Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN

PANITIA STAMINA 2014


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
2015
KESEHATAN

BAB I

PENDAHULUAN
Assalamualaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang senantiasa memberikan
rahmat serta karunia-Nya sehingga laporan pertanggungjawaban panitia STAMINA
2014 dapat diselesaikan pada waktunya. Semoga apa yang dituliskan di dalam laporan
ini dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai jalannya acara.
KONDISI OBJEKTIF
II.1 Internal
1. Bidang Kesehatan terdiri dari 3 orang yaitu Agung Prasetyo sebagai
koordinator (CO), Yoga Pratama, Albert Tito dan Akbar Taufik sebagai staf.
Bidang Kesehatan tidak pernah melakukan rapat bidang. Hal ini dikarenakan
sulitnya koordinasi semua staf. Beberapa staf tidak aktif dan kurang
berkontribusi dalam bidang kesehatan.
2. Tugas bidang kesehatan dalam menyukseskan acara STAMINA 2014 adalah
mempersiapkan segala obat-obatan yang diperlukan selama kegiatan serta
memberikan pertolongan pertama pada peserta maupun panitia yang sakit.
II.2 Eksternal
1. Secara langsung bidang Kesehatan bekerja sama dengan bidang-bidang lain
di kepanitian STAMINA 2014.
2. Terimakasih kepada seluruh pihak yang ikut membantu, memberikan kritik
dan saran serta ikut bersama-sama menyukseskan acara STAMINA 2014.
Deskripsi Kegiatan
Kegiatan STAMINA (Studi Tafakur Alam FKMI Ibnu Sina), merupakan salah
satu program kerja dari Divisi Panitia Studika Fakultas (PSF) FKMI Ibnu Sina
Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Sasaran kegiatan adalah seluruh

mahasiswa Islam Angkatan 2014 Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura.


Persiapan bidang Kesehatan dalam menyukseskan acara STAMINA ini adalah
mempersiapkan obat-obatan yang dibutuhkan peserta dan panitia dalam kegiatan
STAMINA 2014 ini. Obat-obatan yang dibutuhkan dalam kegiatan STAMINA ini
telah tersedia di sekretariat Ibnu Sina, sehingga panitia bidang Kesehatan tidak
menggunakan uang kas STAMINA untuk membeli obat.
Kegiatan STAMINA berlangsung tanggal 24 Desember-26 Desember 2014 di
pantai Kura-Kura, kabupaten Bengkayang. Persiapan keberangkatan ke lokasi
kegiatan sempat terganggu dikarenakan beberapa panitia datang terlambat. Dari
bidang Kesehatan yang dapat ikut hadir selama kegiatan STAMINA 2014 ini adalah
Agung Prasetyo dan Albert Tito. Peserta dan panitia tiba dipantai kura-kura pada hari
Kamis, 24 Desember 2014. Pada malam hari, salah satu peserta STAMINA
mengalami luka di jari kakinya. Sehingga staf bidang Kesehatan yang bertugas
memberi pertolongan pertama dengan membersihkan luka dan membalutnya
menggunakan perban.
Ketika melakukan hiking pada hari kedua tanggal 25 Desember 2014, salah
satu panitia yang juga staf bidang Kesehatan, Albert Tito, mengeluhkan tangan
kananya nyeri hingga menjalar ke bagian siku. Dengan segera beberapa panitia
membawa Albert turun dari bukit menuju tenda. Kemudian staf bidang Kesehatan
yang bertugas memberikan obat golongan NSAID untuk meredakan rasa nyeri di
tangan kanannya. Sekitar jam 08.00, Albert dibawa ke Rumah Sakit Abdul Aziz untuk
diberikan pertolongan lebih lanjut. Dokter jaga di IGD Rumah Sakit Abdul Aziz
mendiagnosa dengan penyakit carpal tunnel syndrome, sehingga dokter tersebut
memberi obat golongan NSAID dan obat golongan steroid yang berupa
Deksametason.
Selama kegiatan berlangsung, beberapa kendala yang dihadapi olehh bidang
kesehatan yaitu kurang tanggapnya CO serta staf bidang Kesehatan.
BIAYA KEGIATAN
PENUTUP
Demikianlah laporan pertanggung jawaban ini dibuat. Semoga apa yang telah
dituliskan dapat memberikan gambaran tentang bagaimana kepanitian ini berjalan dan
dapat menjadi pelajaran sekaligus acuan untuk kepanitiaan selanjutnya.
Wassalamualaikum wr. wb.