Anda di halaman 1dari 3

Perilaku Staff Rumah Sakit Dalam Memenuhi

Kebutuhan Pasien pada Pelayanan Pasien Fase


Terminal
RS Royal Progress
Jl. Danau Sunter Utara, Sunter Paradise
Jakarta 14350
Phone : 021-6400261, 6459877
Fax : 021 6400778

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Pengerti
an

Tujuan

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

RSRP/SPO/PST/001

00

1/2

Tanggal Terbit

Ditetapkan
Direktur

25 Januari 2012

Dr.Djoti Atmodjo,SpA,MARS

Pasien fase terminal adalah pasien dalam kondis


sakit yang menurut ilmu kedokteran pada saat ini
memiliki prognosis yang menuju proses
kematian.
Perilaku staff rumah sakit adalah sikap, tutur kata
dan pelaksanaan dari staff rumah sakit yang
langsung bersangkutan dengan pelayanan pasien
yaitu dokter dan perawat.

Agar staff rumah sakit memahami kebutuhan unik


pasien pada akhir hidupnya yang meliputi aspek
sebagai berikut :
1. Pemberian pengobatan yang sesuai dengan
gejala dan permintaan pasien dan keluarga
2. Menyampaikan issu yang sensitif seperti autopsi
dan donasi korban
3. Menghargai nilai yang dianut pasien, agama dan
preferensi budaya
4. Mengikut sertakan pasien dan keluarganya dalam
semua aspek pelayanan
5. Memberi respon pada hal psikologis, emosianal,
spritual dan budaya dari pasien dan keluarganya.

Kebijaka
n

Visi dan Misi Rumah sakit Royal Progress


Peraturan Internal Rumah Sakit atau Hospital
Bylaws
Peraturan Internal Staff Medik atau Medical staff
Bylaws
Undang- Undang Kesehatan
Undang-Undang Rumah Sakit
Undang-Undang Praktek Kedokteran

Petugas

Peraturan Menkes tentang Komite Medik

Perilaku Staff Rumah Sakit Dalam Memenuhi


Kebutuhan Pasien pada Pelayanan Pasien Fase
Terminal

Staff Medis

RS Royal Progress

Jl. Danau Sunter Utara, Sunter Paradise


Jakarta 14350
Phone : 021-6400261, 6459877
Fax : 021 6400778

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

Prosedur

1. Tetapkan bahwa pasien dalam kondisi terminal


RSRP/SPO/PST/001
00
2/2
sesuai dengan definisi.
2. Mintakan pendapat dari dokter jaga ruangan dan
PPJP. Bila sudah terdapat persesuaian, keputusan
tersebut dapat berlaku.
3. Konsultasikan kepada dokter sejawat lainnya, bila
tidak terdapat persesuaian. Keputusan terakhir
tetap pada DPJP.
4. Beritahukan tentang kondisi atau berita buruk
kepada pasien/keluarga dengan sangat hati-hati
dan bijaksana tentang kondisi sakit pasien, sesuai
dengan SPO penyampaian berita/kabar buruk
terhadap pasien oleh DPJP atau yang
didelegasikan.
5. Beritahukan/konsultasikan dengan komite medik,
bila terdapat kesulitan dalam penyampaian berita
kepada pasien/keluarga
6. Tanyakan kepada pasien apakah ada usul, saran
atau keinginannya tentang keadaannya, keinginan
pasien harus dihormati (misal : berpesan untuk
tidak diberitahukan kepada keluarganya)
7. Tanyakan kepada keluarga pasien apakah ada usul,
saran atau keinginan tentang kondisi pasien.
Apabila terdapat perbedaan keinginan antara
pasien dan keluarga pasien, keputusan terakhir di
putuskan oleh pasien dan keluarga. Keinginan
pasien lebih tinggi nilainya dibandingkan dengan
keinginan keluarga sesuai dengan prinsip rahasia
jabatan
8. Laksanakan secara profesional keinginan pasien
dan keluarga pasien oleh staff rumah sakit, dokter
dan perawat

Unit
Terkait

DPJP, PPJP, dokter jaga, dokter Medical Informasi,


Costumer Service