Anda di halaman 1dari 2

Bandung, 10 September 2014

#Articare

Menghijaukan Cisitu dengan #KampungBerkebun


Apa yang terlintas di pikiran kamu ketika mendengar kata
Cisitu? Mungkin beberapa di antara kita ada yang berpikir
Asrama Sangkuriang, Warung Cobek, atau Warung Sabar
Menanti. Tentu tak heran, karena Cisitu menjadi pusat para
mahasiswa memanjakan perut sekaligus menjadi tempat
tinggal bagi para mahasiswa yang datang merantau dari luar
kota.
Apa itu #KampungBerkebun?
#KampungBerkebun
adalah
istilah
kegiatan
menanam
tanaman konsumsi dan nonkonsumsi di halaman, dinding,
bahkan di gang-gang sempit di
sekitar
rumah
warga.
#KampungBerkebun merupakan
salah satu program walikota Bandung, Ridwan Kamil dan
anggaran sebanyak 7.5 milyar dari APBD siap digelontorkan
untuk mendukung program ini. Total 151 rukun warga (RW)
dari 151 desa di Kota Bandung akan merasakan program ini.
Setiap RW mendapat 50 juta untuk pengadaan bibit, media
tanam, peralatan, dan keperluan lainnya. Tetapi semua yang
diterima warga sudah dalam bentuk barang dan dikirim
secara bertahap oleh Pemkot Bandung. Diharapkan warga
bisa juga menjadi produsen untuk sayur-sayuran dan
tanaman produktif lain.
Mengapa harus Cisitu?
Salah satu Program #KampungBerkebun telah diadakan di
Cisitu, tepatnya di RW 12. Masih ingat dengan Basecamp
Tambang 2011? Basecamp Tambang 2011, Pusdiklat Geologi,
hingga Asrama Sangkuriang ini terletak di RW 12.
#KampungBerkebun merupakan inisiatif dari Pak Wawan

selaku koordinator untuk melanjutkan kegiatan berkebun di


RW 12. Ketika ada tawaran datang dari Pemkot, Pak Wawan
segera mengajukan proposal ke Desa Cisitu kemudian
proposal tersebut diteruskan ke Pemkot. Sebagai hasil
kegigihannya, RW 12 menjadi salah

satu RW yang memperoleh


melaksanakan program ini.

hibah

dari

Pemkot

untuk

Pada tanggal 15 Agustus 2014 diadakan pelatihan berkebun


dari relawan Dinas Pertanian Kota Bandung kepada warga
dan mahasiswa ITB yang tinggal di Asrama Sangkuriang.
Tepatnya pada tanggal Minggu 31 Agustus 2014 diadakanlah
pelatihan tentang bank sampah dan dilanjutkan dengan
penanaman bibit di depan rumah warga, gang, dan
lingkungan Cisitu RW 12.
Lalu kita mahasiswa? Harus melakukan apa? Lebih baik kita
bantu yuk, baik secara fisik maupun doa. Banyak juga di
antara kita yang tinggal di Cisitu. Kapan lagi kita bisa
membalas utang budi? Nah inilah saat yang tepat, sekaligus
bersilaturahim bersama warga Cisitu. Ditunggu kontribusinya
di penanaman selanjutnya ya, HMT HMT HMT!

Bandung, 10 September 2014


#Articare
Contributor : Kurnia Candra Utama
Edited by
: Yessi Destianty