Anda di halaman 1dari 3

Logika Operasi Pecahan dalam Matematika Dasar

Matematika Kelas V
SD Kristen Calvin
Dalam matematika dasar, khususnya di dalam mempelajari bentuk operasi pecahan, penguasaan konsep
matematika terhadap sistem operasi pecahan harus dikuasai dengan lengkap. Kesalahan-kesalahan dalam
penggunaan operasi pecahan, dapat membuat siswa salah menghitung dan pada akhirnya menghasilkan
hasil perhitungan yang salah. Operasi pecahan artinya melakukan penyederhanaan, penyamaan penyebut,
penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian dengan melibatkan pecahan.

1. Penyederhanaan Pecahan
Contoh Soal:

13 2
+ =
39 3

Penyederhanaan pecahan dapat dilakukan untuk mempermudah operasi penghitungan pecahan.

13
39

dapat disederhanakan menjadi

1
3 , sehingga operasi perhitungan penambahan pecahan

pada contoh soal di atas dapat menjadi mudah.


2. Penyamaan Penyebut dan Penentuan Pembilang Pecahan

Contoh Soal:

2 1
=
15 3

Penyamaan penyebut pecahan dapat dilakukan untuk menyamakan kedua penyebut yang berbeda
sehingga operasi perhitungan pecahan dapat diselesaikan.

2
15

dan

1
3

dapat disamakan

penyebutnya dengan mengalikan 15 dengan 3 sehingga menjadi 45. Penentuan pembilang pecahan
dapat dilakukan dengan membagi penyebut yang baru (hasil perkalian dua penyebut yang berbeda)
dan mengali-nya dengan pembilang pecahan. 45 dibagi 15, lalu dikalikan dengan 2, maka akan
mendapatkan hasil 6 sebagai pembilang yang baru.
3. Operasi Penjumlahan Pecahan
Setelah mempelajari penyederhanaan, penyamaan penyebut, dan penentuan pembilang pecahan, maka
operasi penjumlahan akan menjadi lebih mudah. Ada berbagai cara yang dapat digunakan di dalam
penjumlahan pecahan:
a. Perkalian Silang -

1 1 1 3+1 4 7
+ =
=
4 3
43
12

3 2
+ =
5 7

b. Penggunaan KPK -

; KPK dari 5 dan 7 adalah 35 maka penyelesaian operasi

penjumlahan pecahan tersebut dapat menggunakan pecahan yang senilai dengan

yang mempunyai penyebut sebesar nilai KPK dari 5 dan 7 yaitu 35.

bilangan

bulat:

4 +1=5 ,

2
7 ,

21 10 31
+ =
35 35 35 .

c. Pecahan Campuran (Pengelompokan Bilangan Bulat dan Pecahan Biasa) Pengelompokan

3
5 dan

pengelompokan

4
2
4 + 1 =
5
4
pecahan

biasa:

4 2 4 4+5 2 16+10 26
+ =
=
=
5 4
54
20
20 . Maka jumlah keseluruhan pecahan campuran adalah
5

26
20

(pecahan ini masih dapat disederhanakan).

4. Operasi Pengurangan Pecahan

1 1 1 81 3 5
=
=
3 8
3 8
24

a. Perkalian Silang b. Penggunaan KPK -

3 2
=
5 7

; KPK dari 5 dan 7 adalah 35 maka penyelesaian operasi

penjumlahan pecahan tersebut dapat menggunakan pecahan yang senilai dengan

yang mempunyai penyebut sebesar nilai KPK dari 5 dan 7 yaitu 35.

bilangan

bulat:

41=3 ,

2
7 ,

21 10 11
=
35 35 35 .

c. Pecahan Campuran (Pengelompokan Bilangan Bulat dan Pecahan Biasa) Pengelompokan

3
5 dan

pengelompokan

4
2
4 1 =
5
4
pecahan

biasa:

4 2 4 45 2 1610 6
=
=
=
5 4
5 4
20
20 . Maka pengurangan keseluruhan pecahan campuran
adalah

6
20

(pecahan ini masih dapat disederhanakan).

5. Operasi Perkalian Pecahan

a. Pola sederhana perkalian pecahan dapat dilakukan dengan menggambarkan lingkaran (setengah
lingkaran berwarna merah dan setengah lingkaran berwarna biru), jika diambil

1
2

bagian dari

setengah lingkaran berwarna merah maka berapa bagian ini yang didapat?

1
2

bagian dari

1
2

adalah

1 1 1 1 1
=
=
2 2 2 2 4 .

b. Penyederhanaan dengan cara membagi pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama -

3 2 2 3 2 1 2
=
=
=
7 3 7 3 7 1 7
c. Perkalian bilangan bulat dan pecahan biasa

4 3 4 12
2
3 = = =2
5 1 5 5
5

d. Perkalian bilangan bulat dan pecahan campuran

4 3 9 27
2
3 1 = = =5
5 1 5 5
5

6. Operasi Pembagian Pecahan


a. Pembilang menjadi penyebut, penyebut menjadi pembilang (tanda bagi menjadi tanda kali)

1 3 1 1 1
= =
2 1 2 3 6

b. Penyederhanaan pecahan

3 2 (1 5)+3 2 8 2 8 4 8 2 16
1
1 =
= = = = =3
5 4
5
4 5 4 5 2 5 1 5
5
7. Operasi Campuran Pecahan
a. Operasikan yang di dalam kurung terlebih dahulu.
b. Operasikan pecahan yang berpangkat terlebih dahulu jika ada.
c. Operasikan kali atau bagi terlebih dahulu sebelum menjumlahkan atau mengurangi.
d. Operasikan perhitungan campuran pecahan mulai dari kiri ke kanan.