Anda di halaman 1dari 2

DEKAT DENGAN ALAM ITU MENGASYIKKAN

Main game di dalam kamar dengan layar lebar tanpa ada yang mengganggu, sudah pasti
diinginkan semua anak. Tak hneti-hentinya bermain, bebas memilih apapun yang
diinginkan, itu sudah menjadi hal yang seru untuk Zoni. Setiap hari sepulang sekolah dan
setelah mengerjakan pr, ia langsung menyambar stick gamenya dan bermain sepuasnya.
Yah, kalau dihitung dalam seminggu mungkin Zoni hanya memakai seperempat jam saja
untuk tidur, tigaperempatnya ia habiskan untuk bermain.
Hari Senin yang cerah. Pagi itu, Zoni bersemangat untuk pergi kesekolah. Hari itu, ada
pelajaran bahasa Indonesia yang sangat disukainya. Pelajaran bahasa Indonesia kali ini
adalah bercerita tentang pengalaman menyenangkan yang pernah dialami. Satupersatu
maju untuk menceritakannya. Ada yang tersenyum dan tertawa. Sekarang tibalah giliran
Zoni. Dia menceritakan asyiknya bermain game di kamar tanpa ada yang menggangu.
Anak-anak di kelasnya tidak mengerti apa yang diceritakan Zoni, karena itu bukan hal
yang nyata. Pak Bondan, guru bahasa Indonesia bertanya pada Zoni, "Nak, apakah kamu
tidak punya pengalaman lain selain bermain game? Misalnya berwisata alam seperti
teman-temanmu itu." Zoni menjawab' "Tidak pak, tiap hari sepulang sekolah saya
bermain game terus. Dan di game itu, saya melihat bahwa alam luar itu penuh kejahatan
dan berbahaya." mendengar jawaban Zoni, pak Bondan menggelengkan kepalanya karena
heran.
Tak lama kemudian, bel tanda pulang sekolah berbunyi. Anak-anak berteriak riang karena
sekolah sudah usai. Zoni pulang ke rumah. Sesampainya di rumah ia langsung bermain
game lagi. Tiba-tiba, ada suara gemuruh yang datang. Zoni melihat keluar, wah
tampaknya hujan mau turun, kok tumben di hari yang cerah hujan itu turun? Sepertinya,
karena hujan deras siang itu, lampu harus dimatikan agar tidak terjadi kebakaran. Karena
arus listrik dimatikan, Zoni tak bisa berbuat apa-apa! Akhirnya, dia memutuskan untuk
tidur siang saja, karena sudah terpaksa!
Dalam lelap tidurnya, Zoni bermimpi. Dia bermimpi bertemu dengan teman khayalannya
pada saat main game. Awalnya Zoni tidak percaya bahwa ia akan bertemu teman
khyalannya. Tak lama kemudian, teman khayalan itu mengajak Zoni pergi kesebuah
tempat yang tak jauh dari rumahnya. Oho! Tak disangka, ternyata tempat itu adalah
sawah yang dibawahnya terdapat sungai yang jernih dan menambah kesan indah tempat
itu. Karena heran, Zoni bertanya, "Ada apakah gerangan engkau mengajakku kemari?"
temannya menjawab, "Kau tahu tidak bahwa nasi yang kau makan itu berasal dari sini?"
Zoni menjawab, "Ya aku tahu." temannya menjawab lagi, "Semua itu tinggal kau rasakan
saja. Tidak perlu kamu merasa capek untuk menjaga sawah dan sekitarnya. Kau tak perlu
sengsara dan tak usah mengeluh akan adanya penurunan harga jual. Engkau tinggal

bermain game saja dan akhirnya engkau terpengaruh. Sampai-sampai, engkau membuat
bingung gurumu ..." Belum selesai temannya itu bericara, Zoni ingat akan perkataannya
tadi kepada gurunya bahwa alam itu menakutkan. Ternyata, alam itu berguna bagi semua.
Tanpa adanya alam, sekolah tidak bisa dibangun. Dekat dengan alam dengan sedikit
kesengsaraan itu lebih menyenangkan daripada harus bermain game terus dan membuat
mata menjadi sakit. Akhirnya, Zoni sadar bahwa kesuksesan itu bukan berasal dari
kepintaran IQ saja. Melainkan sebuah usaha untuk merawat apa yang sudah kita punya.