Anda di halaman 1dari 18

Batu Ginjal

(ureterolithiasis)

KELOMPOK
Aditya chandra
1foresta faa 113 006
Devina aulia aziza
Esty novelina k.
Helen angelin k.m.
Ismi sholihah
Nadia marsha
Puspa negara
Sheren vinera lins
Thea desideria r.
Widi cahya utami

faa 113 012


Faa 113 009
Faa 113 008
Faa 113 021
Faa 113 024
Faa 113 013
Faa 113 017
Faa 113 035
Faa 113 022

DEFINISI
Batu Ginjal di dalam
saluran kemih (kalkulus
uriner) adalah massa
keras seperti batu yang
terbentuk di sepanjang
saluran kemih dan bisa
menyebabkan
nyeri,
perdarahan,
penyumbatan
aliran
kemih atau infeksi.

GEJALA
1. Rasa sakit yang luar biasa pada pinggang bawah
baik satu sisi maupun keduanya.
2. Nyeri dirasakan sampai ke pangkal paha.
3. Terdapat darah pada air kencing.
4. Rasa meriang atau demam seperti gejala flu.
5. Mual dan muntah.
6. Warna air kencing keruh.
7. Bau air kencing yang lebih menyengat.
8. Rasa panas atau terbakar saat kencing.

DIAGNOSA
Penyakit batu pada saluran kemih pada
stadium awal ditandai dengan nyeri dan rasa
tidak enak pada daerah perut bawah,
pinggang dan sekitar kemaluan. Sebenarnya
pada tahap ini pengobatan yang benar dapat
menyelesaikan masalah dengan baik tanpa
biaya yang mahal dan tindakan terapi yang
rumit

METODE PEMERIKSAAN
Untuk menetapkan adanya batu pada
saluran kemih dapat dilakukan melalui:
1.Pemeriksaan fisik (physical examination);
2.Pemeriksaan
radiologis
(radiologic
investigations) untuk menentukan lokasi,
ukuran dan bentuk batu;
3.Analisa Urin (Urinalisa) untuk menentukan
ada/tidaknya
infeksi
dan
menentukan
komposisi kimia dari batu.

ALAT UNTUK MENDIAGNOSIS


1. SINAR X

2. CT/CAT SCAN
CT/CAT Scan adalah tipe
diagnosis sinar-X yang dapat
memeriksa gambaran potongan
melintang dari suatu bagian tubuh.
Pemeriksaan
ini
dapat
membedakan batu dari tulang atau
bahan radiopaque lain.

3. ULTRASONOGRAFI
Batu pada saluran kemih dapat
menghasilkan pantulan akustik
pada
pemeriksaan
dengan
ultrasonografi (USG). Pemeriksaan
ini
dilakukan
dengan
mengaplikasikan alat ultrasonografi
(transducer) pada daerah perut
bagian bawah dan ginjal penderita,
kemudian
gambaran
yang
dihasilkan dapat dilihat pada layar
monitor.

4. URINALISIS
Spesimen yang diperoleh dari
urin penderita diperiksa secara
mikroskopik untuk menentukan
ada tidaknya kristal-kristal dari
saluran
kemih
dan
juga
menentukan ada tidaknya sel-sel
darah
dalam
urin,
karena
seringkali
perdarahan
pada
saluran
kemih
tidak
nyata
sehingga tidak dapat dilihat
dengan mata telanjang.

PENYEBAB
Secara garis besar terjadinya batu ginjal
disebabkan oleh :
1. Makanan dan minuman tertentu
2. Infeksi
3. Pengeluaran air kencing tidak lancar
4. Kelainan bawaan dari lahir

PENGOBATAN
1. Bila batu ginjal kecil (kurang dari 0.5 cm) biasanya batu
ginjal bisa keluar sendiri, cukup dengan minum banyak,
minimal 3 liter air sehari, tanpa perlu obat atau jamu
apapun.
2. Bila batu ginjal tidak terlihat dengan foto rontgent dan
hanya bisa dideteksi dengan USG disebut batu
Radiolusen, pengobatan untuk menghacurkan batu
dengan menaikkan keasaman (pH) air kencing dengan
pemberian natrium bikarbonat tablet yang sangat murah
harganya dan banyak tersedia sampai di Puskesmas.

3. Bila batunya terlihat dengan foto rontgent dan


lebih dari 5 mm maka perlu dilakukan tindakan
operasi atau dihancurkan dengan tembakan.
Penembakan batu ginjal dengan cara lama yaitu
penderita dibius umum dan dalam posisi
telungkup dibuat lubang di pinggang bagian
belakang selebar 1 cm dan dimasukkan alat
pemecah batu dari lubang tersebut atau bisa juga
alat dimasukkan melalui lubang kencing bila
batunya berada di saluran ginjal.

4. Penembakan yang lebih baru dan


sekarang menjadi pengobatan standar
diseluruh dunia yaitu dengan ESWL
(Extracorporeal Shock Wave Litrotripsi).
Di seluruh dunia lebih dari 70 % batu
dipecahkan dengan cara ini dan hanya
sedikit yang perlu dioperasi atau dengan
dibuat
lubang
dipinggang
bagian
belakang.

PENCEGAHAN

Tindakan pencegahan pembentukan


batu tergantung kepada komposisi batu
yang ditemukan pada penderita. Batu
tersebut
dianalisa
dan
dilakukan
pengukuran kadar bahan yang bisa
menyebabkan terjadinya batu di dalam
air kemih.

Batu kalsium
Sebagian
besar
penderita batu
kalsium
mengalami
hiperkalsiuria, dimana kadar kalsium di dalam air kemih sangat
tinggi. Obat diuretik thiazid (misalnya trichlormetazid) akan
mengurangi pembentukan batu yang baru.
Dianjurkan untuk minum banyak air putih (8-10 gelas/hari).
Diet rendah kalsium dan mengkonsumsi natrium selulosa fosfat.
Untuk meningkatkan kadar sitrat (zat penghambat pembentukan
batu kalsium) di dalam air kemih, diberikan kalium sitrat.

Batu Asam Urat


Dianjurkan untuk mengurangi asupan daging, ikan
dan unggas, karena makanan tersebut menyebabkan
meningkatnya kadar asam urat di dalam air kemih. Untuk
mengurangi pembentukan asam urat bisa diberikan
allopurinol. Batu asam urat terbentuk jika keasaman air
kemih bertambah, karena itu untuk menciptakan suasana
air kemih yang alkalis (basa), bisa diberikan kalium sitrat.
Dan sangat dianjurkan untuk banyak minum air putih.

www.animationfactory.com

Backdrops:

Title Backdrop

Slide Backdrop

- These are full sized


backdrops, just scale them up!
- Can be Copy-Pasted out of
Templates for use anywhere!

Additional Graphics:
-

Scale them up or down!

.GIF clipart is animated.

.JPG clipart can be scaled


up and take up little file
space.

.PNG clipart can be scaled


unusually large without
distortion.

Animated .GIFs

Still Frame .PNGs

Transitional Backdrop

Print Backdrop