Anda di halaman 1dari 24

Teknologi Dan Rekayasa

Kompetensi Keahlian
Analisis Kimia

Analisis Dasar
Mikrobiologi

By :Aam Siti Nur Rochmah,ST


SMK Negeri 13 Bandung

Analisis Dasar Mikrobiologi

Teknologi dan Rekayasa

ISOLASI MIKROBA

Teknologi dan Rekayasa

TEORI DASAR
Populasi mikroba tidak terpisah sendiri menurut jenisnya, tetapi terdiri dari
campuran berbagai macam sel
Populasi bakteri dapat diisolasi menjadi kultur murni yang terdiri dari satu jenis yang
dapat dipelajari morfologi, sifat dan kemampuan biokimiawinya.
Isolasi adalah proses pengambilan/pemisahan mikroba dari suatu
sumber(populasi)/Sampel
Sumber Mikroba : tanah,air dan udara
Metoda sampling tergantung dari tujuan analisis
Suatu lingkungan tercemar jika terkandung Bakteri indikator pencemar
Bakteri indikator pencemaran adalah : E. coli, Streptococcus faecal dan Clostridium
perfringens

Syarat bakteri Indikator :


Bakteri terdapat dalam usus manusia dan
hewan berdarah panas
Dapat hidup lebih lama dari pada bakteri
patogen enterik lainnya
Keberadaannya dapat menunjukkan
tingkat polusi

Alat dan Bahan

Agar kaldu (Nutrien agar) didalam


cawan Petri
TSA dalam cawan Petri
Agar diri/lurus dari nutrient agar
Agar miring dari nutrient agar/TSA
TSB dalam tabung
Biakan murni
Jarum ose mata,lengkung/sudut dan
ose lurus
Rak tabung
Lampu spirtus atau Bunsen

Langkah Kerja ISOLASI


1. AIR
Sampling air tergantung dari sumbernya, dilakukan secara
aseptis
Untuk melakukan isolasi mikroba, 1ml sampel air dituangkan
kedalam cawan petri kemudian ditambahkan media umum dan
dibiarkan padat
Di inkubasi selama 24-48 jam pada suhu 37C

2. Tanah

Sampling dilakukan tergantung tujuan


Sampel ditimbang 1 gram dilarutkan dalam 9 ml aquades steril
Dipipet 1 ml dan dimasukkan kedalam cawan petri
Ditambahkan media umum dan dibiarkan padat.
Di inkubasi selama 24-48 jam pada suhu 37C

3.Udara
Sampling dilakukan menggunakan media yang sesuai dengan
tujuan analisis,di inkubasi selama 24-48 jam pada suhu 37C

INOKULASI MIKROBA

Teknologi dan Rekayasa

Inokulasi Mikroba
TEORI DASAR

I NOKULASI adalah Proses pemindahan biakan murni


secara aseptik.

jika tekniknya benar maka yang tumbuh pada hasil


pemindahan hanyalah organisme yang diinginkan saja dengan kata lain tidak
tercemar.

Biakan murni

adalah biakan yang terdiri dari satu

species saja.

Tujuan Inokulasi :

1. Untuk pembenihan atau regenerasi mikroorganisme.


2. Untuk isolasi dengan maksud memperoleh biakan murni.
3. Untuk menyimpan guna keperluan sehari-hari atau dalam waktu lama
4. Untuk mempelajari sifat-sifat pertumbuhan suatu mikroba.

TEORI DASAR
Gambar jarum OSe

Jarum Ose merupakan alat


bantu utama pada proses
Inokulasi yaitu suatu
jarum yang panjangnya
10 cm pada bag Ujungnya
berbentuk lingkaran 2mm
dan terbuat dari kawat Ni
Chrome.
Ada 4 bentuk jarum ose
yaitu bermata, lurus, siku
dan kotak

Metode Inokulasi
Pada Cawan Petri :
Dengan Goresan Metode garis lurus/
zigzag pada metoda Sektor
Dengan Goresan metoda Isolasi
Dengan Hapusan Sputel Digalsky
Dengan metode Cawan Tuang
Pada Media Agar Miring :
Dengan Goresan Zigzag
Dengan Goresan Zigzag tusuk
Pada media Cair.

Tahapan persiapan Media


Cara menuangkan Media pada cawan Petri

INOKULASI PADA CAWAN PETRI


Goresan sejajar (metode sektor)
Ose dibakar sampai steril,
dinginkan.
Dengan ose steril diambil biakan
bakteri, dipulaskan pada salah
satu sisi/tepi media, jangan
menyentuh dinding Petri dish.
Dengan ose steril yang lain,
pulasan itu digoreskan sejajar
sampai memenuhi permukaan
media/ menurut sektornya

INOKULASI PADA CAWAN PETRI


Goresan sejajar melingkar
(Metode isolasi)
Ose dibakar sampai steril,dinginkan.
Dengan ose steril, biakan bakteri
dipulaskan pada satu sisi dari media
secara berulang, jangan sampai
menyentuh dinding cawan.
Dengan ose yang sama, ujung
pulasan tadi digoreskan sejajar pada
sisi yang lain setelah medianya
diputar 90.
Goresan di ulang pada tiap sisinya
sampai memenuhi permukaan media,
penggoresan dilakukan setelah medianya
diputar 90.

INOKULASI PADA CAWAN PETRI


Metoda sebar:
Sample cair atau kultur
bakteri didalam media
cair diambil dengan pipet
steril sebanyak 0,1 ml
dimasukan pada
permukaan media plate
tepat ditengahtengahnya.
Dengan menggunakan
spatel terbuat dari
kaca/kawat yang sudah
steril dan dingin, tetesan
itu diratakan ke seluruh
permukaan media plate.

INOKULASI PADA CAWAN PETRI


Metoda Cawan Tuang:
Suspensi bakteri/sample diteteskan
kedalam cawan petri steril
sebanyak 0,1 atau 1 ml secara
aseptis.
Tuangkan media padat steril yang
telah dicairkan sampai menutupi
semua permukaan dasar cawan
petri .
Campur dengan memutar cawan 3x
kekiri 3x kekanan tunggu sampai
agarnya membeku.
Posisi cawan dibalik, inkubasi pada
suhu 37C selama 48 jam.

INOKULASI PADA
MEDIA AGAR MIRING
Tujuan :
Untuk memperbanyak koloni bakteri
Untuk keperluan sehari-hari
Untuk menyimpan bakteri dalam waktu lama

Teknologi dan Rekayasa

INOKULASI PADA
MEDIA AGAR MIRING

1.
2.

3.
4.
5.

A. Goresan zigzag

Dengan ose yang sudah steril


dan dingin, diambil koloni
bakteri.
Tutup tabung media dibuka
dengan menjepit menggunakan
jari kelingking kanan, mulut
tabung dibakar dengan nyala
api tidak berjelaga.
Ose yang sudah berisi koloni
bakteri digoreskan zigzag pada
permukaan media, ditengah.
Mulut tabung dibakar lagi,
segera ditutup dengan
tutupnya.
Ose dibakar lagi sampai steril

B. Goresan zigzag dan


ditusuk :
Pelaksanaan penanamannya
seperti bagian A dengan
perbedaan sebagai berikut :
Urutan 3 setelah digoreskan
zigzag kemudian ditusukkan
ditengah-tengahnya 1 kali
Contoh :
Inokulasi pada media Tripel
Sugar Iron Agar.

Teknologi dan Rekayasa

INOKULASI PADA MEDIA


SEMI SOLID
Tujuan:
untuk identifikasi gerak bakteri
untuk menyimpan bakteri

Langkah kerja :
Ose jarum disterilkan &
dinginkan.
Dengan ose itu diambil
koloni bakteri secara aseptis
Mulut tabung dilewatkan
pada api, ose jarum yang
ada koloni bakterinya
ditusukkan tegak lurus pada
bagian tengah sampai dasar
tabung.
Lakukan secara aseptis

Teknologi dan Rekayasa

INOKULASI
PADA MEDIA CAIR
Tujuan :
untuk memperbanyak bakteri
untuk identifikasi

Langkah Kerja :
Ose dibakar sampai steril,
dinginkan.
Dengan ose yang sudah steril,
diambil koloni bakteri secara
aseptis.
Ose yang sudah berisi koloni
bakteri digoreskan pada dinding
tabung bagian dalam sebelah
atas posisi media dimiringkan.
Media ditegakkan, goresan
bakteri akan teremdam cairan
media.
Lakukan secara aseptis

Teknologi dan Rekayasa

Pengamatan:
Pada Cawan Petri
Koloni bakteri diamati berdasarkan hal
sbb:
ukuran
: diukurdiameternya
dgn satuan mm
Warna
: putih, kuning, hijau,
merah dsb.
bentuk
: bulat, serabut, ryzoid
dsb.
permukaan : datar,cembung,
cekung, kasar, halus
sifatnya
: keruh,jernih, kering,
berlendir, menjalar,

haemolytic, anhaemolytic

Inokulasi dengan tujuan


memperbanyak, perhatikan adanya
pertumbuhan koloni & kemurnian nya.
Inokulasi dengan tujuan perhitungan,
langsung dihitung dengan coloni
counter.

Pada Agar Miring


Koloni bakteri yang tumbuh
diamati pertumbuhan koloni
& kemurnian nya.
Pada Semi Solid agar
Koloni yang tumbuh
diperhatikan kemurniannya &
perubahan yang terjadi pada
media tsb, (warna & gerak )
Pada media Cair
Jika ada pertumbuhan media
menjadi keruh
Apabila bakteri ditanam pada
media identifikasi,
disamping kekeruhan bisa
diikuti perubahan warna
indikatornya yang
menunjukkan adanya reaksi
pada media tsb.

Sumber Belajar
Bibiana W. Lay, 1986, Analisis Mikrobiologi di
Laboratorium, Jakarta : P.T. Raja Grafindo Persada
Pelczar & Chan, 1986,Dasar-Dasar Mikrobiologi,Jakarta : UI
Press.
Ratna Siri H, 1983, Mikrobiologi dalam Praktek, Bogor :
Fakultas MIPA IPB.
Unus Suriawiria.1985.Pengantar Mikrobiologi Umum.
Bandung : Angkasa.
Modul Analisis Mikrobiologi Secara Mikroskopis
Jobsheet Analisis Mikrobiologi Secara Mikroskopis

Teknologi dan Rekayasa

Sekian
Sampai jumpa pada materi lain

Teknologi dan Rekayasa