Anda di halaman 1dari 5

PENGANTAR METODE ELEMEN HINGGA

ADRIAN

03053150005

JURUSAN TEKNIK MESIN


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
2008
Pengantar Metode Elemen Hingga ( Finite Element Method

Metode Elemen Hingga ( Finite Element Method ) adalah sebuah metode


penyelesian permasalahan teknik yang menggunakan pendekatan dengan
membagi – bagi ( diskretisasi ) benda yang akan dianalisis ke dalam bentuk
elemen – elemen yang berhingga yang saling ‘berkaitan’ satu sama lain.

Permasalahan teknik biasanya didekati dengan sebuah model matemetik


yang berbentuk persamaan differential ( partial differential equation ). Setiap
model matematik tersebut memiliki persamaan – persamaan matematik lainnya
yang ditentukan berdasarkan asumsi dan kondisi aktual yang disebut Kondisi
Batas ( Boundary Condition ).

Aplikasi Metode Elemen Hingga / Finite Element Method ( FEM ) untuk


analisis ( Finite Element Analysis atau FEA ), biasanya diterapkan pada banyak
bidang, antara lain :
1. Kedokteran
2. Elektronika
3. Sipil
4. Mesin
5. Komputer
6. dll

Selain untuk analisis, FEM juga digunakan dalam proses desain dan
optimasi desain.

FEM selalu melibatkan operasi matriks.


Langkah – langkah Metode Elemen Hingga

1. Diskritisasi dan pemilihan konfigurasi elemen,


2. Pemilihan model pendekatan,
3. Penentuan hubungan tegangan regangan.
4. Menurunkan persamaan elemen dengan cara energi
5. Penggabungan persamaan elemen & memasukkan syarat-syarat batas
(boundary condition).

Proses Diskretisasi :

Contoh : Cantilever Beam

P A

Asumsi : - 1 dimensi
- steel
- E
- I
- l
Diskretisasi :

E1I E1I
1 2 3
P
(1) (2)

l1 l2
( aksial )
P
δx

δx = defleksi aksial

P ( Radial )

δy

δx

Diagram Tarik

σ ultimate

σ yield σ=E.ε

F=k.x Hukum Hooke

σ max
Faktor Keamanan : σ yield σ max = σ yield
FOS = 1
Metode Stiffness atau displacement
Dianalogikan menjadi pegas

(1) (2)

Langkah – langkah :

1. Mencari matriks kekakuan lokal


( per elemen ) [ K1 ]

2. Menyusun mtriks kekakuan global [K]

3. Menyelesaikan persamaan matriks


{F} = [K] {d}

4. Mencari perpindahan tiap nodal dengan substitusi balik (back-


substitution).

5. Mencari tegangan tiap nodal dengan persamaan : σ=E.ε