Anda di halaman 1dari 22

LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI:

KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA


INDUSTRI BAKPIA M3 DI DUSUN KARANGLO
WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEDAYU I

Di
su
su
n
ol
eh
Tilovi Gani Ciputra
S.Ked
Ricky Andy Setyawan
S.Ked
Listya Normalita

S.Ked

FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU


KESEHATAN UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
2
0
1
5

Jenis Industri

: Bakpia M3 (bahan dasakayu)

Tanggal Kunjungan : 13 Oktober 2014


Tempat

: Dusun Brongkol, Kecamatan Sedayu,

Bantul. Pukul

: 10.00 WIB 12.00 WIB

Nama Pabrik

: Rizky Meubel

Tahun Berdiri

: 2006

L
E
M
B
A
R
O
B
SE
R
V
A
SI
1.
Pe
nil
aia
n
te
mp
at
ker
ja
a. Kondisi lingkungan
Lingkungan tempat kerja bertempat tinggal
di

desa

brongkol,

kecamatan

Sedayu,

Kabupaten Bantul. Pada tempat kerja ini


terlihat kesan home industry (industri pada
tingkat rendah) dengan perkiraan luas tanah

2000 m2 dan luas bangunan 1000 m2.


b. Akses
Jalan menuju tempat industry sudah di aspal
dan terdapat penerangan jalan (lampu jalan),
menandakan infrastruktur fundamental sudah
terpenuhi. Jarak antara Puskesmas Sedayu II
Bantul dengan pabrik kurang lebih 800 1000
meter.
c. Kondisi tempat kerja
Dari hasil observasi, terlihat pabrik berbahan
dasar bangunan kayu dan berlantai.
hasil

industri

tertumpuk

(serpihan

Banyak

kayu)

yang

di sudut ruangan. Sawangan di

atap / langit-langit pabrik terlihat sangat


menumpuk.
d. Keadaan sekitar tempat kerja
Pada kurang lebih100 meter diambil dari garis
imajiner

jari-jari

sekitar

terlihat

sampah menumpuk dengan sebagian

sisa

serpihan

sapi

dibakar.

Terdapat

berjarak kurang lebih 3 meter


2.

pabrik,

kandang

e
n
i
l
a
i
a
n
k
e
s
e
l
a
m
a
t
a
n
k
e
r

j
a
a
.
D
e
f
i
n
i
s
i
Keselamatan kerja adalah instrument yang
memproteksi

pekerja,

perusahaan

dan

lingkungan hidup serta masyarakat sekitar dari


bahaya akibat kecelakaan kerja.
b. Kondisi keselamatan kerja di pabrik
Keselamatan kerja di tempat tersebut terlihat
sangat minim dan tidak menunjang sama
sekali

dari aspek

maupun dari sisi

pencegahan kecelakaan

kesehatan

para

pegawai.

Alat untuk keselamatan diri, seperti

masker, baju dan celana pelindung tubuh,


kacamata (google glass), serta alas / sepatu
pelindung.

Terdapat peralatan P3K yang

tidak pernah diganti sejak berdirinya pabrik.


3. Sumber Daya Manusia (SDM)
a. Definisi
Potensi yang terkandung dalam diri

manusia

untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk


social yang adaptif dan transformative yang
mampu

mengelola dirinya

seluruh

potensi

sendiri

serta

yang terkandung di alam

menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan


dalam

tatanan

yang

seimbang

dan

berkelanjutan.
b. Tingkat pendidikan
Pekerja yang bekerja di tempat ini berjumlah
4

(empat)

orang

dengan latar belakang

pendidikan tertinggi yaitu sekolah dasar (SD)


c. Tingkat pengetahuan keselamatan kerja
Untuk

pengetahuan

keselamatan

kerja,

kesehatan
di tempat

dan

ini tidak

dilakukan kuesioner atau metode baku format


pertanyaan kepada para pekerja, namun melalui
hasil observasi dan pendekatan verbal peneliti

memiliki

kesan

bahwa

pekerja

tidak

memiliki pengetahuan yang cukup tentang hal


tersebut, serta tidak didorong dan diberi
kewajiban untuk mengetahui dari pihak yang
memperkerjakan.
d. Jam kerja
Jam kerja yang ditetapkan dari tempat kerja
yakni 8 jam dari senin sampai sabtu, berkisar
antara dari jam 08.00 WIB 16.00 WIB,
dengan dikurangi jam istirahat siang 1 (satu)
jam pada jam 12.00 WIB. Hari lminggu pihak
pabrik memberikan jatah libur atau istirahat,
sedangkan

hari

libur

nasional

disepakati

bersama pekerjanya.
e. Upah kerja
Para pekerja di pabrik ini menerima upah
setiap

minggunya

dengan

kisaran

Rp

1.500.000,00 dari hasil pendapatan bruto pabrik


dibagi sejumlah karyawan yang bekerja (4
orang),

dimana

375.000,00.
pihak yang

per kepala menerima Rp.

Untuk

system

upah,

dari

memperkerjakan mensyaratkan sejumlah uang


per kepala tersebut jika telah melalui jam kerja
yang ditentukan dalam seminggu.
f. Penilaian
Pada saat kunjungan, kurang lebih jam 10.30
WIB,

pegawai

terlihat

beranggotakan 4 orang lelaki.


4.
K
e
s
e
h
a
t
a
n
P
e
k

sedang

bekerja,

e
r
j
a
a
.
D
e
f
i
n
i
s
i
Spesialisasi

dalam

ilmu

kesehatan

atau

kedokteran beserta prakteknya yang bertujuan


agar

pekerja

atau

masyarakat

pekerja

memperoleh derajat kesehata yang setinggitingginya, baik fisik, mental ataupun sosial
dengan usaha-usaha

preventif dan kuratif

terhadap penyakit atau gangguan-gangguan


kesehatan

yang

diakibatkan

faktor-faktor

pekerja dan lingkungan pekerja serta terhadap


penyaki-penyakit umum.
b. Kategori / Klasifikasi
Kesehatan kerja memiliki sifat sebagai
berikut (Sumamur, 1976):
1.
Sasaraan
nya
adalah
manusia
2
.
B
e
r
s
i
f
a
t
m
e
d
i
s
c. Distribusi penyakit di tempat kerja
Penyakit yang banyak menjangkiti industry
meubel

(kayu) meliputi penyakit

pernapasan dan kesehatan mata.


d. Penilaian

saluran

Setelah observasi, terlihat bahawa kesehatan


pekerja sangat tidak diperhatikan

apalagi

diprioritaskan, tercermin dari keluhan pegawai


pabrik yang sudah lama menderita batuk
berkepanjangan, dan gejala penyakit lain yang
menyangkut respirasi.
5. Limbah pabrik
Dari hasil kunjungan melalui wawancara dan
observasi

tempat, limbah pabrik sebagian

akan

diambil pemungut limbah, seperti limbah kaca dan


serpihan kayu yang dikumpulkan di dalam karung,
namun sebagian lagi

dibakar ditempat atau dikumpulkan sampai


menumpuk di sekitar halaman tempat kerja.

6.
P
e
n
d
a
p
a
t
a
n
I
n
d
u
s
t

r
i
a
.
D
e
f
i
n
i
s
i
Jumlah uang yang diterima oleh
industry atau perusahaan dari

satu

aktivitasnya, kebanyakan dari penjualan produk


dan atau jasa kepada pelanggan.
b. Pendapatan pabrik
Pendapatan

industri

ini,

dalam

hal

ini

perhitungan bruto atau kasar berkisar antara 8


10

juta

perbulannya

sebagai berikut :
7.

dengan

perincian

P
e
n
g
e
l
u
a
r
a
n
I
n
d
u
s
tr
i
a
.
D
e
fi
n

i
s
i
Pembayaran yang dilakukan saat ini untuk
kewajiban pada masa akan datang dalam
rangka memperoleh beberapa keuntungan.
b. Perinciian
Pengeluaran pabrik :
a) Listrik dan air
350.000,00 / bulan

: Rp

b) Upah pekerja

: Rp.

1.500.000,00 / minggu c)
Pembelian kayu

Rp 4.000.000,00 Rp 6.000.000,00
(tergantung jumlah pesanan hasil
meubel kayu)
d)

Biaya kesehatan pegawai

: Tida

e)

Biaya tak terduga

: Tida

8. Kejadian
kecelaka
an di
tempat
kerja a.

Definisi

Keselamatan kerja merupakan rangkaian usaha


untuk menciptakan suasana kerja yang aman
dan tentram bagi para karyawan yang bekerja
di perusahaan yang bersangkutan (Sumamur,
2001).
b. Kategori
c. Angka kejadian
Dari hasil wawancara, pemilik
mengaku selama ini sejak tahun

pabrik

2006 telah terjadi kecelakaan kerja besar


sebanyak 2 (dua) kali selama pabrik ini berdiri,
dan sejumlah kecelakaan kecil.
9. Dokumentasi