Anda di halaman 1dari 8

KURSUS PENGAWAL PELEDAKAN

( BLAST SENTRY COURSE )


TOPIK LIMA PRE BLAST MEETING

Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk mengumpulkan semua orang yang terlibat
dalam blast clearing dan initiation. Pertemuan ini biasanya dipimpin oleh Supervisor
Blasting ( atau yang sederajat ).
Waktu Pertemuan :
Pre Blast Meeting dilakukan sekitar 15 30 menit sebelum waktu peledakan yang
dijadwalkan. Sebelum pertemuan, Supervisor Blasting ( atau yang sederajat )
menghubungi para Blast Sentry yang telah ditunjuk, mengenai waktu dan lokasi
pertemuan.
Peserta :
Pertemuan diikuti oleh :
-

Supt. Shift Production ( atau Supt. Shift Prod. Yang ditunjuk )

Blast Evaluator ( bila diperlukan untuk analisa )

Supervisor Blasting ( atau yang sederajat )

Assistant Blasting ( atau yang sederajat )

Blaster in Charge ( Dyno )

Blast sentry yang telah ditunjuk

Agenda Pertemuan dan Masukan


Supervisor Blasting ( atau yang sederajat ) : Membagikan selembar Blast Map
kepada setiap peserta pertemuan dan menjelaskan informasi yang ada pada peta
tersebut, sebagai berikut :
-

Bagian Blast Area yang ditugaskan untuk diamankan oleh setiap Blast
Sentry, seperti yang ditunjukkan pada Blast Map.

Nomor blockade jalanan dan posisi blockade untuk setiap Blast Sentry.

Kode radio untuk setiap Blast Sentry.

Kode radio panggilan untuk Blaster- in Charge ( umumnya Bravo Three


One )

Kendaraan yang diberikan kepada setiap Blast Sentry.

Garis lingkar luas Blast Area untuk peralatan.

Garis lingkar luas Blast Area untuk orang.

Posisi temporary road blocker ( jika dibutuhkan ).

Setelah memberikan penjelasan, Supervisor Blasting ( atau yang sederajat ) harus


memastikan bahwa setiap Blast Sentry betul betul mengerti tugasnya.
Drill & Blast Engineer : Jika diminta dapat menghadiri Pre- Blast Meeting. Akan
memberikan penjelasan tambahan dari Supervisor Blasting ( atau yang sederajat )
dengan memberikan instruksi khusus mengenai peledakan, atau Blast Area. Dia juga
dapat membantu melakukan Blast Clearing dengan bertindak sebagai Blast Sentry.
Blaster- in Charge : Akan mendiskusikan masalah masalah atau tindakan
pencegahan khusus mengenai peledakan yang akan dilakukan. Misalnya, dia mungkin
akan menyarankan untuk memindahkan posisi blockade jalan atau memindahkan
sebuah peralatan sedikit agak jauh dari blast site.
Assistant Blasting : menghadiri pertemuan sebagai Blast Sentry juga bertugas untuk
membawa tanda Jalan Tertutup Ada Peledakan .
Blast Sentry : Setiap Blast Sentry harus sepenuhnya mengerti tugas yang diberikan
kepadanya dan memastikan bahwa :
-

Kendaraannya mempunyai bahan bakar yang cukup

Radio genggamnya bisa berfungsi ( Battery telah dicharge )

Tersedia temporary road blocker ( jika diperlukan )

Tersedia tanda Jalan Tertutup Ada Peledakan.

Lama Pertemuan :
Lima sampai sepuluh menit, tergantung pada banyaknya pada banyaknya Blast Sentry
yang terlibat.

KURSUS PENGAWAL PELEDAKAN


( BLAST SENTRY COURSE )
TOPIK ENAM BLAST AREA CLEARING DAN INITIATION

Blast clearing ( pengamanan blast area ) dimulai segera setelah Pre-Blast Meeting.
Mengamankan Blast area
Supervisor Blasting ( atau yang sederajat ), yang bertanggung jawab terhadap
pengamanan Blast area, menginformasikan Mine Control bahwa pengamanan
( clearing ) sudah dimulai. Selanjutnya, Mine Control akan mengumumkan hal tersebut
lewat radio System Wide. Mine Control tetap akan berkomunikasi dengan Blasting
Crew melalui radio talk group 4 B.
Prosedur yang umum adalah Blast Clearing dimulai dari lokasi Pre- Blast Meeting.
Para Blast Sentry menyebar dan mengamankan jalan yang mengarah keluar dari lokasi
pertemuan, sampai ke garis lingkar luar Blast Area. Setiap Blast Sentry mengikuti rute
yang telah ditugaskan baginya. Setiap jalan samping ( turn off atau side road ) yang
berhubungan dengan rute tertentu juga harus diamankan oleh Blast Sentry. Dalam hal
ini mungkin dibutuhkan seorang temporary road blocker.
Pemindahan peralatan ke area yang aman juga harus dilakukan segera setelah operasi
blast clearing dimulai. Blast Sentry menghubungi operator langsung melalui radio dan
menginformasikan kemana peralatan tersebut harus dipindahkan. Selanjutnya, Blast
Sentry mengatur evakuasi operator keluar dari Blast Area.
Sementara Blast Area diamankan, Blaster- in Charge bersama dengan Shot Firer
melakukan pemeriksaan terakhir ( Final Check ) Ke Blast Site. Setelah itu, mereka
mulai mengulurkan sumbu Nonel dan menghubungkan Firing Line ( kabel Peledakan ).

Setelah mengamankan areanya masing masing, Blast Sentry akan memblokade


jalanan pada lokasi yang telah ditentukan ( seprti ditunjukkan pada Blast Map ) dengan
cara sebagai berikut :
-

Memarkir kendaraannya melintasi pertengahan jalan.

Menyalakan lampu peringatan berwarna kuning ( amber light ) diatas mobil.

Memasangkan tanda bertuliskan Jalan Tertutup Ada Peledakan )


ditengah jalan masuk ke Blast Area, sekitar 3 4 meter dari kendaraan
dengan arah menghadap ke kendaraan yang datang. Jika tersedia tanda
dari magnet, tanda itu harus dipasang di posisi yang tepat pada kendaraan
penutup jalan.

Berdiri di luar kendaraan dan dalam posisi siaga untuk berkomunikasi lewat
radio.

Mengamati semua arah dan tetap siaga.

Menahan SEMUA pejalan kaki atau pengendara agar tidak memasuki Blast
Area.

Supervisor Blasting ( atau yang sedarajat ) mempunyai beberapa indikasi mengenai


banyaknya waktu yag dibutuhkan untuk melakukan Blast Clearing dan memblokade
jalanan. Setelah memberikan waktu yang memadai bagi Blast Sentry untuk
melakukannya, dia akan menghubungi setiap Blast Sentry lewat radio secara bergiliran
( dengan nomor urutan yang sesuai dengan nomor lokasi blockade jalan mereka )
untuk memastikan bahwa blast clearing sudah selesai dan jalanan sudah di bloklade.
Jika semua Blast Sentry telah melaporkan bahwa daerahnya aman dan jalan sudah
diblokade ( clear & secure ), maka Supervisor Blasting ( atau yang sederajat )
melanjutkan informasi ini ke Blaster- in Charge, melalui radio.
Mulai dari saat ini, Blaster- in Charge bertanggung jawab terhadap peledakan.
Initiation ( Penyalaan Peledakan ) dan Persiapan Peledakan.
Ketika Blaster in Charge sudah siap untuk menyambungkan detonator, dia akan
menyampaikan kepada Mine Control lewat radio di Talk Group IV B. Mine Control akan
membunyikan Blasting Tone dan Pengumuman dalam Bahasa Inggris.

Contoh : Attention all mobiles! We are preparing blast one location overburden
in hatari pit in ten minutes.
Pengumuman diulangi sekali dalam bahasa Indonesia sebagai berikut :
Perhatian untuk semua kendaraan bergerak! Kami sedang mempersiapkan
peledakan satu lokasi overburden di Pit Surya dalam 10 menit.
Selanjutnya Blaster- in Charge akan menghubungi setiap Blast Sentry untuk
memastikan bahwa daerah mereka aman ( clear ).
Contoh :
Blaster- in Charge

: Bravo 251. Apakah Daerah anda tellah aman?

Blast Sentry

: Bravo 35 Daerah saya dalam keadaan aman.

Blaster- in Charge akan menghubungi setiap Blast Sentry dengan cara seperti diatas.
One Minute Warning :
Ketika Blaster- in Charge menerima konfirmasi bahwa semua area sudah aman dan
jalan sudah diblokade ( Secure & Clear ), Mine Control untuk membacakan One
Minute Warning :
Attention all mobiles. There will be a blast one location OB in pit Hatari in one
minutes.
Pengumuman ini diulangi dalam Bahasa Indonesia :
Perhatian bagi semua kendaraan bergerak! Akan diadakan peledakan satu
lokasi OB di Pit Hatari dalam waktu satu menit kedepan .
Sekarang Blaster- in Charge mulai menyambungkan detonator.
Selama periode satu menit ini, Blast Sentry harus sangat waspada dan memperhatikan
adanya orang atau kendaraan yang memasuki Blast Area.
Emergency :
Seorang Blast Sentry dapat meminta agar peledakan dihentikan sebelum dilakukan
Final Initiation jika terdapat situasi darurat (emergency). Blast Sentry langsung
menghubungi Blaster- in Charge dengan suara yang nyaring dan jelas BRAVO
THREE FIVE, EMERGENCY, STOP THE BLAST!

Fifteen Second Warning :


Lima belas detik sebelum initiation, Mine Control akan memberikan final warning /
peringatan terkahir melalui radio. Selama lima belas detik kemudian, Blaster- in Charge
akan memperhatikan langit dan mendengarkan apakah ada pesawat yang terbang
rendah, dan menunda peledakan jika mendengar atau melihat.
Setelah peledakan :
Jika sudah tidak ada debu atau asap peledakan, maka Blaster- in Charge akan
melakukan pemeriksaan setelah peledakan ( Post Blast Inspection ), untuk mengecek
kemungkinan adanya Misfire ( Lubang yang tidak meledak ). Jika terdapat Misfire,
maka akan segera diumumkan dan meminta agar jalan masih diblokade dan jalur
komunikasi radio tetap tidak boleh digunakan. Selanjutnya Blaster- in Charge akan
menghubungi Supervisor Blasting (atau yang sederajat), dan membuat keputusan
apakah sumbu detonator akan dihubungkan kembali dan diledakkan lagi, atau Blast
Area diberi tanda ( sesuai dengan prosedur penanganan misfire ) dan diumumkan
bahwa Blast Area sudah aman ( All Clear ).
All Clear :
Pengumuman All Clear diberikan melalui radio oleh Mine Control setelah Blast Area
dinyatakan aman sebagai Berikut :
Attention all mobiles, the blast area in Hatari Pit is clear. Sentries please open
acces to are area.
Pengumuman ini diulangi dalam bahasa Indonesia sebagai berikut,
Pengumuman untuk semua kendaraan yang bergerak, blast area di Pit Surya
sudah aman secara keseluruhan, para road blocker silahkan membuka jalan ke
area peledakan.
Setelah pengumuman ini, maka semua Blast Sentry menghentikan blockade jalan,
mengembalikan tanda Jalan tertutup Ada peledakan ke lokasi yang telah ditentukan
dan kembali mengerjakan tugas rutinnya.

KURSUS PENGAWAL PELEDAKAN


( BLAST SENTRY COURSE )
TOPIK TUJUH LATIHAN PRAKTEK BLAST AREA CLEARING

Bagian terakhir dari program pelatihan ini akn melibatkan peserta dalam sebuah
Praktek Blast Clearing, mulai dari Pre- Blast Meeting, sampai pemberian pengumuman
All Clear.
Menciptakan sebuah latihan simulasi Blast Clearing tidaklah mudah dan hanya sedikit
yang bisa diperoleh dari simulasi seperti seperti itu. Oleh karena itu, agar peserta betul
betul merasakan dan mengerti kejadian yang sebenarnya, peserta pelatihan dalam
sebuah Operasi Blast Clearing di Pit.
Cara yang paling efisien untuk melakukannya adalah memprogramkan KURSUS
PENGAWAL PELEDAKAN Blast Sentry di pagi hari yang bertepatan dengan jadwal
peledakan di pit. Pada pagi harinya, dua jam digunakan dengan penyajian materi
dikelas ( dengan berdasarkan pada manual ini), dan diikuti dengan operasi Blast
Clearing.
Trainer kursus Blast Sentry harus mendiskusikan program pelatihan ini dengan personil
bagian peledakan yang sesuai selambat lambatnya sehari sebelum hari kursus
sehingga dia dapat merencanakan dan mengatur kursus dengan cara yang paling
efektif.

KURSUS PENGAWAL PELEDAKAN


( BLAST SENTRY COURSE )
TOPIK DELAPAN UMPAN BALIK

Tes Umpan Balik Tertulis


Banyak topic yang telah dibahas di dalam kursus yang singkat ini. Beberapa bagian
telah cukup dikenal dan beberapa lagi di antaranya telah dipelajari sejak awal. Umpan
balik tes tertulis ini memberikan kesempatan kepada Trainer untuk memantau
keberhasilan proses pembelajaran yang telah berjalan.
Umpan balik ini didasarkan atas tujuan pelatihan yang dimuat dalam bagian Ikhtisar
Pelatihan pada bagian awal manual ini.

Anda mungkin juga menyukai