Anda di halaman 1dari 6

DAMPAK EKONOMI BANDAR UDARA

DENGAN CONTOH KASUS BANDAR UDARA


ADISUTJIPTO

DISUSUN OLEH :
1. AUDI MUCHLISIN
37737
2. RIZA ANITA
37896
3. PRAHABARUSLI NUR H. 38630
JURUSAN TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA
2014

I. PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Keterbatasan aksesibilitas dan mobilitas
Memicu perkembangan teknologi
Perkembangan transportasi udara diiringi
perkembangan pembangunan bandar udara,
salah satunya Bandar Udara Adisutjipto
Pembangunan Bandar Udara Adisutjipto
menyebabkan dampak ekonomi.

II. KAJIAN PUSTAKA


Bandara adalah tempat pesawat terbang lepas
landas dan mendarat.
Bandar Udara Adisutjipto dulunya merupakan
sekolah militer, kemudian tahun 1964 dibuka
untuk penerbangan sipil
Dampak ekonomi keberadaan bandar udara :
membuka kesempatan kerja
membuka peluang usaha
membuka usaha di dalam bandar udara

III. PEMBAHASAN
Dampak positif bandar udara Adisutjipto :
pemerataan pembangunan, pengembangan,
dan stabilitas ekonomi
memicu peluang usaha baru
manambah pendapatan daerah
berkembangnya infrastruktur di sekitar lokasi
bandara.
Pertumbuhan ekonomi diibaratkan peribahasa
ada gula ada semut.

III. PEMBAHASAN
Dampak negatif bandar udara Adisutjipto :
menimbulkan tingginya pajak
pengalokasian dana lebih banyak
persaingan ekonomi
Upaya menanggulangi dampak negatif :
pemberikan subsidi untuk meringankan pajak
yang ditanggung pelaku ekonomi
pengurangan dana dari sektor lain untuk
mendukung infrastruktur
regulasi agar tidak terjadi persaingan.

IV. PENUTUP
Kesimpulan
Bandar udara mengakibatkan dampak ekonomi.
Dampak positif bandara diakibatkan karena
bandar udara memiliki daya tarik bagi para
pelaku ekonomi.
Dampak negatif ditanggulangi dengan
kerjasama antara pemerintah, para pelaku
ekonomi, dan, masyarakat sekitar.