Anda di halaman 1dari 2

SISTEM REPRODUKSI TANAMAN TOMAT

Proses Penyerbukan

Penyerbukan tanaman tomat adalah self pollination atau menyerbuk sendiri. Proses
penyerbukan diawali dengan tabung kelopak bunga yang tumbuh memanjang, kira-kira
berukuran 5-7 cm setelah mencapai dewasa. Ujung tabung kelopak bunga yang mula-mula
menguncup terjadi gerakan spontan karena adanya dorongan dari gerakan benangsari.
Kuncup itu kemudian terkuak, bersamaan dengan mekarnya standar mahkota bunga
menelilingi dan melindungi benangsari. Karena adanya getaran, maka serbuk sari berguguran.
Di antara sekian banyak serbuk sari yang berguguran, ada yang jatuh di dalam, kemudian
masuk melalui tangkai panjang dan terjadilah proses kapilarisasi, dimana beberapa serbuk
sari menuju pada bakal buah. Akhirnya terjadilah pembuahan.
Terbentuknya Buah dan Biji

Serbuk sari jatuh ke kepala putik sebagai awal terjadinya proses penyerbukan pada
angiospermae. Inti sel dalam serbuk sari akan membelah membentuk inti vegetatif, inti
generatif 1, dan inti generatif 2. Setelah beberapa saat, serbuk sari akan berkecambah
membentuk tabung serbuk sari sebagai jalan menuju kantung embrio. Inti sel serbuk sari
nantinya akan berjalan di sepanjang tabung serbuk sari untuk mencapai kantung embrio.

Inti vegetatif akan berperan sebagai penunjuk jalan bagi inti generatif, inti vegetatif
akan berjalan di depan inti generatif. Setelah sampai di kantung embrio, inti generatif 1 akan
membuahi sel telur membentuk zigot dan inti generatif 2 akan membuahi inti kandung
lembaga sekunder membentuk endosperma.
Sel telur bersifat haploid (n) akan dibuahi inti generatif 1 yang bersifat haploid (n)
sehingga akan menghasilkan zigot yang bersifat diploid (2n). Inti kandung lembaga sekunder
akan dibuahi oleh inti generatif 2 sehingga terbentuk endosperma. Endosperma bersifat
triploid (3n) karena merupakan penyatuan 2 inti kandung lembaga sekunder dan inti generatif
2 yang masing-masing bersifat haploid. Kemudian endosperm dan zigot bersama-sama akan
membentuk embrio. Selanjutnya embrio akan membesar dan membentuk bakal buah. Pada
perkembangan selanjutnya, bakal buah tomat akan menjadi buah yang membungkus biji
(pada beberapa spesies tumbuhan).
DAPUS

Anonim. 2013. Morfologi dan Taksonomi Tanaman Tomat. Paper. Universitas Negeri
Gorontalo.

http://eprints.ung.ac.id/4058/6/2013-1-54411-611308020-bab2-

30072013033816.pdf (Diakses pada tanggal 3 Maret 2015)