Anda di halaman 1dari 14

Nilai Kegunaan dari Cek Up Rutin Pra Operatif

Pada Operasi Katarak


(The Value of Routine Preoperative Medical
Testing Before Cataract Surgery)

JURNAL READING
PEMBIMBING : dr. Hasri Darni Sp.M

Latar belakang
Cek Up rutin pra operasi biasa dilakukan

pada pasien yang telah dijadwalkan untuk


dilakukan operasi katarak, walaupun
demikian nilai dari cek up tersebut masih
belum jelas manfaatnya. Karena hal ini
penulis melakukan study untuk
membuktikan apakah cek up rutin pra
operasi dapat mengurangi insiden dari
komplikasi intraoperatif ataupun
postoperatif

Metode
Penulis telah memilih secara acak 19.557

operasi katarak yang dilakukan pada 18.189


pasien di sembilan pusat studi yang dilengkapi
maupun tidak dilengkapi dengan medikal cek
up standar (EKG, hitung darah lengkap,
pengukuran elektrolit, ureum kretinin, serta
gula darah) yang kesemuanya juga menunjang
anamnesis serta pemeriksaan fisik yang
dilakukan pada saat hari operasi dilakukan
hingga 7 hari setelah operasi dilakukan yang
dicatat dalam rekam medis.

Kriteria Inklusi
Pria dan wanita yang menderita katarak
Pasien yang merencanakan operasi katarak

dari tanggal 1 juni 1995 hingga 30 juni


1997

Kriteria Esklusi
Segala hal yang tidak memenuhi kriteria

inklusi
Pasien yang berumur lebih dari 50 tahun
Telah menjalankan cek up pra operasi 28
hari sebelum operasi dilakukan
Tidak dapat berbahasa inggris atau spanyol

Sistem Pengacakan
Setiap operasi katarak yang dilakukan

kemudian dibagi menjadi 2 kelompok :


Kelompok dengan cek up pra operasi dan
kelompok tanpa cek up pra operasi
Status Kesehatan pasien dibagi menjadi :
Buruk, Cukup, Baik, Baik Sekali

Hasil
Hasil Rata-rata Kumulatif pada kedua grup

adalah serupa (31,3 kejadian per 1000 operasi)


Rata-rata angka kejadian medis lain ketika
operasi dilakukan dan ketika 7 hari pasca
operatif relatif serupa.
Penulis menemukan bahwa tidak ada
perbedaan yang signifikan terhadap grup yang
melakukan cek up pra operasi dengan grup
yang tidak melakukan cek up pra operasi jika
dilihat dari segi jenis kelamin, usia, ras,
perjalanan penyakit, serta Keamanan ketika
operasi dilakukan.

Diskusi
Sebelumnya telah banyak penelitian yang

mempertanyakan kegunaan dan nilai lebih


dari cek up pra operasi jika dilihat dari
berbagai sisi.
Kebanyakan kelainan yang didapat dari
hasil laboratorium dapat di pula dinilai dari
anamnesis yang terarah dan pemeriksaan
fisik yang menyeluruh, hasil laboratorium
sendiripun jarang menunjukan kelainan
yang berarti yang dapat menyebabkan
penundaan operasi.

Lanjutan
Pada studi yang peneliti lakukan

menyimpulkan bahwa cek up pra operasi


tidaklah menurunkan angka mortalitas dan
morbiditas pada operasi.