Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH MATEMATIKA

FUNGSI TURUNAN IMPLISIT DAN FUNGSI TURUNAN PARAMETER

DISUSUN OLEH
:

1. MUHAMAD SOLEH

41114110019

2. FAJAR RODIANA

41114110031

3. ABDUL ROHMAT FATONI

41114110056

4. ARI JUMIANTO

41114110043

BAB I
PENDAHULUAN
Dalam Bab I ini penulis menyampaikan tentang Latar Belakang Masalah, Rumusan
Masalah, dan Tujuan. Tiap bagian disajikan sebagai berikut :
Latar Belakang Masalah
Kalkulus merupakan sebuah mata kuliah yang wajib dipelajari oleh mahasiswa di
jenjang perguruan tinggi. Salah satu cabang ilmu dalam kalkulus adalah differensial
atau turunan, dalam makalah ini penulis akan menyajikan dua buah turunan fungsi
yaitu turunan fungsi implicit dan turunan fungsi parameter.
1.1 Rumusan Masalah
Mengacu pada latar belakang diatas, maka perlu adanya tindakan yaitu study
mengenai analisis lebih mendalam :

Bagaimana cara mencari hasil dari suatu aturan hitung Turunan Fungsi Implisit ?
Bagaimana cara menentukan Variabel Turunan Fungsi Implisit ?
Apakah pengertian fungsi parameter ?
Bagaimana rumus dari turunan fungsi pertama parameter ?
Bagaimana rumus dari turunan fungsi kedua parameter ?

1.2 Tujuan
Tujuan dari pembuatan Makalah ini adalah :
Untuk mengetahui cara mencari hasil dari suatu aturan hitung Turunan Fungsi
Implisit.
Untuk mengetahui cara menentukan Rumusan Turunan Fungsi Implisit.
Untuk Mengetahui cara menentukan Variabel Turunan Fungsi Implisit.
Untuk mengetahui variabel ke-3 dari turunan fungsi parameter.
Untuk mengetahui cara pengerjaan turunan pertama dari fungsi parameter.
Untuk mengetahui cara pengerjaan turunan kedua dari fungsi parameter.

BAB II
PEMBAHASAN
Dalam Bab II penulis menyampaikan
disajikan sebagai berikut :

tentang Turunan Fungsi Implisit. tiap bagian

2.1 Turunan Fungsi Implisit


Adalah fungsi yang terdiri dari dua variable atau lebih yaitu variabel terikat dan variabel
bebas, yang berada dalam satu ruas dan tidak bisa dipisahkan pada ruas yang berbeda.
Fungsi implisit dilambangkan dengan f(x,y )=0
2.1.1 Fungsi implisit dapat dibagi menjadi 2 yaitu
a. fungsi implisit yang dapat di eksplisitkan
Yaitu suatu fungsi yang variable terikatnya dapat dibuat dalam ruas terpisah dari
variable bebas.

y = f(x)
Dimana:

= variabel terikat

f(x) = variabel bebas


Contoh:

y 2x4 8 = 0

y = 2x4 + 8
y` = 8x3

y - 4x + 2xy = 5

seumpama u = 4x + 5

v = 1 + 2x

u` = 4
digunakan rumus y

4x 5
1 2x

v`= 2
u
u`.v v`.u
=
v
v2

4.(1 2 x) 2.(4 x 5)
(1 2 x) 2

4 8 x 8 x 10
(1 2 x) 2

6
(1 2 x) 2

b. fungsi implisit yang tidak dapat di eksplisitkan


Yaitu fungsi dimana variabel terikatnya bercampur dalam satu ruas dengan variabel
bebas dan ruas lainnya adalah nol, biasanya dilambangkan f(x,y) = 0
Contoh :

xy + x 2y 1 = 0
5 x 2 y3 = 0
Untuk mencari turunan fungsi implisit yang tak dapat di eksplisitkan adalah dengan cara
mencari turunan terhadap x dari setiap suku pada fungsi implisit itu.
Contoh :
Diketahui

: xy + x 2y 1 = 0

Carilah

: y`= ?

Jawab

d
d
( xy + x 2y 1) =
(0)
dx
dx

dy
dx
dx
dy
+y
+
-2
-0=0
dx
dx
dx
dx

xy`+ y + 1 2y` = 0
(x 2) y`= - y - 1
y` =

y 1
x2

Diketahui

: 5 x 2 y3 = 0

Carilah

: y`= ?

Jawab

: Ruas kiri berbentuk uv maka

d
d
(5x2 y3) =
(0)
dx
dx

d
dv
du
(uv) = u
+v
dx
dx
dx

5x2

d 3
d
d
(y ) + y3
(5x2) =
(0)
dx
dx
dx
dy
dx
+ y3.10x.y3
=0
dx
dx

5x2.3y2

15x2y2. y` + 10xy3 = 0
y` =

10 xy 3
2y
=
2 2
15 x y
3x

2.1.2 DIFERENSIAL FUNGSI DENGAN SATU VARIABEL BEBAS


Jika y = f (x), maka :

y` =

dy
= f (x) adalah turunan y terhadap x pada sembarang titik x.
dx

dx disebut diferensial x, yaitu perubahan kecil mendekati nol dari x


dy disebut diferensial y, yaitu perubahan kecil mendekati nol dari y
Karena y` =

dy
, maka dy = y`.dx
dx

Jadi dy diperoleh dari turunan fungsi dikalikan dengan variable bebasnya.

dy diperoleh dengan bantuan rumus rumus turunan :


y = a,

dy = 0

y = x,

dy = dx

y = a.xn,

dy = a.xn-1 dx

y = a.un,

dy = a.un-1 du

y = u v w,

dy = du dv dw

(Aturan Jumlah)

y = u.v,

dy = u.dv + v.du

(Aturan Perkalian)

y=

u
,
v

dy =

(Aturan Pangkat)

v.du u.dv
v2

Asalkan v 0

(Aturan Pembagian)

Contoh:
Diketahui : y = 3x2
Carilah : dy = .. ?
Jawab : y` =

dy
dx

dy = y`.dx

= 6xdx

2.1.3 DIFERENSIAL FUNGSI DENGAN DUA VARIABEL BEBAS


Jika u merupakan fungsi dari dua variable, x dan y biasanya u = f (x,y) maka :
Diferensial parsial u terhadap x ditulis :

du
dx

Diferensial parsial u terhadap y ditulis :

du
dy

Diferensial total u ditulis :

du
du
dx +
dy
dy
dx

du
artinya turunan fungsi u = f (x,y) terhadap x dengan menganggap hanya x sebagai
dx
variabel bebasnya (y dianggap sebagai konstanta)
Contoh :
Diketahui : u = x2 + y2
Carilah :

du du
,
, dan du = .. ?
dx dy

Jawab :

du
= 2x
dx

du
= 2y
dy

du =

du
du
dx +
dy
dy
dx

du = 2xdx + 2ydy

2.2 FUNGSI PARAMETER


Fungsi parameter adalah fungsi yang mempunyai bentuk,
Jika Y = f (t) dan x = g (t)
t sebagai variabel ke-3 disebut Parameter.
t dapat dipandang sebagai fungsi Invers dari x sehingga y adalah fungsi tersusun dari
x.
Untuk menentukan turunan pertama atau dy/dx dari fungsi parameter, terlebih dahulu
kita tentukan dx/dt dan dy/dt. Selanjutnya dy/dx dicari dengan rumus :

/
=

/
3.2 Turunan Fungsi Pertama Parameter
Untuk mendapatkan turunan pertama (dy/dx) dari fungsi Parameter, kita gunakan
prinsip dalil rantai.

/
/

contoh :
Diketahui :

= 2t5 6t2 X' = 10t4 12t


Y = t5 3t2+ 4 Y' = 5t4 6t

Carilah :

Jawab :

= ........ ?

/
/

5t 6t
10t 12t

Contoh 2 :
Diketahui :
X=
=

2 . t-5-1 6t-2-1

X' = -10t + 12t-3

( 5 3 6 )
2 (5 3 6 )

1
2

Y=

= t-5-1 3t-2-1

Y' = -5t-6 + t-3


Carilah :

Jawab :

2.3

= ........ ?

/
/

5t 6t
10t 12t

( 5 3 6 )
2 (5 3 6 )

1
2

TURUNAN FUNGSI KEDUA PARAMETER

Rumus turunan fungsi kedua parameter adalah sebagai berikut :


y . x x . y
(x)3
Jika x = g (t) ----- dx/dt = x dan d2x/dt2 = x
y = f (t) ----- dy/dt = y dan d2y/dt2 = y
dy = dy/dt ---- d/dx (dy/dx) = d/dx {dy/dt}
dx dx/dt
{dx/dt}
2
dy= d
{dy/dt} dt/dx
2
dx
dx
{dx/dt}
Contoh :
Diketahui :

Y = t3 + 2t2 + 1
Y' = 3t2 + 4t

Dit :

Y" = 6t + 4
= ...........?

X = t3
X' = 3t2
X" = 6t

Jawab :

=
=
=
=

(6t + 4 ).36 .( 3 2 + 4 )
( 3 2 )
18 3 + 12 2 .18 3 24 2
27 6
18 3 18 3 +12 2 24 2
27 6
12 2
27 6

BAB III
KESIMPULAN
Dalam Bab III penulis menyampaikan
sebagai berikut :

tentang Kesimpulan. tiap bagian disajikan

3.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penghitungan di atas, maka penulis dapat menyimpulkan sebagai
berikut :
Turunan Fungsi Implisit dapat di hitung melalui dua cara yaitu secara eksplisit
dan implisit.
Variabel Turunan Fungsi Implisit dilambangkan dengan F(x,y) = 0
Fungsi Parameter biasanya mempunyai bentuk, jika y = f (t) dan x = g (t)
,dimana t disebut sebagai parameter.
Turunan Fungsi Parameter dapat dicari dengan menggunakan prinsif dalil rantai.

BAB IV
DAFTAR PUSTAKA

Wikipedia. 2012. Fungsi Implisi, (online). (http://id.wikipedia.org/wiki/Fungsi_implisit,


diakses 26 Desember 2012)
Rohma, aizzael. 2010. Turunan Implisit, (online). (http://aizzaelrohma.blogspot.com/2010/10/kalulus-turunan-implisit.html, diakses 27 Desember 2012)
Sunismi. 2001. Kalkulus 1. Malang: Universitas Islam Malang.
Martono, koko. 1999. Kalkulus. Jakarta: Erlangga.
http://ekopujiyanto.files.wordpress.com
http://fajarrizkyashtercytin.files.wordpress.com
http://ueu5069.weblog.esaunggul.ac.id/