Anda di halaman 1dari 14

MAKALAH MATEMATIKA

(Persamaan Kuadrat dan Geometri&Aritmetika)

Disusun oleh :
Siti Solihah
XI Adm. perkantoran 3
XI ADMINISTRASI PERKANTORAN 3

SMKN 1 GARUT
Jalan Cimanuk No 309 A Garut

KATA PENGANTAR
sehingga makalah perbaikan matematika ini dapat saya selesaikan .
makalh ini dibuat sebagai perbaikan nilai matematika saya yang merupakan juga sebagai
nilai tambahan . makalah ini diharapkan dapat membantu saya dalam perbaikan nilai
matematika.pada setiap bab telah ditetapkan tujuan pemahaman yang harus dilakukan oleh saya
mengenai materi yang dibahas .
saya meyakini bahwa dalam pembuatan makalah ini masih jauh dari sempurna .oleh karena
itu saya mengharapkan kritik dan saran yang membangun guna penyempurna makalah ini di masa
yang akan datang .

puji dan syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT,yang telah

memberikan rahmatnya
akhir kata , saya mengucapkan terimakasih banyaka kepada guru saya yang telah
memberikan kesempatan untuk saya dalam pembuatan makalh ini untuk nilai perbaikan.

BAB 1
Persamaan kuadrat

I.Bentuk umum :
a

+ bx + c=0

I.cara memfaktorkan
(x ) ( x + )= 0P + q = b
p.q = a.c
II. menggunakan rumus persamaan kuadrat
X 112 = -b
Contoh tentukan akar akar dari persamaan kuadrat berikut dengan 2 cara:
+ 5q- 6 = 0
Sifat persamaan kuadrat
1). X + x2 =
2.x1 . x2 =
+ x2 = ( x1 + x2 )2 2 ( x1 .x2 )

3).
4).

5).

2. contoh
jika x1 dan x2 akar akar persamaan kuadrat dari
4x + j =0
tentukan :
(

jawab
a = 1, b= 5, c=-6
I , p + q = b =5
p.q = a.c = 1. ( - 6 )= -6
(x+

)(x+

=0

(x+

)(x+ =0

( x + ( - 1 )) ( x +6 )=0
x- 1 = 0
x+ 6 = 0
x= 0 + 1
x= 0-6
x= -6
menyusun persamaan kuadrat
( x x1 ) ( x x2 ) ( x x2 )= 0 atau
( x1 + x2 ) x + x1 . x2 =0
contoh :
tentukan persamaan kuadrat baru yang akar akarnya :
a.3d 4 b. x1 + X2 = 3 & x1 . x2 = -5
jawab
(x x1 ) ( x1 x2 )= 0
(x- 3 ) ( x ( x (- 4 ) =0
(x 3 ) ( x + 4 )=0
x2 + 4x 3x 12 = 0
x2 + x 12 = 0
jadi persamaan kuadrat baru adalah x2 + x 12 =0

b.x2 ( x 1 + x2 ) x + x1 . x2 = 0
x 2 - 3x + ( -5 ) = 0
x2 -

ax2 + bx + c atau y = ax2 + bx + c = 0


sifat sifat fungsi kuadrat
1.jika a > 0, maka parabola terbuka keatas
2.jika a < 0, maka parabola terbuka kebawah
3.jika D < 0, maka parabola tidak batang maupun sumbu x
4. jika D . 0, maka parabola menyinggung sumbu x
5. jika D > 0, maka parabola memotong sumbu xdi 2 titik 2x a)0 (2) .a < 0,( 3)D < 0
GAMBAR
menggambarkan fungsi kuadrat

langkah langkah
1.menentukan titik potong sumbu x,y = 0
2. menentukan titik potong sumbu y,x = 0
3.menentukan titik potong sumbu simetri =
4. menentukan titik puncak

p= (

D= b2 4ac
5.hubungan titik tersebut hingga diperoleh kurva parabola contohnya :
gambarlah grafik fungsi kuadrat dengan persamaan y = x2 + 2x 8
jawab
>. 5b. x

y=0

y = x2 +2x 8
0= x2 + 2x -8
( x + 4 ) ( x- 2) =0
x1= -4 x2 = 2
>. titik potong y

x= 0

y= x2 + 2x- 8
y= 0 + 0 8
y= -8, ( 0, _8 )
>.5b simetri
x= , -

x=

= -1

>. titik puncak grafik


y= x2 + 2x 8 ( a= a, b= 2, c= 8 )
p=

,-

( -1 , - (

=1-1 ,
p= ( -1 -9)
BAB II
Barisan deret aritmetika dan barisan deret geometri
1.barisan aritmatika
Barisan aritmetika adaalah barisan yang memiliki beda atau selisih tetap antara dua suku yang
berurutan .
Bentuk umum:U1 ,U2,U3,,Un 1, Un jika U2 U1= U3 U2 =Un Un 1 = Konstanta

Rumus :
Un = a + (n-1)b keterangan :
a. suku awal
b =beda (b= U2 U1 = U3 U2 =. Un Un 1
n = banyak suku
Un = suku ke n
Contoh tentukan rumus suku ke-n dan suku ke- 50 dari barisan 1,7,13,19,25,.!
Jawab :
Barisan 1,7,13,19,25,..merupakan barsisan aritmatika ,maka :
a=1
b= 7- 1=6
Un = a + (n 1)b
U50 = 6n 5
= 1 + ( n 1)6
=6 . 50 5
= 1 + 6n 6
=300 -5
=6n - 5
=295
Jadi, rumus suku ke-n adalah Un = 6n 5 dan nilai U5 =295
2. Barisan aritmetika tingkat x
Barisan aritmetika ingkat x adalah sebuah barisan arimetika yang memiliki selisih yang sama tiap
suku yang berurutannya x tingkatan .
Rumus :
Un = a+ ( n 1 ) b+

Keterangan :
a= suku ke-1 barisan mula mula
b= suku ke-1 barisan tingkat Satu
c= suku ke-1 barisan tingkat dua
d= suku ke-1 barisan tingkat tiga dan seerusnya
contoh :
tentukan sumus suku ke-n dari barisan 5,6,9,14,21,!
Jawab :
a=5
b=1
c=2
Un = a + ( n -1 ) b +
Un = 5 + (n -1 ). 1 +
Un = 5 + n -1 +
Un =

2n + 6

3n + 2

Jadi, rumus suku ke-n adalah Un =

2n + 6

3. Deret aritmeika
Jika suku suku dari suatu barisan aritmetika dijumlahkan , maka akan terbentuk deret aritmetika.
Nama lain deret aritmetika adalah deret hitung atau deret tambah .
Bentuk umum :
a+ ( a+ b) = ( a + 2b) +..+(a +(n -1 )b)
rumus :
Sn =

(a + Un )

keterangan:

Sn=

(2a + (n-1) b)

Sn= jumlah suku yang pertama

Un = Sn Sn 1

a= suku awal
b= beda
Un = suku ke-n

Contoh :
Tentukan nilai dari deret 3 + 10 + 17 + + 24 +31 +..+262!
Jawab: a = 3
Un = 262
b= 10 -3
Un = a + (n 1)b
=7
262 = 3 + (n 1 ) 7
262= 3 + 7n 7
262= 7n 4
7n= 266
n= 38

untuk menentukan jumlah 38 suku yang pertama adalah :


Sn =
S38 =

(a + Un )
( 3 + U38 ) = 19 ( 3 + 262 ) = 19 . 265 = 5.035

Jadi, nilai dari deret tersebut adalah 5.035


4.suku setengah barisan aritmetika
Suku tengah dari barisan aritmetika terjadi banyaknya suku ganjil. Rumus suku tengah barisan
aritmetika adalah :

Ut = ( a + Un )
Contoh:
Diketahui suku pertama barisan aritmetika adalah 3, bedanya 5, dan banyaknya suku suku 55.
Tentukanlah suku tengahnya !
Jawab :
a=3
b=5
n= 55
Un = a + ( n 1 )b
U55 = 3 + ( 55 1 ) 5 = 3 + 54 . 5 = 3 + 270 =273
Ut = ( a + Un )= . 276 = 138

jadi, suku tengahnya adalah 38

5. sisipan pada barisan aritmetika


Misalnya diantara dua bilangan real x dan y ( dengan x akan disisipi sebanyak k buah
bilangan ( k bilangan asli ). Bilangan bilangan semula dengan bilangan bilangan yang
disisipkan itu membentuk barisan aritmetika .misalkan terdapat pertanyaan berapa nilai beda dari
barisan aritmetika yang terbentuk sama dengan b. dengan demikian, susunan bilangan bilangan
semula dengan bilangan bilangan yang disisipkan dapat di visualisasikan dengan menggunakan
badan sebagaimana diperhatikan berikut ini .
Bilangan bilangan semula
X,(x + b), ( x +2b ),,( x + kb ) y

membentuk barisan aritmetika

Bilangan- bilangan yang disisipkan sebanyak k buah


Oleh karena barisan tersebut merupakan barisan aritmetika , maka selisih dua suku yang berurutan
harus sama dengan beda b. dengan menggunakan dua buah suku yang terakhir ,diperoleh
hubungan
Y ( x + kb ) = b
Y x kb = b
Kb + b = y x
(k+1)b=y-x
Berdasarkan deskripsi diatas, sisipan barisan pada barisan arimetika dapat dilakukan melalui
hubungan berikut.
Rumus
Diantara dua bilangan x dan y disisipkan sebanyak k buah bilangan sehingga bilangan bilangan
semula dengan bilangan bilangan yang disisipkan membenuk barisan aritmetika .nilai beda
barisan aritmetika yang terbentuk dapat ditentukan dengan menggunakan hubungan b=
y bilangan real ( x

y) dan k bilangan asli.

, x dan

Contoh :
Dianara bilangan 4 dan 28 disisipkan lima buah bilangan, sehingga bilangan bilangan semula
dengan bilangan bilangan yang disisipkan membentuk barisan arimetika. Tentukan beda dari
barisan aritmeika yang terbentuk!
Jawab:
X=4
Y= 28
K=5
b=

=4

jadi, beda barisan aritmetika yang terbentuk adalah b = 4


Barisan dan deret geometri
1. barisan barisan geometri adalah barisan yang memiliki rasio atau pembanding yang tetap antara
suku suku yang berurutan .
Benuk umum:

U1,U2,U3.....,Un 1 , Un disebut barisan geometri , jika

= ..=

n= banyak suku

Contoh:
Tentukan rumus suku ke-n dan nilai suku ke-10 dari barisan geometri 3,6,12,24,4..!
Jawab:
Barisan 3,6,12,24,48,.merupakan barisan geometri maka :
a = 3 dan r = = 2
Un = a.
U10 = 3.

= 3.
=3.

= 512 = 1.536

Jadi rumus suku ke-n adalah Un= 3.

dan nilai U10 = 1.536.

2.deret geometri
jika suku suku dari barisan geometri dijumlahkan , maka akan terbentuk deret geometri .
bentuk umum :
a+

+.+

rusmus
Sn =
Sn =

keterangan:
a = suku awal

,jika r>1
, jika r < 1

r = rasio
n= banyak suku
Sn= jumlah n suku yang pertama

Contoh:
Tentukan jumlah dari deret 1+2+4+8,.+ U10
Jawab :
A = 1 dan r = = 2
Karena r > 1, maka :
Sn =

S10 =

-1=

-1

= 1 024 1

= 1.023
Jadi nilai dari S10 asdalah 1.023
3.suku tengah barisan geometri
suku tengah pada barisan geometri terjadi jika jumlah sukunya ganjil . rumus suku tengah
bagian geometri adalah :
Ut =

keterangan :

a = suku pertama
Ut = suku tengah
Un = suku ke-n barisan geometri
Contoh: diketahui barisan geometri 2,4,8,.32. tentukan suku tengahnya!
Jawab :
a= 2
r = =2
Ut =

= 8 ( rasionya positif )

Jadi, suku tengahnya adalah 8


4.deret geometri tak hingga

suku penjumlahan deret geometri itu bertambah terus mendekati tak hingga, maka deret geometri
semacam ini dinamakan sebagai deret geometri tk hingga. Deret geometri tak hingga tersebut
dicatat sebagai berikut.Atau U1 + U3 +.+ = a + ar +

+ .

+..

Jumlah dari deret geometri tek hingga dilambangkan dengan S dan S = lim S n , dikatakan S
diperoleh dari Sn dengan menggunakan teorema limit sebagai beikut.
lim Sn = lim
n

lim Sn = lim
n

- lim

lim Sn =

lim

n
sifat deret geometri tak hingga
deret geometri tak hingga a + ar + .. +

+ ..dikatakan :

Mempunya limit jumlah atau konvergen, jika dan hanya jika r< 1 limit jumlah itu ditentukan
oleh S=
Tidak mempunyai limit jumlah divergen, jika dan hanya jika r .
Contoh :
Hitunglah limit jumlah ( jika ada )pada deret deret geometri tak hingga 1 + 3 + 9 + 27.+!
Jawab:
1 + 3 + 9 + 27+
a= 1
r=
=3
Karena r > 1, maka deret tersebut tidak mempunyai limit jumlah atau disebut deret divergen.
Persamaan kuadrat
SOAL
1.rumus suku ke n dari basrisan aritmatika bilangn 1,3,5,7 adalah.
jawab : a. 1,3,5,7..
u1= a = 1 , b = 2,
un =a+ ( n-1 ) b
= 1+ ( n- 1) 2
= 1 + 2n 2
d
= b.2n -1
a.2n-1
b. 2n-2
c.1n-1
d.2n-3
2. suatu barisan aritmatika dinyatakan dengan Un = 6n jumlah 15 suku pertama dari deret tersebut
adalah
jawab :
sn= ( a + un )

un = 6n

s15= ( a + u15)

u1 = 6.1

= ( 6 + 90 )
=

u15= 6. 15

( 96 )

= 90

= 15 ( 48 )= 720
b.720

a.820

c.650

d.660

3.suku ke-10 dan ke 15 dari barisan geometri 16,8,4,2 adalah ..


a. u1= a = 16
u15= ar14
= 16( ) 14

r=
u10=ar 9

= 16 . ( ) 9

= 16 .
=
4. Berapa jumlah 5 suku pertama?
jawab :
dik UI =6, U2=18 ,dan r=3a
r=
sn=
r:

=3
=3

sn =
s5=
=
=3(242 )
= d.( 726)
a.186.

b.188

c.726

d.762

5. berapakah jumlah dari notasi sigma berikut

a.71
b.72
c.76
d.77
jawab : ( 2.1 + 3)+ ( 2.2+3)+( 2.3+3)+( 2.4+ 3)+ ( 2.5+3)+( 2.6+3)+( 2.7+3)+(2.8+3)=
=5 +7+9 + 11+13 +15+17
= d.77
6.nyatakan penjumlahan beruntun dari 2+4+6+8+10 dengan menggunakan notasi

adalah .

jawab: 2,4,8,6,8,10
(2x1) ( 2x2)+(2x3)+(2x4)+(2x5)=
t
7.berapakah akar akar dari pers kuadrat x-x-12=0 adalah..
a.-3 dan 4
b.-3dan -4
c.3 dan 4
d.3 dan -4
jawab :x2- x -12 = 0
a= 1 b=-1 c= -12
(x+3)(x4)
x1=-3 x = 4
jadi akar dari pers kuadrat x2 - x -12 = 0 adalah x1 = a. x1-3 x2=4
8.tentukan rumus suku ke n dari barisan aritmetika berikut 9,6,3
a.2n+1
b.5n+5
c.3n+12
d.4n-9
jawab
u1= a=9, b= -3
un= a+ (n-1)b
=9+(n-1)-3
=9+-3n+3
=-3n+12
9.persamaan kuadrat jika akar-akarnya 6 dan -3
a.2x 3x -18 = 0
c.2x - 18x 3 =0
b.x 3x 18 = 0
d.x + 3x 18 =0
jawab :
( x x1) ( x x2 )=0
(x 6 ) ( x ( -3)= 0
(x 6 ) ( x + 3 )=0
x2 + 3x 6x 18 = 0
x2 + 3x 18 = 0
jadi persamaan kuadrat baru adalah x2 3x 18 = 0
10.berapakah hasil dari persamaan kuadra jika akar akarnya xI + x2 = -5 dan xI + x2 = -14
a. x+ 4x 14 = 0
2x + 4x 14 =0
b. x + 5x 14 =0
2x + 4x 14 =0
jawab:

x1 + x 2 = -5 & x1 . x2 = -14
x2 - (x1 + x2) x + ( x1 . x2) =0
x2 ( -5 x ) + -14 = 0
jadi persamaan kuadrat baru adalah x2 + 5x 14 = 0