Anda di halaman 1dari 12

Judul skripsi

1. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN PERILAKU


PEMBERANTASAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH
2. HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN GASTRITIS
3. PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG SCABIES
TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU SANTRI DALAM PENCEGAHAN
PENULARAN SCABIES
4. HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU IBU TENTANG
PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BAYI
USIA 1-6 BULAN
5. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA
6. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP ANAK USIA SEKOLAH (KELAS
V DAN VI) TENTANG KONSUMSI MAKANAN KARIOGENIK DENGAN KEJADIAN
KARIES GIGI
7. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN
PERILAKU MENGURANGI KEBIASAAN MEROKOK PADA PENDERITA HIPERTENSI
8. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN ANTENATAL
CARE PADA IBU HAMIL
9. HUBUNGAN UPAYA PENANGANAN DINI DIARE DENGAN DERAJAT DEHIDRASI
DIARE PADA BALITA
10. PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN
TENTANG EFEK SAMPING KONTRASEPSI SUNTIKAN DAN PENANGANANNYA PADA
PASANGAN USIA SUBUR
11. HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU SISWI
SMP DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI MENARCHE
12. PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG DIARE OLEH
PETUGAS KESEHATAN PADA IBU TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU
TENTANG PENCEGAHAN DIARE PADA BALITA
13. PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI TENTANG
MENARCHE TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG MENARCHE
PADA SISWI
14. HUBUNGAN PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN PENYAKIT KECACINGAN
15. HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DENGAN KEJADIAN
TYPHOID
16. HUBUNGAN ANTARA KEJADIAN PNEUMONIA DENGAN KELENGKAPAN
IMUNISASI PADA BALITA
17. PENGARUH ANTARA TEKNIK DISTRAKSI RELAKSASI DENGAN PENURUNAN

DERAJAT HIPERTENSI
18. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN SIKAP DAN PERILAKU IBU BALITA
DENGAN CAKUPAN IMUNISASI CAMPAK
19. HUBUNGAN SENAM HAMIL DENGAN PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN
PADA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDARUM
20. HUBUNGAN KECEMASAN PRIMIGRAVIDA TERHADAP PERUBAHAN
HUBUNGAN SEKSUAL SELAMA KEHAMILAN
21. HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN POLA SENGGAMA WANITA
KLIMAKTERIUM USIA 45-55 TAHUN
22. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DENGAN STATUS IMUNISASI DASAR
PADA BAYI USIA 9 12 BULAN
23. HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG
KESEHATAN GIGI DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA SISWA KELAS V
SEKOLAH DASAR
24. PERBEDAAN LAMA TERAPI MUSIK DENGAN NYERI HAID
25. PENGARUH CARA PERAWATAN PAYUDARA TERHADAP KELANCARAN
PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM
26. HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BALITA 1-2 TAHUN DENGAN
CAKUPAN IMUNISASI DASAR
27. FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS PELAYANAN
KESEHATAN PUSKESMAS
28. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG ALAT
KONTRASEPSI DENGAN PERILAKU MENGGUNAKAN ALAT KONTRASEPSI PADA
IBU RUMAH TANGGA PASANGAN USIA SUBUR
29. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN HIPERTENSI DENGAN PERILAKU
PERAWATAN HIPERTENSI
30. PERBEDAAN DISMENORE SEBELUM DAN SESUDAH MELAKUKAN YOGA PADA
REMAJA PUTRI
31. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEJADIAN ACNE VULGARIS
PADA REMAJA
32. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL
33. HUBUNGAN KEBIASAAN HIDUP DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN
DERAJAT HIPERTENSI PADA LANJUT USIA
34. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, PERSEPSI, MOTIVASI, DAN PERILAKU
IBU BAYI BAWAH DUA TAHUN DENGAN CAKUPAN IMUNISASI CAMPAK
35. HUBUNGAN PENGETAHUAN SIKAP PERILAKU PELAJAR DENGAN
PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL DAN AIDS
36. PENGARUH DEPRESI TERHADAP DISABILITAS FUNGSIONAL PADA LANJUT
USIA
37. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG
ANTENATAL CARE DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE
38. PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF
PADA IBU MENYUSUI YANG BEKERJA DENGAN IBU MENYUSUI YANG TIDAK
BEKERJA
39. PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PERUBAHAN
TINGKAT KECEMASAN WANITA PRAMENOPAUSE

40. PENGARUH TEKNIK RELAKSASI BENSON TERHADAP PEMENUHAN


KEBUTUHAN TIDUR PADA LANJUT USIA
41. HUBUNGAN JUMLAH PASIEN DENGAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN DI
RUANG PERAWATAN
42. PERBEDAAN PERKEMBANGAN INTERAKSI SOSIAL ANAK USIA TODDLER PADA
IBU YANG BEKERJA DENGAN IBU YANG TIDAK BEKERJA
43. HUBUNGAN KARAKTERISTIK, FAKTOR LINGKUNGAN DAN PERILAKU
TERHADAP KEJADIAN SKABIES
44. PERBEDAAN DISMENOREA PADA REMAJA PUTRI YANG AKTIF OLAHRAGA
DENGAN YANG TIDAK AKTIF OLAHRAGA
45. HUBUNGAN PRAKTIK PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DENGAN STATUS
GIZI PADA BALITA
46. PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENATALAKSANAAN
HIPERTENSI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA
HIPERTENSI
47. PERSEPSI KELUARGA TENTANG PEMENUHAN KEBUTUHAN MOBILISASI
LANSIA DI RUMAH
48. HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP AKSEPTOR TENTANG KB
SUNTIK DENGANPERILAKU AKSEPTOR UNTUK SUNTIK KEMBALI DI PUSKESMAS
49. HUBUNGAN KINERJA PERAWAT JAGA MALAM TERHADAP TINGKAT KEPUASAN
KELUARGA PASIEN DI RUANG RAWAT INAP
50. HUBUNGAN PENDAPATAN KELUARGA, NUTRISI DAN POSISI ANAK KANDUNG
DALAM KELUARGA DENGAN PERKEMBANGAN PSIKOMOTORIK BALITA USIA 3-5
TAHUN
51. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PERAN DAN
FUNGSI POSYANDU TERHADAP MOTIVASI KUNJUNGAN POSYANDU
52. HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN TINGKAT DEPRESI
PADA REMAJA
53. HUBUNGAN PRAKTIK SOSIAL, STATUS SOSIOEKONOMI DAN PENGETAHUAN
DENGAN PELAKSANAAN CUCI TANGAN PADA SISWA KELAS V-VI SD
54. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA
REMAJA
55. HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN KLIEN TENTANG HIPERTENSI
DENGAN KEPATUHAN DALAM MENJALANKAN DIIT HIPERTENSI
56. HUBUNGAN STRESOR PSIKOSOSIAL DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA
MAHASISWA
57. HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP PENCEGAHAN MASALAH
PSIKOLOGIS PADA LANSIA
58. HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN KOPING KELUARGA
59. HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PENDERITA DENGAN PERILAKU
PENCEGAHAN SKABIES
60. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU HOLISTIK PERAWAT
PELAKSANA
61. FAKTOR FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL YANG MENGHAMBAT
MOTIVASI IBU DALAM PELAKSANAAN PEKAN IMUNISASI NASIONAL
62. HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP KELUARGA MISKIN

TENTANG ASURANSI KESEHATAN KELUARGA MISKIN DENGAN MOTIVASI


BEROBAT
63. HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN SIKAP ORANG TUA TERHADAP
PERILAKU TEMPER TANTRUM PADA ANAK AUTISME
64. HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN TINGKAT KECEMASAN
PASIEN DALAM MENGHADAPI TINDAKAN KEPERAWATAN
65. HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN MOTIVASI
KLIEN NAPZA DALAM PROSES PENYEMBUHAN KETERGANTUNGAN OBAT
66. HUBUNGAN ANTARA TIPE KEPRIBADIAN A DAN B DENGAN KOPING
KECEMASAN DALAM MENGHADAPI UJIAN
67. PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG OBESITAS TERHADAP
TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANGTUA (IBU) TENTANG PENGELOLAAN
DIET OBESITAS PADA BALITA
68. HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI TERAPEUTIK OLEH PETUGAS KESEHATAN
DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN
69. HARAPAN PASIEN TENTANG MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN
70. PERSEPSI KLIEN KETERGANTUNGAN NAPZA PADA PELAKSANAAN TERAPI
METODE SPIRITUAL DALAM TAHAP PEMULIHAN
71. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA
IBU PEKERJA
72. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PERAWAT DALAM
MENJALANKAN PROSEDUR KEWASPADAAN UNIVERSAL
73. HUBUNGAN ANTARA PENGARUH KELOMPOK SEBAYA DENGAN PERILAKU
PENYALAHGUNAAN NAPZA
74. PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TEKNIK RELAKSASI NAFAS
DALAM DAN BATUK EFEEKTIF PADA PASIEN PASCA OPERASI DENGAN ANESTESI
UMUM
75. HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG HUBUNGAN SEKSUAL
PRANIKAH MAHASISWA
76. PENGARUH PEMBERIAN TERAPI MUSIK TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS
NYERI PADA KLIEN PASCA BEDAH
77. FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN STRESS KERJA PADA PERAWAT
78. HUBUNGAN PERSEPSI IBU TENTANG PENDIDIKAN SEKSUAL DAN SIKAP IBU
DALAM MENERAPKAN PENDIDIKAN SEKSUAL
79. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ORANG TUA MELAKUKAN VERBAL
ABUSE PADA ANAK
80. HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PENDERITA KUSTA
DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KECACATAN KUSTA
81. HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK PADA
ANAK USIA 0-36 BULAN
82. HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN STATUS GIZI BAYI
83. FAKTOR - FAKTOR YANG MENDUKUNG KEGAGALAN PEMBERIAN ASI
EKSKLUSIF PADA BAYI 0 6 BULAN
84. HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA 0-1 TAHUN
85. HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN DALAM MENJALANKAN DIIT PADA KLIEN
DIABETES MELLITUS DENGAN PENGENDALIAN KADAR GULA DARAH

86. HUBUNGAN PERILAKU MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN DEMAM


BERDARAH DENGUE DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE
87. PENGARUH MANAJEMEN NYERI TERHADAP DISMENORE PADA REMAJA PUTRI
88. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP PRAKTIK
PERAWATAN LUKA EPISIOTOMI POSTPARTUM DENGAN PERSALINAN NORMAL
89. HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN, STATUS PEKERJAAN IBU DAN
PENDAPATAN KELUARGA DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA
BALITA
90. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KECEMASAN PASIEN
PASCA DIDIAGNOSA KANKER
91. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN IBU BERSALIN
NORMAL TENTANG RAWAT GABUNG
92. SUMBER STRES YANG DIALAMI OLEH PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT
INAP
93. MANAJEMEN STRES PADA PENDERITA HIPERTENSI
94. PENGARUH PERILAKU VERBAL ABUSE YANG DILAKUKAN OLEH ORANG TUA
DENGAN PERILAKU AGRESI PADA ANAK USIA REMAJA
95. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIDAKPATUHAN WANITA PENJAJA
SEKS (WPS)
96. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI PRIA MELAKUKAN
VASEKTOMI
97. HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT MENGENAI
KONTROL INFEKSI TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN KEJADIAN FLEBITIS
98. PENILAIAN DAN PENANGANAN DEMAM PADA ANAK OLEH IBU
99. FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI
NOSOKOMIAL PNEUMONIA PADA PASIEN YANG TERPASANG VENTILATOR
100. HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG PRINSIP ETIKA TERHADAP
PERSEPSI CARING PADA PASIEN
101. EFEKTIFITAS TERAPI MUSIK TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN
102. PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA SEBELUM DAN SESUDAH
PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG BAHAYA ROKOK
103. HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN TINGKAT DEPRESI PENDERITA
DIABETES MELLITUS
104. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN
PENDOKUMENTASIAN PROSES KEPERAWATAN
105. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESIAPAN REMAJA PUTRI
MENGHADAPI MENARCHE
106. PERAN SUAMI DALAM MEMBERIKAN DUKUNGAN PSIKOLOGIS PADA IBU
HAMIL PRIMIGRAVIDA
107. STRATEGI KOPING PENDERITA DIABETES MELITUS DALAM MENGHADAPI
PENYAKIT DIABETES MELLITUS
108. HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP LANSIA TERHADAP
PEMANFAATAN POSYANDU LANSIA
109. MOTIVASI IBU DALAM MELENGKAPI IMUNISASI PADA BALITANYA
110. HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI DENGAN STATUS GIZI BALITA
111. EFEKTIFITAS TEKNIK DISTRAKSI NAFAS DALAM DENGAN MENIUP BALON

UNTUK MENURUNKAN SKALA NYERI


112. HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN KETAATAN
IBU HAMIL DALAM PEMERIKSAAN KEHAMILAN SECARA BERKALA
113. PERSEPSI LANJUT USIA TERHADAP FAKTOR FAKTOR PSIKOLOGI YANG
MEMPENGARUHI KEMATIAN
114. HUBUNGAN ANTARA SYSTEM REWARD DENGAN KINERJA PERAWAT DALAM
MELAKSANAKAN ASUHAN KEPERAWATAN
115. PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA PENGGANTI IBU: BIBI ATAU NENEK
TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA PRASEKOLAH
116. HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN PSIKOSOSIAL KELUARGA DENGAN
TINGKAT KECEMASAN REMAJA PUTRI DALAM MENGHADAPI MENARCHE
117. KONSEP DIRI REMAJA PUTRI SETELAH MENGALAMI MENARCHE
118. STRATEGI KOPING WANITA PEKERJA PABRIK DALAM MENGHADAPI SINDROM
PREMENSTRUASI
119. PERSEPSI REMAJA PUTRI TENTANG SEKS PRANIKAH
120. ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT
KECEMASAN PENDUDUK PASCA GEMPA TERHADAP POST TRAUMATIC STRESS
DISORDER
121. STRATEGI KOPING WANITA PEKERJA PABRIK DALAM MENGHADAPI SINDROM
PREMENSTRUASI
122. DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA PADA REMAJA PUTRI YANG MENGALAMI
DISMENORE
123. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI IBU TENTANG MANFAAT
POSYANDU
124. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIK REMAJA PUTRI
DALAM MENJAGA KEBERSIHAN ORGAN GENITALIA UNTUK MENCEGAH
KEPUTIHAN
125. HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIAL IBU DENGAN PENGETAHUAN IBU
TENTANG PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF SELAMA ENAM BULAN
126. HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN TINGKAT
KECEMASAN PADA IBU POST PARTUM
127. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU AGRESIF
REMAJA PADA PELAJAR
128. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KEPATUHAN
PENDERITA TUBERCULOSIS PARU DALAM MELAKSANAKAN PROGRAM
PENGOBATAN DENGAN STRATEGI DOTS
129. PENGARUH MOBILISASI PADA KLIEN STROKE YANG MENGALAMI
GANGGUAN FUNGSI MOTORIK DENGAN KEJADIAN DEKUBITUS
130. FAKTORFAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA STRES PADA
MAHASISWA
131. HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG KONTRASEPSI
ORAL DENGAN PERILAKU AKSEPTOR KB TERHADAP PEMAKAIAN KONTRASEPSI
ORAL
132. HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA
REMAJA
133. TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN ANTENATAL CARE

(ANC)
134. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU DALAM PEMBERIAN ASI
EKSKLUSIF PADA BAYI
135. TINGKAT PENGETAHUAN SUAMI DALAM PENDAMPINGAN ISTRI PADA SAAT
PROSES PERSALINAN
136. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN IBU HAMIL RESIKO TINGGI DENGAN
BAYI YANG DILAHIRKAN
137. HUBUNGAN ANTARA TINGKAT EKONOMI KELUARGA DENGAN FREKUENSI
KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC)
138. HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN PADA ANAK
139. HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA
140. HUBUNGAN TINGKAT STRESS DENGAN PERUBAHAN SIKLUS MENSTRUASI
PADA SISWA
141. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GIZI KURANG PADA BALITA
142. HUBUNGAN MENGKONSUMSI JAJANAN DI LUAR SEKOLAH DENGAN STATUS
GIZI ANAK SD
143. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG DIABETES MELLITUS
DENGAN KETAATAN DIET PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS
144. STUDY DESKRIPTIF TINGKAT KECEMASAN IBU PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III
TERHADAP PERSIAPAN PERSALINAN
145. STUDY DESKRIPTIF TENTANG PERILAKU IBU NIFAS TERHADAP KEGAGALAN
PEMBERIAN ASI
146. HUBUNGAN JARAK KELAHIRAN DAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN
REAKSI SIBLING PADA ANAK USIA BALITA
147. PERBEDAAN TEKANAN DARAH ANTARA PEROKOK AKTIF DENGAN PASIF
148. HUBUNGAN MOTIVASI KELUARGA DENGAN ANGKA KUNJUNGAN PADA
PASIEN DI UGD
149. FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA
150. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEADAAN KURANG
ENERGIKRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL
151. HUBUNGAN MOTIVASI PETUGAS KESEHATAN DENGAN PELAKSANAAN
PENYULUHAN KESEHATAN POSYANDU BALITA
152. HUBUNGAN MOTIVASI IBU DENGAN KELENGKAPAN STATUS IMUNISASI
DASAR
153. HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN ASI PADA BAYI
USIA 6 BULAN SAMPAI 1 TAHUN
154. PERBEDAAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN PASIEN UMUM DAN
JAMKESMAS PADA PASIEN RAWAT INAP
155. HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MINUM
OBAT PADA ODHA
156. HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN AMBULASI DINI
PADA IBU POST PARTUM
157. HUBUNGAN ANTARA SIKAP DIRI TENTANG MEROKOK DAN LINGKUNGAN
SOSIAL TERHADAP PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA
158. HUBUNGAN TINGKAT KONSUMSI KONSUMSI ZAT BESI, PROTEIN DAN
VITAMIN C DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III

159. HUBUNGAN ANTARA ACTIVE COPING DENGAN STRES PENGASUHAN PADA


IBU YANG MEMILIKI ANAK RETARDASI MENTAL.
160. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN REMAJA PEMINUM MIRAS
161. ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIK MENCUCI
TANGAN DENGAN SABUN
162. HUBUNGAN KEHARMONISAN ORANG TUA DALAM KELUARGA DENGAN
KECERDASAN EMOSIONAL ANAK
163. HUBUNGAN POLA BERMAIN DENGAN INTERPERSONAL ANAK USIA 4 TAHUN
164. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN FASILITAS
PELAYANAN KESEHATAN
165. PENGARUH LATIHAN KEAGEL TERHADAP FREKUENSI INKONTINENSIA URIN
PADA LANSIA
166. FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN
SAAT MENSTRUASI
167. PENGARUH ANTARA PEER GROUP DAN IKLAN ROKOK TERHADAP PRAKTIK
MEROKOK PADA REMAJA
168. HUBUNGAN KARAKTERISTIK PERAWAT DENGAN MUTU PELAYANAN
KEPERAWATAN
169. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN PRINSIP
LIMA BENAR DALAM PEMBERIAN OBAT INJEKSI
170. HUBUNGAN POLA ASUH KELUARGA DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL
REMAJA
171. FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN PELAYANAN
POSYANDU LANSIA
172. HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SUAMI DENGAN TINGKAT KECEMASAN
WANITA PRAMENOPAUSE
173. HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN
KEBERSIHAN DIRI PADA ANAK RETARDASI MENTAL
174. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIK PENCEGAHAN
TERHADAP KEJADIAN SCABIES
175. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KESEMBUHAN
PENGOBATAN TUBERCULOSIS PARU
176. HUBUNGAN KESIAPAN IBU RUMAH TANGGA DALAM MEMFASILITASI TOILET
TRAINING DENGAN KEMAMPUAN TOILETING PADA ANAK
177. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RHEUMATHOID
ARTHRISTIS PADA LANSIA
178. HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH DEMOKRATIS ORANGTUA DAN KONSEP DIRI
DENGAN PERILAKU KONSUMTIF PADA REMAJA
179. HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN, STATUS PEKERJAAN IBU DAN
PENDAPATAN KELUARGA DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA
BALITA
180. PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT
INAP
181. PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU, FAKTOR PELAYANAN KESEHATAN
DAN FAKTOR PERAN PENGAWAS MENELAN OBAT TERHADAP KEPATUHAN
PENDERITA TB PARU DALAM PENGOBATAN

182. PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT


ANTI TUBERKULOSIS
183. PENGARUH PERILAKU PENDERITA TB PARU DAN KONDISI RUMAH TERHADAP
PENCEGAHAN POTENSI PENULARAN TB PARU PADA KELUARGA
184. GAMBARAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DAN STATUS GIZI PADA PENDERITA
TUBERKULOSIS PARU RAWAT INAP
185. HUBUNGAN ANTARA LUAS VENTILASI DAN PENCAHAYAAN RUMAH DENGAN
KEJADIAN TUBERCULOSIS PARU ANAK
186. ANALISIS SPASIAL SEBARAN KASUS TUBERKULOSIS PARU DITINJAU DARI
FAKTOR LINGKUNGAN DALAM DAN LUAR RUMAH
187. HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU
MENGHADAPI MENOPAUSE
188. HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN MORAL
REMAJA
189. HUBUNGAN KETIDAKTERATURAN MAKAN DENGAN SINDROMA DISPEPSIA
REMAJA
190. HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN LAMA KERJA PERAWAT DENGAN
KINERJA PERAWAT
191. HUBUNGAN KARAKTERISTIK PERAWAT, SIKAP, BEBAN KERJA,
KETERSEDIAAN FASILITAS DENGAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN
KEPERAWATAN DI RAWAT INAP
192. ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN TERHADAP KUALITAS
PELAYANAN
193. HUBUNGAN BEBAN KERJA PERAWAT DENGAN STRESS KERJA
194. HUBUNGAN ANTARA POLA PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN DAN
MORBIDITAS DENGAN STATUS GIZI BALITA
195. HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN KELUARGA DENGAN
PEMANFAATAN KEPESERTAAN ASKESKIN
196. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN RAWAT INAP
BERDASARKAN PERILAKU KONSUMEN DAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN
197. FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN
PELAYANAN PENGOBATAN HERBAL PADA PASIEN HIPERTENSI DI BALAI
PENGOBATAN ALTERNATIF
198. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN
PELAYANAN ANTENATAL OLEH IBU HAMIL
199. HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA, MOTIVASI BELAJAR DAN DISIPLIN
BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR
200. HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERILAKU SEKSUAL
REMAJA
201. ANALISIS KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN PUSKESMAS
202. PERBANDINGAN PENGARUH PENGGUNAAN TERAPI INDIVIDU, TERAPI
AKTIVITAS KELOMPOK DAN KOMBINASI TERHADAP KEMAMPUAN MENGONTROL
HALUSINASI PADA PASIEN SKIZOFRENIA
203. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG KESELAMATAN
PASIEN DENGAN KEPATUHAN PELAKSANAAN PRINSIP PEMBERIAN OBAT INJEKSI
204. PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENYAKIT SKABIES

TERHADAP PERUBAHAN SIKAP PENDERITA DALAM PENCEGAHAN PENULARAN


PENYAKIT SKABIES PADA SANTRI
205. HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG PENYAKIT DENGAN
MOTIVASI DALAM MENCEGAH TERJADINYA KOMPLIKASI PADA PENDERITA
DIABETES MELITUS
206. HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUASAN PASIEN DENGAN
KUNJUNGAN
207. HUBUNGAN PENDEKATAN STRATEGI DOTS (DIRECLY OBSERVED TREATMENT
SHORTCORSE) DENGAN KEPATUHAN BEROBAT PASIEN TUBERKULOSIS PARU
208. HUBUNGAN ANTARA SANITASI FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN INFEKSI
SALURAN PERNAFASAN ATAS (ISPA) PADA BALITA
209. HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN, PENDAPATAN DAN PERILAKU HIDUP
BERSIH DAN SEHAT (PHBS)
210. KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP TERHADAP PELAYANAN PERAWAT
211. ANALISIS HUBUNGAN PERSEPSI PASIEN TENTANG MUTU PELAYANAN
DENGAN MINAT PEMANFAATAN ULANG PELAYANAN RAWAT JALAN PUSKESMAS
212. PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU TERHADAP PEMANFAATAN
POSYANDU USILA DAN HUBUNGANNYA DENGAN KEMANDIRIAN USILA
213. HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN POLA MENSTRUASI
214. HUBUNGAN POLA MAKAN DAN KEBIASAAN MENYIKAT GIGI DENGAN
KESEHATAN GIGI DAN MULUT
215. HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN TINDAKAN PERAWAT
DALAM UPAYA PENCEGAHAN INFEKSI NOSOKOMIAL
216. PERBEDAAN EFEKTUFITAS KOMPRES HANGAT DAN KOMPRES DINGIN PADA
PASIEN FEBRIS
217. HUBUNGAN PERSEPSI PASIEN TENTANG SIKAP DAN PERILAKU PERAWAT
DENGAN KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEPERAWATAN YANG
DITERIMA RUANG RAWAT INAP
218. HUBUNGAN ANTARA KEJADIAN ISPA DENGAN PEMAKAIAN MASKER PADA
KARYAWAN ROKOK
219. HUBUNGAN ANTARA LOKASI DAN LAMANYA WAKTU PEMASANGAN JARUM
INFUS DENGAN KEJADIAN PLEBITIS
220. HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN DAN SIKAP PASIEN TERHADAP
KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA KUSTA
221. HUBUNGAN ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA RUANG DENGAN
KINERJA PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN STANDART PELAYANAN ASUHAN
KEPERAWATAN

222. FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN KLIEN PRE


OP
223. HUBUNGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN PROSEDUR
PEMASANGAN INFUSE DENGAN KEJADIAN FLEBITIS
224. HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN DENGAN KEPATUHAN
DALAM PENATALAKSANAAN HIPERTENSI
225. HUBUNGAN TINDAKAN FISIOTERAPI DG TINGKAT KEBERHASILAN
PENYEMBUHAN PASIEN STROKE
226. HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR DAN
MOTORIK HALUS ANAK USIA 3-5 TAHUN
227. HUBUNGAN KOMUNIKASI DALAM KELUARGA DENGAN PERKEMBANGAN
PERSONAL SOSIAL ANAK PRA SEKOLAH
228. EFEKTIVITAS PEMBERIAN PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP
PENYESUAIAN SOSIAL
229. GAMBARAN FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RENDAHNYA
ANGKA KEBERHASILAN PENIMBANGAN (NILAI N/D)
230. HUBUNGAN ANTARA PRAKTEK PERSONAL HYGIENE IBU BALITA DAN
SARANA SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK BALITA
231. FAKTOR-FAKTOR YANG MELATARBELAKANGI KLIEN PULANG PAKSA
232. HUBUNGAN PERILAKU HIGIENE PRIBADI DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN
PADA SISWI
233. PENGARUH FAKTOR PREDISPOSISI, PEMUNGKIN DAN KEBUTUHAN
TERHADAP PEMANFAATAN SARANA PELAYANAN ANTENATAL OLEH IBU HAMIL
234. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG KANKER PAYUDARA
DENGAN PERILAKU DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA PADA WANITA USIA
SUBUR
235. PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUANG
RAWAT INAP
236. HUBUNGAN KEAKTIFAN KELUARGA DALAM KEGIATAN POSYANDU DENGAN
STATUS GIZI BALITA

237. GAMBARAN POLA ASUH DAN SOSIAL EKONOMI KELUARGA BALITA BAWAH
GARIS MERAH (BGM) DI PUSKESMAS
238. PENGARUH STRATEGI PROMOSI KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PERILAKU
HIDUP BERSIH DAN SEHAT
239. HUBUNGAN ANTARA RUMAH TANGGA SEHAT DEGAN KEJADIAN PNEUMONIA
PADA BALITA
240. HUBUNGAN PERAWATAN PERINEUM DENGAN KESEMBUHAN LUKA
PERINEUM PADA IBU NIFAS HARI KEENAM
241. HUBUNGAN ANTARA FAKTOR LINGKUNGAN DAN PERILAKU DENGAN
KEJADIAN HEPATITIS A
242. HUBUNGAN KEBERSIHAN PERORANGAN DAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG
DIRI DENGAN KELUHAN GANGGUAN KULIT
243. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TINEA PEDIS
PADA PEMULUNG
244. FAKTOR-FAKTOR RISIKO HIPERTENSI GRADE II PADA MASYARAKAT
245. PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP KEMAMPUAN
BERINTERAKSI SOSIAL PADA ANAK RETARDASI MENTAL
246. DUKUNGAN SOSIAL PADA PASIEN GAGAL GINJAL TERMINAL YANG
MELAKUKAN TERAPI HEMODIALISA
247. PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP PENYESUAIAN DIRI
DI MASA PENSIUN
248. HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KECEMASAN LANSIA
MENGHADAPI KEMATIAN
249. HUBUNGAN ANTARA PENERAPAN PERSONAL HYGIENE SANTRI DENGAN
TINGKAT KEJADIAN SKABIES PADA SANTRI
250. DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI DIRI SEMESTER AKHIR
PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN UNTUK MELANJUTKAN KE PROGRAM NERS