Anda di halaman 1dari 5

FORMULIR PENJELASAN:

Informasi Untuk Klien /Akseptor:


1.

Bila suatu pasangan usia subur belum merencanakan punya


anak, mereka seharusnya memakai salah satu cara
kontrasepsi. Kontrasepsi tersebut dipakai sebelum melakukan
sanggama. Contoh: IUD dipasang pada saat sebelum
kehamilan, pil KB, diminum pasca keguguran.

2.

Bila suatu waktu setelah sanggama, pasangan tersebut belum


siap untuk menerima suatu kehamilan, maka kontrasepsi
emergensi dapat dipakai untuk mencegah kehamilan.

3.

4.

Ada 2 macam kontrasepsi emergensi:


1. Kontrasepsi emergensi berbentuk AKDR
2. Kontrasepsi emergensi berbentuk pil
Kontrasepsi emergensi berbentuk pil di Indonesia yang sudah
ada adalah Postinor dan jenis baru yaitu Valenor.

5. Penjelasan tentang kontrasepsi emergensi berbentuk Pil


5.1. Kontrasepsi Emergensi berbentuk Pil
Adalah pil untuk mencegah kehamilan jika anda telah melakukan hubungan
suami-istri tanpa memakai kontrasepsi reguler (pelindung) atau jika
pelindung yang anda pakai mengalami kegagalan (misalnya kondom yang
bocor).
Bukan pil untuk menggugurkan kandungan
Bukan pil KB reguler, tetapi hanya bersifat emergensi.
5.2. Kapan dan kepada siapa Kontrasepsi Emergensi berbentuk Pil dapat
dipakai ?
Lupa minum pil KB lebih dari dua hari berturut-turut, 7 hari atau lebih lupa/
telat suntik KB ulang, kondom bocor, dan lain-lain.
Wanita yang tidak pakai KB karena suaminya sering bepergian lama, dan
sewaktu suami pulang, berhubungan suami-istri tanpa kontrasepsi reguler
Wanita korban perkosaan (kurang 72 jam)
Wanita usia subur tidak ber-KB dengan alkon tapi tidak ingin hamil
5.3. Kontrasepsi Emergensi Pil efektif dan aman
Tingkat kegagalan rendah (2%) bila dipakai sesuai petunjuk dan tidak
dipakai berulang-ulang serta aman untuk digunakan semua wanita.

5.4. Kontrasepsi Emergensi Pil kadang-kadang dapat


menimbulkan efek samping, tetapi sedikit dan tidak lama.
Efek samping yang mungkin timbul adalah rasa mual,
muntah, sakit kepala, pusing, kram atau buah dada menjadi
peka. Pada umumnya efek samping berlangsung tidak lebih
dari 24 jam.
5.5. Kontrasepsi Emergensi Pil dengan Perubahan Pola
haid
Bila Pil kontrasepsi emergensi bekerja dengan baik,
menstruasi (haid) anda akan datang, mungkin pada
waktunya, mungkin beberapa hari lebih cepat atau lebih
lambat. Tetapi bila menstruasi (haid) anda terlambat lebih
dari satu minggu dari perkiraan anda, datanglah segera ke
klinik untuk memperoleh saran dan alternatif pemecahan
lain.

5.6. Cara memakai kontrasepsi emergensi Pil

Untuk dosis tunggal minumlah Pil sesegera mungkin dalam 72


jam (3 hari) setelah melakukan hubungan suami istri tanpa
pelindung kontrasepsi.
Untuk dosis terbagi, minumlah satu pil pertama sesegera
mungkin, dalam 72 jam
(3 hari) setelah melakukan hubungan suami istri tanpa pelindung
kontrasepsi.
Minumlah pil kedua 12 jam setelah pil pertama, jangan menunda
minum pil kedua agar keefektifitasan Kontrasepsi emergensi pil
tidak berkurang.
Karena pil kedua diminum 12 jam setelah pil pertama, pilihlah waktu
yang tepat untuk minum pil pertama sehingga 12 jam kemudian
tidak jatuh pada tengah malam/waktu tidur.
Jika terjadi muntah dalam waktu 2 jam setelah minum pil, segera
minum satu pil lagi untuk menggantikannya. Dan segeralah
menghubungi salah satu klinik terdaftar untuk mendapatkan
kontrasepsi emergensi Pil lagi. Sedangkan jika anda muntah
setelah lebih dari 2 jam tidak apa-apa.

5.7. Kontrasepsi Emergensi Pil dan Penyakit menular seksual


Kontrasepsi emergensi Pil tidak dapat melindungi dari berbagai
penyakit menular seksual termasuk HIV/AIDS. Gunakanlah kondom
untuk mencegah penularan.
5.8. Penting untuk diingat
Jika sudah lebih dari 72 jam (3hari) sejak melakukan hubungan
suami-istri tanpa pelindung, datanglah ke dokter atau bidan untuk
mendapatkan pilihan lain.
Jika kontrasepsi emergensi pil tidak berhasil dan ternyata anda
hamil, kehamilan tersebut akan tetap normal. Lanjutkanlah
kehamilan tersebut.
Kontrasepsi emergensi Pil tidak dapat digunakan berulang-ulang,
karena kurang efektif jika dibandingkan dengan kontrasepsi reguler.
Jika telah minum kontrasepsi emergensi Pil, anda akan melakukan
hubungan suami istri lagi sebaiknya gunakan kontrasepsi reguler.