Anda di halaman 1dari 2

Lampiran III.

18 : PERATURAN DAERAH KABUPATEN MAROS


NOMOR
:
TANGGAL
:
TENTANG
: RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN MAROS TAHUN
2011-2030
TABEL PENETAPAN KAWASAN STRATEGIS DI KABUPATEN MAROS
No
Kawasan Strategis
1.
Kawasan Strategis Nasional (KSN)
kawasan Perkotaan Metropolitan Mamminasata
2.

Kawasan Strategis Provinsi (KSP)

KSP dari sudut kepentingan pertumbuhan ekonomi meliputi :


- kawasan lahan pangan berkelanjutan khususnya beras dan jagung;
- kawasan pengembangan budidaya alternatif komoditi perkebunan
unggulan kakao, kelapa sawit, kopi Robusta, jambu mete dan jarak;
- Pengembangan Kawasan Industri Maros (KIROS);
- Pengembangan Kawasan Industri Makassar-Maros (KIMAS);
- pabrik semen Bosowa;
- Kawasan penambangan kapur dan marmer.

3.

KSP dari sudut kepentingan kepentingan fungsi dan daya dukung


lingkungan hidup:
- Kawasan Lindung Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung.
- Kawasan kebun raya Puca;
- Kawasan hutan lindung di Kabupaten Maros ; dan
- Kawasan wisata bahari Mamminasata dan sekitarnya;
Kawasan Strategis Kabupaten (KSK)

Kawasan Strategis Pertumbuhan Ekonomi, meliputi;


- PKLp Kawasan Perkotaan Barandasi Kecamatan Lau;
- Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di Mandai Kabupaten
Maros;
- Rencana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di pesisir pantai Selat
Makassar yang meliputi wilayah pesisir Kecamatan-Kecamatan
Marusu, Maros Baru, Lau dan Bontoa (MAMABALABO);
- kawasan Minapolitan di Kecamatan Bontoa, Kecamatan Lau dan
kecamatan Maros Baru;
- kawasan agrowisata yang terpadu dengan Agropolitan Tanralili;
- kawasan wisata pasir putih Pantai Kuri yang terpadu dengan
aktivitas nelayan;
- Kawasan Perdagangan Pasar Tradisional Modern Kota Maros;
- Kawasan Perdagangan Pasar Induk pertanian Kabupaten Maros;
- Kawasan Kota Baru Gowa-Maros di Kecamatan Moncongloe;
- Kawasa perkotaan Baru Satelit Mandai; dan
- Kawasan perkotaan Baru Satelit Maros.

Kawasan Strategis Kepentingan Fungsi Dan Daya Dukung Lingkungan,


meliputi;
- kawasan wisata Alam dan Agrowisata Bantimurung Kecamatan
Bantimurung;
- kawasan wisata Cagar Alam Karaenta di Kecamatan Cenrana yang
terpadu dengan Goa Salukang Kallang;
- obyek wisata alam air panas di dusun Rea Toa yang selama ini
dijadikan laboratorium alam, riset biologi dan ilmu pengetahuan
oleh mahasiswa pada berbagai perguruan tinggi di Makassar;

Kawasan Strategis Kepentingan Pendayagunaan Sumberdaya Alam


Dan Teknologi Tinggi, terdiri atas :
- Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kecamatan Tompobulu;
- PLTA di Bontosunggu;
- Rencana Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTHM) di Mallawa;
- rencana pembangkit listrik tenaga Uap (PLTU) di Kecamatan
Bontoa;
- pabrik Semen Bosowa; dan
- penambangan Marmer di Kecamatan Bantimurung dan Kecamatan
Simbang.

Kawasan Strategis Kepentingan Sosial Budaya, meliputi;


- kawasan pendopo Pallantikang Karaeng Marusu di Kelurahan
Pallantikang Kecamatan Maros Baru;
- kawasan rumah adat Karaeng Loe Ripakere (istana raja Marusu) di
Desa Pakere Kecamatan Simbang; dan
- Kawasan budaya Khawaltiah Sammang di Desa Pattene.
Penentuan Kawasan Strategis Kepentingan Pertahanan dan Keamanan,
terdiri atas :
- kawasan LINUD Hasanuddin;
- kawasan KOSTRAD Kariango dan Samboeja; dan
- GUMUSMU di Sambueja.

Keterangan:
I IV : Tahapan Pengembangan
A
: Rehabilitasi dan Pengembangan Kawasan Strategis dari Sudut Kepentingan
Ekonomi
A/1 : Rehabilitasi/Revitalisasi Kawasan
A/2 : Pengembangan/Peningkatan kualitas kawasan
B
: Rehabilitasi dan Pengembangan Kawasan Strategis dari Sudut Kepentingan
Lingkungan Hidup
B/1 : Rehabilitasi/Revitalisasi Kawasan
B/2 : Pengembangan/Peningkatan kualitas kawasan
C
: Rehabilitasi dan Pengembangan Kawasan Strategis dari Sudut Kepentingan
Sosial Budaya
C/1 : Rehabilitasi/Revitalisasi Kawasan
C/2 : Pengembangan/Peningkatan kualitas kawasan
D
: Rehabilitasi dan Pengembangan Kawasan Strategis dari Sudut Kepentingan
Pendayagunaan Sumberdaya alam dan Teknologi Tinggi
D/1 : Rehabilitasi/Revitalisasi Kawasan
D/2 : Pengembangan/Peningkatan kualitas kawasan
E
: Rehabilitasi dan Pengembangan Kawasan Strategis dari Sudut Kepentingan
Pertahanan dan Keamanan
E/1 : Rehabilitasi/Revitalisasi Kawasan
E/2 : Pengembangan/Peningkatan kualitas kawasan