Anda di halaman 1dari 17

HYPOSPADIA

I. DEFINISI : Suatu kelainan kongenital dimana MUE terletak


di ventral penis dan lebih ke proximal dari
tempat normalnya (ujung gland penis).
Seringkali disertai chordae, yaitu suatu

jaringan fibrosa yang menyebar mulai dar


meatus yang letaknya abnormal ke gland
penis,

sehingga penis tampak melengkung

kebawah

terutama saat ereksi.

II. SEBAB TERJADINYA ( EMBRIOLOGI ) :


1.

Pada kehamilan 28 minggu, terjadi involusi prematur


sel-sel interstitial
kadar hormon androgen turun
MASKULINISASI INKOMPLIT .

2.

Uretra terbentuk setelah corpus spongiosum terbentuk


komplit. Proses pembentukan uretra terhenti, corpus
spongiosum, fascia buck dan tunica dortos membentuk
CHORDAE.

III.INSIDENSI :
*

Di AS = 1 : 300 kelahiran

Di DENMARK dan INGGRIS = hampir sama

Di INDONESIA ?

IV. KLASIFIKASI :

V. MASALAH :
Gland penis mendatar
Preputium dibagian ventral tidak ada, berkumpul dibagian
dorsol, redundant
Ventral groove mendatar
Bila terjadi dibagian perineal; scrotal; penoscrotal
SCROTUM BIFIDA ;
- Groove diantara scrotum, non hairy skin = tipis dan
basah
- Distal meatus : kulit basah

VI. KELAINAN PENYERTA :


^ Mikropenis

injeksi sustanon

^ Undescencus testis
^ Kelainan ginjal
^ Kelainan ureter / uretra
^ Kelainan buli-buli
^ Gender
^ Scrotum bifida

VII. PENANGANAN OPERASI :


Prinsip :
1. Menghilangkan CHORDAE (atau kelainan lain :
Scrotum Bifida, Mikra Penis
lurus )
2. Memindahkan MUE ke ujung Gland Penis
(pembentukan uretra baru)
Tehnik Operasi :
ada 2 tahap yang banyak dilakukan :
Tahap I

: Release/Excisi Chordae dan Tunelling

Tahap II

: Urethoplasty

Komplikasi :
- Melengkung kebawah (Chordae masih ada)
- Twisting (penis bengkok ke kanan/kiri)
- Tunel tidak terbentuk