Anda di halaman 1dari 8

BIOINDUSTRI:

PEMURNIAN PRODUK FERMENTASI


Nimas Mayang Sabrina S, STP, MP
Lab. Bioindustri, Jur Teknologi Industri Pertanian Universitas Brawijaya
Email : nimas.sunyoto@ub.ac.id

1. PENDAHULUAN
- Pengantar
- Tujuan
- Definisi

2. MACAM METODE
PEMURNIAN PRODUK
FERMENTASI

1. PENDAHULUAN
Dalam proses bioindustri, dikenal
dua macam tahapan yaitu proses
up-stream dan downstream. Proses
up-stream adalah proses di mana
terjadi transformasi dari bahan
baku menjadi bahan jadi dalam
bentuk yang belum murni.
Banyak proses-proses biologi
membutuhkan pemurnian untuk
mengurangi larutan fermentasi dalam produk akhir. Sebagai
contoh, asam sitrat dibuat dalam fermentor produksi yang
bercampur dengan medium. Oleh karena itu diperlukan tahapan
berikutnya yaitu tahapan pemurnian atau purifikasi. Tahapan inilah
yang dimaksud dengan proses down-stream. Ada banyak tipe
pemurnian sebagai contoh adalah proses ekstraksi, filtrasi, dan
koagulasi. Dalam kuliah ini akan dipelajari berbagai teknik
pemurnian produk fermentasi.

1.2 Tujuan
Penguasaan materi dalam modul ini, yang dirancang sebagai
landasan dasar Bioindustri, akan dapat
Mengetahui dan mengenal metode pemurnian produk fermentasi

11
Minggu 11

SELF-PROPAGATING ENTREPRENEURIAL EDUCATION


DEVELOPMENT (SPEED)

1.1 Pengantar

MODUL

Bioindustri / Pemurnian Produk Fermentasi

Brawijaya University 2012

1.3 Definisi
Proses pemurnian produk fermentasi adalah proses di mana hasil fermentasi dipisahkan
dengan mediumnya sehingga menghasilkan produk murni hasil fermentasi yang
kemudian dapat digunakan. Proses ini dikenal pula dengan proses down-stream dalam
tahapan fermentasi.
Contoh : Sebagai contoh, asam sitrat dibuat dalam fermentor produksi yang bercampur
dengan medium

2. MACAM METODE PEMURNIAN PRODUK FERMENTASI


Secara umum, metode pemurnian produk fermentasi terdiri dari empat tahapan utama
yaitu penghilangan kotoran, ekstraksi, konsentrasi dan purifikasi. Secara sistematis,
tahapan tersebut dapat dilihat pada gambar berikut:

Kultur
Fermentasi

Penghilangan
kotoran yang
tidak dapat
terlarut

fraksi
terlarut

Sel dan
pengotor lain

Ekstraksi

produk
cair

Konsentrasi
produk
berbentuk
konsentrat

Pengotor

Purifikasi

Produk Murni
Terdapat berbagai metode purifikasi antara lain adalah:
1. Secara Gravitasional
Terdiri dari dua metode yaitu sentrifugasi dan flokulasi.
2. Secara Mekanis
Metode secara mekanis dicontohkan dengan filtrasi dan dialisis.
3. Penggunaan sifat permukaan
Metode ini terdiri dari adsorpsi, ion-exchange, dan flotasi.
4. Secara Elektrik
Metode secara elektrik ini menggunakan elektrofresis, elektrodialisis dan elektroosmosis.
Beberapa teknik pemurnian produk fermentasi antara lain:
Page 2 of 8

Bioindustri / Pemurnian Produk Fermentasi

Brawijaya University 2012

Sentrifugasi

Sentrifugasi meliputi pemisahan cairan dan partikel berdasar densitas.

Sentrifugasi dapat digunakan untuk pemisahan sel dari cairan kultur, sel pecah
dari cairan, dan kelompok endapan

Ada sejumlah tipe sentrifus, beberapa diantaranya:

Tubular Bowl Centrifuge

Paling umum digunakan untuk pemisahan padat-cair, isolasi enzim.

Dapat dicapai pemisahan yang baik untuk sel mikrobia dalam larutan.

Disc Bowl Centrifuge

Secara luas digunakan untuk memisahkan sel.

Dapat untuk memisahkan sel mikrobia yang dipecah dan endapan protein

Perforate Bowl Basket Centrifuge

Pengecualian pada pemisahan adsorpbent, seperti selulosa dan agarosa.

Zonal Ultracentrifuge

Digunakan dalam industri vaksin karena dapat secara mudah memisahkan sel
yang dipecah dari virus.

Dapat untukmengendapkan protein dengan baik.

Secara eksperimental digunakan untuk pemurnian RNA polymerase dan berbagai


enzim.

Koagulasi dan Flokulasi


Page 3 of 8

Bioindustri / Pemurnian Produk Fermentasi

Brawijaya University 2012

Koagulasi ditetapkan untuk proses-proses biologikal jika partikel kecil secara


langsung melekat satu dengan lainnya.

Flokulasi adalah agensia yang bekerja untuk menggabungkan partikel

Teknik koagulasi dan flokulasi biasanya digunakan untuk sel utuh, sel pecah atau
protein terlarut.

Sel Utuh

Banyak agensia flokulasi digunakan untuk pemisahan produk,


seperti : polielektrolit anionik dan kationik, alumina, dan polimer
sintetik.

Sedikit informasi yang dikethui tentang koagula, tetapi beberapa


koagulan anorganik aluminium, garam besidan garamkalsium telah
banyak dipelajari

Sel hancur dan protein

Koagulasi dan flokulasi banyak digunakan dengan dilakukan agitasi

Koagulasi dan flokulasi dapat digunakan sebagai alternatif metode


presipitasi pada pemisahan enzim

Agensia yang digunakan untuk sel utuh adalah sama dengan untuk
sel hancurmaupun protein

Resin penukar ion

Filtrasi
Page 4 of 8

Bioindustri / Pemurnian Produk Fermentasi

Brawijaya University 2012

Filter menggunakan kain saring atau beberapa bahan porusdengan menggunakan


tekananuntuk mendorong partikel melewati filter

Elemen-elemen dipisahkan berdasarkan ukuran.

Filtrasi untuk meterial biologi umumnya menggunakan batch filtration, rotary


drum filtration, atau ultrafiltration methods.

Batch Filtration

Biasanya dengan tekanan konstan dari pompa mendorong cairan


melewati filter

Filter cake akan terbentuk sebagai akibat proses filtrasi dan


menahan laju filtrasi

Filter press adalah yang umum digunakan dalam industri

Dapat digunakan untuk memisahkan sel tetapi tidakdapat bekerja


dengan baik untuk sel hewan dan tumbuhan

Rotary Drum Filtration

Solution is vacuumed upward where it crosses a filter septum


removed by a positive displacement pump

Filter cake is removed after each rotation to give a fresh surface for
filtration

Rotary vacuum filters can be used to efficiently remove mycelia,


cells, proteins, and enzymes, though a filter aid or precoat of the
septum may be necessary

Utilizes a membrane to separate particles that are much larger than


the solvent used

Successful removal occurs in the partical size range of 10 solvent


molecular diameters to 0.5

Ultrafiltration

Presipitasi

Presipitasi adalah prosedur penambahan larutan ionik untuk membuat larutan


fermentasi menjadi bentuk partikel yang tidak larut.

Presipitasi biasanya untuk memisahkan enzim atau protein

Cara yang sederhana biasanya dengan mengubah pH dan suhu

Presipitasi dapat dilakukan secara batch atau kontinyu.

Variasi suhu dan pH


Umumnya kebanyakan protein dan enzim meningkat kelarutannya dengan
Page 5 of 8

Bioindustri / Pemurnian Produk Fermentasi

Brawijaya University 2012

meningkatnya suhu
Dengan mengatur pH, polaritas enzim dapat diturunkan sehingga tidak
bermuatan, poliratas yang paling rendah menjadikan enzim sedikit larut dan
cairan.
Presipitasi oleh Solven Organik
Dengan penambahan solven organik ke cairan fermentasi, konstanta dielektrik
akan turun menyebabkan kelaturan berkurang.
Sering digunakan secara industri karena murah dan sederhana
Presipitasi oleh Ion Logam
Garam metal dengan solubilitas lebih rendah dapat dibentuk oleh enzim dan
protein.
Garam Mangan dapat digunakan untuk pengendapan asam nukleat.
Pemurnian Asam sitrat
Metode yang digunakan dalam pemurnian asam sitrat dari cairan fermentasi terdiri dari
dua teknik yaitu presipitasi dan filtrasi.

Cairan asam sitrat dari fermentor produksi sangat terkontaminasi oleh biomass,
garam, sukrosa, dan air.

Pertama, asam sitrat harus direaksikan dengan kalsium karbonat


menatralisasi larutan dan membentuk presipitat tidak larut kalsium sitrat

Kalsium sitrat mengandung asam sitrat 74%.

Reaksi Kimianya adalah:

untuk

CaCO3 + Citric Acid CO2+ Calcium Citrate

Kalsium sitrat kemudian dicuci, dipanaskan dan disaring untuk menghilangkan


kontaminan

Tergantung rancangan skema pemurnian, filter dapat ditempatkan sebelum reaksi


pertama dengan kalsium karbonat.

Secara sederhana filter dapat memisahkan sebagian besar kontaminan


tergantunng ukurannya dilanjutkan untuk kontaminan yang lebih kecil pada filter
berikutnya

Kalsium sitrat kemudian ditambah asam sulfat.

Suhu reaksi ini di bawah 60C.

Reaksi akan menghasilkan asam sitrat bebas dan presipitat baru kalsiumsulfat,
yang akan dibutuhkan nantinya.

Dalam filter ini,kalsium sulfat dicuci dari asam sitrat dan meninggalkan biomass

Kontaminan dapat dipisahkandengan filter yang lebih baik seperti mikrofiltrasi


Page 6 of 8

Bioindustri / Pemurnian Produk Fermentasi

Brawijaya University 2012

dan ultrafiltrasi
Pemurnian lanjut
Pemurnian lanjut:

Asam sitrat dapat dihasilkan dalam dua bentuk: - monohidrat dan anhidrat

Bentuk-bentuk ini membutuhkan tambahan tahap pemurnian untuk mencapai


kemurnian yang diinginkan
1. Monohydrate
Mengandung satu molekul air unt tiap asam sitrat
Membutuhkan kristalisasi berulang sampai kandungan air sekitar 7.5-8.8%
2. Anhydrous
Memisahkan semua air dari produk akhir
Dibuat dengan dehidrasi produk asam sitrat monohidrat pada suhu di atas
36.6C

REFERENSI
Suharto, Ign. 1995. Bioteknologi dalam Dunia Industri. Andi offset, Yogyakarta.

PROPAGASI
A.

Latihan dan Diskusi (Propagasi vertical dan Horizontal)

1. Dari beberapa teknik pemurnian hasil fermentasi, teknik manakah yang dapat
digunakan untuk produk:
a. Enzim
b. Monosodium glutamat
c. Bioethanol

B.

Pertanyaan (Evaluasi mandiri)


1. Apakah yang dimaksud dengan sentrifugasi?
2. Mengapa produk fermentasi harus dimurnikan?
Page 7 of 8

Bioindustri / Pemurnian Produk Fermentasi


3. Bagaimana cara penggunaan metode presipitasi?
4. Apakah yang dimaksud dengan proses downstram?
5. Apa sajakah macam metode sentrifugasi?

Page 8 of 8

Brawijaya University 2012