Anda di halaman 1dari 14

Tugas

Mata Kuliah Antena dan Propagasi


Mencari Macam-Macam Antena dan Jenis Kabel
Transmisi
Dosen Pembimbing :
Koesmarijanto, ST., MT

Nama
NIM
Kelas

: Galuh Irawan
: 1341160020
: JTD-2C

Program Studi Jaringan Telekomunikasi Digital


Jurusan Teknik Elektro

POLITEKNIK NEGERI MALANG


Jalan Soekarno-Hatta No. 9, PO.BOX 04 Malang 65141 Jawa Timur - Indonesia
Telp. (0341) 404424, 404425 Fax. (0341) 404420

Tahun 2014
Antena
Antena adalah alat untuk mengirim dan menerima gelombang elektromagnetik,
bergantung kepada pemakaian dan penggunaan frekuensinya, antena bisa berwujud berbagai
bentuk, mulai dari seutas kabel, dipole, ataupun yagi, dsb. Antena adalah alat pasif tanpa catu
daya(power), yang tidak bisa meningkatkan kekuatan sinyal radio, dia seperti reflektor pada
lampu senter, membantu mengkonsentrasi dan memfokuskan sinyal.
Karakter Antena
Ada beberapa karakter penting antena yang perlu dipertimbangkan dalam memilih
jenis antena untuk suatu aplikasi , yaitu pola radiasi, gain, dan polarisasi dan lain-lain.
1. Pola Radiasi
Pola radiasi antena adalah plot 3-dimensi distribusi sinyal yang dipancarkan oleh
sebuah antena, atau plot 3-dimensi tingkat penerimaan sinyal yang diterima oleh sebuah
antena. Pola radiasiantena dibentuk oleh dua buah pola radiasi berdasar bidang irisan, yaitu

pola radiasi pada bidang irisan arah elevasi (pola elevasi) dan pola radiasi pada bidang irisan
arah azimuth (pola azimuth).
Kedua pola di atas akan membentuk pola 3-dimensi. Pola radiasi 3-dimensi inilah
yang umum disebut sebagai pola radiasi antena dipol. Sebuah antena yang meradiasikan
sinyalnya sama besar ke segala arah disebut sebagai antena isotropis. Antena seperti ini akan
memiliki pola radiasi berbentuk bola Namun, jika sebuah antena memiliki arah tertentu, di
mana pada arah tersebut distribusi sinyalnya lebih besar dibandingkan pada arah lain, maka
antena ini akan memiliki directivity Semakin spesifik arah distribusi sinyal oleh sebuah
antena, maka directivity antena tersebut.
2. Gain
Gain (directive gain) adalah karakter antena yang terkait dengan kemampuan antena
mengarahkan radiasi sinyalnya, atau penerimaan sinyal dari arah tertentu. Gain bukanlah
kuantitas yang dapat diukur dalam satuan fisis pada umumnya seperti watt, ohm, atau
lainnya, melainkan suatu bentuk perbandingan. Oleh karena itu, satuan yang digunakan untuk
gain adalah desibel.
3. Polarisasi
Polarisasi didefinisikan sebagai arah rambat dari medan listrik. Antena dipol memiliki
polarisasi linear vertikal . Mengenali polarisasi antena amat berguna dalam sistem
komunikasi, khususnya untuk mendapatkan efisiensi maksimum pada transmisi sinyal. Pada
astronomi radio, tujuan mengenali polarisasi sinyal yang dipancarkan oleh sebuah objek
astronomi adalah untuk mempelajari medan magnetik dari objek tersebut.

A. Macam-macam Antena :
1. Antena Yagi
a. Pengertian Antena Yagi
Pada desain antena ini menggunakan elemen pasif. Antena ini, diilustrasikan
pada Gambar 1, bisa dibuat dengan murah dan efektif. Hal ini dapat dibuat dengan
satu atau lebih (biasanya satu atau dua) elemen reflektor dan satu atau lebih (biasanya
dua atau lebih) unsur direktur. Gambar 2 menunjukkan antena Yagi dengan satu
reflektor, elemen aktif dipole lipat, dan tujuh direktur, dipasang untuk polarisasi
horizontal.
Antena Yagi terdiri dari tiga bagian, yaitu:

Driven adalah titik catu dari kabel antenna, biasanya panjang fisik driven adalah
setengah panjang gelombang (0,5 ) dari frekuensi radio yang dipancarkan atau
diterima.

Reflektor adalah bagian belakang antenna yang berfungsi sebagai pemantul


sinyal,dengan panjang fisik lebih panjang daripada driven. panjang biasanya
adalah 0,55 (panjang gelombang).

Director adalah bagian pengarah antena, ukurannya sedikit lebih pendek daripada
driven. Penambahan batang director akan menambah gain antena, namun akan
membuat pola pengarahan antena menjadi lebih sempit. Semakin banyak jumlah

director, maka semakin sempit arahnya.

Boom adalah bagian ditempatkanya driven, reflektor, dan direktor. Boom


berbentuk sebatang logam atau kayu yang panjangnya sepanjang antena itu.

Pengaplikasi Antean Yagi


- Sebagai penerima frekuensi UHF dan VHF pada TV
- Menerima gelombang wifi dari internet hotspot.
- Menerima gelombang dari pemancar CDMA
- Memperkuat sinyal handphone
- Antena yagi menjadi pilihan utama untuk antena TV, karena selain tidak terlalu
besar, harganya murah dan mudah diperoleh.
- Karena frekuensi yang lebih tinggi mendapatkan perlakuan redaman yang cukup
besar dari kanal udara , maka implementasi Uda Yagi untuk frekuensi yang lebih
tinggi memerlukan gain yang lebih tinggi

Ada beberapa macam antena yagi yaitu pada bagian reflektornya :

Gambar 1 antena Yagi (a) tiga elemen dan (b) beberapa elemen.

Gambar 2 antena Yagi yang menggunakan satu reflektor.


b. Pola Radiasi Antena Yagi

Gambar diatas merupakan pola radiasi dari antena yagi


2. Antena Grid
a. Pengertian Antena Grid
Antena Grid meruapakan antena wifi yang paling populer, antena keluaran
TPLINK ini berguna untuk memperkuat dan mengarahkan sinyal wireless untuk
koneksi point to point, multi point. Antena grid memiliki kekuatan sinyal hingga 24
dB, sementara antena parabolic hingga 18 dB. menambah gain antena, namun akan
membuat pola pengarahan antena menjadi lebih sempit. Antenna Grid memiliki jarak
tembak sinyal yang cukup jauh, yakni sekitar 15 KM. Jangkauan sinyalnya sekitar 1525 KM jika tidak ada hambatan.
Fungsi dari antena grid adalah :
1. Penerima dan pengirim signal data sistem gelombang radio 2,4 Mhz
2. Menguatkan sinyal wifi yang lemah

Gambar diatas adalah bentuk dari antena grid yang secara horisontal dan vertikal
b. Pola Radiasi Antena Grid

Gambar pola radiasi antena grid dari arah horisontal maupun vertical
c. Polarisasi Antena Grid

Gambar polarisasi dari antena grid


3. Antena Sectoral
a. Pengertian Antena Sectoral
Antena Sectoral hampir mirip dengan antena omnidirectional. Yang juga
digunakan untuk Access Point to serve a Point-to-Multi-Point (P2MP) links. Beberapa
antenna sectoral dibuat tegak lurus , dan ada juga yang horizontal. Antena sectoral
mempunyai gain jauh lebih tinggi dibanding omnidirectional antena di sekitar 10-19
dBi. Yang bekerja pada jarak atau area 6-8 km. Sudut pancaran antenna ini adalah 45180 derajat dan tingkat ketinggian pemasangannya harus diperhatikan agar tidak
terdapat kerugian dalam penangkapan sinyal.
Pola pancaran yang horisontal kebanyakan memancar ke arah mana antenna
ini di arahkan sesuai dengan jangkauan dari derajat pancarannya, sedangkan pada
bagian belakang antenna tidak memiliki sinyal pancaran. Antenna sectoral ini jika di
pasang lebih tinggi akan menguntungkan penerimaan yang baik pada suatu sector atau
wilayah pancaran yang telah di tentukan.
b. Pola Radiasi Antena Sectoral
Pada gambar di bawah di perlihatkan pola radiasi antenna sektoral. Secara umum
radiasi antenna lebih banyak ke muka antenna, tidak banyak radiasi di belakang
antenna sektoral. Radiasi potongan vertikal tidak berbeda jauh dengan antenna omni.

c. Polarisasi Antena Sectoral


Umumnya Antenna ini mempunyai polarisasi vertikal, beberapa diantaranya juga
mempunyai polarisasi horisontal dan mempunyai penguatan lebih tinggi dari antenna
omni sekitar 10-19dBi.
4. Antena Parabolic
a. Pengertian Antena Parabola
Antena parabola adalah sebuah
antena berdaya jangkau tinggi yang
digunakan untuk komunikasi radio dan
dan
juga
untuk
radiolocation
(RADAR), pada bagian UHF and SHF
dari
spektrum
gelombang
elektromagnetik. Panjang gelombang
energi (radio) elektromagnetik yang
relatif pendek pada frekuensi-frekuensi
ini menyebabkan ukuran yang digunakan untuk antena parabola masih dalam
ukuran yang masuk akal dalam rangka tingginya unjuk kerja respons yang
diinginkan baik untuk menerima atau pun memancarkan sinyal. Antena parabola
berbentuk seperti piringan. Antena parabola dapat digunakan untuk

mentransmisikan berbagai data, seperti sinyal telepon, sinyal radio dan sinyal
televisi, serta beragam data lain yang dapat ditransmisikan melalui gelombang.
Fungsi antena parabola adalah sebagai alat untuk menerima siaran televisi satelit.
Bentuk antena yang seperti piring memantulkan sinyal ke titik fokus
piringan tersebut. Di titik fokus tersebut ditempatkan sebuah alat yang
disebutfeedhorn. Alat ini menjadi titik pusat untuk pemandu gelombang yang
mengumpulkan sinyal di atau dekat di titik fokus dan mengubahnya menjadi lownoise block downconverter (LNB). LNB mengubah sinyal dari gelombang
elektromagnetik atau gelombang radio menjadi sinyal listrik dan menggeser
rentangnya dari C-band atau Ku-bandL-band. Antena parabola untuk penyiaran
langsung menggunakan LNFB, yang mengintegrasikan feedhorn dengan LNB.
Theoretical gain dari sebuah antena parabola meningkat seiring dengan
meningkatnya frekuensi. Gain yang sebenarnya bergantung dari banyak faktor,
diantaranya hasil akhir permukaan parabola, akurasi bentuk, dan kesesuaian
feedhorn. Nilai umum bagi konsumen yang memiliki antena parabola 60cm 11.75
GHz adalah 37.50 dB. Dengan menggunakan frekuensi lebih rendah seperti Cband, pembuat antena parabola memiliki pilihan lebih luas untuk bahan
pembuatannya. Ukuran antena parabola besar yang dibutuhkan untuk frekuensi
lebih rendah mendorong antena parabola untuk dikonstruksi dari lempengan
logam dan kerangka logam. Pada frekuensi lebih tinggi desain tipe lempengan
lebih sedikit meskipun beberapa desain menggunakan piringan padat.
Miskonsepsi yang umum terjadi adalah LNBF, alat di depan piringan,
menerima sinyal langsung dari atmosfer. Sebagai contoh, hitung mundur BBC
News menunjukkan arus data merah diterima langsung oleh LNBF daripada
diterima oleh piringannya lebih dulu. Seharusnya bentuk parabola akan
mengumpulkan sinyal ke wilayah yang lebih kecil dan mengirimkannya ke
LNBF.Piringan modern yang ditujukan untuk digunakan pada televisi rumahan
umumnya berdiameter 43-80 cm. Antena parabola tersebut tidak bisa dipindahpindahkan (fixed position). Ini berlaku untuk antena parabola untuk menerima
sinyal Ku-band.
Kelebihan antenna parabola

Dapat digunakan untuk menerima 3 satellite sekaligus tanpa harus


menggerakkan antenna.

Dapat menampilkan gambar dari semua TV dari satelit yang ditangkap dalam
sekejap.

Kondisi permanent sehingga tidak gampang goyah terhadap posisi.

Signal quality dapat maksimum

Kekurangan antenna parabola

Tidak dapat digunakan menangkap satelit lebih dari 5

Membutuhkan lebih banyak LNBF

Channel yang diterima lebih sedikit

b. Pola Radiasi Antena Parabola

5. Antena Omni
a. Pengertian Antena Omnidirectional
Sebuah antena Omnidirectional adalah antena daya sistem yang
memancar secara seragam dalam
satu pesawat dengan bentuk pola
arahan dalam bidang tegak lurus.
Pola ini sering digambarkan
sebagai "donat berbentuk". Antena
Omnidirectional dapat digunakan
untuk menghubungkan beberapa
antena directional di outdoor
point-to-multipoint
komunikasi
sistem
termasuk
sambungan
telepon selular dan siaran TV.
Antena omni mempunyai sifat umum radiasi atau pancaran sinyal 360-derajat
yang tegak lurus ke atas. Omnidirectional antena secara normal mempunyai gain
sekitar 3-12 dBi. Yang digunakan untuk hubungan Point-To-Multi-Point ( P2Mp)
atau stu titik ke banyak titik di sekitar daerah pancaran. Yang baik bekerja dari
jarak 1-5 km, akan menguntungkan jika client atau penerima menggunalan
directional antenna atau antenna yang ter arah.Yang ditunjukkan di bawah adalah
pola pancaran khas RFDG 140 omnidirectional antena. Radiasi yang horisontal
dengan pancaran 360-derjat.
Radiasi yang horisontal pada dasarnya E-Field.yang berbeda dengan,
polarisasi yang vertikal adalah sangat membatasi potongan sinyal yang di
pancarkan. Antena ini akan melayani atau hanya memberi pancaran sinyal pada
sekelilingnya atau 360 derjat, sedamgkan pada bagian atas antena tidak memiliki
sinyal radiasi.

b. Pola Radiasi Antena Omnidirectional

6. Antena Helix
a. Pengertian Antena Helix
Antena Helix atau Helical adalah

suatu

antena

yang

terdiri

dari

'conducting wire' yang dililitkan


pada media penyangga berbentuk
helix. Antena helix, ditemukan oleh
John Kraus (W8JK), dapat dianggap
sebagai akhir kesederhanaan genius
sejauh desain antena

yang bersangkutan. Khusus untuk

frekuensi di kisaran 2-5 GHz desain ini sangat mudah, dan praktis. Kontribusi ini
menjelaskan cara untuk menghasilkan heliks antena untuk frekuensi sekitar 2,4
GHz yang dapat digunakan untuk misalnya packet radio kecepatan tinggi (S5PSK, 1,288 Mbit / s), 2,4 GHz wavelans, dan, satelit amatir (AO40).
Perkembangan dalam hasil WaveLan peralatan kemungkinan mudah untuk akses
internet kecepatan tinggi nirkabel menggunakan 802.11b (alias WiFi) standar.
Antena helix dapat digambarkan sebagai sebuah pegas dengan reflector.
Keliling (Circumference, C) dari satu lilitan kira-kira bernilai satu kali panjang
gelombang (l), jarak antar lilitan (d) kira-kira bernilai 0,25C. Sementara ukuran
reflektor (R) adalah sama dengan C atau l. Frekuensi yang digunakan ialah
2,4GHz. Untuk mentransfer maksimum energi, kedua ujung link harus
menggunakan polarisasi yang sama, kecuali jika menggunakan reflektor (pasif) di
jalan radio.

b. Pola Radiasi Antena Helix

Gambar diatas tampilan pola radiasi antena helix.


c. Polarisasi Antena Helix

Gambar diatas merupakan tampilan polarisasi dari antena helix.

B. Macam-Macam Tipe Saluran Transmisi


1. Kabel Coaxial
A. Pengertian Kabel Coaxial
Kabel Coaxial membawa sinyal data
dengan range frekuensi yang lebih
tinggi dari pada twisted-pair cable.
Coaxial memiliki satu konduktor metal
(biasanya tembaga) yang terbungkus
dalam

selubung

isolator,

yang

terbungkus lagi dalam lapisan luar dari


metal. Lapisan metal ini berfungsi
sebagai pelindung dari noise dan konduktor kedua yang melengkapi rangkaian.
Konduktor ini juga terbungkus dalam pelindung isolater, dan seluruh kabel dilindungi
oleh pembungkus plastik.
Jenis kabel coaxial
1. RG-8

2. RG-6
3. Heliax
4. Triaxial
5. Twinaxial
6. Semi-Rigid
Berikut penjelasan tentang jenis-jenis kabel coaxial :
1. Coaxial RG-8
Kabel Coaxial Thicknet atau Kabel RG-8 adalah kabel
coaxial yang dipakai untuk instalasi antar gedung, Spesifikasi
kabel ini sama dengan dengan Kabel Coaxial Thinnet, hanya bentuk
fisiknya lebih besar. Karena lebih besar, kabel ini dapat
menampung data yang lebih banyak sehingga cocok untuk
instalasi sebagai

backbone jaringan.

Spesifikasi Teknis dari kabel ini adalah :

Mampu menjangkau bentangan maksimum 500 meter.

Impedansi terminator 50 Ohm.

Membutuhkan Transceiver sebelum dihubungkan dengan komputer.

Karakteristik:
Pelindung Interferensi : ada
Maks. Bandwith : 10 Mbps
Maks. Kabel : 500 meter
Soket : BNC (Bayonet Naval Conector)
Biaya : murah dibanding UTP
Topologi Fisik : Bus
Installasi : sederhana

2. Kabel Coaxial Thinnet ( Kabel RG-58 )

Kabel Coaxial Thinnet atau Kabel RG-58


biasa disebut dengan kabel BNC, singkatan dari
British Naval Connector. Sebenarnya BNC
adalah nama konektor yang dipakai, bukan
nama kabelnya.

Kelebihan menggunakan kabel RG-58 adalah :

Fleksibel, mudah dipakai untuk instalasi dalam ruangan.

Dapat langsung dihubungkan ke komputer menggunakan konektor BNC.

Spesifikasi teknis dari kabel ini adalah :

Mampu menjangkau bentangan maksimum 185 meter.

Impedansi Terminator 50 Ohm.

Fungsi:
Kabel coaxial jenis ini banyak dipergunakan di kalangan radio amatir terutama untuk
transceiver yang tidak memerlukan output daya yang besar.

3. Triaxial

Bagian dari Triaxial


1. Konduktor
Menggunakan tembaga maupun aluminium seperti pada kabel koaksial pada
umumnya

2. Jaket
Menggunakan 2 bahan dielektrik, yaitu Outer shield dan inner shield berupa
polypropylene, polyvinyl
3. Impedansi , sebesar 50 Ohm.

4. Twinaxial

Memiliki karakteristik 2 konduktor dilapisi dielektrik kemudian dilapisi outer


konduktor seperti gambar diatas.
1. Konduktor
Menggunakan alumunium maupun tembaga
2. Jaket menggunakan polypropylene, polyvinyl
3. Memiliki impedansi sebesar 78 ohm

Referensi :
http://www.abi-blog.com/2014/04/jenis-dan-fungsi-antena.html#ixzz3J7IaqnzH
http://fdias1.blogspot.com/2014/02/blog-post.html
http://heri-men.blogspot.com/2012/02/pengertian-dan-jenis-jenis-antena.html
http://heri-men.blogspot.com/2012/02/pengertian-dan-jenis-jenis-antena.html

ma

Pelin

0.82 +/-2

Diele

Diele

0.80

Diele

Ukur

dansi

Type

0.50

Diguna
kan
dal
am
tele
visi
,
sist
em
vid
eo
pen
ga
ma
tan
,
dan
lai
nn
ya.
dili
nd
un
gi
PV
C
Digunak
an
unt
uk
gari
s
inte
rior
unt
uk
sist
em
pe
ma
nta
uan
,
jalu
r
pen