari kerja lain. Ditengah
kesibukan membuat lamaran dan CV yang representatif, kamu akan menggali ulang
seluruh kemampuan yang selama ini dimiliki tapi belum ditunjukkan dengan maksimal.

5. Merasakan Gak Enaknya Jadi


Pengangguran

Menganggur, selo di rumah via www.brightsidelive.com

Masa-masa mencari kerja berarti jadi pengangguran untuk sementara waktu. Kalau
biasanya kamu sibuk dengan berbagai agenda kampus, kini kamu cuma duduk diam aja
di rumah sambil menunggu panggilan. Masa-masa ini bisa jadi momen yang
menimbulkan stres, terutama buat kamu yang sudah terbiasa sibuk.
Di titik ini kamu akan belajar bahwa kamu bukanlah apa-apa. Kemampuanmu belum
seberapa dibanding orang lain diluar sana yang juga sedang mencari pekerjaan. Kamu

akan merasakan pahitnya ditolak perusahaan impian, gagal di tes pertama MNC yang
kamu idamkan kamu akan mempertanyakan kemampuanmu sendiri.
Saat kamu merutuki nasib dan berharap dapat pekerjaan apa saja agar tidak
menganggur itulah kamu diuji sebagai manusia dewasa, sampai sejauh mana kamu
berkemauan memperjuangkan hidup?

6. Belajar Mendamaikan
Idealisme Dan Kenyataan

Kamu akhirnya sadar kalau idealisme juga harus dikompromikan via ism-global.net

Sedari kuliah kamu sudah berkeinginan untuk tidak bekerja di perusahaan tambang
yang mengeruk kekayaan alam Indonesia. Tapi pada kenyataannya, pekerjaan di
pertambangan-lah yang bisa memenuhi gaya hidup yang kamu inginkan. Pada
akhirnya, kamu mengalah dan mengambil pekerjaan tersebut.
Di usia 20-an akan banyak pelajaran hidup yang kamu dapatkan soal idealisme dan
kenyataan. Kamu akan belajar berdamai dengan diri sendiri, saat idealisme yang selama

ini kamu yakini tidak bisa diterapkan di kehidupan nyata. Kamu akan mengerti bahwa
orang yang tidak bisa mengikuti idealismenya bukan berarti munafik.
Mereka yang terpaksa meninggalkan idealismenya bisa jadi sedang menghadapi ujian
terberat dalam kehidupan mereka. Dan tidak sepantasnya kamu menghakimi.

7. Dapat Pekerjaan Pertama

Akhirnya dapat pekerjaan pertama via www.japantimes.co.jp

Hooooray! Setelah babak belur ditolak berbagai perusahaan akhirnya kamu mendarat di
pekerjaan pertamamu. Kehidupanmu sebagai orang dewasa baru akan segera dimulai.

Ada beberapa yang beruntung dan langsung jatuh hati pada pekerjaannya. Merasa
pekerjaan pertama yang didapatkan sangat sesuai dengan passion.
Namun ada juga yang terbengong-bengong karena ternyata dunia kerja tidak seindah
yang dibayangkan. Pekerjaan yang kamu dapatkan ternyata tidak menantang, kamu
hanya duduk di depan komputer sepanjang waktu untuk mengerjakan tugas
administratif. Hatimu berontak, kamu merasa hidup harus dijalani lebih dari sekedar
kena macet-sibuk-menua-lalu mati.
Untuk beberapa waktu kamu akan menangguhkan diri untuk menjalani pekerjaan yang
tidak sesuai hati nurani, sebelum mengatur strategi untuk mencari yang lebih pas di
hati. Atau bagi kamu yang sudah mendapatkan pekerjaan yang cocok, hari-harimu akan
dipenuhi upaya untuk terus memberikan yang terbaik.

8. Tinggal Sendiri Dan Mandiri


Secara Finansial

Berlatih untuk tinggal sendiri via dormdesign.tumblr.com

Selepas dapat pekerjaan banyak anak muda usia 20-an memutuskan keluar rumah,
mulai membangun kehidupan mereka sendiri. Banyak yang memilih tinggal di kos,
menyewa apartemen atau bahkan mengontrak rumah. Tinggal bersama orang tua sudah
bukan lagi jadi pilihan yang dirasa nyaman.
Bukan cuma kebebasan dari segala aturan rumah yang dicari. Dorongan untuk mulai
belajar hidup sendiri sudah terlalu kuat untuk diabaikan. Kamu akan mulai
menyesuaikan gaya hidupmu dengan pendapatanmu, berusaha mengatur uang
sedemikian rupa sehingga kamu bisa bertahan sampai akhir bulan.
Kamu mulai belajar hidup diatas kakimu sendiri, tanpa sokongan finansial dari orang
tua yang mencintaimu.

9. Mulai Berpikir Untuk


Komitmen Jangka Panjang

Main-main dalam hubungan cinta tidak lagi penting via www.georgeherald.com

Tidak hanya dalam pekerjaan dan pola pikir, perubahan juga akan terjadi dalam
hubungan romantismu. Kamu yang dulunya selalu berpikir pacaran itu dijalanin
aja mulai menimbang apakah pasanganmu sekarang memang bisa diajak punya masa
depan bersama.

Hubungan romantis yang cuma buat senang-senang aja tiba-tiba tidak lagi relevan
dimatamu. Kamu akhirnya sadar kalau yang kamu butuhkan cuma partner untuk
membangun hidup bersama.

Dia yang bisa diajak berdiskusi ketika ada masalah, dia yang cukup
konsisten untuk terus ada dalam hidupmu yang tidak sempurna, dia
yang punya semangat untuk membangun masa depan yang lebih
berdua.
Kamu akan terbengong-bengong menyadari betapa pola pikirmu berubah selepas
kuliah. Dulu mikir nikah aja males, eh sekarang malah ingin segera punya komitmen
pasti.

10. Kamu Mulai Memperhatikan


Kesehatan

Olahraga jadi kegiatan wajibmu via dunialari.com

Kamu akhirnya sadar, kalau metabolisme tubuhmu tidak akan selamanya seprima
sekarang. Makan 8 potong pizza harus dibayar dengan jogging 45 menit. Makanan cepat
saji sudah tidak lagi membuatmu tergiur. Kamu tahu tubuhmu layak dihargai dengan
makanan sehat.
Sepatu lari, iuran keanggotaan gym sampai gabung di klub pilates dan martial arts jadi
pengeluaran yang wajar untukmu. Beli gadget baru bisa menunggu, tapi kesehatan
harus tetap jadi nomor satu.

11. Mulai Belajar Mengatur


Uang Dan Berinvestasi

Kopi overprice sudah di luar budget-mu via athreeller.com

Sekarang uang tidak lagi secara ajaib muncul di rekeningmu karena transferan orang
tua. Kamulah yang paling tahu kondisi keuanganmu. Tidak ada lagi orang yang bisa
kamu mintai bantuan kalau kehabisan uang di tanggal 18. Kelangsungan hidupmu ada
di tanganmu sendiri.
Demi tercukupinya kebutuhan, kamu akan menyesuaikan gaya hidup dengan
penghasilanmu. Kamu mulai berhitung dengan cermat berapa pengeluaranmu untuk
makan, kos dan kebutuhan domestik bulanan. Kalau ada sisa baru deh bisa digunakan
untuk kebutuhan tersier.
Investasi juga mulai jadi kebutuhan yang masuk ke prioritasmu. Kamu mulai
mempertimbangkan, Ikut reksadana, investasi valas atau saham ya?. Jika mau tahu

investasi apa yang cocok buat anak muda baca 10 Cara Biar Kamu Bisa Kaya Di Usia
Muda.

12. Bro, Ternyata Cari Uang Itu


Susah Ya Bro!

Cari uang itu susah via tokiotours.wordpress.com

Akhirnya kamu sadar bahwa uang itu tidak dipetik dari pohon. Butuh kerja keras dan
kemampuan untuk bisa mendapatkannya. Ditengah jam kerjamu yang panjang, sering
lembur, gaji juga biasa-biasa aja kamu akan bersyukur sudah bisa punya kehidupan
yang nyaman.

Pengalaman kerja selama ini membuatmu jadi pribadi yang lebih bijak mengatur uang.
Kalau untuk mendapatkannya kamu perlu berdarah-darah, sepatutnya uang yang kamu
hasilkan digunakan untuk hal yang lebih berharga dari sekedar hura-hura kan?

13. Belajar Hidup Sesuai


Kemampuanmu

Gaya hidupmu disesuaikan dengan kemampuan via taobaoshop64.blogspot.com

Kamu bahkan bingung, Kenapa dulu pas SMA ngotot banget ya minta dibeliin tas
merk Gadispeluncur padahal mahal?. Rasa gengsi karena bisa punya barang mahal
dan dianggap berkelas sudah tidak lagi kamu rasakan. Bahkan, kamu merasa bersalah
karena dulu minta macam-macam ke orang tua.
Di usia ini kamu akhirnya sadar bahwa bisa hidup berkecukupan sudah pantas
disyukuri. Kamu tidak lagi perlu mempertontonkan kekayaanmu, justru kamu ingin
belajar untuk hidup bersahaja dan memberikan banyak kemanfaatan bagi sesama.

14. Menekuni Hobi Dan Ingin


Berkembang Sebagai Pribadi

Menekuni hobi yang benar-benar kamu sukai via www.lolcat.zut.edu.pl

Usia 20-an sering jadi masa dimana seseorang benar-benar fokus untuk menemukan
apa yang paling diinginkan dalam hidup. Jika sebelumnya akhir pekan hanya diisi
dengan jalan-jalan ke mall dan nonton, sekarang justru kamu akan ikut berbagai
kegiatan yang sesuai hobimu.
Mungkin kamu ikut kumpul-kumpul penulis, bergabung di klub fotografi, atau join di
komunitas penyuka kartu pos atau bahkan ambil S2. Kamu sadar bahwa inilah
waktunya menemukan dirimu yang sesungguhnya. Saat kamu sudah punya penghasilan
sendiri dan tanggung jawab pendidikan sudah selesai, maka kamu benar-benar bisa
mengeksplor keinginanmu yang belum terwujud.

15. Patah Hati Sampai Tidak


Lagi Percaya Cinta

Patah hati parah sampai lupa rasanya jatuh cinta via www.merdeka.com

Tidak sedikit orang yang mengalami patah hati parah di usia 20-an. Putus cinta di usia
ini memang paling menyakitkan. Bagaimana tidak, saat seharusnya kamu sudah
memasuki hubungan yang berorientasi serius eeh malah kandas.
Sakitnya patah hati akan membuatmu memandang hubungan romatis dengan pahit.
Kamu memilih untuk meredam semua rasa cinta di hati, karena ingin melindungi diri
dari rasa sakit yang sama. Kamu merasa bisa dan mampu hidup sendiri, karena
pendamping hanya akan meyakiti.

Tapi, suatu hari dia yang tertakdirkan akan datang dan membuatmu percaya lagi kok!
Bersabarlah dan tetap jalani kehidupanmu sebaik mungkin ya sampai saat itu tiba.

16. Satu Persatu, TemanTemanmu Mulai Menikah

Banyak temanmu mulai menikah via exposuraphoto.blogspot.com

Undangan pernikahan dari teman sejawat sudah menyapamu setiap minggu. Selain
menekuni hobi dan jalan-jalan, kondangan juga jadi agenda wajib di akhir pekan. Kamu

akan datang ke acara seremoni pernikahan mereka, mengucap selamat dan jadi saksi
babak baru hidup yang akan segera dimulai.
Dalam hati, kamu akan bertanya: Apakah kamu siap mengambil langkah besar yang
sama dalam waktu dekat?.

17. Postingan Facebook Dan


Path Dipenuhi Foto Pernikahan,
Cerita Kehamilan Dan Foto Bayi

Foto tentang kehamilan memenuhi media sosial via christymwong.wordpress.com

Dulu postingan di media sosial sebatas lagi makan dimana atau mendengarkan musik
apa. Sekarang, semua berubah. Isi lini masa media sosialmu dipenuhi foto pernikahan
si X, si V yang cerita soal kehamilan atau foto anak si Y yang baru lahir. Kalau kamu
sudah menikah dan menanti anak, hal ini akan terasa natural saja bagimu.
Tapi kalau kamu masih melajang maka kamu akan merasa.tua. Dan bertanyatanya: Mereka yang terlalu cepat mengambil langkah, atau aku yang tertinggal?.

18. Ditinggalkan Teman Dan


Keluarga Tercinta

Pedih kehilangan keluarga tercinta via resep-kuliner-terbaik.blogspot.com

Ada kalanya kamu akan kehilangan teman, karena sudah tidak lagi sering berhubungan.
Kamu akhirnya sadar bahwa hubungan pertemanan butuh usaha dari semua pihak. Dan
memang, ada beberapa ikatan yang tertakdirkan longgar lalu hilang.
Kamu mulai tahu bahwa tidak ada perkawanan yang layak diperlakukan seenaknya.
Secara rutin kamu akan menanyakan kabar teman-temanmu, menyapa mereka
ditengah kesibukanmu.

Momen besar juga akan terjadi dalam kehidupanmu. Ketika anggota keluarga yang
kamu kasihi harus pergi selamanya dari hidupmu. Kamu akan jatuh, sedih, tapi pada
ujungnya sadar: keluarga pantas jadi prioritasmu nomor 1, sebelum kamu kecewa
karena mereka pergi lebih dulu.

19. Perlahan, Semua


Pengalaman Merubahmu Jadi
Pribadi Yang Lebih Tenang

Kamu berubah jadi lebih tenang via 500px.com

Sudah tidak ada lagi drama-drama nggak penting dalam hidupmu. Semakin dewasa,
kamu belajar menghadapi semuanya dengan kepala dingin. Rasionalitas mengalahkan
emosi dan egoisme. Hidupmu sudah cukup melelahkan dengan segala rutinitasnya,
kamu cuma ingin punya hidup yang tenang dan terkendali.

20. Pada Akhirnya Kamu Belajar


Tentang Hal Yang Tertakdirkan

Beberapa hal memang sudah tertakdirkan via naluritafani.blogspot.com

Share Tweet Pin


Kamu tidak lagi keras kepala atas apa yang kamu mau. Jika dulu kamu akan ngotot
sampai keinginanmu terpenuhi, sekarang kamu akan lebih menerima jika ada hal yang
tidak berjalan sesuai rencanamu. Kamu yakin, bahwa ada hal-hal yang memang
tertakdirkan dan pasti terjadi.
Sementara beberapa hal lain, yang tidak tertakdirkan, sepatutnya diikhlaskan saja.
Kamu mulai mempercayai kekuatan besar diluar dirimu yang jadi penentu penting
kemana hidupmu akan berjalan. Demi menciptakan ketenangan dalam dirimu, kamu
akan mendekatkan diri pada Sang Maha Besar itu lewat berbagai cara.

Nah, itu tadi hal-hal yang berubah dalam kehidupan seseorang saat usianya mencapai
20-an. Sesuai atau tidak dengan kehidupan yang sedang kamu jalani saat ini?
Bagikan di Twitter Bagikan di Facebook

Jangan Sampai Ketinggalan Artikel


Kami!
OK, berlangganan!

Hipwee akan dengan senang hati mengirimkannya langsung ke e-mail mu


Artikel ini terinspirasi dari laman Elite Daily. Untuk melihat artikel aslinya bisa dilihat disini.

#20 tahun

#kehidupan

#perubahan
- See more at: http://www.hipwee.com/inspirasi/anak-muda-umur-20-pastimengalami-ini-kalau-kamu/#sthash.Q8WcvMur.dpuf