Anda di halaman 1dari 32

MATERIAL TEKNIK

AHMAD AWALUDIN
AULIAN SAMRI
DELPANRO SITANGGANG
RUDY HAMONANGAN SIHALOHO
MUHAMMAD ALHAFIZ HRP

MATERIAL TEKNIK
Alasan mengapa kita perlu untuk
belajar material adalah agar kita
dapat memilih material yang tepat
diantara banyaknya macam
material yang ada. Secara
mendasar terdapat beberapa
kriteria untuk menentukan
keputusan akhir dalam memilih

Klasifikasi Material
Material dapat dikelompokkan
dengan berbagai cara, salah satunya
didasarkan pada ikatan atom dan
struktur. Berdasarkan cara ini
material dapat diklasifikasikan
menjadi logam, polimer, dan
keramik. Sebagai penambahan,
terdapat dua kelompok material
yang cukup penting dalam rekayasa
material yaitu komposit dan

MATERIAL KOMPOSIT
APA YANG DIMAKSUD DENGAN KOMPOSIT..?!
APA KEUNGGULAN KOMPOSIT..?!
APA SAJA JENIS JENIS KOMPOSIT ITU..?!
KLASIFIKASI KOMPOSIT BERDASARKAN
MATRIK.

FIBER

KOMPOSIT
Komposit (Bahan komposit) adalah
percampuran atau peggabungan suatu
jenis bahan baru hasil rekayasa yang
terdiri dari dua atau lebih bahan dimana
sifat masing-masing bahan berbeda satu
sama lainnya baik itu sifat kimia maupun
fisikanya menjadi suatu produk atau
material yang lebih baik.

Keunggulan Material
Bahan komposit memiliki
Komposit
banyak keunggulan,
diantaranya :

berat yang lebih ringan,


kekuatan yang lebih tinggi,
tahan korosi
dan memiliki biaya perakitan yang lebih
murah karena berkurangnya jumlah
komponen dan baut-baut penyambung

PENERAPAN KOMPOSIT
Bahan komposit sudah menemukan
penerapan-penerapan lebih luas
yang terus meningkat di dalam
pesawat terbang, ruang kendaraan,
struktur-struktur lepas pantai,
perpipaan, elektronika, mobil-mobil,
perahu-perahu, dan barang-barang
olahraga.

Penerapan bahan komposit yang


dikedepankan di pesawat terbang.

JENIS-JENIS KOMPOSIT
1. Material komposit serat, yaitu komposit yang terdiri
dari serat dan bahan dasar yang diproduksi secara
fabrikasi, misalnya serat + resin sebagai bahan perekat,
sebagai contoh adalah FRP (Fiber Reinforce Plastic) plastik
diperkuat dengan serat dan banyak digunakan, yang
sering disebut fiber glass.
2. Komposit lapis (laminated composite), yaitu
komposit yang terdiri dari lapisan dan bahan penguat,
contohnya polywood, laminated glass yang sering
digunakan
sebagai
bahan
bangunan
dan
kelengkapannya.
3.Komposit partikel (particulate composite), yaitu
komposit yang terdiri dari partikel dan bahan penguat
seperti butiran (batu dan pasir) yang diperkuat dengan
semen yang sering kita jumpai sebagai betin.

Klasifikasi Komposit
Berdasarkan Matrik
Matriks di dalam plastik diperkuat mempunyai tiga fungsi
pokok:

Dukung serat-serat pada tempatnya dan


memindahkan menekankan kepada mereka
selagi mereka membawa kebanyakan dari
beban.
Lindungi serat-serat terhadap kerusakan secara
fisik dan lingkungan.
Kurangi pembiakan retak-retak di dalam
komposisi berdasarkan atas semakin besar
keuletan dan kekenyalan dari acuan/matriks
plastik.

Berdasarkan matrik,
komposit dapat diklasifikasikan
kedalam tiga kelompok besar yaitu:

Komposit Matrik Polimer (Polymer


Matrix Composites PMC)
Jenis polimer yang banyak digunakan
Thermoplastic
Thermoplastic
adalah
plastic
yang
dapat
dilunakkan
berulang
kali
(recycle)
dengan
menggunakan panas. Thermoplastic merupakan
polimer yang akan menjadi keras apabila
didinginkan.
Thermoset
Thermoset tidak dapat mengikuti perubahan suhu
(irreversibel). Bila sekali pengerasan telah terjadi
maka bahan tidak dapat dilunakkan kembali.

Komposit Matrik Logam (Metal


Matrix Composites MMC)

Matrik pada MMC :


1) Mempunyai keuletan yang tinggi
2) Mempunyai titik lebur yang rendah
Matrix densitas
composites
adalah
salah satu
3) Metal
Mempunyai
yang
rendah
jenis
komposit
yang memiliki
matrik logam.
Contoh
: Almunium
beserta paduannya,
Titanium beserta paduannya,
Magnesium beserta paduannya.

KELEBIHAN DAN KERUGIAN

Kelebihan MMC dibandingkan dengan PMC :


1) Transfer tegangan dan regangan yang baik.
2) Ketahanan terhadap temperature tinggi
3) Tidak menyerap kelembapan.
4) Tidak mudah terbakar.
5) Kekuatan tekan dan geser yang baik.
6) Ketahanan aus dan muai termal yang lebih baik
Kekurangan MMC :
1) Biayanya mahal
2) Standarisasi material dan proses yang sedikit

Contoh dari suku cadang komposit


matriks logam.

Komposit Matrik Keramik (Ceramic


Matrix Composites CMC)

Komposisi-komposisi matriks keramik (CMC)


bersifat penting oleh karena hambatan
mereka kepada suhu-suhu yang tinggi dan
lingkungan-lingkungan korosif.
Sebagaimana digambarkan dalam Section
83, keramik bersifat kaku dan kuat, mereka
membalas suhu-suhu tinggi, hanya mereka
secara umum kekurangan kekenyalan.

Komposit Matrik Keramik (Ceramic


Matrix Composites CMC)

CMC merupakan material 2 fasa dengan 1 fasa


berfungsi sebagai reinforcement dan 1 fasa
sebagai matriks, dimana matriksnya terbuat dari
keramik. Reinforcement yang umum digunakan
pada CMC adalah oksida, carbide, dan nitrid.
Matrik yang sering digunakan pada CMC adalah :
1) Gelas anorganic.
2) Keramik gelas
3) Alumina
4) Silikon Nitrida

KEUNTUNGAN DAN
KERUGIAN

Keuntungan dari CMC :


1) Dimensinya stabil bahkan lebih stabil daripada logam
2) Sangat tangguh , bahkan hampir sama dengan
ketangguhan dari cast iron
3) Mempunyai karakteristik permukaan yang tahan aus
4) Unsur kimianya stabil pada temperature tinggi
5) Tahan pada temperatur tinggi
6) Kekuatan & ketangguhan tinggi, dan ketahanan korosi
tinggi.
Kerugian dari CMC :
1) Sulit untuk diproduksi dalam jumlah besar
2) Relative mahal dan non-cot effective
3) Hanya untuk aplikasi tertentu

SEMIKONDUKTOr

Pengertian Semikonduktor
Semikonduktor adalah sebuah bahan
dengan konduktivitas listrik yang berada di
antara insulator dan konduktor.
Semikonduktor disebut juga sebagai bahan
setengah penghantar listrik. Sebuah
semikonduktor bersifat sebagai insulator
pada temperatur yang sangat rendah, namun
pada temperatur ruangan besifat sebagai
konduktor. Bahan semikonduksi yang sering
digunakan adalah silikon, germanium, dan
gallium arsenide.

Prinsip dasar tentang semikonduktor


Semikonduktor merupakan elemen dasar dari komponen elektronika
seperti dioda, transistor dan sebuah IC (integrated circuit). Disebut
semi atau setengah konduktor, karena bahan ini memang bukan
konduktor murni.
Bahan- bahan logam seperti tembaga, besi, timah disebut sebagai
konduktor yang baik sebab logam memiliki susunan atom yang
sedemikian rupa, sehingga elektronnya dapat bergerak bebas.
Pada suhu kamar, elektron tersebut dapat bebas bergerak atau
berpindah-pindah dari satu nucleus ke nucleus lainnya. Jika diberi
tegangan potensial listrik, elektron-elektron tersebut dengan mudah
berpindah ke arah potensial yang sama. Phenomena ini yang
dinamakan sebagai arus listrik.
Dapat ditebak, semikonduktor adalah unsur yang susunan atomnya
memiliki elektron valensi lebih dari 1 dan kurang dari 8. Tentu saja
yang paling semikonduktor adalah unsur yang atomnya memiliki 4
elektron valensi.

Struktur atom
semikonduktor
Dalam struktur
atom,proton dan neutron membentuk
inti atom yang bermuatan positip dansedangkan
elektron-elektron yang bermuatan negatip mengelilingi
inti.Elektron-elektron ini tersusun berlapis-lapis.
Struktur atom dengan modelBohr dari bahan
semikonduktor yang paling banyak digunakan
adalahsilikon dan germanium.

Gambar 1. Struktur Atom (a) Silikon; (b) Germanium

Jenis jenis semikonduktor


1. Semikonduktor Intrinsik
Semi konduktor intrinsik adalah semikonduktor yang
belum mengalami penyisipan oleh atom akseptor atau
atom donor. Pada suhu tinggi elektron valensi dapat
berpindah menuju pita konduksi, dengan menciptakan
hole pada pita valensi. Pengahantar listrik pada
semikonduktor adalah elektron dan hole.

Gb. struktur pita untuk (a). bahan isolator (b). bahan


semikonduktor
(c). bahan isolator

Semikonduktor Tipe-p

Apabila atom semi konduktor intrinsik yang bervalensi 4,


didoping dengan atom yang bervalensi 3, maka pada
pencampuran ini akan terjadi kekurangan elektron atau
akan terdapat lubang (hole). Seperti halnya pada N-type
semi konduktor, maka doping ini dilakukan dengan
pemanasan, sehingga setiap atom dapat menyesuaikan
dirinya dengan baik dan akan membentuk kristal.
Dengan adanya hole (kekurangan elektron), maka hole ini
akan menarik elektron dari atom yang berdekatan dan
selanjutnya atom yang telah kehilangan elektron tersebut
akan menjadi lubang. Dengan demikian maka hole dapat
berganti-ganti, seakan-akan merupakan muatan listrik
positif yang sedang bergerak.
Atom yang menyebabkan timbulnya hole dalam susunan
kristal disebut atom acceptor, dan jenis bahannya
dinamakan P-type semi konduktor. Ada dua pembawa
muatan pada P-type semi konduktor , yaitu:
1. Hole sebagai majority carrier

2. Semikonduktor Ekstrinsik
Semikondutor ekstrinsik merupakan semikonduktor yang
memperoleh pengotoran atau penyuntikan (doping) oleh atom
asing.

Tujuan doping adalah meningkatkan konduktivitas semikonduktor,


dan memperoleh semikonduktor dengan hanya satu pembawa
muatan (elektron atau hole) saja. Perbandingan doping :
Atom dopant : Atom murni = 1 : 106s.d. 108

Semikonduktor Tipe-n
Apabila atom semi konduktor intrinsik yang bervalensi
empat didoping dengan atom lain yang valensinya lebih
tinggi (misalnya valensi 5), maka molekul bahan
campuran tersebut akan mengalami kelebihan satu
elektron, selanjutnya elektron ini merupakan elektron
bebas.
Dengan adanya kelebihan elektron, maka akan
memberikan level energi baru dimana elektron akan
mudah ber-eksitasi ke pita valensi. Jadi pada N-type semi
konduktor akan terjadi level energi baru yang disebut
energy level donor (Ed), dimana pada level ini berisi
penuh dengan elektron, sehingga apabila ada elektron
berpindah ke pita valensi, maka elekatron ini akan
meninggalkan muatan positif pada level donor. Akibatnya
pada atom bervalensi 5 terkumpul muatan positif

Cara membuat bahan semi konduktor


menjadi tipe P dan N
1.misalkan kita ambil Ge yang punya
valensi 4 terus kita ambil atom yang
punya elektron valensi 3 sehingga 4+3=
menjadi bahan type P karena si
pencampur kurang elektron 1.

2.misalkan kita ambil Ge yang punya


valensi 4 terus kita ambil atom yang
punya elektron valensi 5 sehingga 4+5=

Perbedaan semikonduktor
ekstrinsik tipe-P dan tipe-N

Tipe-N
Misalnya pada bahan silikon diberi doping phosphorus atau arsenic yang
pentavalen yaitu bahan kristal dengan inti atom memiliki 5 elektron
valensi. Dengan doping, Silikon yang tidak lagi murni ini (impurity
semiconductor) akan memiliki kelebihan elektron. Kelebihan elektron
membentuk semikonduktor tipe-n. Semikonduktor tipe-n disebut juga
donor yang siap melepaskan elektron.
Semikonduktor jenis-n jika bertemu pengotor dari golongan VA, electron
sebagai pembawa
mayoritas. Ada electron donor yang dekat dengan pita konduksi (di bawah
sedikit).
Tipe-P
Kalau silikon diberi doping Boron, Gallium atau Indium, maka akan didapat
semikonduktor tipe-p. Untuk mendapatkan silikon tipe-p, bahan dopingnya
adalah bahan trivalen yaitu unsur dengan ion yang memiliki 3 elektron
pada pita valensi. Karena ion silikon memiliki 4 elektron, dengan demikian
ada ikatan kovalen yang bolong (hole). Hole ini digambarkan sebagai
akseptor yang siap menerima elektron. Dengan demikian, kekurangan
elektron menyebabkan semikonduktor ini menjadi tipe-p.
Semikonduktor jenis-p jika bertemu pengotor dari golongan IIIA, lubang

Bahan-bahan
semikonduktor

A. Germanium
Germanium merupakan salah satu bahan semi konduktor yang banyak
dipakai. Germanium diperoleh sebagai serbuk berwarna kelabu
melalui proses kimia, yaitu dengan mereduksi germanium oksida.
Selain itu juga dapat diperoleh dari pemurnian Kadmium dan seng.
Germanium adalah bahan semi konduktor yang bervalensi 4 dan
mempunyai susunan seperti karbon atau silikon.
Silikon
Silikon (Si) tidak ditemukan dalam bentuk aslinya, akan tetapi
ditemukan dalam bentuk silika yang direduksi dengan kokas dan
kemudian dimurnikan dengan converter, menghasilkan SiO atau
SiHCl, atau dengan proses didestilasi berulang-ulang dan kemudian
direduksi dengan hydrogen menghasilkan SiH.
Sifat-sifat silikon :
Mempunyai mobilitas yang tinggi
Konstanta dielektriknya kecil
Konduktivitas termis yang besar
Disipasi panas yang baik.
Impurity ionization energy yang sangat kecil

ISTILAH-ISTILAH DALAM
SEMIKONDUKTOR
Doping: Memasukan bahan
semikonduktor lain yang bervalensi 3
atau 5 kedalam Germanium atau
Silicon yang bervalensi 4
Donor: Bahan yang digunakan untuk
doping
Akseptor: Bahan semikonduktor yang
menerima doping

Sekian dan terimakasih...


Assalamualaikum wr.wb