Anda di halaman 1dari 8

Vita Makhabatus Sholihah

110332421041

ARTIKEL SEJARAH DAN PRESPEKTIF ILMU KIMIA

Sejarah Tokoh Kimia Michael Faraday

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN KIMIA
Februari 2014

MICHAEL FARADAY
1. SEJARAH SINGKAT
Michael Faraday (22 September 1791 - 25 Agustus 1867) adalah seorang kimiawan
dan fisikawan Inggris yang berkontribusi pada bidang elektromagnetisme dan
elektrokimia. Meskipun beliau menerima sedikit pendidikan formal dan sedikit tahu
tentang matematika, namun beliau adalah salah satu ilmuwan paling berpengaruh dalam
sejarah. Penelitian beliau mengenai medan magnet di sekitar konduktor yang membawa
listrik arus DC membuat beliau mendirikan dasar bagi konsep medan elektromagnetik
dalam fisika, yang kemudian dibesar-besarkan oleh James Clerk Maxwell. Michael
Faraday juga menemukan prinsip induksi elektromagnetik, diamagnetisme, dan hukum
elektrolisis. Penemuannya perangkat rotari elektromagnetik membentuk dasar teknologi
motor listrik hal tersebut sebagian besar karena usahanya. Berkat beliau akhirnya listrik
menjadi layak untuk digunakan dalam teknologi.
Sebagai ahli kimia beliau juga menemukan senyawa benzena, menyelidiki hidrat
klatrat klorin, menemukan bentuk awal dari pembakar Bunsen serta sistem bilangan
oksidasi yang akhirnya dipopulerkan terminologi seperti anoda, katoda, elektroda, dan ion.
Michael Faraday akhirnya menjadi Profesor Fullerian pertama dan terutama Kimia di
Royal Institution dari Inggris. Michael Faraday adalah seorang ilmuan yang sangat baik
yang menyampaikan ide-idenya dalam bahasa yang jelas serta berkepribadian sederhana.
Konon Albert Einstein menyimpan foto Faraday di dinding ruang kerjanya, di samping
foto Isaac Newton dan foto dari James Clerk Maxwell. Untuk menghormati beliau maka
dibuat nama beliau untuk salah satu satuan SI dari kapasitansi yang diberi nama Farad.

2. KEHIDUPAN AWAL MICHAEL FARADAY


Michael Faraday lahir di Newington Butts, yang sekarang merupakan bagian dari
London Borough of Southwark, tetapi yang kemudian menjadi bagian pinggiran dari
Surrey. Beliau bukan berasal dari keluarga kaya, ayahnya James adalah anggota sekte
Glassite Kekristenan. .James Faraday pindah dengan istri dan dua anaknya ke London
selama musim dingin tahun 1790 ke Outhgill di Westmorland. Disana merupakan tempat
ayahnya magang kepada pandai besi serta desa tempat Michael lahir musim gugur tahun
itu.
Michael Faraday muda adalah yang anak ketiga dari empat bersaudara, beliau
hanya memiliki pendidikan sekolah dasar selebihnya beliau belajar secara otodidak. Pada
1

umur empat belas tahun beliau magang ke George Riebau sebuah penjilid buku lokal dan
penjual buku di Blandford Street. Dari pekerjaan yang tampaknya rendah itulah, yang
membawa beliau pada jalan menuju karirnya yang
cemerlang. Selama tujuh tahun magang beliau
membaca banyak buku termasuk Isaac Watts The
Improvement of The Mind, selain itu beliau juga
antusias menerapkan prinsip-prinsip dan saran yang
terkandung didalamnya. Pada saat itu beliau juga
berminat dalam mengembangkan ilmu pengetahuan
terutama dalam bidang kelistrikan. Beliau terutama
terinspirasi oleh buku Conversations tentang Kimia
oleh Jane Marcet. Artikel ini ternyata sangat menarik
hatinya dan sejak saat itu keingintahuannya tentang
Gambar 1 Michael Faraday

fisika dan kimia, terutama yang menyangkut pengetahuan baru tentang listrik, semakin
menggebu dalam hatinya. Michael Faraday menikah dengan Sarah Barnard (1800-1879)
pada 12 Juni 1821. Mereka bertemu melalui keluarga mereka di gereja Sandemanian, dan
dari pernikahan tersebut tidak dikaruniai seorang anak.

3. PERAN MICHAEL FARADAY DIBIDANG KIMIA


Michael muda menghemat serta menabung sebagian uangnya untuk dapat
menghadiri kursus-kursus tentang filsafat alam (natural philosphy) yakni istilah untuk
menyebut kata sains pada saat itu. Ternyata sifat Michael ini menarik perhatian seorang
pelanggan penjilidan bernama Dance. Dance merupakan seorang ilmuwan yang menjadi
anggota Royal Institution. Suatu hari Dance mengajak Michael untuk mendengarkan
kuliah dari Direktur Royal Institution, yang juga seorang ahli kimia terkemuka di zaman
itu, bernama Sir Humphry Davy. Michael Faraday yang ketika itu berusia 21 tahun, sangat
terkesan pada kuliah-kuliah Davy. Sejak saat itu pula ia bertekad dalam hatinya untuk
menjadi seorang ilmuwan. Michael sangat rajin mendengarkan kuliah Davy dan senantiasa
membuat catatan rapi tentang semua yang didengar dalam kuliahnya. Beberapa waktu
kemudian ia menuliskan semua itu kemudian menjilidnya menjadi sebuah buku dan
menyerahkannya kepada Humphry Davy dengan disertai sepucuk surat.
Michael dalam suratnya mengajukan lamaran untuk menjadi pelayan di
laboratorium Humphry dan menyatakan buku tadi sebagai bukti dan kesungguhan
2

tekadnya untuk belajar. Beberpa hari kemudian seorang utusan Humphry mendatangi
rumah Faraday dan menyerahkan surat yang memintanya datang ke Royal Institution.
Setelah melalui beberapa wawancara, akhirnya Humphry menawarkan pekerjaan sebagia
asisten laboratorium. Saat menjadi
asisten Humphry Davy beliau terlibat
dalam studi khusus mengenai klorin,
pada saat itulah beliau menemukan dua
senyawa baru dari klorin dan karbon.
Selain itu beliau juga percobaan difusi
gas yang dahulu telah diteliti oleh John
Dalton, Thomas Graham dab Yusuf
Gambar 2 Ruang Kerja Michael Faraday

Loschmidt. Dari penelitian tersebut beliau berhasil mencairkan beberapa gas, mencari tahu
komponen penyusun campuran baja, dan menghasilkan beberapa jenis kaca yang
berfungsi sebagai kaca optik.
Michael Faraday adalah ilmuan pertama yang menemukan senyawa benzena serta
yang mencairkan gas seperti klorin. Pada tahun 1820 beliau melaporkan sintesis
pertamanya yang tersusun dari unsur karbon dan klorin yang menghasilkan senyawa C2Cl6
dan C2Cl4. Penemuan beliau selanjutnya adalah hukum elektrolisis serta yang
mengenalkan istilah anoda, katoda, elektoda serta ion. Selain itu beliau juga merupakan
orang pertama yang mengenalkan istilah nanopartikel. Pada tahun 1947 beliau
menemukan sifat optik koloid emas yang berbeda dari kebanyakan logam pada umumnya.
Hal tersebut merupakan pengamatan pertama yang dilakukan yang menjelaskan mengenai
efek ukutan kuantum serta yang menandai lahirnya nanosains.

Gambar 3 Sampel Benzena Michael Faraday

Pada tahun 1831 Faraday melakukan percobaan yang menunjukkan gejala induksi.
Percobaan tersebut menggunakan baterai
cair (kanan) yang akan mengirimkan arus
listrik melalui kumparan kecil (A). Arus
tersebut akan berpindah keluar dan masuk
dari gulungan besar (B) sehingga medan
magnet akan menginduksi tegangan sesaat
pada

koil

dan

akan

terdeteksi

oleh

galvanometer (G).
Gambar 4 Percobaan Mengenai Induksi

Pada tahun 1821 setelah ditemukannya fenomena elektromagnetisme oleh


fisikawan dan kimiawan Denmark Hans Christian Orsted, Davy dan ilmuan British
William Hyde Wollaston mencoba merancang pembuatan motor listrik namun percobaan
tersebut gagal. Selanjutnya Michael Faraday melanjutkan penelitian yang telah dilakukan
kedua ilmuan tersebut mengenai pembuatan motor listrik. Hal pertama yang dilakukan
beliau adalah menyusun dua perangkat yang akan menghasilkan rotasi elektromagnetik
yang sekarang kemudian dikenal sebagai motor homopolar. Percobaan tersebut kemudian
mendasari adanya teknologi elektromagnetik modern. Selanjutnya beliau dengan bangga
mempublikasikan hasil penelitiannya tersebut tanpa menyantumkan karya Wollaston dan
Davy. Hal tersebut menimbulkan kontroversi didalam Royal Society yang berujung pada
tegangnya hubungan antara Davy dan Faraday yang telah berkontribusi sebagai mentor
maupun kegiatan Faraday lainnya. Akibat peristiwa tersebut Faraday dilarang untuk
terlibat dalam penelitian elektromagnetik selama beberapa tahun.
Dari penemuan beliau pada tahun 1821 kemudian beliau melanjutkan penelitiannya
dilaboratorium untuk mengeksplorasi sifat elektromagnetik suatu senyawa. Pada tahun
1824 beliau membuat lintasan kecil untuk mempelajari peristiwa medan magnet dapat
mengatur aliran arus dalam kawat yang saling didekatkan, namun pada percobaan tersebut
beliau tidak menemukan hubungan tersebut. Selama tujuh tahun beliau menghabiskan
waktunya untuk menyempurnakan komposisi untuk kaca optik, boro-silikat yang berasal
dari timah yang berfungsi untuk penelitian selanjutnya dalam hal hubungan cahaya dengan
magnet. Dua tahun setelah kematian Davy pada tahun 1831 beliau memulai eksperimen
besar serta menemukan induksi elektromagnetik. Dari penemuannya tersebut beliau serta
ahli kimia inggris John Daniell dinobatkan sebagai pendiri elektrokimia sampai saat ini.

Gambar 5 John Daniell (kiri) dan Michael Faraday (kanan)

Pada tahun 1851, Faraday bereksperimen untuk membuktikan keberadaan garis


garis gaya. Beliau menujukkan adanya gejala garis-garis gaya dengan menggunakan
lembaran pelapis kertas dengan lapisan tipis lelehan lilin. Selanjutnya beliau menempatkan
lembar kertas tersebut diatas bar magnet dan ditaburi dengan serbuk besi. Serbuk besi
tersebut dapat ditarik dengan adanya kekuatan magnet yang berada disekitarnya.
Keberadaan adanya magnet tersebut menujukkan bahwa kekuatan magnet terfokus
disekitar kutub pada ujung magnet.

Gambar 6 Gejala Yang Menunjukkan Adanya Garis-Garais Gaya

4. Michael Faraday Di Usia Tua


Pada tahun 1832, Universitas of Oxford menganugerahkan gelar Dokter Sarjana
Hukum Sipil kepada beliau. Selama hidupnya, Michael Faraday menolak gelar ksatria dan
dua kali menolak untuk menjadi Presiden Royal Society. Beliau terpilih sebagai anggota
asing dari Royal Swedish Academy of Sciences pada tahun 1838, dan merupakan satu dari
delapan orang asing terpilih menjadi anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Perancis pada
5

tahun 1844. Pada tahun 1848 Michael Faraday diberikan penghargaan berupa tempat
tinggal di jalan Hampton Court di Middlesex, dari penghargaan tersebut beliau dibebaskan
dari semua biaya serta perawatan. Pada tahun 1858 beliau pensiun dan tinggal didi
rumahnya yang sekarang berada dijalan Hampton Court No 37. Ketika beliau diminta
pendapat oleh pemerintah Inggris pada produksi senjata kimia yang akan digunakan dalam
Perang Krim (1853-1856) beliau menolak dengan alasan kemanusiaan. Michael Faraday
meninggal dirumahnya di Hampton Court pada tanggal 25 Agustus 1867 dengan usia 75
tahun. Beliau sebelumnya menolak pemakaman di Westminster Abbey, tetapi ia memiliki
sebuah plakat peringatan disana didekat makam Isaac Newton. Beliau dimakamkan di
Highgate Cemetery.

Gambar 7 Michael Faraday Memberikan Ceramah Natal Tahun 1856

DAFTAR PUSTAKA
Royal Institution. Biography of Michael Faraday, (Online),
(http://www.rigb.org/our-history/people/f/michael-faraday), diakses 18
Februari 2015.
Royal Institution. Faraday created a number of iron filing diagrams in 1851 to
demonstrate magnetic lines of force, (Online),
(http://www.rigb.org/our-history/iconic-objects/iconic-objectslist/faradays-iron-filings), diakses 18 Februari 2015.
Royal Institution. Explore the extraordinary life and work of one of the world's greatest
scientists, (Online), (http://www.rigb.org/our-history/michaelfaraday/about), diakses 18 Februari 2015.
Royal Institution. Find out more about the papers of Michael Faraday held in the Ri
Archive, (Online), (http://www.rigb.org/our-history/michaelfaraday/papers), diakses 18 Februari 2015.
Wilkinson, P. Isolated for the first time in 1825 this hydrocarbon is now an important
raw material in manufacturing dyes, explosives, rubber, phenol and
therapeutic chemicals, (Online), (http://www.rigb.org/our-history/iconic-

objects/iconic-objects-list/faraday-benzene), diakses 18 Februari 2015.


Royal Institution. The discoveries of Michael Faraday, made in the basement of the Ri,
shaped the modern world, (Online), (http://www.rigb.org/ourhistory/michael-faraday), diakses 18 Februari 2015.