Anda di halaman 1dari 3

2.

Dalam pertemuannya denga Ensz (CFO), johns mendapatkan beberapa hal penting bahwa
terdapat beberapa kesalahan dalam laporan keuangan Medtrans seperti hutang yang dipunyai
oleh Medtrans sebesar $2 milliar, serta ancaman dari Roberts (CEO) Medtrans terhadapnya, serta
ensz sebelumnya telah menginformasikan mengenai kesalahan atas atas laporan keuangan
Medtrans namun Roberts berkata agar auditor yang akan menemukan kesalahan tersebut, jika
mereka menemukannya dan ensz memperingatkan johns 4 atau 5 hal relevan untuk di audit,
seperti.

Memperoleh pemahaman mengenaiprisip-prinsip akuntansi dari industri klien,


Memperoleh pemahaman mengenai klien,
Mengajukan pertanyaan kepada manajemen,
Melaksanakan prosedur analitis, dan
Memperoleh letter of representation.

Meurut pendapat kami yang harus dilakukan oleh johns adalah dengan mereview kembali
internal perusahaan, karena dengan begitu dapat mengetahui hal-hal apa saja yang
dibutuhkan oleh kliennya.
4. Iya, Deloitte mempunyai tanggung jawab terhadap rekan seprofesi, termasuk kedalam
pernyataan etika profesi nomor 5 tentang komunikasi antar akuntan publik, para anggota wajib
berkomunikasi tertulis dengan akuntan publik terdahulu bila akan mengadakan perikatan audit
menggantikan akuntan publik pendahulu atau untuk tahun buku yang sama ditunjuk akuntan
publik lain dengan jenis dan periode serta tujuan yang berlainan, akuntan publik pendahulu wajib
menanggapi secara tertulis permintaan komunikasi dari akuntan pengganti secara memadai.
Sebelum melakukan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh calon audit pengganti
terhadap auditor terdahulu adalah hal-hal yang perlu diperhatikan.
Dalam setiap permintaan audit atau penugasan, auditor harus mempertimbangkan tiga
hal penting, yaitu:
Tanggung jawabnya terhadap publik, yaitu independensi, integritas, dan

obyektivitas.
Tanggungjawabnya terhdap klien, yaitu melakukan audit dengan kompetensi

dan profesionalisme yang tinggi.


Tanggung jawabnya terhadap rekan lain seprofesi, yaitu mengembangkan
kehidupan profesi dan kemampuan melayani publik.

Selanjutnya, ada empat langkah yang harus dilakukan dalam mempertimbangkan


setiap permintaan audit agar ketiga tanggung jawab tersebut dapat dijalankan dengan
baik. Keempat langkah tersebut adalah:
Mengevaluasi integritas manajemen.
Mengidentifikasi kondisi khusus dan risiko yang tidak biasa.
Menilai kemampuan auditor untuk memenuhi standar umum auditing.
Menyiapkan surat penugasan audit.
Pengevaluasian integritas manajemen dilakukan dalam kaitannya dengan peluang terjadinya
salah saji material pada laporan keuangan akibat kekeliruan, ketidakberesan, dan pelanggarn
hukum yang terjadi dalam proses pencatatan akuntansi. Bila integritas manajemen tidak dapat
dipercaya, auditor harus menolak penugasan audit.
Informasi mengenai integritas manajemen dapat diperoleh dari berbagai sumber. Berkaitan
dengan klien, maka sumber informasi dibedakan untuk setiap jenis klien seperti berikut:
Klien baru yang pernah diaudit.
Klien baru yang belum pernah diaudit.
Klien lama.
Klien baru yang pernah diaudit kantor akuntan publik lain
Untuk memperoleh informasi mengenai integritas manajemen, auditor (sebagai auditor
pengganti) harus mengambil inisiatif untuk berkomunikasi auditor klien sebelumnya (auditor
pendahulu). Auditor pendahulu adalah auditor yang telah mengundurkan diri atau diberitahu oleh
klien bahwa tugasnya telah berakhir dan tidak diperpanjang dengan penugasan baru. Auditor
pengganti adalah auditor yang telah menerima suatu penugasan atau auditor yang telah diundang
untuk mengajukan proposal untuk penugasan audit. Komunikasi ini harus dilakukan setelah
memperoleh ijin klien. Auditor perlu meminta klien untuk memberi wewenang kepada auditor
terahulu agar dapat memberikan respon penuh terhadap pertanyaan yang diajukan auditor.
Hal-hal yang perlu diselidiki oleh auditor meliputi:

Integritas manajemen
Perbedaan pendapat dengan manjemen mengenai prinsip akuntansi dan prosedur audit
Pengetahuan kantor akuntann publik terdahulu tentang alasan klien berganti auditor

Kesulitan-kesulitan yang ditemui auditor terdahulu dalam mengaudit klien. Auditor dapat
juga mengajukan pertanyaan, atas ijin klien bila memang diperlukan, kepada pihak ketiga
untuk menilai integritas manajemen.

Dalam SA seksi 315 dikemukakan bahwa dengan berkomunikasi dengan auditor pendahulu,
auditor pengganti dapat melaksanakan tugasnya dengan lebih mudah. Kemudahan tersebut
diperoleh apabila auditor penggant:
Mengajukan pertanyaan spesiik kepada auditor pendahulu mengenai masalah-masalah yang
menurut keyakinannya akan mempengaruhi pelaksanaan auditnya, seperti:

lingkup audit yang memakan waktu berlebihan atau masalah-masalah audit yang

ditimbulkan oleh kondisi sistem akuntansi


catatan-catatan akuntansi yang kurang baik
me-review kertas kerja auditor pendahulu.

Dalam hal ini deloitte tidak boleh memfitnah ataupun merugikan klien sebelumnya, maka dari itu
persetujuan dari Roberts atas pemberian keterangan untuk calon auditor baru sangat diperlukan,
agar tidak adanya kesalahpahaman yang terjadi.
5. Ada dua hal putusan banding yang ditolak dan dilakukan deloitte dari juri atas kasus
Medtrans vs deloitte, pertama putusan banding ditolak karena deloitte lalai dalam
mengerjakan tugasnya ketika mengaudit laporan keuangan tahun1992, hal itu disetujui
oleh deloitte sebagai standar audit professional, namun hal ini menjadi alasan dasar bagi
deloitte untuk mundur dari pekerjaannya. Kedua, putusan banding menyatakan bahwa
deloitte memberikan isu mengenai pernyataan wajar tanpa pengecualian dan memberikan
informasi yang salah kepada calon auditor yang baru dengan memfitnah Medtrans.
Seharusnya Deloitte memberikan segala bukti-bukti audit yang terjadi pada tahun 1992
dan memanggil ensz (mantan CFO dari Medtrans) sebagai saksi atas ketidak wajar
laporan keuangan yang terjadi di tahun tersebut, serta pernyataan bahwa adanya ancaman
yang di berikan ke pada johns sebagai partner deloitte oleh Roberts.