Anda di halaman 1dari 19

Konsep dasar Satuan Operasi

THP 073 : Satuan Operasi I

Deskripsi Singkat

Teori proses pengolahan pangan,


prinsip dasar, perhitungan
serta peralatan yang digunakan
pada sejumlah satuan operasi
seperti, pengecilan ukuran, ekspresi,
sedimentasi, filtrasi, pengayakan,
pemisahan sentrifugal dan
pencampuran.

Jadual kuliah

5 Februari 2014

: Konsep dasar satuan operasi

12 Februari 2014

: Konversi satuan

19 Februari 2014

: Pengecilan ukuran

26 Februari 2014

: Pengecilan ukuran

05 Maret 2014 : Pengayakan


12 Maret 2014 : Ujian

Kontrak Kuliah

Quis 20 %
Tugas 20 %
Ujian 60 %

Konsep dasar Satuan Operasi

Peran satuan operasi pada proses pengolahan


Klasifikasi sistem satuan dasar pada Satuan Operasi
Konversi Satuan
Konsep konservasi massa dan energi pada satuan operasi

Peran Satuan Operasi pada Proses Pengolahan


Dalam ilmu pengolahan Pangan:
Ahli Pangan TIDAK HARUS merencanakan peralatan, tetapi HARUS
mengerti : - bagaimana alat tersebut bekerja dan merencanakan PROSES.
Pada masa lalu: Teknologi pangan hanya merupakan RESEP MASAKAN.
Tetapi dengan tumbuhnya industri pangan modern, buku-buku resep tersebut
tidak cukup untuk seorang AHLI PANGAN.

Early:
Materi satop menjelaskan tentang pengertian
SATUAN OPERASI:
Suatu usaha untuk menganalisa seluruh bentuk fisik pengolahan, ke dalam
bagian kecil operasi dasar.
Pengolahan kelihatan rumit karena: aneka ragamnya proses yang terjadi.
Dengan analisa yang lebih cermat, proses yang rumit tersebut dapat dipecahkan
menjadi BAGIAN kecil SATUAN OPERASI yang sederhana.
Misalnya:
Pemanasan (pemanasan roti), pendinginan (pembekuan daging)
Sebagai contoh: Dalam pengerjaan secara teknik, pertimbangan yang paling
UTAMA pada contoh diatas adalah:
BANYAKNYA PANAS YANG DIBUTUHKAN
PENGARUH DARI AKIBAT KONDISI TERSEBUT.
Sehingga proses tersebut dapat dikualifikasikan sebagai sebuah satuan operasi.
Proses ini disebut pindah panas
Setiap satuan operasi menunjukkan satu pola proses yang jelas dan bergantung
pada satu prinsip DASAR FISIK.

Sebagai contoh: pindah panas. Salah satu dasar fisisnya adalah.


Panas akan berpindah dari benda yang bersuhu yang lebih tinggi ke
benda yang bersuhu rendah.
Untuk menjelaskan dasar fisis tersebut diperlukan persamaan
MATEMATIKA. Dalam penggunaan persamaan matematika
tersebut digunakan untuk menghitung jumlah, kecepatan dan waktu
yang terlibat dalam proses tersebut.
Semua satuan operasi tunduk dengan hukum kekelan massa dan
energi.
Prasyarat mata kuliah satuan operasi I:
Perpindahan kalor massa
Matematika

Klasifikasi satuan dasar pada satuan operasi


Satuan yang penting dalam proses bahan pangan itu adalah:
Aliran bahan cair, pindah panas, dehidrasi, kristalisasi, evaporasi,
distilasi, serapan gas, penggilingan, ekstraksi dan emulsifikasi
Dalam suatu proses pengolahan dapat terjadi lebih dari satu unit
operasi misalnya pembuatan sirup pala: ada beberapa tahap operasi,
Ekstraksi, pencampuran, pemanasan, evporasi.

Klasifikasi satuan operasi (Gankoplis, Transport Processes and unit


operation)
1. Aliran bahan cari (aliran fluida): menghitung aliran bahan cair dari
satu point ke point yang lain dan biasanya dilakukan untuk porses
kontinue.
2. Perpindahan panas: mengikuti hukum bahwa panas yang diberikan,
panas yang diambil (terakumulasi) dan panas yang terbawa keluar.
3. Evaporasi: Merupakan kasus spesial pada perpindahan panas.
Misalnya pemisahan zat-zat volatil dari zat-zat yang non volatil,
misalnya pemisahan air dari garam.
4. Pengeringan: Menghilangkan komponen volatile, air dari material
padatnya.
5. Distilasi: Memisahkan masing komponen pada campuran cair
dengan mendidihkan larutan karena terdapat perbedaan titik didihnya
(tekanan uapnya).
6. Absorpsi: Memisahkan komponen dengan menggunakan aliran gas
yang dilewatkan ke cairan.

7. Pemisahan membrane: Proses ini meliputi prinsip difusifitas suatu


zat dalam cairan atau pun gas yang melewati membran
semipermeable yang mampu menahan cairan lainnya.
8. Ekstraks cair-cair: Pada kasus ini cairan dipisahkan dengan
mengontakkan dengan cairan lainnya (pelarut/solven) yang dapat
berimisible dengan larutan.
9. Pencucian padat-cair/ Liquid-solid leaching. Menggunakan cairan
untuk melarutkan dan memisah kan cairan dari padatannya.
10.Kristalisasi: Untuk menghilangkan zat terlarut dari campurannya
dengan membentuk lapisan endapan. Misalnya pengkritalan garam
11.Pemisahan mekanis-fisik: meliputi pemisahan padat, cair atau
gas secara mekanis, misalnya: penyaringan, pengendapan, pengecilan
ukuran, yang jarang diklasifikasikan sebagai pemisahan dalam unit
operasi.

Dasar-dasar perpindahan pada unit operasi:


1. Perpindahan momentum: pemindahan momentum terjadi terjadi
pada perpindahan bahan, misalnya pada aliran fluida,
pengendapan dan pencampuran.
2. Perpindahan panas. Prinsip dasarnya, perpindahan panas dari
suatu bahan ke bahan lain, terjadi pada proses pengeringan,
evaporasi, distilasi dll.
3. Perpindahan massa: Massa berpindah dari suatu fase ke fase
yang diinginkan, prinsip dasarnya sama apakah fase gas, padat
atau cair. Misalnya: distilasi, absorpsi, ekstraksi cair-cair dan
leaching

Konversi Satuan
Ada 3 dasar satuan yang Sangat umum dipakai dalam ilmu
pengolahan,
Satuan SI (INTERNATIONAL SYSTEM UNITS): panjang (m) berat
(kg) dan waktu (detik).
SATUAN BRITISH yaitu: panjang (ft, feet) berat (lb, pound), waktu
(s, second/detik),
Selain itu sistim juga dibagi dalam bentuk besaran fps (foot, pound,
second) dan cgs (cm, gram, second)
Saat ini SI unit sudah banyak digunakan pada ilmu keteknikan,
sedangkan dulu hanya menggunakan british sistim saja. Saat ini
banyak peralatan ataupun sistim menggunakan kedua sistim ini,
sehingga pada ahli pangan harus mengetahui kedua Sist. Tsb. Untuk
mengubah satuan dari british ke SI atau sebaliknya diperlukan
KONVERSI SATUAN

Dasar satuan
Panjang (panjang gel cahaya)
Waktu (panjang gelombang tertentu untuk bergetar beberapa
kali)
Massa (berat campuran platina-iridium)
Temperatur (180 bagian internal suhu di atas titik)
Turunan satuan
Gaya (1 Newton =1 kg.m/dt2)
Energi ( 1 joule = 1 Newton.meter = 1 kg.m2/dt2)
Daya (1 watt = 1 joule/detik)
Tekanan ( 1 Newton/m2 = 1 Pascal)
Sifat fisik bahan:
Viscositas
Kapasitas panas

SI System
1 Newton (N) = 1 kg.m/s2

Energy (J)
1 joel (J) = 1 Newton.m (N.m) = 1 kg.m2/s2
Power (W)
1 joel/s (J/s) = 1 watt (W)
Tekanan (P)
1 Newton/m2 (N/m2) = 1 pascal (Pa)
Gravitasi (g)
1 g = 9,80665 m/s2

CGS System
1 g mass (g) = 1 x 10-3 kg mass (kg)
1 cm = 1 x 10-2 m
1 dyne (dyn) = 1 g.cm/s2 = 1 x 10-3 newton (N)
1 erg = 1 dyn.cm = 1x 10-7 joule (J)
Gravitasi
g = 980,665 cm/s2

English FPS system


1 lb massa (lbm) = 0,453359 kg
1 ft = 0,30480 m
1 lb force (lbf) = 4,4482 newton (N)
1 ft.lbf = 1,3558 newton.m (N.m) =1,35582 joule (J)
1 psia = 6,89476 x 103 newton /m2 (N/m2)
1.8oF = 1 K
Gravitasi
G 32,174 ft/s2

Uji Coba.
kg. m/s2 = .
N
kg. m. m/s2 = kg.m2/s2 = N.m = ..
J
J/s =.
W
N/m2 =.
Pa

1 g = 10-3kg
1 dyne = 10-3N
1 N = dyne ???

Tugas :
1. Jawaban dikirim ke email: bangbois@gmail.com paling telat
tanggal 7 sebelum pukul 23:50
2. Jawaban diketik di ms word dan diberi nama : Tugas 1.2.[nama]
contoh : tugas1.2.budi_santoso
3. Jawaban dikirim masing-masing dan tidak ada titipan dari email
orang lain.
10 gr = lbm
5 ft = ..m
4 ft3 = .gallon
5 bar = ..pascal
7 psi = atm
8 kw = hP
4 Btu = ..cal
6 Btu/h.ft.oF = .. cal/s.cm.oC
6 Btu/h.ft2.oF = kcal/h.m2.oC