Anda di halaman 1dari 10

Tabel1

Dari hasil penelitian tersebut, ingin diketahui:

1. Apakah level penambahan asam askorbat mempengaruhi nilai TBA


2. Apakah lama penyimpanan mempengaruhi nilai TBA
3. Apakah terdapat interaksi antara level asam askorbat (Faktor A) dengan lama penyimpanan
(Faktor B) terhadap nilai TBA yang diperoleh.
Untuk menjawab kebutuhan penelitian di atas, maka analisis dilakukan melalui Analisis Variansi
(ANOVA) berdasarkan Uji-F.

ANALISIS VARIANSI
Faktor A terdiri atas 3 faktor, demikian pula pada Faktor B, sehingga analisis varians Faktorial
dengan rancangan dasar RAL Pola Faktorial (3 x 3). Persamaan matematis sebagai berikut:

Keterangan:

Derajat Bebas (db)


Derajat bebas total (dbt) = (a x b x r) 1 = (3*3*5) 1 = 45 1 = 44
Derajat bebas perlakuan (dbp) = (ab-1) = (3*3-1) = 8
Derajat bebas faktor A (dba) = a 1 = 3 1 = 2
Derajat bebas faktor B (dbb) = b 1 = 3 1 = 2
Derajat bebas interaksi faktor AB (dba*b) = (a-1)(b-1) = (3-1)*(3-1) = 4
Derajat bebas galat (dbg) = dbt dbp = 44 8 = 36
Faktor Koreksi (FK)

Jumlah Kuadrat (JK)


Jumlah Kuadrat Total (JKT)

Jumlah Kuadrat Perlakuan (JKP)

Jumlah Kuadrat Faktor A (JKA)

Jumlah Kuadrat Faktor B (JKB)

Jumlah Kuadrat Interaksi A*B (JKA*B)

Jumlah Kuadrat Galat (JKG)

Kuadrat Tengah (KT)


Kuadrat Tengah Perlakuan (KTP)

Kuadrat Tengah Faktor A (KTA)

Kuadrat Tengah Faktor B (KTB)

Kuadrat Tengah Interaksi Faktor AB (KTA*B)

Kuadrat Tengah Galat (KTG)

Frekuensi Hitung (F-hit)

Tabel ANOVA

Interpretasi
1. Secara umum, perlakuan (dalam hal ini) penambahan asam askorbat atau lamanya
penyimpanan menunjukkan pengaruh yang nyata dilihat dari nilai F-hit P > dari nilai F-tabel
1% (p<0,01);
2. Faktor A (level penambahan asam askorbat) mempengaruhi nilai TBA (p<0,01)

3. Faktor B (lama penyimpanan) mempengaruhi nilai TBA (p<0,01)


4. Terdapat interaksi antara level asam askorbat (Faktor A) dengan lama penyimpanan (Faktor
B) terhadap nilai TBA (p<0,01).
Silahkan masukkan komentar jika menemukan kesalahan dalam penulisan ini, atau apabila ingin
berdiskusi lebih lanjut.

A. UJI NILAI TENGAH (Uji Beda)


1. Uji Beda Nyata Terkecil (BNT)
BNT

= t1/2 = 0,326

Diketahui nilai t1/2 berdasarkan tabel distribusi t-Student untuk


t1/2*0,05 = 2.228 dan,
t1/2*0,01 = 3.169
Maka:
BNT5%

= 2,228 x 0,326

BNT1%

= 0,727

= 3,169 x 0,326
= 1,034

Selisih Nilai
Tengah

0%

1%

2%

3%

5,41

5,36

6,31

6,25

0%

5,41

0,052ns

0,902*

0,843*

1%

5,36

0,953*

0,895*

2%

6,31

0,059ns

3%

6,25

Ket: ns = non signifikan; * nyata pada taraf 5%


2.

Uji Duncan
Deret nilai tengah mulai dari nilai terendah ke tinggi, diperoleh:

Mean

1%

5,36

0%

5,41

3%

6,25

2%

6.31

Menentukan nilai galat baku nilai tengah perlakuan:


S
= (KTG/r)1/2
= (0,53/10)1/2
= 0,0531/2
= 0,230

Menentukan wilayah nyata Student (p) 5% dan 1% berdasarkan tabel Uji-Duncan:


P

rp 5%

rp 1%

2.710

3.470

2.860

3.640

3.000

3.800

3.020

3.920

Nilai nyata terpendek:


P

Rp = rp 5% S

Rp = rp 1% S

2.710 x 0,230 =

0,623

3.470 x 0,230 =

0,798

2.860 x 0,230 =

0,658

3.640 x 0,230 =

0,837

3.000 x 0,230 =

0,690

3.800 x 0,230 =

0,874

3.020 x 0,230 =

0,695

3.920 x 0,230 =

0,902

Menentukan nilai wilayah nyata terpendek berdasarkan pengurangan nilai tengah dengan nilai nyata
terpendek Rp:
t

Mean

5%

1%

5,36

0,623

= 4,737

0%

5,41

0,658

= 4,752

3%

6,25

0,690

= 5,560

2%

6.31

0,695

= 5,615

Mean

1%

1%

5,36

0,798

= 4,562

0%

5,41

0,837

= 4,573

3%

6,25

0,874

= 5,376

2%

6.31

0,902

= 5,408

Menentukan perbedaan pada taraf 5%:


T
1%

Mean
5,360
ns

0%

5,412

3%

6,255

**
ns
ns

2%

6.313

**
*

B. KEPUTUSAN
Analisis Variannsi: Fhitung (5,07) lebih besar dari Ftabel 1% (4,06), maka perlakuan pemeriana
asam askorbat terhadap dangke berpengaruh secara nyata (P<0,01) terhadap nilai TBA dangke
yang disimpan selama 7 hari;
Uji Beda Nyata Terkecil (Uji-BNT) :Sampel yang memperoleh perlakuan Asam Askorbat 2%
memiliki nilai TBA yang secara nyata lebih tingi (P<0,05) dibandingkan dengan nilai TBA sampel
yang diberi Asam Askorbat 0% dan 1%, namun tidak berbeda (>0,05) dibandingkan dengan sampel
yang diberi Asam Askorbat 3%;
Uji-Duncan: Tidak terdapat perbedaan (P>0,05) antara perlakuan 0% dan 1%; 0% dan 3%; dan
antara 2% dan 3%.Namun, nilai TBA sampel 0% nyata lebih rendah (P<0,05) dibandingkan dengan
nilai TBA perlakuan 2%. Perbedaan yang lebih signifikan (P<0,01) terhilat antara nilai TBA antara
perlakuan 1% dan 2%; dan antara 1% dan 3%.